NovelToon NovelToon
Cintai Aku, Suamiku

Cintai Aku, Suamiku

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Triyani

Nalendra Adiwijaya terpaksa menerima perjodohan dengan Kinan Artanegara, karena kekasih hatinya kabur di hari pertunangan mereka.

Kinan yang sudah lebih dulu jatuh cinta pada Nalen sejak usia remaja pun begitu bahagia saat bisa menikah dengan pria itu.

Sayang, indahnya pernikahan yang diimpikan oleh Kinan bertolak belakang dengan pernikahan yang dia jalani bersama dengan Nalen.

Karena sikap acuh Nalen, Kinan pun harus merasakan kesakitan dan kecewa yang teramat mendalam karena kerap di abaikan oleh suaminya sendiri.

Lalu, bagaimana dengan nasib pernikahan Kinan dan Nalen? Saat masa lalu Nalen kembali. Bahkan di saat Kinan belum bisa meluluhkan hati sang suami??

yukk simak kisah mereka di sini....
Bantu follow ya...
ig :author_triyani
tiktok :triyani_87

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CAS.Bab 18

...🌸🌸🌸...

...~Happy Reading~...

*

Nalen merasa ini adalah tidur ternyenyak nya selama satu bulan terakhir ini. Masalah demi masalah yang akhir akhir ini mendatangi hidupnya membuat Nalen kehilangan rasa kantuknya.

Hingga membuat pria itu kesulitan saat ingin mengistirahatkan tubuhnya dengan tertidur. Namun berbeda dengan saat ini. Dimana Nalen merasa begitu nyenyak dalam tidurnya, dan baru terbangun saat seseorang mengguncangkan tubuh nya.

"Mas, bangun. Sudah siang, Mas tidak ke kantor?"

Suara lembut seseorang serta guncangan di tubuhnya membuat Nalen perlahan mulai membuka matanya yang masih terasa berat dan enggan terbuka.

Sayup sayup pandangan Nalen mulai menampakan wajah cantik Kinan yang tengah berdiri di samping nya yang tertidur lelap di atas sofa.

"Ayo bangun, ini sudah siang dan sudah waktunya Mas pergi ke kantor," ucap Kinan lagi.

Namun, bukannya segera bangun dari tidurnya Nalen malah menarik kembali selimutnya untuk menutupi seluruh tubuhnya sampai ke bagian dagu.

Nalen bahkan memenjangkan matanya kembali setelah tubuhnya tertutupi oleh selimut yang semalam di berikan oleh Kinan.

"Loh, Mas kok malah tidur lagi sih? Ayo cepat bangun, Ini sudah siang bukannya Mas harus segera ke kantor?" lanjut Kinan lagi yang kali ini dengan nada yang sedikit kesal karena telah berulang kali membangunkan Nalen. Namun Nalen tak kunjung juga membuka matanya.

"Mas tidak akan masuk kantor dulu Kinan. Mas nggak enak badan, makanya hari ini mas ijin untuk tidak masuk dulu," jawab Nalen tanpa membuka matanya sedikitpun.

Dan detik berikutnya, Kinan kembali mendengar dengkuran halus dari mulut pria itu yang menandakan jika Nalen kembali tertidur.

Melihat tingkah Nalen yang begitu aneh Kinan pun Hanya bisa pasrah dan membiarkan pria itu untuk kembali melanjutkan tidurnya. Sementara Kinan melakukan kegiatan lainnya yang biasa dia lakukan selama tinggal di apartemen.

Seperti memasak, mencuci dan membersihkan seluruh sudut ruangan unit apartemennya. Saat hari menjelang siang Kinan pun kembali membangunkan Nalen yang sama sekali tidak terganggu sedikit pun meski keadaan dalam ruangan itu sedikit berisik.

Meski begitu, sepertinya Nalen masih saja enggan untuk membuka matanya. Bahkan pria itu tetap anteng dalam tidurnya meski Kinan yang kerap mondar-mandir di dekatnya dan menimbulkan suara yang cukup berisi karena tengah membersihkan seluruh ruangan serta kegiatan lainnya dari unit apartemen itu. Namun pria itu tetap terlelap damai dalam tidurnya.

"Mas, bangun dulu ini sudah siang. Mas harus makan lalu minum obat," ucap Kinan lagi yang kini membangun Nalen kembali karena Jam sudah menunjukkan pukul 11.00 siang dan Nalen masih saja tertidur.

Bahkan pria itu melewatkan sarapan yang biasanya rutin dia lakukan. Meski tidak pernah sarapan di rumah, namun Nalen tidak pernah melewatkan sarapannya saat tiba di kantor dan tentu saja hal itu Kinan ketahui dari sang aspri yang begitu Setia memberikan informasi perihal kegiatan Nalen selama di luar rumah.

"Ini sudah jam berapa?" Tanya Nalen dengan suara yang parau.

"Ini sudah jam 11.00 siang Mas, dan Mas harus makan dulu. Kalau Mas sakit, Mas juga harus minum obat agar segera membaik," jawab Kinan.

Karena sudah merasa terlalu lama tertidur, Nalen pun akhirnya bangkit dari tidurnya dan Mencoba membuka matanya yang terasa begitu berat.

Kepalanya benar-benar berdenyut nyeri dan rasanya benar-benar pusing sekali. Entah itu efek karena terlalu lama tertidur atau karena Nalen memang benar-benar sedang kurang sehat, yang pasti Nalen merasa tidak baik baik saja.

"Ini, makan dulu lalu minum obat kalau memang kurang sehat," lanjut Kinan menyodorkan satu nampan berisikan satu porsi makanan berat serta satu gelas air mineral pada Nalen.

Tidak lupa Kinan juga menyimpan satu strip obat penghilang sakit kepala dan obat penurun panas, karena saat menyentuh Nalen tadi. Kinan merasakan jika tubuh pria itu terasa panas.

Sepertinya Nalen sedikit demam, dan itulah kenapa Nalen tampak enggan untuk bangun. Meski hari sudah beranjak tengah hari.

"Terima kasih, maaf merepotkan mu," jawab Nalen sembari meraih nampan yang di sodorkan oleh Kinan padanya.

Nalen pun mulai memakan makanan yang sengaja di buatkan oleh Kinan untuknya. Nalen tampak terlihat begitu lahap saat menyantap makanan yang dibuatkan oleh Kinan itu.

Sementara Kinan hanya menatap tak percaya saat pria itu makan dengan begitu lahapnya makanan yang di masak oleh nya. Entah sudah berapa hari pria itu tidak makan, hingga dia begitu terlihat seperti orang yang kelaparan.

"Pelan pelan Mas, nanti kesedak," tegur Kinan saat melihat cara makan Nalen yang rusuh.

Tidak seperti biasanya, pria itu kini benar benar menampilkan sisi yang berbeda. Tidak ada lagi Nalen yang dingin dan cuek, kini Nalen benar benar kembali pada Nalen sebelum menikah dengan Kinan.

"Nggak apa apa, makanan nya enak." jawab Nalen dengan suara yang aneh karena mulutnya penuh oleh makanan.

"Oh iya, setelah ini pinjam kamar mandinya ya? Aku mau mandi dulu, rasanya gerah sekali." lanjut Nalen.

"Jangan dulu mandi kalau lagi kurang sehat, lebih baik bersih bersih saja tapi jangan mandi dulu apalagi badan Mas saat ini tengah demam,"

"Begitukah? Baiklah kalau begitu,"

Nalen pun kembali melanjutkan makan nya hingga isi piring nya tandas tak tersisa. Lalu setelah nya meminum obat yang sudah disediakan oleh Kinan untuknya.

"Ya sudah, Mas bersih bersih dulu ya. Nanti kalau ada yang datang tolong ambilkan barang yang di antarkan kemari," lanjut Nalen setelah selesai minum obatnya.

"Barang? Barang apa?" tanya Kinan bingung.

"Baju ganti yang di bawakan oleh Dani," jawab Nalen sambil berlalu masuk kedalam kamar Kinan untuk membersihkan diri di sana.

Semantara itu, Kinan sendiri hanya bisa terbengong bengong menatap ke arah Nalen yang kini telah menghilang di balik pintu kamarnya.

Ting

Tong

Dan benar saja, baru saja Nalen masuk ke dalam kamar. Bel pintu unit apartemen itu sudah berbunyi, dan Kinan pun segera beranjak untuk membukakan pintu, mungkin saja jika itu adalah Dani. Asisten pribadinya Nalen.

Benar saja, kini Dani berdiri di depan pintu unit apartemen Kinan dengan sebuah koper berukuran besar turut serta melengkapi kehadirannya.

Ceklek

"Selamat siang nyonya, maaf saya mengganggu waktunya,"

"Selamat siang juga Mas, iya tidak apa apa kok Mas." jawab Kinan menatap heran sebuah koper besar yang pria itu bawa.

Melihat arah tatapan sang nyonya, akhirnya Dani pun mulai menyerahkan koper besar itu pada Kinan.

"Oh iya, saya kemari untuk membawakan baju ganti untuk tuan nyonya," jelas Dani yang peka akan tatapan penuh tanya dari Kinan perihal keberadaan koper itu.

"Koper? Kenapa membawa satu koper?" tanya Kinan.

"Karena mulai sekarang, tuan akan tinggal di sini bersama dengan nyonya,"

"Apa? Tinggal di sini?"

1
TRIDIAH SETIOWATI
baguss
TRIDIAH SETIOWATI
kinan kinan...cinta boleh bodoh jangan
Suparmin N
mantap
Magda lena
Luar biasa
3sna
kmrin sakit hati lo jg butuh wktu kan len sampe2 nyakitin bini lo,lah skrng bini lo yg butuh waktu kali bwt nyembuhin atinya,,
3sna
gk pa2 kok jwbn yg naif,,bipng aja aku sakit tp harus kuat,,
Ruzita Ismail
Luar biasa
ichapurie
dah diakuin didepan ortunya kalo dia gak dicintai,dah diselingkuhin , ehh ujung2nya luluh kinan ,the real bulol
ichapurie
akhirnya si bulol kinan pun luluh
ichapurie
si bulol kinan,baru mau pinter dikit eehh dah goyah lagi
ichapurie
yaa Allah bener2 bulol si kinan... dah tau suami gak cinta kenapa cuma menepi,pergi sekalian
Virgo Girl
Aku ikut senyum2 percakapan absurd mereka😆😆
Virgo Girl
Hahaha.... gemes liat mrk ber2, kalah dgn gaya pacaran bocil2 jaman now😂😂
Fida Manja
Luar biasa
Nani Te'ne
Mantap
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah.. tambah pusing ya kinan... akibat kebanyakan sakit itu suami mu... jd buat kamu makin pusing. .. 😁😁🤭
Rita susilawati
Alhamdulillah
Rita susilawati
kabur aja lah dri nalen
Eva
mulai bucin dehh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!