Sejak kecil Xian Ling di asingkan dan tidak di perdulikan oleh keluarganya membuatnya di penuhi kebencian dan dendam .
Dengan masa lalu yang kejam dia harus bangkit demi membalas semua yang telah terjadi padanya , dengan bantuan teman kecilnya barulah bisa menyempurnakan apa yang di inginkan olehnya .
Simak kisah Xian Ling di setiap episodenya yang akan membuat kalian tersenyum , tertawa bahkan menangis sekalipun karena di novel ini sudah paket lengkap ❤️❤️❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Abu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pria aneh
Tabib istana telah menyelesaikan proses pengelolaan tanaman langka yang di bawa oleh Xian Ling menjadi sebuah penawar racun yang telah lama menggerogoti kaisar .
" Yang mulia , inilah hasil dari tanaman langka tersebut ". Tabib menyerahkan sebuah botol bening .
" Warnanya terlihat sama dengan bunga tanaman itu ". Kata kaisar .
" Benar yang mulia , hamba sudah berkonsultasi dengan master racun jika bunga dan putiknya lah yang berperan penting ". Jelas tabib .
Tanpa basa - basi lagi , kaisar meneguk penawar racun itu dengan cepat tanpa tersisa sedikitpun .
" Mengapa tidak ada reaksi apa - apa pada tubuhku ". Tanya kaisar .
" Selama masih proses , yang mulia tidak akan merasakan reaksi apapun maka tunggulah sampai 12 jam ". Kata tabib.
Kaisar masih belum mempercayai Xian Ling karena sebelumnya hubungan di antara keduanya tidak akur .
" Muchen , bagaimana menurutmu tentang wanita bernama Xian Ling itu ? apakah dia bersungguh - sungguh ". Tanya kaisar .
" Awalnya kemungkinan dia tidak mengetahui jika pemimpin kekaisaran adalah anda yang mulia ". Jelas Muchen.
" Kau benar ? pada saat itu kita sama - sama terkejut , namun sepertinya pertemuan itu sangat menarik ". Ujar Kaisar .
" Yang mulia harus berhati - hati dengan wanita sepertinya ". Muchen mengingatkan .
*
*
*
Saat ini suasana hati Xian Ling begitu buruk karena tidak menduga jika Kaisar weixuan adalah pria yang begitu menyebalkan .
Yuxuan datang melaporkan kejadian saat ini yang terjadi pada kediaman Bangsawan shen.
" Nampaknya , selir Ming ingin mengkambing hitamkan Shen Xu ". Tebak Xian Ling .
" Nona , Aying mengatakan pada pesan jika selir mo sedang mengandung ".
" Kandungan itu tidak akan bertahan lama jika kabar ini di ketahui oleh selir Ming ." Kata Xian Ling
" Mengapa selir Ming ingin melenyapkan janin selir mo , nona ". Heran yuxuan .
" Karena sudah di pastikan jika kasih sayang yang akan di dapatkan semakin bertambah ".
" Jika seperti itu maka berita kehamilan selir mo membahayakan dirinya dan calon bayinya ." kata yuxuan .
" Namun selir mo ini seharusnya adalah ular yang tersembunyi dan bakatnya lebih dari selir Ming ". Tebak Xian Ling .
" Nona benar , takutnya dia akan menjebak selir Ming ".
" Katakan pada Aying harus tetap waspada pada wanita - wanita ular itu ." Ucap Xian Ling .
*Paviliun Lanling*
Tuan muda Feng Qi masih memikirkan Xian Ling , entah mengapa perasaannya tidak enak ketika wanita itu memasuki istana .
" Tuan muda memikirkan apa ". tanya Jiu seng yang sejak tadi merasa bingung dengan sikap aneh majikannya .
" Tidak perlu mengurusiku , awasi orang - orang itu ". Gumam Feng Qi .
Saat ini Feng Qi sedang mengawasi beberapa orang yang di ketahui dari negara sebelah , karena terlihat dari cara memakai pakaian yang terlihat berbeda dengan negara weixuan.
Tidak ada gerak - gerik yang mencurigakan namun tetap saja harus di waspadai .
Xian Ling dan Yuxuan berkeliling mencari makanan , dalam perjalanan malah bertemu dengan seorang pria yang mencoba untuk merayu .
" Gadis weixuan memang terlihat mempesona ". Kata pria itu seraya ingin menyentuh dagu indah Xian Ling .
*Bugk*
Pria itu di tendang hingga sampai terkapar ke tanah oleh Xian Ling.
" Bertindaklah sesuai aturan !! jangan kurang ajar ." pekik Xian Ling .
" Hehehe aku sangat suka gadis cantik yang galak sepertimu , siapa namamu ?".
Xian Ling tidak memperdulikan pertanyaan itu dan terus melaju ke depan mencari makanan yang sesuai keinginannya .
Pria itu mengejar Xian Ling bahkan mengekorinya hingga sampai pada tempat yang di tuju .
" Ternyata kita sama , sangat menyukai bakpow daging ini ? ". Kata pria yang membuntuti Xian Ling sejak tadi .
" Hei kau ini siapa !!." geram yuxuan yang membentak pria itu.
" Aku tidak sedang berbicara denganmu , tapi dengan dia ." menunjuk Xian Ling .
" Apa tendangan kakiku masih kurang cukup ". Peringatkan lagi .
" Ya , aku sangat mengagumi keberanian mu sungguh gadis yang penuh energik ." kata pria itu .
" Lebih baik kita pergi saja nona ." ajak yuxuan .
" Tidak boleh pergi ." sahut pria itu yang melarang Xian Ling pergi seraya memegang tangannya .
Langsung saja Xian Ling menghempas tangan pria itu dengan kasar .
" Jika kau berani menyentuh nonaku maka pedangku ini akan menebas lehermu ". Ancam yuxuan .
" Kau kira aku akan takut , hahaha . Hmm nona manis katakanlah padaku siapa namamu ?" . Kata pria itu.
*Brak*
Xian Ling memukul meja milik penjual bakpow , membuat semua terkejut .
" Pergi !! Jangan sampai kemarahanku merenggut nyawamu ". Ketus Xian Ling karena sudah kesal .
Pria itu tetap saja tidak menanggapi perkataan Xian Ling , malah semakin suka melihat Xian Ling begitu murka dan marah.
" Semakin kesal malah semakin ikut saja ". Kata pria itu dengan tidak tahu malunya .