NovelToon NovelToon
Jodoh Untuk Syakayla

Jodoh Untuk Syakayla

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Beda Usia / Romansa / Persahabatan / Tamat
Popularitas:63.7k
Nilai: 5
Nama Author: AwanMendung26

Syakayla Abidah Umar, gadis berusia 19 tahun itu merupakan putri bungsu dari pasangan Abi Umar dan Umi Nafiza. Pada usia yang masih terbilang muda, Kayla harus merasakan pahitnya sebuah penghianatan yang dilakukan oleh kekasihnya. Kayla bahkan rela berbohong pada seluruh keluarga demi menutupi hubungannya bersama sang kekasih. Karena sejak kecil Kayla hidup di keluarga yang sangat menekankan ilmu agama dan secara tegas melarangnya untuk berpacaran.

Belum selesai dengan masa patah hatinya akibat perbuatan sang kekasih, nyatanya Abi Kayla secara diam-diam menjodohkan gadis itu dengan anak sahabatnya. Dia adalah Muhammad Fatih Akbar yang merupakan pengusaha muda yang sukses membangun sebuah restoran dengan hasil jerih payahnya sendiri. Mereka berdua dijodohkan dengan umur yang terpaut 5 tahun. Hal tersebut tentu saja membuat Kayla menolak.

Bagaimana kelanjutan kisah Kayla?

Yuk, langsung baca!


Silahkan berkunjung di IG author: awanmendung_26

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AwanMendung26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebersamaan Kayla dan Fatih

"Kak Fatih." Lirih Kayla sembari menatap lekat wajah suaminya. Dengan air mata yang masih terus mengalir gadis berhijab itu berhambur ke pelukan suaminya. Sedangkan Fatih sedikit kaget dengan gerakan tiba-tiba dari sang istri. Namun, detik berikutnya Fatih membalas pelukan Kayla ketika gadis itu semakin memeluk erat dirinya saat suara guntur kembali terdengar.

"A-aku takut kak." Cicit Kayla sambil memejamkan matanya dengan erat.

"Tenang, ya. Saya ada disini untuk kamu." Ucap Fatih yang mencoba menenangkan istrinya.

"Sebentar lagi hujan, sebaiknya kita segera pulang." Lanjut Fatih sambil mengurai pelukannya dan menatap wajah sang istri yang sudah basah dengan air mata.

Kayla hanya mengangguk dengan patuh pada ucapan Fatih. Sekarang rasa takut Kayla perlahan memudar setelah melihat Fatih kini di sisinya. Laki-laki itu benar-benar selalu menjadi penolong bagi Kayla. Keduanya lalu masuk ke dalam mobil dan tidak lama kemudian hujan perlahan turun membasahi jalanan yang tampak di dominasi oleh pengendara roda empat. Entah pasangan suami istri itu menyadari atau tidak, sejak memasuki mobil, tangan keduanya saling menggenggam dengan erat seolah saling memberikan kekuatan satu dengan yang lainnya.

Mobil Fatih kemudian berhenti tepat di halaman rumah mereka. Keduanya lalu turun dan segera masuk ke dalam rumah.

"Sebaiknya kamu bersih-bersih dulu. Setelah itu kita makan malam bersama. Nanti saya yang siapkan makan malamnya." Ucapan Fatih langsung mendapatkan gelengan dari istrinya itu.

"Kak Fatih aja yang bersih-bersih duluan, biar aku yang siapin makan malam." Tolak Kayla dengan lembut.

"Saya saja yang siapkan makan malam. Saya tahu kamu pasti lelah kan?"

"Tapi, kak Fatih pasti juga capek habis pulang kerja."

Fatih tersenyum mendengar ucapan istrinya itu. "Saya tidak capek. Lebih baik kamu segera bersih-bersih."

Kayla akhirnya hanya bisa menuruti ucapan Fatih. Memang benar kata suaminya itu, bahwa Kayla saat ini benar-benar lelah dan merasa badannya sedikit lengket karena berada di luar rumah seharian. Kayla lalu melangkah menuju ke kamar dan segera membersihkan diri lalu berganti pakaian.

Kurang lebih 25 menit Kayla berada di dalam kamar hingga akhirnya gadis itu melangkah menuju ke dapur di mana suaminya berada. Kayla bisa melihat Fatih dari kejauhan sedang sibuk mengaduk isi panci yang Kayla sendiri tidak tahu apa yang sedang dibuat oleh suaminya itu.

"Eh, sudah selesai?" Tanya Fatih yang langsung mendapatkan anggukan dari Kayla.

"Saya masak sop ayam untuk makan malam kita. Saya pikir hujan malam-malam begini enaknya makan makanan yang berkuah." Lanjut Fatih sambil tersenyum.

"Biar aku aja yang lanjutin masaknya kak. Gantian kak Fatih lagi yang bersih-bersih." Mendengar ucapan istrinya membuat Fatih langsung menurut karena dirinya sendiri memang sedang lelah dan ingin segera mandi untuk menghilangkan sedikit rasa letih di tubuhnya.

Sambil menunggu Fatih membersihkan diri, Kayla menghidangkan sop ayam buatan suaminya di meja makan. Tidak berselang lama Fatih lalu datang dengan raut wajah yang tampak segar dari sebelumnya.

"Ayok, kak makan dulu." Ajak Kayla pada Fatih.

Keduanya kini menikmati semangkok sop ayam dengan cuaca yang sejuk akibat hujan yang belum mereda hingga saat ini. Hanya ada keheningan dan rasa canggung yang meliputi pasangan suami istri itu. Tanpa mereka ketahui, masing-masing sedang memikirkan kejadian di mana Kayla memeluk Fatih dengan begitu erat di pinggir jalan tadi. Memang ini bukan pertama kalinya Kayla tidak sengaja memeluk suaminya, tapi pelukan Kayla tadi benar-benar berbeda. Sangat erat bahkan rasanya tidak ingin lepas dari kehangatan dan ketenangan yang di dapatkan dari pelukan suaminya.

Selesai dengan kegiatan makan malam, baik Fatih maupun Kayla langsung menuju ke kamar masing-masing. Keduanya berjalan beriringan dengan posisi kamar yang memang saling bersebelahan. Tiba-tiba saja hujan turun semakin deras, angin kian bertiup dengan kencang serta percikan cahaya di langit malam dan seketika terdengar suara guntur yang menggelegar.

"Aaaaa... " Kayla tanpa sadar berteriak sambil berlari menuju ke kamar Fatih dan memeluk suaminya yang baru saja akan menutup pintu kamar.

Fatih membeku sesaat. Lagi-lagi Kayla memeluknya dengan begitu erat seolah tak ingin berpisah. Sedangkan Kayla, gadis itu sadar dengan keadaannya yang memeluk laki-laki yang bergelar suaminya itu. Namun, Kayla enggan untuk melepaskan diri karena dia benar-benar sangat takut saat ini.

"K-kak aku takut." Ucap Kayla yang masih memeluk Fatih dengan kencang.

"T-tenang, ya. Saya ada disini." Hanya itu yang bisa Fatih katakan. Sungguh posisinya saat ini benar-benar membuatnya semakin gugup. Jika saja Kayla sudah bisa menerimanya sebagai suami, maka Fatih akan dengan senang hati memeluk dan mengajak sang istrinya untuk tidur bersamanya disatu kamar. Tapi, Fatih tidak bisa melakukan semua itu, dia terikat akan kesepakatannya dengan Kayla. Dan, ya, Fatih tidak ingin membuat sang istri menjadi risih dengannya.

Perlahan Kayla mengurangi pelukannya menatap lekat kearah wajah suaminya yang cukup tegang itu.

"Kak, a-aku.... " Kayla menggantungkan ucapannya membuat Fatih mengangkat sebelah alisnya karena penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh istrinya itu.

"Aku boleh nggak tidur disini?" Fatih terpaku beberapa detik dengan pikiran yang masih berusaha mencerna pertanyaan dari istrinya.

"M-maksudnya tidur di kamar ini?" Kayla dengan cepat mengangguk. Gadis berhijab itu seolah-olah melupakan kesepakatan yang dia buat sebelumnya. Kayla benar-benar tidak bisa tidur seorang diri jika keadaannya seperti ini. Dia butuh seseorang di sampingnya. Lagipula Kayla percaya dengan Fatih yang tidak akan melakukan apapun pada dirinya tanpa izin dari gadis itu.

"Malam ini aja kok kak." Bujuk Kayla seraya terus menatap kedua mata hitam pekat milik suaminya.

"Ya, sudah kamu boleh tidur disini." Persetujuan dari Fatih membuat senyuman di bibir gadis itu merekah.

Kayla lalu berjalan menuju ke ranjang dan segera membaringkan badannya yang sedikit letih hari ini. Gadis itu seolah tidak memperdulikan tatapan Fatih kearahnya. Kayla lalu menarik selimut hingga sebatas dada dan memiringkan badannya menghadap kearah kasur kosong di sampingnya.

Fatih kemudian ikut berbaring di samping sang istri dengan perasaan sedikit gugup. Ini adalah momen pertama kali di mana Fatih tidur berdua dengan seorang perempuan selain mamanya. Seingat Fatih di umur 8 tahun, laki-laki itu sudah tidur terpisah dengan kedua orang tuanya. Dan kali ini dia harus tidur seranjang dengan perempuan yang telah bergelar sebagai istrinya.

Suami dari Kayla itu melirik kesamping di mana sang istri sedang berbaring di sisi kanannya. Mungkin efek terlalu lelah, hingga gadis berhijab itu sudah tertidur dengan begitu pulas. Fatih memiringkan badannya untuk menatap sang istri secara intens. Wajah Kayla saat tertidur benar-benar begitu polos dan lugu.

"Sepertinya keindahan bulan sudah berpindah ke wajah istriku." Gumam Fatih sambil terus tersenyum menatap wajah Kayla.

Jarak yang begitu dekat membuat Fatih memiliki waktu sepuasnya untuk menatap wajah cantik sang istri.

"Sepertinya aku terkena insomnia setelah melihat bidadari dunia tidur di sampingku. Ternyata Allah begitu baik dengan mengirimkan istri secantik kamu." Entah Fatih sadar atau tidak, suami Kayla itu terus saja memuji kecantikan wajah istrinya tanpa henti.

"Aku sungguh mencintaimu istriku." Ucapan itu yang terakhir kali Fatih ucapkan setelah kurang lebih 3 jam lamanya dia menatap wajah perempuan yang berada dihadapannya. Mana bisa dia berpaling dari wajah cantik sang istri. Akhirnya pasangan suami istri itu tidur dengan posisi yang saling berhadapan.

1
Lilis N Andini
Aku hadir kak😊🙏
Aira Azzahra Humaira
nyesek banget thor endingnya 🥹
farha taqiyya (qiyya)
knp g ada lanjutannya...sayang padahal cerita ya bagus alur ya juga lumayan bagus...tpi knp harus berhenti tngah jalan...kecewaaaaa...g ada lanjutannya...
AwanMendung26: Ceritanya sudah tamat, kak. Silahkan berkunjung ke cerita author yang lain juga. /Rose/
total 1 replies
Aira Azzahra Humaira
buat si Kayla bucin dong thor
Pratomo Adi
critenys bagus tapi kenapa debelum bahagia ada kematian jd sesek dihati bacanya
Pratomo Adi
salam santun kk semua
jauh kan amran ternyata pleboy
Adiba Shakila Atmarini
bacax sdih bngt..ceritax bgus. q suka..d tnggu nvel brikutx.maaf sya jrng komn kerna trllu asik bcax.
AwanMendung26: Terima kasih sudah berkenan membaca karya sederhana dari author kak. Silahkan berkunjung ke profil author untuk membaca novel yang lain. ❤
total 1 replies
Wanti Suswanti
ya ampun thor pas aku baca part ini aku bener2 sedih banget dan aku sampai ngebayangin kalau aku yg si posisi Kayla apa aku akan sanggup..tapi semua kembali pada takdir siap gak siap dan sanggup gak sanggup itulah yg bakal terjadi pada setiap makhluk hidup..sukses selalu buat authornya tetap berkarya...
AwanMendung26: Terima kasih sudah berkenan mampir membaca karya sederhana ini kak. ❤Jangan lupa mampir di karya author yang lain dengan judul kekasih halal untuk Aiyla.

Terima kasih. ❤❤
total 1 replies
Wanti Suswanti
Fatih tegas donk jangan kasih longgar buat perempuan kaya Zahra dan semoga Diandra tau kebusukan tantenya...
Wanti Suswanti
Diandra matanya buta kali...
Wanti Suswanti
heran gak sadar2 Kayla kenapa harus ngerasa bersalah terus sama laki2 lain sedangkan gak pernah ngerasa bersalah sama suaminya atas sikapnya selama ini..
Wanti Suswanti
kasihan Fatih...sabar ya Fatih bakal indah pada waktunya...
Wanti Suswanti
perempuan tampilan Soleha tapi gak punya akhlak baik kasihan umi sama abinya yg mendidik dengan baik tapi anaknya seperti tdk pernah mencontoh cuma kedok di mulut ya menurut kelakuan kaya setan...
Wanti Suswanti
sebel banget sama Kayla pengin jedotin kepalanya ke pintu biar sadar..
Wanti Suswanti
nah kan makanya jangan melanggar larangan orang tua yg memang baik buat kita jadi sakit hati kan..
Sri Wulandari
awalnya gak percaya ku kira hanya prank seperti biasa,, tpi semakin ku baca semakin menyayat hati dan nyata... gak bisa nge bayangin jadi kayla,, karna q juga punya teman yg berada diposisi itu dan q yg hanya sahabat aja ngrasa sakit bgt apalagi yg menjalanin pasti berat
Herry Murniasih
Sedih banget kak, sudah sekian lama mereka mengharapkan kehadiran buah hati tercinta, begitu Kayla hamil malah Fatih pergi untuk slama lamanya, sedih yang mendalam 😭😭😭
Zahbid Inonk
yah ko....😭😭😭 nyesek banget
erni 76
😭😭😭 mengena d Hati ka... sungguh Aq Baru Kali bc novel yg bnr2 mengena d Hati... klu bs Ada bonchapnya ka
Herry Murniasih
semoga Fatih tidak apa2 dan selamat, sabar Kayla
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!