NovelToon NovelToon
Me And You For Us

Me And You For Us

Status: tamat
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Anak Kembar / Persahabatan / Tamat
Popularitas:140.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Sebagaimana Tata Surya berada dalam lintasan rotasinya, demikianlah hidup seseorang berada dalam lintasan garis kehidupannya.

Diantara banyaknya garis kehidupan, yang paling sering menjadi perbincangan dan menarik untuk dikisahkan adalah :

*Garis Kehidupan Percintaan*

Karena di garis ini, ada banyak unsur dalam diri seseorang yang bisa mempengaruhi hidupnya dan hidup orang lain.

Sebagaimana garis kehidupan percintaan gadis bernama Kandara Suwendra, seorang Programmer dari Indonesia dengan Darel Kei, seorang member boyband yang terkenal dari Korea Selatan.

Mungkin menurut perspektif kita, Darel dan Kandara berada dalam lintasan garis kehidupan yang berbeda.

Tetapi bukankah ;
"Kehidupan ini, ada yang mengaturnya?"

*Ini karya pertamaku. Mohon dukungannya, ya.🙏🏻❤
*Selamat Membaca.*
🙏🏻Semoga terhibur dan tetap semangat.😊❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. Berakhir.

...~•Happy Reading•~...

Di bagian bumi yang lain ; Beberapa waktu kemudian, Bu Selvine sedang menjemput Kandara pulang kerja, setelah lembur.

"Dara, jangan lembur terus. Sesekali pulang sore, biar kita bisa makan malam bersama. Dan juga ada yang mau Mama bicarakan denganmu." Ucap Bu Selvine ketika menjemput Kandara pulang dari kantor untuk kesekian kalinya.

"Iyaa, Ma. Apa yang mau Mama bicarakan dengan Dara?" Tanya Kandara sambil melihat Mamanya.

"Begini, teman-teman Gerejamu mau ikut lomba paduan suara. Mereka minta ijin Mama dan minta bilang padamu. Mungkin kau bisa ikut dengan mereka." Bu Selvine menjelaskan

"Yaaa, sementara ini Dara tidak bisa, Ma. Lagi banyak kerjaan, jadi tidak bisa fokus untuk latihan. Mama tolong sampaikan maafku, ya." Ucap Kandara sambil memandang Bu Selvine.

^^^Selain banyak pekerjaan, Kandara belum bisa latihan bersama karena dia tidak mau bertemu Lucha sendiri. Kalau hari Minggu, Lucha tidak berani mendekatinya, karena ada Bu Selvine bersamanya.^^^

"Baiklah. Nanti Mama sampaikan buat mereka, kalau ditanya." Bu Selvine menyerah, karena melihat putrinya yang sering kelelahan.

...~***~...

Beberapa waktu kemudian, Lucha berusaha menemui Kandara setelah pulang kantor. Karena Lucha tidak bisa menemuinya di Gereja dan nomor telponnya sudah diblokir oleh Kandara.

^^^Lucha juga tidak bisa menemui Kandara di rumahnya. Karena dia tahu, Bu Selvine tidak terlalu menyukainya. Sehingga dia selalu datang ke kantor Kandara setelah pulang kerja atau sebelum pulang kerja untuk menunggunya.^^^

Lucha berkali-kali menunggu pulang kerja, tetapi Kandara tidak mau menemuinya. Seperti hari ini, Lucha telah menunggu Kandara di depan kantornya. Mengetahui hal itu, Kandara menghindarinya lagi dengan kembali ke ruang kerja.

Melihat Kandara kembali lagi, Mala dan Toby mengerti, pasti pacarnya sudah menunggu lagi. Mereka sering melihatnya beberapa hari belakangan, melakukan hal itu.

Mereka berdua mendekati meja kerja Kandara dan coba memberikan solusi kepadanya. Mereka khawatir kondisi ini bisa mengganggu konsentrasi dan kinerja Kandara. Tim mereka sedang menangani beberapa proyek penting.

Mereka selalu melihat Kandara cemas menjelang jam pulang kantor. "Dara, kau tidak bisa terus-terusan seperti ini. Sampai kapan kau mau menghindari dia? Masalah itu harus dihadapi, jangan hanya dihindari." Ucap Toby, sambil berdiri di depan meja Kandara.

Sebenarnya, Toby sangat menyayangi Kandara. Tetapi karena Kandara hanya menganggapnya sebagai rekan kerja dan juga seperti Kakak, Toby tahu diri dan lebih memilih berada dalam kondisi seperti itu.

'Daripada nanti Dara menjadi tidak enak hati, atau malah menjauhiku. Lebih baik seperti ini, bisa bekerja dengan baik dan profesional.' Toby membatin.

"Daraa... Jika kau tidak menghadapinya, kau akan berputar terus di situ. Nanti kau juga yang pusing. Kasihan juga Tante Selvine, malam-malam harus datang menjemputmu." Ucap Toby lagi.

"Iyaa, Dara. Aku setuju dengan yang dikatakan Toby. Kalau kau takut, jangan ikut naik mobilnya. Bicara saja di bangku taman samping kantor." Mala mencoba berikan solusi.

"Kalau dia kasar padamu, kami akan lapor security. Tenang saja, kami belum pulang. Kami akan menunggumu." Saran Mala lagi dan disetujui oleh Toby.

"Kami tidak suka melihat wajahmu seperti itu. Lama-lama kau dilambung oleh Yeni." Ucap Mala lagi. Kandara tersenyum, lalu mengangguk.

"Fighting..!! Ucap Toby dan Mala menyemangatinya.

"Makasiii, Mas." Kandara mengatup kedua tangan di depan dadanya.

Mala dan Toby tersenyum, mereka kembali ke meja masing-masing untuk membereskan meja. Memasukan laptop ke dalam tas kerja dan ikut pulang menemani Kandara.

Kandara yang sudah mengambil tasnya, menarik nafas dalam, menghembuskannya perlahan dan melangkah ke lift untuk turun ke lobby.

...°-° Kadang kita berputar di tempat, karena tidak bisa tegas °-°...

Lucha masih menunggu Kandara di depan kantornya. Ketika melihat Kandara telah keluar, Lucha mendekatinya.

"Kita harus bicara. Mengapa kau memblokir nomorku?" Tanya Lucha. Kandara merasa heran dengan pertanyaan Lucha. Tetapi dia mengangguk mengiyakan untuk berbicara, sambil berjalan ke bangku taman kantor.

"Kau mau kemana?" Tanya Lucha yang melihat Kandara tidak berjalan ke tempat parkir mobil, tetapi ke arah taman. Hal itu membuatnya tetap berdiri di tempat.

"Katanya mau berbicara, jadi mari kita bicara di sana." Kandara menunjuk dengan jempolnya ke bangku taman kantor. Hal itu membuat dahi Lucha berlipat-lipat, heran.

"Kau sudah miring? Ini jam pulang kantor dan orang akan melihat kita." Lucha tidak terima dan protes.

"Tidak mengapa orang melihat. Kita hanya bicara, kan? Orang kantor juga suka duduk di situ bercengkrama atau tunggu jemputan." Kandara, berusaha tenang. Tetapi jantungnya mulai berdebar kencang melihat sikap dan wajah Lucha.

"Itu orang kantormu, tetapi apa kata orang kantorku kalau melihatku?" Lucha mulai emosi.

"Yaa sudah. Kalau kau tidak mau duduk di situ, kita bicara di sini saja." Ucapan Kandara membuat Lucha makin emosi dan marah.

"Dan juga apa yang harus kita bicarakan lagi? Bukankah kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi? Kau sendiri yang mengatakan bahwa kita sudah tidak berhubungan lagi." Kandara mengingatkan Lucha, tetapi hati sangat was-was.

Mendengar itu, Lucha menjadi murka dan menarik tangannya. Kandara mengibaskan tangannya dengan kuat dari genggaman Lucha. "Lepaskan tanganku, atau aku panggil security." Ancam Kandara yang sudah takut dan khawatir.

Ketika Lucha mendengar yang dikatakan Kandara, dia menyadari ada di mana. Lucha segera melepaskan tangan Kandara dengan kasar karena marah.

"Kau sekarang sombong, ya. Sudah merasa hebat, karena aku datang menemuimu? Baiklah, kalau itu maumu. AND..." ucap Lucha sambil membuang kedua tangannya kesamping, sebagai isyarat selesai.

"Bukan cuma kau perempuan di dunia ini. Jadi jangan belagu." Ucap Lucha lagi, lalu berjalan meninggalkan Kandara yang tercengang.

Kandara hanya diam terpaku, tanpa bisa mengucapkan sepata kata pun. Dia tidak menyangka Lucha bisa mengucapkan kata-kata seperti itu kepadanya. Kebaikan Lucha selama ini, hilang tidak bersisa.

Kandara berjalan pelan ke kursi taman, sebab dia harus duduk untuk menenangkan hatinya. Sambil memegang dadanya yang sedang bergemuruh, dia melangkah pelan ke taman.

Toby dan Mala yang melihat kejadian itu dari balik kaca lobby kantor, menarik nafas lega karena pacar Kandara telah pergi. Tetapi sekarang mereka jadi khawatir melihat kondisi Kandara.

Mereka keluar kantor, lalu mendekati Kandara yang sedang duduk di taman sambil memegang dadanya. Kandara yang sedang menunduk sedih, karena ucapan Lucha, tidak menyadari kehadiran kedua rekannya. Mala dan Toby berdiri di depan Kandara, sambil melihatnya dengan cemas.

"Daraa, itu biasaaa... Pukulan pertama itu memang mengagetkan dan juga mungkin sakit. Tetapi sering juga pukulan bisa menghilangkan pusing." Ucap Mala sambil bercanda dengan memperagakan orang yang sedang bertinju.

"Astaga, Mala. Kau sudah pernah dipukul?" Tanya Toby.

"Belum. Memang, kenapa?" Tanya Mala, heran.

"Siniii... Mari kupukul kepalamu, pasti kau akan melihat kunang-kunang beribu-ribu." Ucap Toby, lalu mendekati Mala untuk memukulnya. Mala berlari memutari Kandara yang sedang duduk diam. Melihat yang dilakukan kedua rekannya, Kandara tersenyum.

"Ayooo, Dara. Mari aku antar pulang, sebelum aku melihat banyak kunang-kunang." Ucap Mala sambil berhenti berputar dengan nafas tersengal. Toby memukul lengannya sambil tertawa. Kandara berdiri dan ikut berjalan ke tempat parkir mobil dengan hati yang lebih baik.

...°-° Kadang penilaian yang kita sematkan kepada orang lain adalah cerminan diri kita sendiri °-°...

...~●○♡○●~...

...~***~...

1
❥␠⃝ ͭ🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ💋👻ᴸᴷ ˢ⍣⃟ₛ
semoga kehamilan mu dapat kamu lewati dengan lancar dara , dengan ditemani mama Selvine serta orang yang mendukung mu❣️
❥␠⃝ ͭ🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ💋👻ᴸᴷ ˢ⍣⃟ₛ
syukurlah keputusan pak Ari dan t4 kerja dara sangat memuaskan, akhirnya dara masih bisa lanjut kerja ga perlu resign ❣️
❥␠⃝ ͭ🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ💋👻ᴸᴷ ˢ⍣⃟ₛ
emang yah kalo sudah berbakat mau megang apapun pasti semua jalan seperti darel disaat karir grup nya merosot dia berkembang dengan segala kreatifitas nya sendiri ❣️
❥␠⃝ ͭ🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ💋👻ᴸᴷ ˢ⍣⃟ₛ
semoga pak Ari ngasih kabar bagus nantinya yaa biar dara masih bisa kerja ❣️
❥␠⃝ ͭ🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ💋👻ᴸᴷ ˢ⍣⃟ₛ
syukurlah lega dikit dara udah jujur sama Mala plus toby , gimana reaksi mereka yaa❣️
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
tambah semangat darel di dukung orang tua nya
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
wow hebat darel langsung banyak yang suka sama lagu darel
🍁🎧Luka🎶❤
semua sudah merasa cocok melihat dara yang cantik dan pintar👣👍❤
🍁🎧Luka🎶❤
ini namanya usaha dapat mantu yang pas di hati pak danny👣😄❤
🍁🎧Luka🎶❤
kalau dara toby mala kumpul, yeni bisa jadi bulan bulanan mereka👣😄❤
🍁🎧Luka🎶❤
toby pikir dara makan banyak karna sekarang sudah 2 orang 👣😄❤
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
darel luar biasa pikiran nya genius mengelola bisnis bisa bikin lagu mantap
🍁🎧Luka🎶❤
memang momen langka bisa kumpul dan biking mv satu keluaga👣👍❤
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
rasain loh baek kena kan gak laku lagu ciptaan mu makanya jangan iri sama darel😒
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
mamah yang hebat ya bijaksana beruntung banget kandara punya mamah hebat bangett nasehat nya menusuk hati
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
nah kan bener dara hamil kembar lagi wah 😂hebat darel satu tembakan kena 2🤭🤣
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
darel merasa gak fit karena ada sesuatu di sana kayak nya🤭apa dara hamil🤔
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
yang di bilang pa yoon benar harus menghargai sesama rekan
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
luncha kasar banget ya egois pergi saja sana tinggalin dara/Chuckle/
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
bagus darel tegas buat ular seperti lanna mengerikan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!