1
Ninda seorang gadis remaja yang masih duduk di bangku akhir sekolah menengah. Namun dia terpaksa
menikah. Karena
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Husnel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kejujuran Faris
Malamnya Ninda nggak bisa tidur, pikirannya berkelana kemana-mana, dulu ia punya cita-cita ingin kuliah ke Jepang. Disaat itu di dapati. malah dia sudah menikah.
Rezeki, jodoh dan maut memang tidak bisa kita tentukan. semuanya Allah.. sang Pencipta yang menentukan,manusia hanya bisa menjalaninya.
Sementara Faris juga belum bisa tidur, dia sudah beberapa kali menguap. namun dia masih kesal dengan istri nya. entah kenapa dia kesal kalau istrinya itu ingat dengan Arya.
Karena bolak balik terus. Ninda yang di sebelah nya juga terganggu. dia pun duduk. " Kenapa Mas?, kok resah sekali dari tadi?" Ninda menanyakan pada suaminya itu.
Faris pun duduk menghadapi istri kecilnya itu.
Dan memandang nya Lekat-lekat. "Kamu pernah jatuh cinta sama laki-laki itu?" Tanya Faris penuh selidik. walau jawaban istrinya itu menyakitkan.
Ninda terkejut mendapati pertanyaan yang pernah di tanya kemaren. tapi kali ini seperti nya sangat serius. " Kenapa mas tanya lagi? apakah jawaban aku kemaren tidak puas? " Tanya Ninda balik.
Dengan lembut Faris mencium tangan Ninda, " Aku belum pernah jatuh cinta seperti ini, aku sering ganti kekasih. Tapi itu semua hanya untuk bersenang-senang. Tapi dengan mu, aku sangat takut kehilanganmu! " Jawaban Faris membuat Ninda tersenyum.
"Mas! Aku juga pernah suka dengan laki-laki, Tapi hanya sekedar kagum. karena kami berteman selama 3 tahun. Namun sekarang status aku beda. aku punya suami yang sayang sama aku, aku cari apa lagi! " Jawab Ninda santai. dia mencium pipi suaminya.
Faris mendapatkan ciuman istrinya, Ninda membangunkan singa tidur.
Faris mengembat bibir istrinya cepat, Ninda berusaha menghindar. tapi semuanya terlambat. Setelah agak lama, Faris melepaskan istrinya itu dengan wajah jengkel Ninda mengelap bibirnya yang terasa kram.
Faris melihat wajah cemberut istrinya dia terkekeh. " 😂😂😂. ih jelek kalau pasang wajah gitu. Makasih sayang...! sudah mau jadi istri dan ibu anak-anak aku nanti. Aku harap. tidak ada yang dapat memisahkan kita." Di belainya rambut istrinya itu dengan lembut.
Mereka tidur berpelukan. hati yang telah terpaut jadi satu, sampai pagi Ninda merasa tubuhnya berkeringat. karena suaminya tidak mau melepaskannya.
Ninda berusaha melepaskan pelukan suaminya. " mau kemana? " Tanya Faris. Sementara matanya masih terpejam.
" Mas. bangun yuk! Udah subuh nih! " Mendengar ucapan istrinya, Faris melepaskan tangannya.
" Duluan lah wuduk! " Faris kembali memejamkan matanya.
Setelah mereka Sholat subuh berjamaah. Ninda mencium tangan suaminya. " Maaf ya mas! kalau aku salah! " Faris tersenyum bahagia di beri istri yang cantik, dan santun pada suami.
" Mas kita tinggal di sini sampai kapan. apa kita nggak balik lagi ke rumah?" Tanya Ninda yang sedang membereskan selimut.
Faris mendekati istrinya, dan memeluknya dari belakang." Kenapa? Nggak betah ya? " Tanyanya.
Setelah selsai merapikan tempat tidur, Ninda memutar badannya. menatap wajah suaminya dengan sedikit menengadah.
"Mas. kalau di rumah. aku kan bisa ngapain gitu, disini aku hanya duduk saja. bosan! " Ucapnya merajuk.
"Oh. jadi maunya ngapain, kalau kita kerja saja buat anak. biar kamu nggak bosan! " Faris mencium istrinya itu yang diiringi dengan tanganya yang sibuk berkelana.
Pagi yang cerah dan dingin. membuat suasana makin romantis. Faris mencumbu istrinya dengan lembut. yang membuat Ninda tersanjung.
Setelah pertempuran hangat di pagi hari, Mereka ketiduran, siangnya. perut mereka yang membangunkan. Mandi bersama jadi momen terindah mereka. Pasangan pengantin itu, tidak pernah melewatkan momen yang spesial.
>>>
Ayok siapa pengantin baru. tunjuk tangan.!
😂😂 Athor cuma bercanda ya.