NovelToon NovelToon
Status Di Atas Kertas

Status Di Atas Kertas

Status: tamat
Genre:Poligami / Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: wilda ellen

Seorang gadis terpaksa menikah dengan sahabat masa kecilnya karena calon suaminya pergi begitu saja tanpa kabar dihari pernikahannya.

Hal yang paling menyakitkan dalam hidupnya bukan ditinggalkan calon suaminya saja, ternyata sahabatnya yang sudah sah menjadi suaminya menikah lagi dengan kekasih suaminya dimalam pertama mereka.

Istri kedua suaminya selalu menekankan pada gadis itu bahwa statusnya sebatas di atas kertas.

Apakah gadis itu bisa bertahan dalam menjalankan pernikahannya atau malah memilih untuk berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilda ellen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejutan untuk Mayra

"May, apa kamu yakin tidak ikut pulang ke Indonesia?" tanya Mariana sambil merapikan rambut Mayra yang tampak sangat berantakan setelah pemotretan. Dua hari yang lalu, Mayra sudah menyelesaikan pekerjaannya di Paris, setelah itu Mayra mendapatkan tawaran pemotretan di Inggris. Dimana perusahaan milik kekasihnya ingin menjadikannya sebagai model iklan produk perusahaannya.

"Emmm. Rehan meminta padaku untuk menemaninya ke acara rekan bisnisnya di sini."

"Tapi, kamu sudah seminggu meninggalkan Alex berdua dengan istri sah nya..."

"Memangnya kenapa? Aku sangat yakin kalau Alex tidak mungkin berpaling dari ku!"

"Kamu sangat percaya sekali! Apa kamu tidak tahu kalau seorang pria dan wanita tinggal satu atap, pasti dari salah satu dari mereka akan memiliki rasa. Mungkin Alex tidak, tapi bagaimana wanita itu?"

"Hahaha..... Kalau wanita itu berani, dia akan tahu akibatnya."

"Apa maksud mu?" Mayra hanya tersenyum kecil saja mendengar pertanyaan dari Mariana, sang managernya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Seluruh wanita muda yang hadir tampak sangat terpesona dengan ketampanan Alex, pengusaha muda yang sudah tidak diragukan lagi dalam dunia bisnis. Selain Papanya, Alex termasuk salah satu pengusaha yang sangat ditakuti rekan bisnisnya dan saingannya.

"Selamat malam tuan Alex..." sapa rekan bisnis Alex.

"Selamat malam juga tuan Aliando."

"Oh, ya perkenalkan ini istri dan putri saya Bianca..." Mr Aliando memperkenalkan istri dan putrinya yang dari tadi terus melirik Alex.

"Selamat malam nyonya Aliando..." Alex berjabat tangan dengan istri dari Mr Aliando.

"Selamat malam...." Saat Bianca ingin memperkenalkan diri, Alex lebih memilih untuk menemui rekan bisnisnya yang lainnya.

"Maaf tuan, nyonya. Saya permisi dulu..."

"Silahkan tuan..." ucap Mr Aliando dengan tersenyum, sedangkan istrinya hanya mengangguk kepalanya dengan tersenyum. Bianca tampak sangat kesal karena Alex seperti menghindarinya.

"Jangan tersinggung dengan sikapnya, sayang. Tuan Alex memang seperti itu, papa sangat mengenalnya dia tidak pernah sekalipun dekat dengan seorang wanita. Ya kecuali mamanya dan kalau tidak salah sahabatnya kecilnya" ucap Mr Aliando pada putrinya, Mr Aliando sangat tahu kalau saat ini putrinya seperti sangat kesal karena diabaikan Alex.

"Ma, pa apa aku kelihatan jelek?"

"Tidak dong sayang.... Kamu itu gadis yang paling cantik..." ucap nyonya Aliando sambil mengelus pipi Bianca.

"Tapi dia seperti tidak ingin melirik ku sama sekali"

"Seperti yang dikatakan papa sayang, Alex sangat dingin pada setiap wanita...." ucap nyonya Aliando untuk menenangkan putrinya.

"Sekarang lebih baik kita menikmati acara pestanya...." sambung Mr Aliando, istri dan putrinya mengangguk kepalanya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Mayra dan kekasihnya Rehan sampai di hotel dimana rekan bisnisnya Rehan mengadakan acara. Seluruh mata menatap mereka dengan penuh kekaguman. Rehan yang sangat tampan berjalan bersama dengan seorang model yang selalu dipuji orang kecantikannya. Mayra belum menyadari pesta yang dihadirinya, adalah pesta perusahaan Alex.

"Sayang kamu duduk di sini dulu, aku akan mengambil minuman mu..." Mayra mengangguk kepalanya.

Setelah Rehan pergi, Mayra mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan pada Alex kalau dia akan pulang beberapa hari lagi dan mengucapkan dia sangat merindukan Alex.

Disudut lain, Alex yang masih berbincang dengan rekan bisnisnya melihat isi pesan dari Mayra. Ini pertama kalinya Mayra memberikan kabar padanya setelah pergi ke Paris tanpa persetujuan darinya. Bukannya langsung membalas, Alex memilih untuk mengabaikan pesan dari Mayra.

"Tuan Alex...." mendengar namanya dipanggil, Alex menolehkan kepalanya ke belakang.

"Tuan Rehan..." Rehan dan Alex langsung berjabat tangan.

"Selamat untuk anda tuan... Anda memang sangat luar biasa. Hanya tempo satu Minggu anda disini, perusahaan anda sudah mengeluarkan banyak produk yang baru..." puji Rehan pada Alex.

"Terimakasih. Bukannya anda datang dengan kekasih anda?"

"Wah... Ternyata anda bisa langsung tahu kalau saya membawa kekasih saya..." ucap Rehan dengan tersenyum.

"Hahaha. Saya tahu dari beberapa kolega bisnis saya yang membicarakannya kalau anda datang bersama kekasih anda."

"Hahahaha. Tunggu sebentar tuan, saya akan memanggil kekasih saya dulu"

"Silahkan...." Setelah Rehan pergi, Alex kembali ke tempat duduknya. Dia meminta Giant yang selalu ada disampingnya untuk tidak ikut campur nantinya.

"Ingat jangan ikut campur" peringat Alex pada Giant.

"Aku tahu!" ucap Giant.

Beberapa menit Rehan dan Mayra datang menghampiri Alex.

"Sayang perkenalkan ini tuan Alex, rekan bisnis ku...." ucap Rehan saat mereka berada di belakang Alex dan Giant.

Mayra sangat terkejut melihat mendengar nama Alex, Mayra menatap punggung pria yang duduk membelakanginya. Jantungnya berdegup kencang dan dia merasa sulit untuk bernafas.

Dengan santainya Alex berdiri dan memutarkan tubuhnya menghadap Rehan dan Mayra yang sudah tampak sangat takut.

"Tuan Alex perkenalkan ini pacar saya, Mayra" ucap Rehan.

"Sepertinya wajah pacar anda sangat familiar..." ucap Alex dengan tersenyum. Alex merasa sangat senang melihat bagaimana reaksi Mayra ketika melihatnya.

"Hahaha. Tentu saja, tuan. Pacar saya seorang model..." ucap Rehan dengan bangga.

"Baiklah, silahkan nikmati acaranya. Saya permisi dulu..."

"Silahkan...."

Setelah Alex pergi, Mayra yang dari tadi merasa tidak memiliki tenaga, langsung memegangi kuat kursi yang ada didekatnya.

"Sayang apa kamu baik-baik saja?" tanya Rehan cemas.

"Em... A.. aku baik-baik saja. Sayang aku ke toilet sebentar, ya."

"Aku temani ya..."

"Tidak usah sayang, aku bisa sendiri"

"Kamu yakin?"

"Ya, sangat yakin...."

Mayra mempercepat langkahnya menuju luar ruangan tempat acara. Bukannya menuju toilet, Mayra tampak seperti mencari keberadaan seseorang.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Flash back

Giant dan Alex menuju restoran favorit mereka untuk makan malam. Saat Alex dan Giant menunggu pesanan mereka datang, Alex tanpa sengaja menolehkan pandangannya ke arah pintu restoran saat seorang pelayan menyambut kedatangan tamunya.

Alex sangat terkejut melihat siapa datang ke restoran. Melihat wanita yang belakangan ini menghilang dan tidak pernah sekalipun memberikan kabar padanya, kini malah bergelut manja di lengan seorang pria yang dia kenal sebagai rekan bisnisnya.

Tidak hanya Alex saja yang melihat, Giant juga melihatnya. Giant tampak sangat cemas, dia takut kalau Alex akan membuat onar...

"Lex..." Giant memanggil Alex yang dari tadi terus memperhatikan Mayra.

"Sepertinya dia tampak sangat bahagia..." ucap Alex.

"Lebih baik kita pergi..." ucap Giant dengan cemas, apalagi melihat Alex yang tampak sangat tenang.

"Kenapa kita harus pergi. Aku belum menikmati makanan ku..." ucap Alex.

"Tapi...."

"Makanan nya sudah datang..."

Dengan diam Alex memakan makanannya. Tidak ada yang tahu apa yang dipikirkan Alex saat ini, hanya dia dan Tuhan yang tahu.

Setelah setengah jam berlalu, Alex berjalan dengan santainya pergi ke luar restoran. Dia meminta kunci mobilnya dari Giant.

"Aku yang akan bawa mobil..." ucap Alex sambil berjalan memasuki kedalam mobil.

Giant yang sangat mengenal Alex, memilih mengikuti apa yang dikatakan Alex padanya.

"Cari tahu sudah berapa lama mereka berhubungan" ucap Alex sambil menatap lurus ke depan.

"Baik."

"Apa acara nanti Rehan diundang?"

"Ya... Apa kita tidak perlu mengundangnya?"

"Apa aku mengatakan hal itu?"

"Tidak."

******

1
Mila Mulitasari
cerita seru dan tidak bertele tele
Si Memeh
bagus
lizah meon
Luar biasa
Lili Ismail
Ceritanya keren thor , selamat berkresasi
Puspa Rani
Luar biasa
Martina Nia
👍😘
Juri Ana
cerita nya simpel tp penyampaian dan isinya bagus 👍
Katherina Ajawaila
TQ thour, bagus cerita nya. sukses selalu thour🌹🌹🌹🌹
Katherina Ajawaila
mm ngk jelas, ta takkan sampah
Katherina Ajawaila
bianca ngk malu y maksa kehendak, dasar cewe ngk jelas,
Katherina Ajawaila
anak sm mm sama aja, demen suami org. dasar ada darah mengalir dlm diri bianca jadi bawaan pengen sosor terus. malu ngk di pikir🤭🤭
Katherina Ajawaila
kartika, ibu ko ngk punya hati, biasa Terima ta takkan siapa aja , SMP anak sendiri ngk berasa. dasar ibu sampah
Katherina Ajawaila
keren ceritanya ngk ngebosanin
Katherina Ajawaila
syukur itu akibatnya jadi perempuan yg ngk bermoral, kapok ngk
Katherina Ajawaila
Kapok Myra jadi kan ceban seriup, murah ngk punya moral
Katherina Ajawaila
Nyam2 Alex, biar rasa
Katherina Ajawaila
ngk sopan Alex, pada hal teman dr kecil tp ngk punya hati
Katherina Ajawaila
kasian Sarah, semoga Bahagia aja y Thour,
Yusria Mumba
kasiang Sarah menghadapi malas sebersar itu,
Yusria Mumba
yang sabar Sarah,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!