"Kamu di diagnosa kanker otak stadium 3,tapi masih gejala awal jadi tingkat kesembuhan masih ada 75 % lagi,asal secepatnya operasi"
"Jika aku tidak operasi?"
"Jangan gila,kau bahkan tidak akan bertahan sampai 5 bulan"
"Kalau begitu biarkan saja"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pergi
"Ma wajah ku sakit sekali",ringis Shakira dengan suara yang hampir di telan.
"Sayang,mama akan obati nanti ya.Kita akan pergi ke rumah sakit,kalau Adeline memang tidak rela kau menikah dengan Damar seharusnya dia tidak perlu melukai mu seperti ini"
Pada saat itu,Helen tiba-tiba kembali berteriak.
"Berhenti di sana!"
Adeline tidak menghentikan langkahnya dan tetap berjalan untuk keluar dari rumah itu dimana sudah ada mobil yang Ia pesan terparkir di sana, namun ucapan selanjutnya membuat nya langkahnya akhirnya berhenti.
"Kau menampar Shakira karena dia akan menikah dengan Damar!,kau pikir kau bisa pergi begitu saja setelah melukainya.Dia bukan hanya calon menantu keluarga Pradipta tapi dia adalah putri kami,dan kau sudah melukai nya?"
Adeline tidak habis pikir,selain berhati ibilis merek juga seperti nya sangat pandai membuat drama,"Tidak heran dia adalah seorang aktris", gumamnya menatap kedua ibu anak itu.
"Sebelum kau meminta maaf padanya,jangan harap kau bisa keluar dari rumah ini!"
Tampaknya amarah ibu mertuanya itu memang masih belum mereda,Ia kemudian melepaskan pegangan nya pada koper kemudian berjalan mendekati ketiga nya yang tidak jauh di belakang nya.
"Ma, tidak usah!",Shakira memeluk lengan ibunya itu namun matanya seolah memancar ketakutan melihat dirinya.Hal itu justru membuat nya tertawa.
Namun tawa itu terlihat seperti tawa sarkas saat melihat lelucon yang tidak lucu.Langkahnya perlahan mendekati pasangan ibu anak itu
Helen merasa senang dan lega Adeline mau meminta maaf,jadi Ia tidak perlu memperlakukan wanita itu dengan kasar,karna jika tidak bersedia minta maaf Ia juga akan menyuruh bodyguard nya untuk memaksa Adeline minta maaf,pada Shakira wanita idamannya untuk putranya sekaligus menjadi putri kesayangan di keluarganya.
"Kau bisa pergi setelah ini",ujar Helena dengan nada suara yang menurun.
Saat ini Adeline berhadapan dengan Shakira dan ibu tirinya yang memasang wajah sedih,hal itu membuat nya tidak bisa menahan senyum,di tatapnya wanita dengan tinggi yang sama dengan nya itu,hingga mata mereka saling bertemu.
Keheningan dan ketegangan terjadi beberapa saat, dengan keduanya yang saling menatap.
"Jika kau tidak mau minta maaf,aku tidak masalah Adeline",ujar Syakira akhirnya berbicara dengan senyum nya yang polos.
Namun hal itu tidak di indahkan oleh Helena,yang semakin merasa Adeline terlalu keras dan kasar."Adeline,minta maaf dan kau bisa pergi!", perintah nya dengan menahan amarah.
"Di bagian mana aku menampar mu?"
Adeline tak memperdulikan ucapan wanita paruh usia itu, dengan tatapan nya yang sejak tadi tak lepas dari saudara tirinya.Ucapannya itu justru membuat Helen mantan ibu mertuanya itu kembali naik pitam, dan langsung memaksa nya untuk berlutut di kaki Syakira dengan menekan pundak nya,namun dengan segera Ia tepis tangan keriput itu sedikit kasar.
"Berhenti bersikap kasar,atau saya akan melaporkan anda atas tindakan kasar dan pemaksaan!"
"Kau!"
"Siapa kamu berani memerintah ku?!"
Tak menghabiskan waktu lagi,Ia kembali menatap saudara tirinya itu dan kembali bertanya hal yang sama."Katakan dimana aku menampar mu?"
"Adeline aku sudah mengatakan kala kau tidak mau minta maaf..."
PLAK!!!
PLAK!!!
Dua tamparan sekaligus langsung menampar wajah dengan perawatan ratusan juta itu,hingga membuat sang empunya wajah hampir terhuyung jika tidak di pegang oleh ibunya.
"Maaf", ucapnya dengan berusaha menahan emosinya.
"Beraninya kau!"
Teriak ibu tirinya itu langsung ingin membalas menampar nya,tapi dengan cepat Ia langsung menangkap tangannya dan
Plak!
"Maaf"
"Bukankah kalian mengatakan aku menampar nya?, jadi aku harus benar-benar menampar nya untuk meminta maaf kan?,dan kau juga menuduh ku menampar nya seolah aku benar-benar menampar nya, jadi kau juga harus mendapatkan nya untuk mengetahui bagaimana di tampar sebenarnya"
Cepat namun tegas kata setiap kata itu keluar dari mulutnya.Sebelum mereka bereaksi Ia langsung berbalik beranjak pergi dari sana dan masuk ke dalam mobil yang sudah terparkir.
Sementara Helen seolah mematung di tempatnya,tak bisa habis pikir dengan sikap Adeline yang sudah Ia kenal selama 4 tahun,tapi tidak pernah melihat sosok berbeda itu sebelumnya.
"Ma, beraninya dia menampar wajah ku!", Syakira jelas tidak terima dengan tamparan Adeline pada wajahnya, tamparan itu sangat menyakitkan namun yang paling penting letak rahang dan hidung yang belum lama ini Ia operasi plastik seakan bergerak dari tempatnya nya."Sialan,lihat saja auch sshh"
***
"Nyonya kemana saya akan mengantar anda?"
Adeline yang di tanya,diam beberapa seolah tidak mendengar sang supir,dan terus diam dalam keheningan mobil itu sembari mengatur pernafasannya yang rasanya sesa.
"Nyonya?,kemana saya akan mengantar anda?"
Supir itu kembali bertanya sembari memberhentikan mobilnya sesaat, sehingga penumpang nya itu melihat ke arahnya dan mendengar ucapannya.
"Antar saya ke alamat ini",Ia menunjukkan ponselnya dan memperlihatkan sebuh alamat.
"Baik"
Selang 1.5 jam,mobil itu akhirnya memasuki sebuah gedung berlantai puluhan,Ia segera membantu Adeline untuk mengangkat barang-barang nya.
"Terimakasih"
Dengan tulus Adeline berterima kasih, karena supir itu bahkan membantu mengangkat kopernya ke depan lift.
Ia masuk ke dalam lift dan berhenti pada lantai 6, kemudian masuk ke sebuah pintu.
Sebelum masuk Ia menarik nafas dalam dan panjang,hingga saat masuk ke dalam Ia tak bisa bisa mengontrol dirinya dan air mata kembali jatuh.
Itu adalah apartemen yang Ia beli 5 tahun lalu dari hasil bekerja nya selama di restoran,yang Ia kumpulkan bertahun-tahun untuk mendapatkan kediaman yang nyaman dan cukup layak untuk menghargai dirinya sendiri.
Namun sebelum Ia sempat benar-benar tinggal di sana,Ia harus berhadapan dengan pernikahan yang tak pernah Ia sangka.
Bersambung...
Jangan lupa Like dan komen ya🥺
Dukungan kalian sangat berarti
pengen lihat adel bangkit dan melihat karma si dua perempua jahat itu
jangan mau Terima apapun dr mereka Adeline..