Viona Retwinata adalah seorang ibu tunggal berusia 25 tahun. Suaminya telah meninggal 7 tahun yang lalu. Dia memiliki anak laki-laki berusia 7 tahun, bernama Darrel Saputra. Karena keadaan Viona akhirnya menikah dengan Vino Welton.
Vino Welton adalah seorang pewaris tunggal Welton Group, berusia 30 tahun. Mencintai kebebasan dan tidak ingin terikat dengan yang namanya pernikahan. Baginya wanita hanya untuk teman tid*r.
"Dengan siapa pun aku menikah, aku akan menjalankannya dengan baik dan sempurna, karena memang itulah takdirku "
= Viona Retwinata =
"Bagaimana mungkin seorang janda yang telah memiliki seorang putra, namun masih vi*gin"
= Vino Welton =
🍒🍒🍒
Update sekali 2 hari ya !!
Jangan lupa LIKE, VOTE, KOMENT and jadikan FAVORITE kalian ya, agar author semangat nulisnya 😘
Baca karyaku yang lain juga
I WANNA YOU, MY COLD BOY
JERAT HASRAT KAKAK IPAR
ONE NIGHT STAND IN DUBAI
= Lady_MerMaD =
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Mermad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18. Red Sky Club
Dua minggu telah berlalu, Vino sangat sibuk dengan pembukaan Hotel baru Welton Group yang di buka di kota B, konsep hotel kali ini adalah Hotel dan Resort yang berada di wilayah perdesaan kota B tersebut. Hotel dan Resort yang akan dibangun di luas tanah 10 H, bangunan tersebut di kelilingi tempat - tempat wisata yang sangat bagus dan menarik, rencana bagian depan gedung berhadapan dengan pantai sedangkan bagian belakangnya menampilkan pemandangan gunung yang sangat indah. Akses jalan masuk yang dan keluar gedung tersebut akan mengelilingi pantai dan pegunungan. Pondasi Pembangunan gedung hotel tersebut telah selesai dibangun, sedangkan Resort mewah yang akan dibangun, terdiri dari 50 villa. Setiap Villa dilengkapi dengan jendela setinggi langit - langit, terdiri dari 3 kamar, kolam renang pribadi, kamar mandi marmer, semuanya memiliki balkon atau teras. Kolam renang outdoor dan bar tepi kolam, ditambah vasilitas spa, yoga dan tempat Gym. Wilayah tersebut memang benar - benar masih asri dengan pemandangan yang mempesona. Vino beserta team kesana menggunakan jet pribadi keluarga Welton dengan tipe aibus ACJ319. Jet ini memang digunakan untuk perjalanan bisnis, jet dengan kapasitas 10 sampai dengan 20 orang ini dilengkapi ruang konferensi yang sering digunakan Vino dengan team membahas project yang sedang mereka kerjakan agar bisa menghemat waktu.
Seminggu sebelumnya Vino telah menstrafer uang 50 juta kepada Viona. Viona sudah menstransfer kembali uang tersebut ke rentenir, dia menjanjikan paling lama 2 bulan lagi dia akan melunasi sisanya. Viona minta kepada rentenir agar tidak mengganggunya selama 2 bulan ini. Viona merasa lega karena 2 minggu ini Vino berada di kota B, sehingga menghindarinya bertemu pria itu atau ibunya. Viona merasa tidak enak harus berbohong kepada wanita itu. Semoga jika kebohongan mereka terbongkar, ibu Vino mau memaafkannya.
Sekembalinya Vino dari Kota B, dia langsung memimpin rapat pemegang saham untuk project Hotel dan Resort tersebut, rencana akan di beri nama A Ritz Welton Hotel and Resort. Selesai rapat jam 6 sore, Vino benar - benar merasa lelah.
" Angga, ayo kita bersenang - senang melepas lelah dan stress serta mencari hiburan di Red sky Club " ajak Vino berbisik kepada Angga sambil melangkah keluar dari ruangan meeting.
" Baik Bos, saya akan pesankan "
Hanya orang - orang tertentu yang bisa memasuki club malam tersebut, Di club ini pengunjung bisa mendapatkan layanan limosin juga, jadi bisa dipastikan pengunjungnya adalah orang - orang dengan dompet tebal dan berkelas. Datang ke club ini harus membooking dulu melalui hot line servicenya, namun berbeda dengan Vino, Angga cukup menghubungi pemiliknya saja. Ya pemilik Red Sky Club adalah sahabat Vino, William yang berdarah campuran Italia, ibunya warga negara Italia sedangkan ayahnya pribumi asli. Seorang pengusaha sukses Indonesia juga.
Sesampai di Red Sky Club Vino langsung dipersilahkan masuk ke dalam ruangan VVIP yang biasa di gunakannya. Angga juga meminta layanan wanita untuk menemani Vino, namun hal ini tidak bisa difasilitasi oleh William karena dia sudah di hubungi Elisa agar tidak menyediakan wanita untuk Vino. sangat menghormati Elisa sehingga dia menuruti permintaan Elisa.
" Tidak ada wanita kali Bos " informasi Angga kepada Vino setelah mereka masuk ruangan.
Beberapa pelayan telah menyiapkan minuman yang biasa Vino pesan.
" Kenapa " kesal Vino
" Karena Nyonya, Bos, Nyonya menghubungi tuan William agar tidak menyediakan wanita untuk mu " jelas Angga
" Aaaarghhhhhh " teriak Vino kesal melempar gelas minuman yang sedang dipegangnya.
Jika sangat lelah seperti ini Vino benar - benar membutuhkan wanita untuk menghiburnya dan menghangatkan ranjangnya.
" Kita keluar ke lantai dansa, mana tau ada pengunjung wanita yang menarik " langkah Vino keluar ruangannya menuju lantai 1 memulai pencarian. Angga hanya mengikuti dari belakang.
Vino melihat ke sekeliling lantai dansa, mana tau ada seseorang wanita yang menarik untuk dijadikan one night standnya, Vino memperhatikan seorang wanita dengan dress k*tat yang memperlihatkan lekuk t*buhnya, kemudian dia mendekati wanita yang sedang asyik bergoyang er*tis tersebut. Vino bergoyang mendekati wanita tersebut, melihat seorang pria tampan dan elegan mendekatinya, wanita tersebut langsung menyentuh bahu Vino dan mulai lagi bergoyang dengan menggesek - gesekan d*da dan merapatkan tubuhnya ke Vino, Vino ter*ngsang oleh gerakan wanita tersebut kemudian Vino menubdukan kepalanya ke wajah wanita tersebut, Vino melum*at b*bir wanita tersebut, cukup lama merci*man sambil berjoget, apalagi wanita tersebut bergerak sangat er*tis.
Kemudian seorang pria suruhan Elisa datang menyeret wanita tersebut, menjauh dari Vino, Angga yang memperhatikan Vino dari meja bar, langsung menuju ke arah Vino.
" Apa - apaan ini " sahut wanita tersebut kaget karena tiba - tiba diseret dan ditarik paksa dari lantai dansa.
" Siapa kamu " tanya Vino memegang tangan satu lagi wanita tersebut.
" Saya orang yang di suruh, Nyonya untuk mengawasi anda tuan " jawab pria tersebut masih memegang tangan wanita tersebut.
" Apa " kaget Vino, ternyata ibunya benar - benar mengutus orang untuk mengawasinya. Angga yang sampai disamping Vino hanya bisa diam, dia tidak berani jika itu adalah orang suruhan Elisa, mungkin jika musuh, Angga sudah berkelahi dengan pria tersebut.
Para pengunjung yang melihat kejadian tersebut mengambil video karena mereka tau siapa Vino, berniat membuat kejadian ini viral di media sosial. Vino yang melihat para pengunjung mulai merekam, langsung melepaskan tangan wanita tersebut, dia tidak mau dipermalukan hanya gara - gara wanita. Vino meninggalkan lantai dansa dan menuju parkiran, diikuti Angga. Beberapa pria berjas hitam masuk ke lantai dansa dan mengambil ponsel orang - orang yang sempat merekam kejadian tersebut. Mereka adalah anak buah dari orang suruhan Elisa.
Diparkiran Vino melemparkan jasnya, dia benar - benar kesal, sudah dua minggu lebih dia tidak berhub*ngan s*xual dengan wanita. Tidak mungkin dia bermain s*lo karena dia biasa di l*yani dan dimanja.
" Aaaarrrrghhh " teriak Vino frustasi, dia masuk ke kursi mengemudi mobil.
" Suruh lah Ferry menjemput mu " sahut Vino membuka jendela mobil.
" Aku perlu menenangkan diri " Vino melajukan mobil Audi R8 merahnya menuju Apartment dengan sangat kencang seperti pembalap yang harus memenangkan pertandingan.
Di apartmentnya Vino langsung berendam air dingin untuk mehilangkan h*sratnya. Setelah segar Vino mengganti baju dengan pakaian santai, kemudian menuju rumah orang tuanya. Dia harus segera menyelesaikan ini dengan ibunya. Jika memang ibunya ingin dia menikah, maka dia akan menikahi Viona, bukan salah satu dari anak teman ibunya. Karena bisa dipastikan jika menikahi salah satu anak teman ibunya, wanita yang akan menjadi istrinya pasti akan mengekangnya. Berbeda jika dia menikahi Viona, kebebasannya tetap seperti biasa. Dan ibunya tidak mengatur hidupnya lagi.