Raga Sebastian Aldevano Buwana siswa paling bermasalah di sekolahnya. SMA GANESHA merupakan tempat ia bertemu dengan siswi paling hiperaktif, lugu, dan super ceria Senja AURORA Sejak ditolong oleh Senja udah jatuh cinta pada Raga, Senja bertekad agar Raga menyukainya
BAGAIMANA KELANJUTAN KISAH MEREKA ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tania22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 18 BENTENG PERTAHANAN
...Luka itu kamu tak perlu tahu. Cukup aku sendiri yang tahu bagaimana rasanya...
...Senja Aurora...
Sebuah keributan terjadi di kelas lorong kelas dua belas membuat seluruh murid SMA GANESHA yang menonton langsung datang mengerumuni tempat kejadian. Seorang Cowok memukul siswa yang merupakan senior sekolah
" Berengsek Lo ! jangan Sama-samain Senja sama Mila ? Raga kembali menghantam wajah Satria hingga membuatnya terhuyung ke belakang
" kenapa Lo udah mulai takut gue ngerebut Senja dari Lo ? Satria Terkekeh. mengusap hidungnya yang berdenyut nyeri
" Gue nggak takut "
" Tapi mata Lo nggak bisa bohong Ga " Satria terkekeh
" Orang kayak Lo harusnya gue habisin dari dulu ? Raga menyeret kembali kerah Satria " Dasar Penghancur hubungan Orang ! Raga benar-benar gelap mata Membuatnya lupa kalua ini masih kawasan sekolah
" Katanya ... Lo nggak suka sama Senja ? Satria Bertanya dengan susah Payah karena tidak bisa melawan " kalua Lo nggak suka sama Senja kenapa Lo marah"
" Nggak usah banyak bacot Lo ! Raga kembali menghajar Satria
" kamu itu apa-apaan Ragaaaa ! teriakan Bu Maya membuat Raga yang sedang memegang kerah kemeja Satria menoleh ke arahnya " kan Udah ibu bilang jangan berantem lagi ! Bu Maya dengan sigap memisahkan Raga dan Satria hingga membuatnya keduanya mundur dari belakang
" sini kamu Satria ikut ibu " Bu Maya melirik Raga " kamu juga Raga " Bu Maya menarik seragam Raga lalu Satria dan membawanya di ruang guru
Senja mendapatkan kabar Satria dan Raga bertengkar baru saja tiba dengan nafas ngos-ngosan " mereka kenapa sih ? tanya Senja menarik lengan Glen
" Ribut "
" kenapa Ribut ,Glen "
" lebih baik Lo tanya sama Raga, Senja ? ujar Bastian Pada Senja
Senja teringat nama itu Mila, Ya Raga pasti susah melupakan perempuan itu. Sejak awal Raga memang tidak pernah bisa melupakannya, Bahkan keberadaan Senja disisi Raga selama ini Pun tak bisa menghapus Cewek itu dari hati Raga
...••••...
" Eh Lo mau ke mana ? Kirana bersama dengan teman-temannya sedang menghadang Senja
" Minggir dong, Kak ! Gue mau nyari Raga"
" Mau nyari Raga ? Ngapain "
" kenapa Raga kan pacar gue " jawab Senja membuat Kirana tertawa. seolah-olah Senja suatu bualan yang lucu
" Pacar Lo bilang, dia aja nggak suka sama Lo " Senja berucap penuh penekanan " Lo sadar diri, kek ! Lo itu siapa,hah sampe Raga mau pacaran sama orang kayak Lo ! Kirana mendorong tubuh Senja ke belakang
" Kak Kirana please gue mau nyari Raga ke ruang guru "
" Gue benci Cewek kayak Lo ! Ucap Kirana terang-terangan " Siap-siap aja nanti Raga juga bakalan ninggalin Lo Dan gue yang bakalan gantiin Posisi Lo "
Kirana berdiri di samping Senja " Lo tau Pot yang Jatuh dari atas itu gue yang lakuin, Sayang nggak ada bukti apa-apa jadi,Lo nggak bisa nuduh gue. Tapi karena gue udah tau kalau Raga nggak suka sama Lo itu berarti Lo buka saingan gue, Lo bersyukur karena gue nggak bakalan keras sama Lo. Gue bakalan nyari Celine untuk seterusnya ? ujar Kirana
Setelah mengatakan itu Kirana meninggalkan Senja sendiri Celine Adiknya itu dalam masalah
...••••...
" RAGA "
Raga baru saja keluar dari ruangan guru terkejut saat lengkingan suara Senja menyapanya. wajahnya beberapa ada luka lebam. ia terus berjalan dan tidak menganggap kehadiran Senja
" Ih Raga ! kok diem aja sihhhhh " Senja kembali berteriak sambil menarik ujung seragam kekasihnya hingga membuatnya berhenti
Senja mengusap wajah Raga hingga membuatnya kembali merasakan rasa nyaman setiap kali berada di dekat Senja
" Muka kamu luka Raga. Aku obatin yaa "
" Nggak usah ! Raga menyentak tangan Senja yang tadi memegang Wajahnya
" ihhh tapi luka kamu jadi infeksi "
" jangan sok Peduli sama gue !" Raga membalikkan tubuhnya " Pergi sana "
" Emangnya kamu sama Kak Satria berantem gara-gara apa sih ?
Raga lalu menoleh Padanya. Senja terlihat mencemaskan keadaannya namun ia mengindahkannya lagi
" Lo mau tau gue berantem gara-gara apa ? tanya Raga dingin " ini semuanya gara-gara Lo ! Emang Lo itu biang masalah di hidup gue jadi Lo nggak usah sok-sok Peduli sama gue ! Gue nggak butuh "
Senja Terkejut mendengar jawaban kasar Raga, lalu pergi meninggalkannya sendiri
Benar kata Satria Melelahkan menyukai Orang yang sama sekali tidak menyukaimu selalu saja Senja yang berjuang, Tapi tidak pernah Raga hargai
...Apa Senja menyerah saja untuk mendapatkan Raga yang sampai sekarang semakin sulit mendapatkan hati Raga...
...Melihatku ? kamu tak Pernah benar-benar melihatku apalagi menoleh Padaku Padahal aku selalu berada di samping mu...
...Senja Aurora...
DUAR
Senja tersentak saat seseorang dengan sengaja mengejutkan dari belakang. Senja yang tadi Fokus membaca majalah sontak menoleh ke samping ia menghela nafas karena ulah Satria
" kaget ya ? Satria bertanya jahil lalu meminum es teh Senja yang ada di meja
" Kak Satria apa-apan sih ? Senja melotot ke arah Cowok itu " kaget tau "
" Tumben nggak di kelas. Ngapain di sini "
Senja mengernyitkan keningnya dalam-dalam " Tumben " ujar Senja " maksudnya "
" bukan apa-apa " Satria gelagapan. Cowok itu tidak mau Senja tahu kalau ia sering Memperhatikannya bahkan sampai cari informasi tentang Senja dari teman sekelasnya
" Emang bener, Kak Satria sama Raga kemarin gara-gara Senja "
" Nggak juga Senja "
" Lo lagi baca apa "
" Majalah sekolah "
" Oh yang ada foto Celine ya " Tanya Satria membuat Senja bergumam Padanya Cewek itu berdiri,lalu menarik tangan Senja hingga membuatnya menoleh " Lo mau ke mana Senja kok buru-buru banget
" Mau ke kelas, Kak sebentar lagi bel masuk kan ? alasan Senja Padanya, selain itu juga takut bila Raga melihatnya bersama Satria lagi. sudah Cukup Lelah ia menerima sikap kasar dari kekasihnya itu
" Duduk di sini bentar aja, Senja kan belum bel masuk ? Satria mencegahnya Senja pun duduk kembali sejujurnya, ia tidak enak hati karena terlihat sekali ingin menghindar dari Cowok itu
" Nah gitu dong " Satria tersenyum pada Senja " Senja, gue mau nanya emang Lo nggak suka sama gue "
Mendengar Pernyataan Satria membuat Senja terbelalak kaget
" kak Satria apaan,sih ? Bercandanya nggak lucu deh ? Senja malah tertawa garing membuat Satria mengubah Posisi Duduknya agar lebih dekat dengan Senja
" Kok gue dibilang bercanda , sih ? Satria mengambil majalah yang sedang di Pegang Senja. Dan menatap dalam wajah Cewek itu " Gue nggak bercanda kali Senja gue serius "
Senja makin Terkejut mendengarnya. Satria lalu membaca majalah yang sedang ia pegang
" Celine Maharani Model SMA GANESHA saat ini kariernya sedang bagus, Hobinya main alat musik biola dan Pintar menari balet. Siswi Paling cantik sekolah ini masih duduk di kelas sepuluh jurusan IPA keinginannya hanya satu. Bisa membantu Orang lain "
Satria mendengkus lalu membuang majalah yang tadi ia Baca ke atas meja kantin " Mau ngebantu Orang,kok Pamer nggak Cocok kalau dijadiin Puteri sekolah "
" Nggak boleh gitu, Kak " Senja meraih majalah yang tadi dibaca Satria ia memperhatikan foto full body Celine yang sedang menggunakan gaun dengan selempang bertulis " Putri sekolah "
" Emang kenyataannya Cantik tapi nggak Pintar "
" Gitu banget sih Kak sama dia ? Celine itu adik gue tau ? Senja membalasnya dengan emosi
" Gila, Lo Senja Lo masih anggep tuh Cewek jahat adik Lo ? Satria geleng-geleng kepala heran " Lo nggak inget apa yang udah dia lakuin Sama Lo Waktu itu "
" Biarpun dia kelakuannya kayak gitu dia adik gue, Kak "
" ini nih yang gue suka dari Lo. Selalu membalas kebaikan sama orang yang Udah jahatin Lo ? Ujar Satria Tersenyum pada Senja " Gue suka sama Lo Senja kalo gimana Lo suka sama gue "
" kak Satria suka sama Senja ? tanya Senja Padanya membuat Senja mengganguk " kok bisa "
" Ya bisa ajalah. apa yang nggak bisa Senja
" Kak Satria jangan kayak gini Gue udah Punya Pacar kalau sampai dia tau, Raga bisa marah "
" Iya gue tau Lo Pacar Gue cuma mau bilang itu aja kok ke Lo Siapa tahu Lo suka sama gue "
" Sorry Kak Satria Gue mau kelas dulu ? Senja lalu pergi meninggalkan Satria dengan hingga ia tak sempat mencegahnya
Tanpa keduanya ketahui,Raga sejak tadi memperhatikan Satria dan Senja dari sebelah kantin hanya berdiam Raga mengamati keduanya dari jauh
Raga meninggalkan tempat dengan langkah Cepat " Sial Gue ini kenapa ? Raga memukul dinding sekolah marah namun tak ada satu pun yang melihatnya melakukan itu
" Raga Lo kenapa sih ? tanya Celine heran Pada Raga yang sejak tadi diam lalu memaki-maki sendiri " Raga dari tadi gue ngomong sama Lo tapi malah bengong terus Ada apa sih " Celine tidak sadar kalau ia membentaknya hingga membuat Raga menoleh tajam Padanya
" Raga ... " Celine mencoba menyentuh tangan Raga namun ia langsung menjauhkannya dari Celine
" Gue mau ke kelas aja "
" Lo tapi kenapa Ga " Celine bertanya namun Raga tak membalas dan tetap berjalan ke kelasnya bahkan saat ia bersama Celine pun, ia masih memikirkan Senja
" Celine " Pekik Senja, namun Celine tetap melangkah Cewek itu tidak mau membuang waktunya untuk meladeni dirinya. sedangkan Senja terus saja berlari mengejar Celine
" Celine Berhenti dulu dong ? Senja menarik seragam hingga Celine terpaksa menoleh kepadanya
" Bisa nggak sih, Lo tuh jangan gangguin gue ? tiba-tiba suara Celine naik beberapa oktaf " Gangguin orang Mulu kerjaanya
" Celine Gue ... "
" Udah gue Peringatin sama Lo mendingan Lo jauh-jauh dari gue ! Gue sama Lo di sini nggak kenal sama sekali ? Celine semakin meninggikan suaranya
" Celine jangan marah-marah dulu dong Senja Cuma mau bilang kalua Kak Kirana itu mau ... "
" Udahlah " Celine mengibaskan tangannya di depan wajah Senja " Gue nggak percaya apa yang keluar dari mulut Lo "
" Bisa kan Lo pura-pura gak kenal gue di sini ? lanjut Celine " Gue malu sama temen-temen gue Punya saudara kayak Lo
Senja menelan ludahnya sendiri " kenapa sih Celine ? Senja kan nggak pernah jahat sama Celine. kenapa Celine nggak pernah suka sama aku ?
" Harusnya Lo tuh mikir Pake otak ? sarkas Celine tiba-tiba " kasihan banget sih jadi Lo. Bener-bener Penganggu Nggak ada yang suka sama Lo di sini Senja !
Apa yang dikatakan Celine memang bena. Tidak ada yang menyukai Senja di sini, selama ini ia selalu sendirian. Ayahnya sibuk bekerja sedangkan ibu tirinya dan adiknya tirinya bahkan sampai Pacarnya sendiri pun menunjukkan ketidaksukaannya Pada Senja terang-terangan
" Raga kamu ngapain di sini "
Senja yang baru masuk ke Perpustakaan langsung meringis karena orang-orang yang sedang membaca memperingatinya untuk tidak berbicara terlalu keras
" Lagi bersihin buku " Raga menyahut jutek dengan mengusap buku perpustakaan
" Kok tumben "
" lagi di hukum Pak Handoko ketauan ngerokok di kamar mandi " Raga menaruh buku ke dalam rak besar
" oh ya ampun makanya kamu jangan ngerokok kamu kan masih muda Raga kasihan sama Paru-paru kamu tauuu " Ucap Senja
" Gue udah bilang nggak usah sok Peduli sama gue "
" Emangnya nggak boleh ya " tanya Senja besinisatif mengambil buku yang masih ada di lantai " Aku bantuin ya "
" Nggak usah ! Raga menolak tawaran Senja " Gue bisa sendiri "
Senja tidak memerdulikannya dan tetap menaruh buku yang ia bawa ke tempat seharusnya " Besok-besok kamu jangan kayak gitu lagi Raga Ngerokok itu nggak sehat tau kalua nanti kamu sesak nafas gara-gara rokok gimana ?
Raga diam-diam tersenyum memperhatikan Senja Cewek itu masih sibuk mengomel tentang bahaya merokok bagi kesehatannya Raga sama sekali tidak pernah merasa di perhatikan seperti ini sebelumnya selain Senja
Kelas X IPA 3
Setibanya di kelas Raga dan Niko sedang duduk sementara Bastian dan Bisma masih berkumpul di kelasnya, Sibuk eh kegiatan masing-masing Bermain Ponsel, main game dan sosial media
" Raga ! Lo dicari tuh, sama Senja di depan kelas "
Raga menoleh Pada Riko, Temanya sekelasnya
" Oh gitu thanks ya Riko "
" Iya sama-sama Ga "
" RAGA, RAGAAA ! Senja memanggil Raga yang baru saja keluar kelasnya. Senja menampilkan Cengiran lebar Pada Raga
" kenapa " tanya Raga jutek
" Raga, maaf ya, aku nyari kamu lagi. Aku lupa kamu nanti ada waktu nggak ? aku mau ngajakin kamu nyari bahan-bahan Mading sekolah mau ya ? ajak penuh harap
" Gue, nggak bisa Senja Gue ada janji nanti malem "
" janji sama siapa " mendadak suara Senja berubah kecewa mendengar jawaban Raga
" Celine " ujar Raga membuat Senja langsung menutup mulutnya seperti ada godam yang langsung menghantam dadanya " Mau nganterin les balet "
" iya "
" Oh yaudah deh kalau kamu nggak bisa aku sendiri aja ? Senja hendak pergi namun tangannya ditarik oleh Raga " Lo marah ya Senja ?
Senja hanya diam, bahkan Cewek itu tidak mau menatapnya ia tahu kekasihnya ini sedang marah padanya
" jangan marah " Raga mendekatkan dirinya pada Senja " kalau gitu, gue batalin janji sama Celine Entar malem gue anterin Lo nyari apa yang Lo mau .. ?
" Beneran kamu Bisa ? Senja bertanya Nanti kamu bohong lagi ujung-ujungnya nggak bisa malah terus malah Pergi sama Celine. Aku nggak mau di tinggal tiba-tiba lagi "
" Pegang kata-kata gue. Gue nggak bakalan ingkar janji "
" janji ya " Senja dengan manis mengacuhkan jari kelingkingnya Raga Tertawa dan mengaitkan kelingkingnya Pada jari manis Senja
" janji "
Senja mencium pipinya hingga membuat Raga kaget dengan tindakannya. Cewek itu mengulum senyum malu lalu pergi meninggalkan Raga yang masih terpaku
Raga terdiam, di tempat Seolah ada Perasaan yang menggebu dalam dirinya Pipinya bersemu merah karena Senja
aku sukaa
agk ribet bacanya🙏
salken,kak
Salken kak Tania..
Aq mampir nih....
g sempat nolak atau keenakan? 😛