Shelvia Liliana, wanita cantik berumur 20 tahun. Terlahir di dalam keluarga terpandang namun, dia di buang ibu nya sendiri. Selama 12 tahun hidupnya sangat menderita.namun, di dalam penderitaan itu sahabatnya yang bernama Zein, dialah yang memberikan kekuatan pada Shelva agar tegar dalam menjalani hidup.
Namun, nasibnya sialnya ini malah parah. Di hari yang sama dia harus kehilangan pekerjaannya dan kehilangan kesuciannya. Depresi pasti dia alami,menurutnya ini yang lebih berat.saat hari itu terjadi menyebabkan Shelvia hamil.namun, karna sudah mengalami cobaan bertubi-tubi dia bisa menjalani ini semua meskipun menanggung malu. Sahabatnya Zein pun membantunya untuk tetap kuat apapun yang terjadi.
Setelah mengalami banyak cobaan saat hamil. Akhirnya, Shelva melahirkan anak perempuan kembar yang cantik.setelah melahirkan Shelva banyak mengalami hal yang tidak terduga yang berhasil mengangkat derajatnya. Si kembar yang genius ini akan membawa keberuntungan untuk ibunya.suatu hari saat Shelva mendapatkan pekerjaan di suatu perusahaan cabang.dia bertemu dengan seorang lelaki bernama Ardiaz Arkatama Putra. Akankah Shelvia dan Ardiaz menyadari satu malam yang mereka lakukan bersama?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imcy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CEO itu? Raka? Ardiaz?
Shelvia hanya bisa sedih sekarang, kedua anaknya sangat ingin melihat papanya. bahkan, Shelvia kini tak ingin bertemu dengan lelaki di malam itu lagi.dirinya tak boleh egois sendiri, dia mengerti perasaan anak-anaknya yang tak pernah melihat papa kandung sendiri.
Handphone Shelvia bergetar dan pesan masuk dari Raka, tertulis di pesan
baiklah, aku akan membawa mu menemui Tuan Diaz yang baik hati
"What? baik hati? lebih tepatnya liar. bahkan dia sempat menandai leherku saat itu! ah, yaampun teringat lagi" Shelvia Sedikit emosi melihat pesan dari Raka.
keesokan harinya, Shelvia siap masuk kerja dan telah membuat alasan yang jelas karena tidak masuk kemarin.
suasana kantor kini sangat ramai, para karyawan sedang berkumpul di lantai 1.Shelvia yang baru datang bingung apa yang sedang terjadi.
terlihat ada penangkapan yang terjadi di kantor cabang, polisi sedang menangkap Direktur perusahaan cabang, manajer keuangan, dan asistennya manajer keuangan. Shelvia terkejut secepat ini Arkatama Group dalam mengatasi kasus mereka.para petugas juga mengambil semua barang-barang milik mereka agar menjadi bukti juga. dan saat yang bersamaan penangkapan kasus korupsi terjadi di hari ini juga terlihat paras wajah CEO dari Arkatama Group.
"MARI KITA SAMBUT CEO ARKATAMA GROUP TUAN ARDIAZ PUTRA ARKATAMA" teriak Seorang lelaki dari lantai 2.
kini mereka turun ke lantai 1 untuk bertemu dengan semua karyawan kantor, Shelvia melihat rambut itu dan wajah itu. "Raka sangat menyebalkan dia, katanya akan membawa ku menemui Tuan Diaz. malah ini membawa Tuan Diaz padaku? dasar teman Kampret." Batin Shelvia kini tak tenang. di hampir berteriak namun, dia tak bisa justru kini hanya menundukkan pandangan nya. jika semua karyawan melihat CEO itu dengan pesona yang tampan Shelvia malah menundukkan pandangan agar tak terlihat oleh mata sang CEO itu.
"UNTUK SEMUA PARA KARYAWAN PERUSAHAAN CABANG INI, SAYA MEMINTA MAAF JIKA ADA SUATU KEJADIAN YANG MEMANG BENAR MEMBUAT KITA TERKEJUT. ORANG-ORANG TADI YANG TELAH DI TANGKAP OLEH PETUGAS ITU, MEREKA TELAH IKUT KORUPSI YANG BERSKALA BESAR. DAN ITU MEMANG SANGAT MENGEJUTKAN KITA SEMUA, HARI INI SAYA BERTERIMA KASIH KEPADA SHELVIA LILIANA YANG TELAH MEMBANTU DALAM KASUS INI"
Namanya di sebut oleh CEO tentu saja dia tegang dan bertanya sendiri "SAYA, EHMMM MEMANG SAYA MEMBANTU APA YA TUAN ? " tanya Shelvia yang pura-pura bingung sambil berbicara dengan lantang.
"kamu telah membantu saya dalam mengumpulkan bukti korupsi mereka dan orang yang menjadi dalang dari kasus ini" ujar CEO itu.
"Dan saya akan mengumumkan informasi yang menarik lagi, sebenarnya saya adalah Raka Pratama saya sengaja menyamar demi membuka kedok orang-orang yang korupsi di perusahaan ini tetapi saya juga yaa kesulitan. tetapi seorang wanita datang dan membantu saya " CEO itu melepas wig yang ia pakai dan nampak lah rambut aslinya dan kini matanya menuju kearah Shelvia.
"SAYA JUGA AKAN MENGUMUMKAN BAHWA SHELVIA LILIANA AKAN BEKERJA DENGAN SAYA SEBAGAI SEKRETARIS PRIBADI SAYA MENGGANTIKAN POSISI SEKRETARIS YANG DULU" ujar Ardiaz dengan lantang.
setelah menyampaikan pidato, para karyawan menuju tempatnya masing-masing untuk bekerja seperti biasanya. namun, beda dengan Shelvia yang langsung menuju tempatnya untuk mengetik surat pengunduran diri.
"Shelvia? kamu kan sekarang jadi sekretaris CEO kenapa kamu masih disini? " tanya salah satu atasannya.
"aku sedang mengetik pengunduran diri ku, bagi ku kerja bersama dengan CEO itu suatu hal yang tidak pernah aku ingin kan" Shelvia kini sedang menunggu kertas keluar dari print dan ia langsung melipat kertas itu dan menuju keruangan dimana CEO berada.
******
Saat berada di ruangan CEO, Shelvia tanpa basa-basi dirinya langsung memberikan surat pengunduran dirinya. namun, Ardiaz malah membuang surat itu kedalam tempat sampah.
"Sam, keluar sekarang saya ingin bicara dengan wanita saya" ucap Ardiaz kepada Syamsul sekretaris pribadi pertamanya. Syamsul keluar dan kini hanya ada mereka berdua di ruangan itu.
Bersambung.......