Hati memang tak pernah bisa dikendalikan oleh otak ketika berbicara tentang cinta. Hati akan menemukan jalan sendiri untuk menemukan siapa yang akan menjadi penjaganya. Sepintar apa pun kamu, bisa menjadi makhluk paling bodoh jika sudah terpapar virus cinta.
Rosalia, dikejar oleh Dion Wijaya tetapi lebih memilih Rud Dinata yang terjebak cinta pada pandangan pertama. Sayang, kisah indah itu berakhir tragis. Rud pergi tanpa permisi.
Akankah Dion bisa mengambil hati Rosa yang tersakiti? Ataukah Rosa tetap mengharap cinta Rud?
Bersiaplah untuk jatuh cinta. Bersiaplah untuk bergelut dengan perjalanan cinta Rosalia yang berteman kalut bersama Dion Wijaya dan berteman rahasia bersama Rud Dinata. Kisah ini akan mencabik perasaanmu dan mengacak acak waktumu.Selamat membaca!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aldekha Depe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Melihatmu
Malam ini akhirnya datang juga. Malam bahagia untuk Tria dan Rio. Mungkin juga akan menjadi malam bahagiaku. Karena setelah sekian waktu tak pernah lagi bertemu dengan Dion. Sepertinya malam ini aku akan bertemu dengannya. Aku bahagia? Entahlah.
"Sa, temenmu dah dateng tuh," mama memanggil.
"Sebentar lagi Rosa selesai, ma," jawabku.
Aku mematut diriku di cermin sekali lagi. Serasa ada yang kurang?
Akhirnya aku mengambil sepasang anting yang sedari tadi sudah 2x ku pasang dan 2x juga aku melepasnya lagi. Dan kali ini aku yakin untuk memakainya.
"Maaf mas, kamu jadi harus nungguin," ucapku setelah menjumpai Mas Rud yang sedang duduk di ruang tamu.
"Aku baru dateng kok," balas Mas Rud.
"Mau jalan sekarang?" tanyanya kemudian.
"Boleh, sebentar ya aku pamit mama dulu!"
Aku beranjak ke ruang keluarga.
"Ma, Rosa berangkat dulu,mungkin pulang lebih malem," pamitku diangguki mama yang kemudian mengikutiku ke ruang tamu.
"Ayo, mas!" ajakku.
"Tante, kami berangkat dulu," pamit Mas Rud.
"Hati-hati! Titip Rosa ya nak!" pesan mama.
"Iya tante," balas Mas Rud sopan dan penuh senyum.
*****
"Kenapa melihatku seperti itu mas? Ada yang salah?" aku kebingungan karena sejak masuk mobil Mas Rud berulang kali melihatku.
"Kita sudah couple-an gini, kalau ditanya temenmu hubungan kita, kamu jawab apa?" pertanyaan mas Rud benar-benar tak terduga.
"Aku malah gak kepikiran sampai sejauh itu mas," jawabku.
"Haruskah aku bersandiwara menjadi pacarmu?" kata-kata mas Rud semakin tak terduga.
Iya juga ya? Mereka pasti tanya aku dateng sama siapa? kenapa bisa couple an? Bukankah mereka akan bahagia jika melihatku sudah move on? Tapi Dion? Apa yang akan dia pikirkan jika dia melihatku dengan cowok lain? Aahh,kenapa aku harus mikirin dia? Bukankah dia juga akan dateng bareng Ara? Bukankah aku kesana untuk Tria dan Rio! Tapi...
"Hei ... apa ada mantanmu disana?" mas Rud mengagetkan lamunanku.
"Kenapa harus mantan sih, Mas?"
"Pacarmu ada disana?" mas Rud terus penasaran.
Aku menggeleng.Aku menatap hujan yang semakin deras dari jendela sebelah kiriku.Hujan malam ini,akankah mendinginkan perasaanku yang mulai memanas karena memikirkan akan bertemu dengan Dion?
Ataukah akan membasahiku,mengacaukan pikiranku tentang dia.Aku hanya menghela nafas mendalam.Aku sadar dari tadi mas Rud terus melihatku dari balik kemudinya. Tapi entah kenapa, kali ini dia hanya diam saja.Tidak banyak omong seperti biasanya. Mungkin dia mengerti aku sedang tidak baik-baik saja.Jadi membiarkanku menikmati pikiranku sendiri.
"Antingmu bagus," mas Rud mulai mengajakku bicara.
Aku hanya diam tak mengomentari pujiannya.
"Aku akan suka, kalau kamu memakainya ke kantor," dia meneruskan.
Mendengar kata anting, yang terbersit diotakku bukan mas Rud dan pertanyaannya. Melainkan sosok lain yang memberiku anting ini. Kenapa aku jadi kacau begini? Bukankah kemarin aku sudah melupakannya?
"Sa!" mas Rud mulai khawatir karena aku hanya diam saja.
"Apa ada yang salah dengan kata-kataku?"
"Gak mas, aku gak pa pa," jawabku sambil menghapus air mata yang mulai mengintip dari ujung mataku.
Mas Rud lantas menepikan mobilnya.
Dia melepaskan seatbeltnya dan memutar posisi duduknya ke arahku.
"Bicaralah! Jangan kau simpan sendiri!" pinta mas Rud.
Tak ada kata yang bisa ku ucapkan.Hanya air mata yang perlahan mengalir di pipiku.Aku membutuhkan waktu untuk bisa menguasai diriku kembali.
"Ayo, jalan lagi mas!"
"Apa kau yakin?" Mas Rud coba meyakinkan hatinya bahwa aku sudah lebih baik.
"Iya," jawabku.
"Jangan menangis lagi!" Mas Rud menghapus sisa air mata yang ada di pipiku.
Dia kemudian mengelus rambutku perlahan.
Mas Rud kemudian membenarkan posisi duduknya kembali.Memasang seatbelt dan kembali menjalankan mobilnya.
Sepanjang perjalanan kami hanya terdiam.
"Sa, apakah kita akan masuk sekarang?" tanya mas Rud setelah selesai memarkirkan mobilnya tapi aku masih tak bergeming dari kursiku.
"Ayo, mas!" ajakku setelah aku membenarkan penampilanku yang tadi sempat berantakan.
"Jangan lupa senyumnya!" mas Rud mengingatkanku.
Ku jawab dengan anggukan. Aku sudah bisa mengontrol emosiku. Aku sudah siapkan diriku, aku harus bisa bertemu denganmu Dion!
aku suka banget karakter2 yg di suguhkan disini..kalem2 banget dan kehidupan yg di suguhkan TDK terlalu bikin kita yg ngiler2 banget untuk menghadapi kenyataan tetep berkelas tp tidak melebih2 kan 😘😘😘😘♥️♥️♥️
lanjutkan perjuangan mu
meski berUang tp tetep kehidupan seperti para reader's jadi Ndak smpk membayangkan kehidupan bang Alex dan rianti sementra ini yg begitu sempurna nyata di dunia novel 👏👏👏
para pria penjaga wanita yg sesungguh nya
Dion mas Rud Aryan 😘😘😘😘lovepulll kak Depe
tp tenang saja bang Alex mnjdikan mas Rud bodyguard nya hny untuk mnjdikan mas Rud orang yg lebih kuat dalam artian menghadapi musuh2 dlm dunia bisnis nya kelak dlm mngurus perusahaan ayah nya
trjwab sdh kak Depe ....akhirnya kau sampaikan klau ayah mas Rud mninggal
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
gabungan yg bikin penasaran smpk2 bacanya tengah mlam gini
❣️❣️❣️❣️❣️♥️♥️♥️♥️♥️🥰🥰🥰🥰🥰🥰
untuk kak Depe
hingga detik ini ku baca masih gentayangan aja ad apa di balik semua itu
apakah karena keluarga Ardi ???
yg ku tahu dr bang Alex perusahaan mas Rud merugi dan ayah nya meninggal dan mas Rud di pasrahkan ke baba nya bang Alex dan akhirnya jdilah bodyguard nya rianti dan lyca
alasan apa sg di tinggal kan nya mbak Rosa 😕😕
sabar ya mas Rud tunggu jandanya mbak Rosa 🤭🥺
tukang bual gombal seperti William Sean
kak Depe 👍👍
3 lelaki sekaligus di depan mata
sungguh kak author kuat menahan ke 3 pesona lelaki2 itu.
aku jadi Rosa akan menghilang dr ke 3 lelaki itu..sangat jauh
tak sanggup menghadapi seru ombak dalam hati semua nya memiliki kharisma masing2 😩😩😩
dan mas Dion dimana aku bisa menemukan orang sebaik sebijak sewibawa anda
jadi penasaran kan kalau ga di lanjut baca nya
kesederhanaan aku suka aku suka 👍👍
lanjut baca nya meski bee belit2 ya biar Ndak penasaran 👍👍