Rianna, yang sudah memasuki semester akhir sekolah. Yang tidak percaya akan sebuah cinta. dapatkah dia jatuh cinta, dan mempercayai akan sebuah cinta..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranti Afriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 17
Nyut... Nyut.. nyut.. aduh jidatku sakit kenapa harus benjol begini si.
Gadis itu guling-guling di kasur sambil kompres jidatnya.
" Aahhh... Maluu. Pasti nanti pada ketawa dah, lebih baik aku tidur kali aja besok sudah sembuh. " Ucapnya.
Dia sangat lucu, gadis itu mengerucut kan bibirnya sambil pegang dahinya.
Malam pun semakin larut mata gadis itu perlahan- lahan mulai mengantuk.
Di sisi lain Mori, yang selalu menikmati malamnya dengan keheningan, tidak ada ucapan selamat. Ibunya sudah pulang dari sore tapi tidak menegur sama sekali.
Bagi Mori itu sudah biasa, dia tidak bisa membenci ataupun marah dengan sikap ibunya, bagaimana pun Mori cukup berterimakasih telah menerimanya.
Mentari pagi pun menyapa, burung mulai berkicau an, gadis itu masih terlelap.
" Hoamm.. jam berapa ini. " Ucapnya sambil terbangun, dia mengucek-ngucek matanya sambil menguap.
" Selamat pagi mentari. " Ucapnya sambil melihat ke jendela. Bibirnya tersenyum merekah.
Dia mengambil handphone nya kemudian mulai mengetik, kirim pesan kepada Dina.
Matanya berbinar binar, gadis itu terus memainkan hpnya sambil acung-acungkan kakinya.
Hpnya berbunyi, tanda balasan dari Dina.
Isi pesannya. ( nanti kita kumpul d taman kak Rudi jemput sekitar jam 10. )
Gadis itu sontak kaget ini sudah jam 9, diapun bergegas siap-siap, bulak balik gadis itu begitu tergesa-gesa.
Apa yang ku lakukan bangun siang, dan malah santai-santai. Gumam nya sambil terus mondar mandir.
" Hufftt... Selesai juga. " Rianna yang menarik napas lega. Gadis itu berjalan menuju taman, sambil berlari kecil.
" Hallo semua.. " sapa Rianna. Gadis itu cengengesan.
Semuanya sudah berkumpul. Waktunya berangkat!! Kamipun bersorak.
Kami berangkat cuma ber'lima, yaitu aku, Dina, Bayu, Mori dan ka Rudi.
Sesampainya di pantai.
" Owh iya dengar-dengar besok ada festival. " Ucap ka Rudi.
" Wahhh besok ke sana yok. " Ucap Dina semangat..
" Ayoo... " Kamipun bersorak.
Kamipun masuk dan istirahat sejenak.
" bagaimana kalau kita belanja buat nanti BBQ, dan buat persiapan festival besok kalian setuju nggak. " usul Dina
" Setuju.. " ucap Bayu.
" Kalian pergi aja deh aku mau istirahat sebentar capek abis nyetir seharian. " Ucap kak Rudi sambil pijit pijit bahunya.
" Ok.. "
Kamipun pergi ke pasar, berbelanja bahan makanan buat nanti malem.
" Wahh ayo Ann kita liat itu ada toko baju. " Dina menarikku sampai kedalam sedangkan anak laki-laki pada menepuk jidat, wajah mereka tampak males.
" Kalian berdua jangan lama-lama ya, nanti keburu sore. " Ucap mori ketus, sedangkan Bayu cuma garuk-garuk kepala dan ketawa.
" Ok... " Jawab Dina.
Mereka berdua pun memilih baju dan mencobanya.
" Wahh Ann.. badan kamu bagus ya, bukan hanya tambah tinggi tapi tambah montok. " Ucap Dina yang sampai kedengaran anak cowok yang sedang menunggu.
" Apasih Din jangan pegang-pegang.. " ucap Rianna malu pipinya sampai memerah..
" Dasar bodoh aku bisa denger dengan jelas " ucap Mori sambil menutup wajahnya dengan tangan, kedua pipi Mori, seketika itu juga memerah mendengar perkataan dua gadis itu di dalam ruang ganti baju..
ato lanjut seasen 2 nya gt?
aukaes trs tuk karya2nya thor 💕💕💕💕
sukses...semangat