NovelToon NovelToon
GORESAN LUKA

GORESAN LUKA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: noona

Ini karya pertama aku semoga kalian suka!

"Apa kau yakin akan bahagia dengannya,apa cintamu untuknya sungguh besar,jika kau yakin akan bahagia dengannya aku siap melepasmu" Ayrin berkata dengan menahan sesak di dadanya.

Lelaki yang di cintai bertahun tahun lamanya mengatakan dengan mudahnya bahwa dia mencintai wanita lain.

"Ya aku sangat mencintainya dan aku yakin aku akan bahagia dengannya, aku akan segera urus perceraian kita"

Bagaimana kelanjutan kisahnya, marii kita simak!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 17

Selama Dava tidak pulang ke rumah Dava tidur di rumah Sindy tanpa di ketahui Ayrin, Saat menerima pesan dari Ayrin, Dava berfikir mungkin sudah saatnya dia mengenalkan Sindy pada Ayrin, Dia segera menemui Sindy dan mengatakan bahwa hari ini dia akan mengenalkanya pada Ayrin, Tentu saja Sindy sangat senang karena sebentar lagi hubungannya dengan Dava tidak perlu di sembunyikan lagi.

"Kau yakin mau berbagi suami denganku" Tanya Ayrin pada Sindy .

"A...a..aku S..s.siap Berba..."

"Kau mau berbagi perhatian suamimu padaku, Kau mau berbagi waktu suamimu padaku, Kau mau berbagi uang bulanann denganku, Kau siap melihat Suamimu tidur dengan wanita lain walaupun itu Istrinya, Dan jika kau sudah hamil apa kau siap jika Suamimu tidak selalu ada di sampingmu saat kau membutuhkannya, dan APA KAU RELA BERBAGI ANAK DENGANKU" Pertanyaan bertubi-tubi ia tanyakan pada wanita di samping Suaminya, Sudah tidak bisa lagi dia menahan emosinya, Sesak dihati membuatnya meninggikan suaranya di akhir pertanyaannya.

Sindy hanya diam tak bisa menjawab semua pertanyaan Ayrin, Tentu saja dia tidak rela berbagi Suami apalagi Anak.

"Ayrin apa yang kau bicarakan, Dia wanita baik-baik tentu saja dia mau berbagi Suami dan Anak denganmu" Jawab Dava.

"JIKA MEMANG DIA WANITA BAIK-BAIK TIDAK SEHARUSNYA DIA MEREBUT SUAMI WANITA LAIN, TIDAK SEHARUSNYA DIA MENYAKITI WANITA LAIN, DIA JUGA SEORANG WANITA SEHARUSNYA DIA TAU BAGAIMANA PERASAAN WANITA YANG DIA REBUT SUAMINYA" Runtuh sudah pertahanan Ayrin, Air matanya mengalir deras.

"Kau tau" Bertanya pada Sindy "Bagaimana rasanya di benci Ibu mertua karena tidak bisa memiliki anak, Dihina semua orang karena tidak bisa memiliki anak, Setiap orang yang bertemu selalu mengatakan mandul, Wanita tidak sempurna, Wanita Cacat, Wanita tidak ada guna" Mendongakan kepalanya mencoba menghentikan Airmatanya .

"Sebelum menikah dengannya aku sudah mengatakan kepadanya aku tidak bisa memiliki anak aku tidak sempurna, aku juga sudah memaksanya melepaskanku saat orangtuanya menolakku, namun dia tetap tidak mau melepaskanku, Dia berkata asalkan bisa bersamaku tidak memiliki seorang anak pun tak masalah" Menjeda kalimatnya sebentar "Namun sekarang semua ucapannya hilang, pada akhirnya yang tidak bisa memberikan seorang anak akan tetap terbuang"

Dava menatap wajah wanita yang sudah ia sakiti itu, Tak ada lagi senyum di bibirnya sekarang hanya ada wajah kesedihan di wajahnya, Dava tidak menyangka bahwa selama ini wanita di hadapannya ini menanggung semua kesedihanya sendiri, Senyum kebahagiannya selama ini ternyata hanya menutupi kesedihannya, Lantas kemanakah dia selama ini, Kenapa dia tidak tau apa yang di rasakan dan di alami Istrinya itu

"Ayrin...Maaf" Hanya kata itu yang terucap dari bibirnya, Dia tidak tau apa yang harus dia katakanya.

Ayrin menatap dalam wajah lelaki yang sebentar lagi akan menjadi mantan suaminya "Ya aku memaafkan, Lagipula ini salahku yang tidak bisa memberimu keturunan, Wanita sepertiku memang pantas di buang, Memang apa yang bisa kau harapkan dari wanita mandul sepertiku" Jawab pelan Ayrin namun masih terdengar jelas oleh dua manusia di depannya.

"Bukan begitu maksudku Rin" Jawab Dava.

"Dimana Surat yang harus aku tandatangani, Aku yakin Saat kau memutuskan membawa dia kesini kau susah menyiapkan Suarat yang harus aku tandatangani" Mengalihkan ucapan Dava.

Dava tak bisa menjawab lagi, Semua yang di katakan Ayrin adalah benar Dia sudah menyiapkan Surat cerai namun tidak dia bawa, dia fikir Ayrin akan menerima jika di madu namun dia salah.

"Beri aku waktu sampai besok untuk aku membereskan barang - barangku, Setelah itu aku akan keluar dari rumah ini" Ayrin bangkit dari duduknya.

"Kau tidak perlu pergi dari rumah ini, Rumah ini akan menjadi milikmu" Jawab Dava yang juga ikut berdiri.

"Aku tidak membutuhkan rumah ini, Ini bukan milikku, Kau kirimkan saja surat cerainya ke apartemen ku" Setelah berkata seperti itu Ayrin berlalu meinggalkan mereka berdua dan masuk kedalam kamarnya.

Setelah di tinggalkan Ayrin masuk kedalam kamar Dava mengajak Sindy untuk pulang, Namun langkahnya terhenti saat melihat meja makan yang di hias romantis, Sungguh dia telah menyakiti Ayrin dan pandangannya beralih menatap pintu kamar yang dulunya milik mereka tertutup.

Sindy mengikuti arah pandangan mata Dava, Sindy tau apa yang Dava rasakan."Ayo sayang kita pulang" Menarik tangan Dava keluar rumah.

Saat Dava sampai di mobilnya matanya tanpa sengaja melihat Ayrin yang berdiri di balkon dengan mendongkan wajahnya ke atas, Hal itu yang selalu di lakukan Ayrin saat dai bersedih. Dalam hatinya dia meminta maaf yang sebesar besarnya pada Ayrin yang sudah disakitinya, Tak tahan melihat Dava yang terus menatap Ayrin akhirnya Sindy menarik tangan Dava kuat dan mengajaknya untuk pulang, Dengan berat hati akhirnya Dava pulang bersama Sindy.

Saat sudah memasuki kamarnya Ayrin langsung menuju ke balkon, Dia berdiri disana dan mendongakkan kepalanya ke atas, Itu adalah kebiasaannya saat dia bersedih, Angin malam akan membuat nya tenang saat melakukan hal ini dan sedikit menghilangkan rasa sedihnya, Setelah di rasa cukup Ayrin kembali memasuki kamarnya, dia berbaring di ranjang mencoba menutup matanya dan berharap bisa benyatu dalam alam mimpi dan terbangun esok pagi dengan keadaan baik-baik saja.

PERCAYALAH KEBAHAGIAAN SEBUAH RUMAH TANGGA TIDAK HANYA DENGAN MEMILIKI SEORANG ANAK, KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA BISA DENGAN HAL YANG LAIN TERGANTUNG YANG MENJALANINYA.

Terus dukung karya pertama ku ini ya , Terimaksih🙏

1
Enih Rustini
mewek aku bacanya ...
Enih Rustini
nyesek banget
RisaRio
baguss
RisaRio
halllo otthor kita sama2 EXO-L
we are one EXOSaranghaja 😍
noona: Hallo EXO-L👋
total 1 replies
Suci Dava
Ayrin msh masa iddah
nurneni karim
Luar biasa
Tasya
Bagus se x ceritamu Thorr..
gak bosan aku membacanya..
cerita mu Menyentuh Hati dan Menceritakan Kehidupan Dunia yg Nyata...
Dewa Dewi
😭😭😭😭😭
Dewa Dewi
kok Caterine engga dpt karma apa2 thor? enak amat udh buang anak malah hidup bahagia
Modish Line
nih ibu2 tukang gosip blm pernah dijejalin cabe sekilo ya di mulutnya?
Bahrul Ulum
yah, Tuhan tg maha membolak balikkan hati manusia, begitu jg apa yg d katakan dokter, dokter menfonis tdk bs mempunyai keturunan, tp klo Allah sdh berkata" kun fayakun... " maka jadilah yg yg d kehendak Allah
YULIA cute: lllllllllll
total 1 replies
Bahrul Ulum
tuh kan, baru sj berganti setatus, sudah ada yg mau mendekati, mungkin karena ayein orang yg berhati baik.
Bahrul Ulum
baru mampir thor...
menarik ceritanya
Modish Line
akhirnya Albiyan hidup bahagia 👏👏
Modish Line
harusnya engga usah dikasih duit aja ..... keenakan bgt udh buang & telantarin anak kok enak amat malah dpt duit
Nadia
Dava sama Bima kenapa hidupnya ayem" aja,
Dewa Dewi
Happy wedding Ray & Ayrin🎉🎉🥳🥳🍷🍷🍾🍾
Santi Rizal
thanks for story
Santi Rizal
horang kaya mah bebas
Santi Rizal
semoga bahagia Rey dan ay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!