Kembali dari perantauan dan berhasil meraih impiannya menjadi Dokter. Aldo begitu bahagia, dia akan segera melamar kekasih hatinya.
Namun bukan kebahagiaan yang ia dapat, justru sang kekasih telah menjadi istri kakak kandungnya.
Rasa tidak terima membuatnya berniat merebut kembali kekasihnya, namun siapa sangka ia justru bertemu masa lalu ketika berada diperantauan. Apa yang sebenarnya Takdir mainkan pada mereka?
Bagaimana kelanjutan kisah Mereka?
Ini karya pertamaku, mohon maaf apabila banyak kesalahan dan membosankan.
Cover : By Instagram
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AfkaRista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hidup Berdua
Selesai sarapan semua keluarga kembali kerumah masing masing, sementara pengantin baru langsung menuju apartement.
"Ai, kamar kita yang atas sebelah kiri. ujar Aldi." Sebelahnya itu aku jadikan ruang baca, soalnya aku tahu kamu suka baca".
"Terimakasih by, Aira berkeliling mulai dari dapur. Hanya ada beberapa peralatan dapur, isi kulkas juga hanya berisi telur, susu dan buah. Tidak ada sayur disana. Kemudian Ia menuju ruang TV, ada sofa yang nyaman juga TV berukuran besar. Terakhir Dia masuk ke dalam kamar, Ia mendengar gemericik air, pasti Aldi yang ada dikamar mandi. Ia mengedarkan pandangannya, kamar ini lumayan luas, dengan ranjang King size, sofa, meja hias, juga dua lemari besar serta kamar mandi. Warna kamar abu abu, sama dengan kamar Aldi yang ada dirumahnya. Dengan hiasan minimalis. Terdengar pintu kamar mandi terbuka, menampakkan sosok suaminya, dengan celana pendek 3/4 dan kaos hitam polos, terlihat tampan dengan rambut yang masih setengah basah.
"By, kita perlu berbelanja beberapa alat dapur dan bahan makanan".
Aldi mendekatkan langkahnya, berhadapan dengan Aira dan memeluk pinggang gadis itu. Aira sempat salah tingkah, namun ia tak menolak perlakuan suaminya. Bagaimanapun Aldi berhak melakukan apa saja padanya bukan!.
"Baiklah, ayo kita jalan".
Setelah menempuh perjalanan, mereka sampai di salah satu mall, berjalan menuju houseware, Aira membeli beberapa alat dapur yang dibutuhkan. Setelah selesai mereka menuju supermarket. Berbelanja kebutuhan dapur, bumbu, sayur, ikan dan lainnya.
"My, kita makan dulu ya, nanti sore aja baru masak".
"Baiklah".
Mereka masuk ke salah satu restoran,
"Mau makan apa By?.
"Nasi goreng aja".
Merekapun makan berdua, setelah makan mereka keluar, baru keluar restoran mereka berpapasan dengan Damar. Damar hanya memandang tanpa menyapa, tatapannya tajam dan dingin membuat Aira merasa sedikit ngeri. Ia berlalu begitu saja.
"My, kamu kenal dia?,
"oh, ng..nggak kok, ayo kita pulang aja".
Setelah sampai di apartemen Aira menata belanjaan dikulkas dan menaruh beberapa peralatan di rak dapur. Setelah selesai ia ke kamar, ia melihat Aldi tidur diranjang. Dan memutuskan mandi. Selesai mandi ia memasak untuk makan malam. Memilih menu ayam kecap, bakwan jagung dan capcay, tentu saja makanan kesukaan suaminya. Ketika ia sedang menyelesaikan masakan terakhir, ada tangan kekar yang melingkar diperutnya.
"Kamu masak makanan kesukaanku My, bagaimana kamu tahu?".
"Mama yang cerita",
"Apalagi yang mama katakan?".
"Yakin Aby mau tahu?".
"Hmmm,,".
"Baiklah,,mama bilang anaknya yang satu ini sangat manja dan seperti anak kecil, ucap Aira sambil terkekeh.
Aldi melotot
"Mama bilang begitu?",
"heheheh, ya begitulah",
"Lalu apalagi?".
"Banyak....",
"Aih, sepertinya semua rahasiaku sudah dibongkar mama ya". Ujar Aldi semakin mengeratkan pelukannya.
"By, aku sedang masak, bagaimana bisa masak kalau kamu seperti ini",
"Aku suka begini My",
"Bener emang kata mama, kamu manja banget".
Aldi tak menjawab, ia meletakkan dagunya dileher sang istri, menghirup aroma rambutnya yang sangat menenangkan bagi Aldi.
Setelah masakan matang, mereka makan malam. Mereka juga membereskan bekas makan berdua. Hidup berdua, saling membantu dan saling melengkapi. Mereka menjalani hari hari dengan santai dan saling berbagi cerita. Hingga tanpa terasa usia pernikahan mereka sudah satu minggu.
Pagi ini Aira sudah mulai kembali bekerja, begitupun dengan Aldi. Aldi juga mengantar Aira dulu sebelum pergi ke rumah sakit.