NovelToon NovelToon
Ending Sang Ibu Tiri

Ending Sang Ibu Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Ibu Tiri / Perjodohan
Popularitas:41k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Nilam Sari

"Maaf nyonya, tapi bayi anda tidak bisa diselamatkan." Kata-kata itu seperti pisau yang menancap tepat di jantung nya membuat dia mati rasa.

Namun, tampaknya kematian memang mengikuti nya. "Mommy, pergilah bersama dengan bayimu. kau tidak pantas jadi mommy ku." Kata-kata itu dari bibir kecil dengan wajah yang polos namun senyuman licik terbit seiring dengan mobil yang meledak.

"Jika aku hidup kembali, aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama."

Mata itu terbuka dengan napas yang memburu. Dia melihat keseluruh tubuhnya dan sepasang tangannya yang terbuka.

"Baguslah kau sudah bangun. bersiaplah! Pernikahan mu menghitung jam!"

"Aku? hidup kembali?"

Bagaimana kelanjutannya? Apakah akhirnya akan tetap sama atau berubah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Me time

Aurora, tak henti-hentinya tersenyum seiring dengan langkah kaki mereka setelah keluar dari mobil. Logan, dia sendiri yang mengemudi, hanya ada keluarga kecil itu, tanpa gangguan seperti Miranda. Tapi, Athena tidak lupa, kalau sosok kecil yang menggemaskan didekatnya adalah bagian dari gangguan itu.

Logan mengenggam tangan kecil putrinya. Aurora terus menerus berceloteh seolah mereview apapun yang dilihatnya maupun dilaluinya. "Daddy! Aku mau coba itu!" Tunjuk Aurora pada sebuah kedai yang tampak ramai antrian.

"Rora mau itu?" Aurora mengangguk kecil. "Iya Daddy!"

"Baiklah, kita kesana." Mereka menyebrang, lampu merah menyala dan gegas mereka menyebrang bersama. Athena menunggu drama dari putri tirinya itu.

"Aurora mau es krim strawberry!" Pinta aurora melihat menu terlaris yang terpajang di depan toko.

"Baiklah, kita tunggu disini."

"Mommy mau?" Aurora berbalik, menatap Athena yang berdiri di sebelah Daddy nya.

"Ya, jika tak keberatan."

"Tentu saja, ini kan waktu kita! Benarkan Daddy?"

"Iya." Jawab Logan dengan senyum kecil.

'Hitungan selesai!'

"Kenapa sayang? Hei, putri Daddy berkeringat." Logan menunduk memeriksa keadaan putrinya. Wajah Aurora tampak memerah, dengan keringat yang keluar membasahi wajahnya.

"Tidak apa Daddy. Sebentar lagi kan makan eskrim." Ujar Aurora.

"Tidak, rora harus minum dulu."

"Daddy akan....." Tapi Logan merasakan tangannya ditarik oleh putrinya.

"Ya sayang? Sebentar ya. Daddy beli dulu."

"Daddy, Rora ikut."

"Tidak sayang, rora disini saja mengantri dengan mommy Athena." Tapi putrinya menggeleng, Logan menghela napas dan bicara kembali.

"Aku saja, lagipula dekat." Ujar Athena, dia tau kemana arah pembicaraan ini, terutama Aurora.

"Baiklah, ini uang nya."

"Ok." Athena mengangguk. Dia melangkah meninggalkan kedai itu. Jalan ini salah satu tempat wisata dengan deretan kedai berjajar rapi menjual berbagai macam barang.

Dibalik wajah merah dan berkeringat itu, Aurora tersenyum kecil. Dia ingat pembicaraan nya dengan sosok yang disayangi nya yaitu aunty Miranda. 'Rora janji, besok Daddy tidak akan pergi dengan siapapun dan kemanapun! Aunty jangan sedih ya.'

'Sungguh rora? Tapi, nanti aunty takut kalau ketahuan oleh kakek mu.'

'Tidak aunty. Aurora janji!'

'Sungguh?' Rora mengangguk seraya menghapus air mata Miranda.

'Bibi jangan menangis lagi.'

'Kalau begitu, rora bantu aunty.'

Logan melihat kepergian Athena. Tentu saja itu disadari oleh Aurora. Dia tidak suka, baginya Athena adalah wanita yang membuat aunty Miranda nya bersedih. "Daddy, antriannya sudah dekat!"

"Iya sayang. Kalau begitu, ayo."

"Pesan apa tuan?" Tanya penjaga kedai dengan senyuman.

"Es krim strawberry."

"Maaf, itu sudah habis. Mungkin mau mencoba rasa lain?" Tawar wanita muda itu.

"Tidak, Rora tidak mau."

"Maaf , kami tidak jadi beli."

"Tidak apa Tuan. Sekali lagi kami mohon maaf karena stok nya sudah habis."

"Kalau begitu cari tempat lain saja Daddy! Ayo Daddy! Ayo!" Logan mengikuti langkah putrinya keluar dari kedai.

"Ayo Daddy! Itu kedai es krim yang lain!"

"Sebentar ya, tunggu mommy Athena dulu."

"Tapi kedainya dekat Daddy! Kita juga antre, nanti pasti mommy menemukan kita. Mommy kan sudah dewasa. Ayo Daddy! Ayo!" Bujuk Aurora, anak itu percaya Daddy nya tidak akan menolaknya.

"Baiklah, kita kesana. Kalau tidak ada, kita tunggu mommy Athena. Ok?"

"Ok!" Aurora setuju. Logan kembali menoleh ke toko yang Athena datangi, disana tampak ramai, mungkin dia tengah mengantri.

"Ayo Daddy!"

"Iya sayang, iya." Setelah sampai di kedai kedua, Aurora terus mengalihkan perhatian Daddy nya. Dia yakin, wanita itu tidak akan menemukan mereka. Apalagi, sekarang ramai, dan seperti yang dikatakan oleh aunty Miranda nya....

'ibu tiri mu itu tidak tau daerah ini. Setidaknya, dia akan kesulitan dan kelelahan karena terpisah dari dirimu dan Daddy mu. Dan.....'

'Daddy dan dia tidak jadi berangkat! Karena kita harus mencarinya! Yeee!'

'Pintar!'

'Tapi, Daddy punya ponsel. Pasti nanti dihubungi.'

Miranda tersenyum kecil. 'Kalau itu, serahkan pada aunty. Sini, aunty bisikkan.'

'Untung saja Daddy tidak sadar, kalau ponselnya aku tinggalkan di dalam mobil. Jadi, percuma saja dihubungi!' batin Aurora senang dengan rencananya dan aunty Miranda nya.

"Enak Daddy! Suapi Rora lagi!"

"Baiklah, untuk putri kecil Daddy, ini strawberry nya yang besar."

"Manis sekali! Terimakasih Daddy! Rora senang sekali. Daddy! Aurora mau beli itu!" Tunjuk Aurora mengajak ke penjual makanan.

'Pasti ibu tiri ku itu kebingungan mencari kami! Hihihi, rasakan itu!'

Sedangkan sosok yang dipikirkan kebingungan, Athena justru tengah duduk manis menikmati semangkuk makanan yang menguap didepannya. "Anak itu berpikir aku mencarinya dan Daddy nya itu seperti orang gila. Dulu aku melakukan nya dan menyia-nyiakan kesempatan untuk menikmati waktu sendiri. Sekarang, tidak lagi!"

"Ini minuman nya nona."

"Terimakasih." Ucap Athena tersenyum manis menatap jalanan yang begitu ramai dibalik jendela restoran.

"Terapi shock nya akan dilanjutkan nanti, untuk putri ku yang manis itu."

Bersambung....

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak 🥰 🥰 🙏

1
Akasia Rembulan
semoga bahagia selamanya..
chataleya
Dewi Athena dilawan... 🤣🤣🤣
chataleya
ayo taklukkan suamimu Athena 👍
chataleya
siap mengasuh bocil kematian 🤣
Dewi kunti
berpandangan mata,apa berpegangan tangan
Wahyuningsih
lanjut thor yg buanyk klau up n hrs tiap hri jgn lma2 upnya thor tk inaaak menunggu sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪 n makaciih tuk upnya
Wahyuningsih
mampus meryua dajal emang
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
skakmat kan 🤣, puas banget aku /Proud/
Dewi kunti
hhhhhhh emak mertua di smash smp gak berkutik
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
skakmat kan 🤣, puas banget aku /Proud/
aku
sejane jenipong iki kenaWhy?? agk laennya jauh bnr 😌😌
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
itu si Jennifer gak introspeksi diri sama sekali ya? aduhh, bisanya hanya nyalahin orang😑
MataPanda?_
lanjut trus kak up banyak"😄
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
singa betina dan anjing?? wah siapa yang menang tuh🤣
aku
agk aneh si log. apa dy hbs terlahir jg? 🤔🤔
mauza
next
mauza
upp
Dewi kunti
naaaaahhhh gitu,belajar untuk menerima selagi itu baik
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
ihhh, kesel banget sama si Jennifer, bisanya nyalahin orang terus, gak mau intropeksi diri. lebih baik kalian pindah ke rumah baru, kalau masih sama Jennifer, yang ada si Jennifer pengaruhi Aurora yang enggak-enggak terus, dan akhirnya malah jadi anak yang pembangkang😑
N. Siti 12mplb_ukk
smgt thor dtnggu up nya 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!