NovelToon NovelToon
TEROR LEAK (Jiwa Yang Tergadai)

TEROR LEAK (Jiwa Yang Tergadai)

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Mata Batin / Tumbal
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Putu Saraswati, seorang gadis yang tidak pernah percaya dengan mistis, harus dihadapkan pada sebuah kenyataan menyakitkan, dimana sepupunya Kadek Dwi, harus mengalami sakit keras setelah acara Metatah dan pernikahan yang dilaksanakan secara bersamaan.

Segala upaya di lakukan, dari dokter dan juga dukun, tetapi tidak ada yang sanggup mengobatinya...

Bagaiamana kondisi Kadek Dwi, dan perjuangan Putu Saraswati dalam mengungkap teror yang menimpa keluarga dan juga warga desanya...

ikuti kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pura Dalem—2

Melihat Dwi sudah di ambang pintu Pura, Nyoman Sari dan Putu Satya bergegas untuk mengejar.

Wuuush!

Satu serangan yang tak terlihat membuat mereka terpental dan mendarat di atas paving blok.

Sementara itu, Dwi sudah berada di dalam Pura, dalam kondisi gelap gulita.

Saraswati yang baru saja tiba, langsung berlari memasuki Pura. Ia tak peduki dengan bibinya, dan menggenggam erat trisula di balik kain stagennya. Cahaya keperakan mulai menyala meski dengan cahaya samar layaknya seperti senter.

Nyoman Sari menyipitkan matanya, untuk melihat siapa yang datang. Tetapi suasana yang sangat gelap, membuat ia tidak tahu siapa yang berlari memasuki Pura.

Dan saat bersamaan, Kalandra muncul di sampingnya, dan hanya Saraswati yang dapat melihatnya.

"Ingat, Saras. Kau baru saja mengembalikan ingatanmu yang cukup sedikit. Jangan melawannya secara langsung, kau cari Dwi, dan aku yang menahan Ratih,"

Saras hanya menganggukkan kepalanya, dan mereka memasuki Pura Dalem.

Di dalam Pura, suasana sangat gelap sekali. Aroma kemenyan dan dupa yang bercampur anyir darah menguar menjadu satu.

Suara lolongan anjing tak juga berhenti, dan di dekat altar terdapat patung Dewi Durga yang semakin menambah bulu kuduk meremang.

Di bawah patung tersebut, Dwi duduk bersila. Rambutnya tergerai, dan di depannya, satu sosok Leak duduk di atas batu lingga, lidahnya merah dan panjang menjulur hingga ke lantai.

"Akhirnya kau datang juga, mempelai yang cantik," desis Leak tersebut. Tumbal metatah... Rasanya sangat manis,"

Leak itu tertawa dengan suara yang cukup berat. Kukunya yang runcing dan tajam mencakar dada Dwi. Dari lukanya keluar asap putih yang mirip seperti helaian benang halus, dan itu adalah jiwa Dwi.

"Jiwamu aku gadaikan di sini! Di Pura Dalem! Saat bulan purnama, saat Kajeng Kliwon, maka tidak akan ada yang dapat mencegahnya, kau sekarang adalah milikku!"

Benang putih itu melesat ke tangan Leak, dan ia menancapkannya ke altar Dewi Durga, dan mendadak altar retak, lalu symbol tumbal menyala merah.

Saras yang melihatnya berteriak, lalu menancapkan trisula ke lantai pura, dan cahaya keperakan berpendar, lalu meledak.

Buuum!

Saras mencoba memutus ikatan tersebut, tetapi mendadak kepalanya seperti di serang ribuan jarum yang berloma untuk menusuknya. Segala ingatannya kepada bapak, ibu, dan adiknya perlahan melemah kembali.

Dwi menoleh ke arah Saras. Tetapi tatapannya sangat kosong wajahnya memucat, dan bibirnya seperti retak-retak menahan sesuatu dari dalam.

Saras merasakan tubuhnya cukup lemah, dan ia menghampiri Dwi dengan langkah yang sempoyongan.

Kalandra melesat maju, menahan serangan Leak yang sudah berwujud sangat mengerikan. Jiwa Dwi yang sudah tergadai, membuatnya menjadi sempurna, ia sudah dapat berubah menjadi sosok yang diingikan. Rambut awut-awutan, taring yang semakin memanjang, dan lidahnya yang semakin merah.

"Bawa Dwi keluar dari sini, dan aku yang akan menahannya!" teriak Kalandra.

Leak melirik ke arah Kalandra. "Kau penghuni dalam trisula? Bagus sekali! Karena aku juga membutuhkanmu!"

Mereka bertarung, dan dentuman energi keduanya terdengar cukup keras, sehingga membuat patung Dewi Durga berguncang.

Di sisi lain, Saras mengguncang tubuh Dwi. "Dwi, sadar! Ini aku kakakmu, Saras!

Dwi membuka matanya, tetapi kembali tertutup, dan saat bersamaan, Kadek Satya dan Nyoman Sari masuk ke dalam.

Saras terpaksa menyelinap pergi, ia tidak ingin mereka melihat berada di dalam Pura, sebab akan menimbulkan persepsi negatif.

"Dwi... Dwi, bangunlah!" Kadek Satya membopong tubuh sang istri yang sudah sangat lemah, dan membawanya pulang kerumah.

Setelah melihat sang bibi pergi, Saras kembali ke patung Dewi Durga. Ia melihat jiwa di altar semakin kencang, dan jika terputus, Dwi akan mati, jika sampai Leak itu membawanya, maka Wayan Ratri akan semakin kuat dan abadi.

Saras menggigit bibirnya hingga berdarah. Darah itu ia teteskan ke gagang trisula. "Jangan ambil jiwanya, ambil saja ingatanku!"

Trisula bergetar. Cahaya perak berubah menjadi merah, dan ia menebaskan benang jiwa Dwi di altar, tetapi tidak terputus, hanya saja mengendur.

Altar berguncang, dan Leak terpekik kesakitan. "Kau tidak akan dapat menebusnya! Jiwanya sudah tergadai, tidak siapapun yang dapat menebusnya! Hahahahahaha..." suara tawa yang terdengar begitu mengerikan, dan membuat dinding Pura bergetar.

Tubuh Saras lemas dan jatuh berlutut di lantai Pura.

Saras sudah mengorbankan ingatannya, dan tidak ada lagi nama ibu, bapak, dan adiknya, ia terlambat, tak dapat memutus benang perjanjian, hanya mengulur waktu.

Sementara itu, bulan purnama muncul dari balik awan, dan tidak seluruhnya muncul.

Leak itu bergerak mundur, dan tubuhnya di penuhi asap hitam. "Saras, kau tidak akan bisa menebusnya, saat Kajeng Kliwon nanti, lihat saja apa yang akan terjadi!"

Suara Leak tersebut terdengar menggema, lalu perlahan menghilang, dan meninggalkan aroma anyir darah yang memualkan perut.

"Hah!" Saras merasakan dadanya cukup sesak, dan Kalandra datang membantunya. "Ayo... Kamu belum cukup pulih, jika memaksakan, maka kamu yang akan musnah," pesan Kalandra pada sang gadis.

"Tapi Dwi, bagaimana dengannya?" tanya Saras dengan bibirnya yang gemetar.

"Kita akan usahakan, tetapi kemampuanmu belum begitu sempurna, sangat berbahaya, kita akan melihat pada hari Kajeng Kliwon nanti," ucap Kalandra, dan membimbing Saras untuk bangkit dari lantai Pura

Saras meninggalkan Pura Dalem dengan wajah yang pucat, kepalanya terasa cukup sakit, dan ia tidak begitu kuat untuk melawan kekuatan Leak tersebut.

Sementara itu, Dwi sudah tiba di rumah. Kadek Satya bergegas membawa sang istri ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan, sebab wajah sang istri cukup pucat.

Nyoman Sari membangunkan sang suami yang masih tertidur pulas, dan malam pengantin berubah menjadi malam petaka.

"Bli, bangunlah. Dwi mengalami musibah." ia mengguncang tubuh pria tersebut, dan membuat Putu Angga terbangun.

"Ada apa, Nyoman?"

"Kita harus ke rumah sakit, Dwi mengalami sakit, dan ini sangat genting," ucapnya lagi.

"Hah?!" Putu Angga langsung terbangun, dan tanpa mengucek matanya bergegas keluar dari kamar, lalu menuju ke garasi mobil.

Akan tetapi, karena nyawanya yang belum kumpul, ia justru mengeluarkan sepeda dan matanya masih merem.

"Ya ampun, Bli. Mobilnya sudah di depan, kita tinggal naik saja," Nyoman Sari menuntun suaminya menuju mobil yang sudah di siapkan oleh Kadek Satya.

Dalam hitungan menit, mereka sudah meluncur ke rumah sakit, dan melaju dengan cukup kencang.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya mereka tiba di rumah sakit, dan membawa Dwi untuk di periksa, sebab sedari tadi belum juga sadar.

Pihak medis menyambutnya dengan ranjang pasien, lalu membawanya ke ruang pemeriksaan.

Saat di periksa detak jantung dan juga tekanan darah, semuanya tampak normal.

"Kita akan coba cek darah," ucap petugas medis, lalu meminta Kadek Satya agar melapor ke ruang labor untuk mengambil sample darah Dwi.

1
Desyi Alawiyah
Semoga hati Kadek Arya terketuk, dan mau menerima Chandra sebagai menantu serta memaafkan Saraswati.. 😌

Karena bagaimanapun Saraswati anaknya.. 🤧
Desyi Alawiyah
Tuyul? 😯😯😯
neni nuraeni
semoga Kadek Arya cepat luluh hati nya agar merestui pernikhn Saras dan chandra
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
edan ini si arya
hadeh punya bapak kok bisa ya memlilih kasta dr anak
aq bgg deh
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
waduh aq mau si arya menyesal dengan sangat2
gila ya hany kasta yg di pandang nya gemblung

kyk keturunan ningrat ya kek gtu
tp skrg udah g sih hehehehe
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ: ggo opo kk 🤣🤣🤣
total 4 replies
Desyi Alawiyah
Udah deh Arya, jangan keras kepala... Gimanapun juga Saras kan anakmu.. masa kamu tega membenci anakmu sendiri.. 😥
Desyi Alawiyah
Kadek Dharma kali Kak 😄
neni nuraeni
iihhh seruuu lnjuttt
Anggita.🤗
mampir thor, lama gak baca jd kangen othor q. 🤭🤭
kmaren akun yg dulu khapus. 😌
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih, Kak
total 1 replies
neni nuraeni
hadeeh si Komang Sinta mlh nylhin anak dan menantunya,,, pdhl mereka mati"an ingin menyelamatkan Kadek darma, kalau memang benci knp DTG,,, kalau sayang restui aja,,, toh anakmu ga knp",,, ih aku ya kasian ma Ketut Chandra ma saras
kinoy
emh..alamat alamat ni mah..Komang sints yg td y baik dah ni mah slh paham ke Saras JD nyalahin dah
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
waduh malah jadi incaran saras jadi sasaran kemarahan sang ibu pula
hadeh smownkapan itu akan berkahir kasiham saras
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ: hooh g cuma repot tp kuuues tenan
total 7 replies
Desyi Alawiyah
Wayan Ratri yah? 😫😫

Kayaknya Wayan Ratri nggak akan berhenti, sebelum mendapatkan apa yang ia mau.. 😌
Desyi Alawiyah
Waduh 🤣
kinoy
ea..ea..ea
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
ini dadong nua si candra g abis2 bikin onar saja kapan matinya ya 🤣🤣
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ: enak nya makan dong2 mbk ning kro di lutis
total 2 replies
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
gas pol ndangak can alah cemen kau 🤭🤭🤭
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ: wehhh jadi harus pa dlu inu
total 2 replies
༺⬙⃟⛅ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
apakah ayah nya saras g akan menoleh ke anak nya
masa iya air lebih kental dr darah
weeh piye iki
ada ya pepatah mantan anak

ini gila deh
neni nuraeni
weeh udah MLM pertamanya nih,, semoga mereka bisa mngtasi setiap mslh termasuk mslh si leak
neni nuraeni: 💪💪💪 kak thor😁😁😁lnjut
total 2 replies
Desyi Alawiyah
Bilang aja sih ngga papa. Wayan Ratri juga tega kan, membunuh anaknya sendiri, istrinya pak Gantari.. 🤧
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: syok bapake😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!