“Ternyata Meisya tidak pernah menikah lagi setelah kami bercerai!” Sebuah informasi yang Kenzo dengar hari itu menimbulkan semangat baru di dalam diri Kenzo setelah tiga tahun lamanya terpuruk dalam luka yag begitu dalam karena berpikir mantan istrinya sudah menikah lagi.
Mengetahui hal tersebut, lantas saja membuat Kenzo berencana untuk merebut cinta mantan istri yang masih ia cintai sampai saat ini.
Ya, meski sudah dua tahun berpisah dengan Meisya, besar cinta Kenzo pada Meisya masih saja tetap sama. Bahkan, setelah mendengar Meisya berencana menikah dengan pria lain, Kenzo masih saja sulit untuk melupakan rasa cintanya pada Meisya.
“Aku akan mendapatkan kamu kembali bagaimanapun caranya, Mei!” Kenzo ~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TCMI 17 - Pulang Dengan Mantan Suami Saja
Baru saja terbaring di ranjang kamarnya, Meisya mendapatkan panggilan telfon dari Rendy. Melihat panggilan telefon dari calon suaminya itu, membuat Meisya jadi berpikir apakah ia harus mengangkatnya atau tidak. Pasalnya, ia sedang lelah dan ingin segera istirahat. Ditambah lagi bisa saja ada pertanyaan yang diberikan Rendy untuk dirinya nanti.
“Sudahlah, aku angkat saja.” Putus Meisya tidak ingin buat Rendy jadi khawatir pada dirinya.
“Sayang, maaf sekali lagi karena aku gak jadi jemput kamu tadi.” suara Rendy di seberang sana terdengar penuh sesal. Sejak tadi ia tidak bisa tenang karena memikirkan Meisya.
“Gak masalah, kak. Aku udah besar dan bisa pulang sendiri. Lagian tadi aku juga udah bilang agar kakak gak usah jemput aku.” Balas Meisya. Jika wanita lain merajuk tidak jadi dijemput sang pujaan hati, berbeda dengan Meisya yang terdengar acuh saja.
Rendy tak lega begitu saja. Dia masih saja merasa bersalah pada Meisya. Tak lama berselang, panggilan telefon keduanya sudah mati. Meisya yang memberi alasan agar telefon mereka segera berakhir. Sebab, wanita itu sudah malas untuk berbicara terlalu lama di saat energinya sudah hampir habis.
“Untung saja kak Rendy gak bertanya tentang Kenzo.” Meisya merasa lega sekali rasanya. Karena Rendy tahu jika Kenzo juga termasuk ke dalam orang yang diundang di dalam acara tadi. Mengingat Rendy juga satu kompetisi dengan dirinya. Andai saja Rendy mempertanyakan tentang Kenzo, entah apa yang akan Meisya jawab pada Rendy.
Sementara itu, wajah Kenzo terlihat terus tersenyum mengingat kebersamaannya dengan Meisya di dalam mobil tadi. Meski tidak terlalu banyak berbicara, tapi itu sudah cukup membuat Kenzo merasa amat bahagia. Toh dirinya juga memang sengaja menjaga diri agar tidak terlalu banyak bicara dengan Meisya agar Meisya bisa nyaman berada dekat dengan dirinya.
“Waktu pernikahan Meisya dan Rendy tinggal sudah hampir dekat. Aku harus bisa secepatnya merebut Meisya dari Rendy sebelum semuanya terlambat.” Gumam Kenzo saat sudah berada di apartemen yang menjadi tempat tinggalnya saat ini.
Bukan hanya berwacana saja untuk segera menarik Meisya kembali ke dalam pelukannya, Kenzo memaksanya wacananya dengan nyata. Seperti malam itu, Rendy kembali menawarkan Meisya untuk pulang bersama dirinya saat Meisya sedang menunggu Rendy yang hendak menjemput dirinya.
“Tidak perlu repot-repot. Aku dijemput pulang oleh calon suamiku.” Kata Meisya menolak tawaran Kenzo.
Baru saja Meisya memberikan penolakan, ponselnya sudah berbunyi dan memperlihatkan nama Rendy di sana. Berpikir jika Rendy sudah hampir dekat menjemput dirinya, Meisya segera mengangkat panggilan telefon dari Rendy.
“Sayang, maafkan aku. Aku gak bisa jemput kamu sekarang.” Rendy memberikan penjelasan tentang alasannya tidak bisa kembali menjemput Meisya.
Meski Meisya tidak menghidupkan speaker panggilan telefonnya, tapi Kenzo masih dapat mendengar percakapannya dengan Rendy dengan jelas. Sebelah sudut bibir Kenzo pun tertarik mendengar perkataan Rendy pada Meisya.
“Bagaimana ini.” Lirih Meisya setelah panggilan tertutup. Entah mengapa akhir-akhir ini Rendy suka sekali membatalkan janjinya. Membuat Meisya jadi merasa sebal saja.
“Bagaimana? Tawaranku masih berlaku. Karena sepertinya calon suami kamu gak jadi jemput kamu, bagaimana kalau kamu pulangnya dengan mantan suami kamu saja?” Tanya Kenzo dengan sebelah alis terangkat ke atas.
Meisya melotot mendengarnya. Bisa-bisanya Kenzo menegaskan kata-kata pada dirinya jika ia adalah mantan suaminya.
tapi terimakasih untuk karyanya.. semoga sukses 💪🏻
ditunggu launching novel terbarunya
kak shy jangan lama-lama ya, sehat selalu dan samangat selalu kakak....