IG: ras_by.ar_
Fuxin (70 tahun), seorang Queen Mafia asal Tiongkok yang tidak begitu terkenal geng Mafia nya. Meninggal karena habis usia, tidak terima harus masuk neraka karena merasa dia tidak pernah berbuat kejam.
Maka Kakek langit memberinya sebuah misi untuk pergi ke dunia Beastman. Dengan misi harus menjaga dunia dari kepunahan, dia di bekal dengan sebuah sistem melahirkan banyak keturunan.
Siapa takut? Tidak tahu saja pekerjaan lainnya selain sebagai Queen Mafia Gadungan adalah sebagai Sugar Mommy.
"Banyak sekali laki-laki tampan yang Sixpack di sini?!"
"Kamu imut sekali! Bulu dan kuping nya sangat lembut!" -Fuxin.
"Kakak, aku belum dewasa!" Jantan yang belum dewasa dengan merona.
[ Tuan rumah tolong serius! Jangan mengoleksi suami terus, tidak tahu ya sedang misi? ]
"Kamu pikir aku sedang apa? Tentu saja membuat keturunan untuk misi!"
Sistem menghela napas, entah Kakek langit terlalu tepat memilih host atau emang perempuan ini agak eror...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17
"Ahhh~ "
"Uhkk~ "
Setelah sampai di sungai Fuxin dan Ye Ling sama-sama terdiam, muka mereka memerah. Suara erangan terdengar hampir di sepanjang perjalanan, terutama Ye Ling yang pendengaran nya sangat tajam.
Itu adalah suara dari para beast yang memiliki betina, Fuxin sempat melihat sesaat suara erangan terdengar dari sekelompok beast yang berkerumun. Membayangkan betina itu di kelilingi dengan tubuh sixpack dan wajah tampan, Fuxin jadi ngiler.
"Apakah sebaiknya kamu mandi di tempat ku saja? Di gua ku ada Kolam kecil,"
Dalam hati Fuxin memaki dan menampilkan ekspresi wajah merong, 'Mengapa tidak dari tadi? Kamu memang senang membuat ribet ya?!!'
Namun pada kenyataannya. "Yaaa... Jika kamu tidak keberatan, aku berterimakasih." Ucap nya dengan suara lembut dan ramah.
Wajah Ye Ling kembali memerah, pada akhirnya mereka berdua kembali ke gua Ye Ling.
[ Tuan, kalian berdua sama-sama mau ngew---eu. Kenapa kamu pakai taktik murahan segala? ]
'Hah, pergilah! Siapa suruh kamu suruh aku mengandung cepat-cepat. Kamu pikir aku mempertahankan citra betina lembut ini untuk apa? Huh!'
Seru Fuxin, dia masih agak dongkol karena di suruh cepat-cepat jadi bumil. Padahal dia masih mudah, namun Fuxin berpikir sekali lagi jika ini tugasnya. Jadi dia pikir-- 'Sudahlah, toh sama saja. Jika hamil aku akan di hormati, dan bisa pilih-pilih jantan lagi karena ini zaman monogami.'
Tidak lama kemudian.
"Kamu bisa mandi dengan tenang, aku akan di belakang. Namun jangan terlalu lama di air, kamu bisa sakit nanti...." Ucap Ye Ling dengan perhatian kecil di akhir yang membuat wajahnya memerah.
"Terimakasih~ " Fuxin tersenyum kecil menatap kepergian jantan Serigala besar itu, tubuhnya yang besar berotot dan wajahnya yang tampan di tambah dengan wajah memerah sungguh terasa menggemaskan di matanya. Fuxin kurang sadar saja bahwa Ye Ling menatap dirinya dengan lebih merasa gemas.
"Uhkkk, memang dingin..." Tubuhnya menggigil, namun tekad nya sudah bulat. Ayo kawin dengan Ye Ling!
"Sistem, keluarkan Shampo."
Sementara itu di luar.
Wajah Ye Ling masih memerah, dirinya terasa panas dingin. Ye Ling menggeram kesal, dia sedang birahi!
Di belakang nya ada Fuxin yang sedang mandi, apa dia kabur saja? Sebelum Ye Ling sapa melangkah, suara perempuan dari dalam memanggil nya. Ye Ling terdiam membeku, namun panggilan itu masih sama, dia akhirnya mendekati panggilan Fuxin.
'Aduh, kenapa lama sekali? Aku sudah membeku jadi es ini!'
Namun tidak lama kemudian Ye Ling pun datang, saat Ye Ling semakin dekat dan memasuki ruangan Kolam kecil. Dia bisa mencium wangi manis dari Betina itu tercium di udara, begitu pekat dan memabukkan.
Ye Ling pikir apa Fuxin juga sedang birahi? Karena betina yang birahi akan mengeluarkan Feromon yang akan menarik jantan, namun Ye Ling tidak tahu seperti apa wangi Feromon itu. Jadi dia pikir Fuxin juga sedang birahi, pemikiran untuk kawin dengan Fuxin pun semakin meningkat.
"A-ada perlu apa?"
"Pakaian ku basah, aku kedinginan, bisakah pinjamkan aku kulit binatang." Suara Fuxin yang terdengar lembut dan malu-malu entah mengapa terasa semakin memancing dari tubuh Ye Ling.
Byurrr~
"Eh?"
Ye Ling melompat ke kolam, lebih tepatnya melompat ke arah Fuxin. Dalam sekejap sudah ada di hadapan Fuxin, tangan besar itu memeluk Fuxin. Tubuh besar Ye Ling membuat Fuxin terlihat tenggelam.
"Aku ingin menjadi jantan mu, apakah boleh?" Wajah memerah dan tubuh yang tubuh yang terasa hangat mendekati panas saat kulit mereka bersentuhan.
'Tertangkap' batin nya dengan menyeringai licik, namun tatapan licik itu semakin menjadi.
"Y-ye Ling, kamu ingin jadi jantan ku? Apakah karena kamu sedang birahi? Aku tidak mau kamu jadi pasangan ku hanya karena kamu birahi~ " Ucap Fuxin dengan nada dramatis, namun dialog nya terasa tidak mendukung untuk adegan dramatis.
"Tidak...! Aku benar-benar menyukaimu, aku ingin kamu!" Ye Ling menarik wajah Fuxin dan mencium nya.
Ciuman yang terasa panas dan menuntut terasa menggairahkan. Hingga beberapa waktu kemudian ciuman berakhir, Fuxin cukup jago berciuman tau? Baru sekali ciuman Ye Ling sudah terlena dan tidak sabar.
Fuxin merasa senang mempermainkan jantan birahi yang sedang malu-malu ini, rasanya menggemaskan---
[ Tingkat birahi sudah 90%, jika mencapai 95% tuan tidak akan bisa menahan keganasan nya ]
Oke, sebaiknya dia mulai serius!
***
Like dan komentar yang banyak, author harus sekolah oke!
ditunggu s2 kak