>>>SEASON 1<<<
Natasha yang dijodohkan dengan Fadhil, sabatnya sendiri. Harus menelan pil pahit ketika pacar Fadhil kembali disaat Natasha sudah menikah dengan Fadhil.
Lalu apa jadinya, ketika Natasha hamil, Pacar Fadhil juga mengaku hamil setelah berhasil menjebak Fadhil di saat mereka sudah putus.
Akankah Natasha memaafkan Fadhil dan menerimanya kembali? Atau memilih merelakan suaminya untuk wanita lain?
>>>SEASON 2<<<
Nazira Taraan, Anak dari Natasha.
Dan Nabilla Anastasya, Anak dari mantan Pacar Fadhil. Beranjak dewasa bersama, walaupun sering diperlakukan berbeda.
Ana, sapaan untuk Nabilla Anastasya. Gadis malang itu tidak tahu, mengapa dia diperlakukan berbeda.
Sampai dia harus dijodohkan dengan Alfath. Yang bermaksud hanya untuk mendapatkan Anak dari rahim Ana. Karena istrinya mandul.
Ana yang padahal sudah memiliki pacar saat itu tidak punya pilihan, kecuali menuruti keinginan keluarganya.
Akankah penderitaan Ana terbayarka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Lestary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nazira Terluka
***
Beberapa hari berlalu .. Mai sudah mulai terbiasa dengan pekerjaan dan tugas-tugas nya ..
Dia tidak hanya membantuku menjaga anak-anak, tapi juga cekatan membantu ku membereskan rumah .. walau tanpa aku suruh ..
Aku memang menyuruh mai untuk tidak terlalu terfokus kepada pekerjaannya yang terlalu monoton mengikuti gaya-gaya baby sitter pada umumnya didalam serial-serial televisi ..
Aku menyuruhnya untuk bekerja tetapi tetap santai .. anggap saja seperti dirumah sendiri .. sedang mengurus ponakan sendiri ..
Aku memang lebih menganggapnya seperti adik.. karena usia kami yang terpaut hampir enam tahun ..
Aku sering membimbing dia di sela-sela pekerjaannya ..
Dia pun sudah mulai terbuka padaku..
dia sering curhat tentang keluarganya, tentang pacarnya yang sekarang berada di kampung tempat dia tinggal..
***
Setelah makan malam, kami menghabiskan waktu bermain bersama anak-anak sambil nonton TV diruang keluarga ..
Sambil sesekali tertawa melihat kelucuan Andre dan Sule di acara IniTalkShow ...
saat sedang asik bermain dengan anak-anak Handphone Fadhil berdering .. dia bergegas pergi menjauh ketempat yang lebih sunyi karena tidak ingin terganggu dengan suara televisi saat sedang bertelfon ..
Lalu tak lama aku pun pergi kedapur berniat mengambil beberapa buah untuk dimakan sambil menonton ..
Mai yang sedang fokus dengan acara di televisi tak menyadari kalau Nazira sudah melangkah menuju tangga .. mengikuti aku yang turun kedapur ..
Saat sedang menuruni tangga yang tersisa 3 anak tangga lagi Nazira tersandung dan akhirnya terjatuh ..
Aku yang di kagetkan dengan suara tangis Nazira yang begitu kuat langsung berlari menghampirinya dan langsung mengendongnya ..
Aku begitu panik ketika melihat ada darah dikeningnya ...
Tak lama, Fadhil pun menghampiri ku dengan raut wajah yang tidak kalah paniknya..
walaupun lukanya tidak terlalu parah, namun ini adalah untuk pertama kalinya dia terluka..
Fadhil langsung mengambil kotak p3k dan mengobati luka Nazira ..
"Kok Nazira bisa sampai jatuh dari tangga gini ?" tanya Fadhil dengan nada yang sedikit agak emosi ..
"Tadi aku niatnya mau ambil buah didapur .. tapi lupa kasih tau Mai untuk liat anak-anak. aku pikir dia tau kalau aku kedapur .. Maaf ..!!!" ucapku yang hampir menangis ..
"Besok-besok tolong lebih hati-hati lagi.. aku gak mau hal seperti ini terjadi lagi.. untung lukanya gak parah.. coba kalau sampe terjadi apa-apa gimana coba.."
Aku hanya menunduk .. tidak sanggup membayangkan jika hal buruk terjadi pada Nazira...
*Satu bulan berlalu ..
Disaat akan tidur .. Fadhil meminta jatahnya, sambil merengek manja bak anak kecil ..
dia memelukku dari belakang karena aku berbaring sambil membelakangi nya ..
dia menuntun badanku untuk berbalik menghadapnya .. aku pun berbalik .. setelah itu dia kembali memelukku ..
mencoba untuk mencumbuku ..
Aku yang sedari tadi menutup mataku dan sudah hampir setengah terlelap ..
"Kak aku lelah .. aku capek banget hari ini.. besok aja yaa .. " Ucapku dengan suara berat .. karena sudah sangat mengantuk..
kak fadhil yang sudah tidak tahan lagi ingin menikmati tubuhku hanya bisa pasrah .. dia menenggelamkan wajahnya di dada ku.. lalu me**** dadaku hingga meninggalkan jejak berwarna merah disana ... tidak hanya satu jejak .. dia melakukannya berkali-kali ditempat yang berbeda-beda..
***
Hari demi hari berlalu, anak-anak semakin beranjak tumbuh menjadi balita yang sangat mengemaskan ..
mereka sudah tidak ASI lagi .. karena sudah berusia 2 tahun ..
Membuat aku dan Mai semakin kewalahan menghadapi tingkah mereka dan ocehan mereka yang sangat cerewet ..
Apalagi di saat mereka berantem karena memperebutkan mainan ..
walaupun sudah di belikan mainannya masing-masing dengan bentuk yang sama suapaya gak berebut, tapi tetap saja mereka rebutan mainan yang sama walaupun ada mainan lain yang sama persis ..
Yahh namanya juga anak-anak.. pasti ada ada saja tingkahnya ...
.
.
.
.
.
.
NEXT>>>
Jangan cepat-cepat END