NovelToon NovelToon
Panglima Perang Menjadi Ratu Pengganti

Panglima Perang Menjadi Ratu Pengganti

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Diam-Diam Cinta / Pengantin Pengganti / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Balas dendam pengganti / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: hofi03

Alifia Xavier Calon Ratu kerajaan Althof mati bunuh diri, setelah di culik dan di lecehkan.

Aulia Xavier seorang perempuan tangguh yang menjabat sebagai panglima perang, harus rela melepaskan pakaian kebesaran nya, dan menggantikan adik kembar nya untuk menikah dengan Raja Althof.

"Kalian membunuh adik saya karena tahta, maka akan saya rebut tahta itu, dan memusnahkan kalian semua!" batin Aulia dengan dendam yang membara.

"Menjadi Ratu tanpa Raja, tidaklah buruk," ucap Aulia tersenyum miring.

Bagaimana cara Aulia yang merupakan panglima perang, membalaskan dendam atas kematian adik kembar nya.

Apakah Aulia akan berhasil? Atau bernasib sama seperti adik kembar nya?
___________________________

"Aku akan memusnahkan mereka semua untuk mu, bahkan aku mampu membuat para pemimpin dan Raja berlutut padamu. Menikah lah dengan ku," ucap Pangeran Brian Gaver Wallace.

"Saya tidak tertarik," ucap Ratu Aulia dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DI CAMPAK KAN

"Lihat saja tidak akan lama lagi, kamu akan di depak dari istana kerajaan Althof," batin Jesicca tersenyum licik.

"Aku sudah berhasil menyingkirkan nya, dan sekarang adalah giliran mu Alifia Xavier," batin Selir utama dingin.

"Aku sudah melangkah sejauh ini, dan berani-beraninya perempuan sialan itu masuk ke istana kerajaan Althof dan menjadi Ratu, yang seharusnya itu adalah aku," batin Selir utama dengan muka merah.

Jesicca benar-benar tidak menyangka bahwa putri keluarga Xavier masih berani menunjukkan wajah nya di istana kerajaan Althof, yang sekarang sudah menjadi seorang. Ratu.

"Sialan! " batin Selir utama mengumpat.

"Tapi tidak apa, jangan bilang aku Jessica kalau tidak mampu menyingkirkan perempuan sialan itu," batin Selir utama tersenyum licik.

Entah apa yang akan di rencanakan Selir iblis itu, tapi seperti nya rencana nya akan menjadi petaka untuk diri nya sendiri, mengingat siapa yang ingin dia lawan.

Lalu siapa orang yang sudah berhasil Selir utama singkirkan?

"Yang Mulia Raja," ucap Selir utama mengelus dada Raja Althof.

"Hem!" gumam Raja Althof

"Saya merindukan Anda," ucap Selir utama, manja.

"Sudah beberapa hari ini Anda pergi meninggalkan saya, saya sangat merunduk Anda..." ucap Selir utama lirih.

"Dan saya sangat membenci nya, karena ternyata walaupun sudah mati, kamu masih saja tidak melupakan nya," lanjut Selir utama di dalam hati nya.

Diam-diam Selir utama mengepalkan tangannya kuat, dan mengingat diri nya untuk tetap waras, agar tidak membuat Raja Althof curiga.

Selir utama tidak mau, kalau sampai Raja Althof curiga dan mengetahui semua nya, bisa-bisa diri nya akan kehilangan apa yang selama ini sudah diri nya dapat kan.

"Yang Mulia," ucap Selir utama, tangan nya mulai nakal.

Raja Althof yang mengerti apa maksud dari Selir kesayangan nya, tanpa banyak bicara, langsung mengangkat tubuh Selir utama ke dalam gendongannya dan membawa nya pergi, menuju kediaman Selir utama.

Walupun Selir utama adalah kesayangan Raja Althof, tapi peraturan istana kerajaan Althof, seorang Selir tidak di per boleh kan untuk tinggal di istana, hanya Ratu yang boleh tinggal di dalam istana, sementara untuk para selir, di tempat kan di bangunan yang ada di belakang istana, istana Harem.

"Salam Yang Mulia Raja Althof!"

"Salam Yang Mulia Selir utama!"

Ucap beberapa prajurit yang berjaga di depan pintu kamar Selir utama.

"Buka!" ucap Raja Althof dingin.

Ceklekk

"Silahkan Yang Mulia," ucap salah satu prajurit membuka pintu.

"Hem"

Raja Althof masuk ke dalam kamar Selir utama.

Bruk

Tubuh Selir utama langsung di lempar ke atas ranjang.

Selir utama dengan gerakan seksualnya, membuka sendiri pakaian bagian atas nya, seperti yang sering diri nya lakukan, setiap kali bersama Raja Althof, dan pria bodoh itu tentu saja tidak bisa menolak pemandangan di depan nya.

"Yang Mulia Raja," ucap Selir utama dengan suara sexi nya.

Huek🤮

Selir utama bangkit, berdiri di depan Raja Althof yang masih diam, dengan jakung naik turun, melihat ke terdiaman Raja Althof, Selir utama tidak tinggal diam, tangan Selir utama dengan nakal nya mulai menyentuh tubuh Raja Althof.

"Yang Mulia, aku menginginkan Anda," bisik Selir utama.

Bruk

Raja Althof yang nafsu nya sudah ada di ubun-ubun, langsung mendorong Selir utama, terlentang di atas ranjang.

Dengan gerakan kasar nya, Raja Althof merobek pakaian milik Selir utama.

Dan menyatu lah dua manusia iblis itu, menikmati malam panjang mereka, tapi belum juga Raja Althof mendapat kan pelepasan, entah kenapa tiba-tiba perkataan Ratu Aulia tadi terngiang-ngiang di otak nya.

"Sial!"

Umpat Raja Althof, bangkit dari atas tubuh Selir utama.

"Yang Mulia?" ucap Selir utama bingung.

"Aku akan keluar, kamu istirahat lah, malam ini aku tidak bisa menemani mu," ucap Raja Althof kembali mengenakan pakaian nya.

Selir utama membulatkan mata nya, ini adalah kali pertama nya diri nya di tinggal kan seperti ini.

"Tapi Yang Mulia-"

Raja Althof tidak menghiraukan perkataan Selir utama, dan berjalan pergi keluar dari kamar Selir utama, entah kenapa mengingat perkataan Ratu Aulia tadi, membuat Raja Althof nafsu Raja Althof yang tadi sudah ada di ubun-ubun, langsung lenyap seketika.

Kasihan, belum apa-apa kau sudah di campak kan Selir.😝

Kita tinggalkan dua manusia menyebalkan ini, beralih ke Ratu Aulia, yang saat ini sedang bersiap-siap, dengan pakaian serba hitam nya.

Sedari tadi Gwen, pelayan pribadi Ratu Aulia, tidak henti-hentinya bertanya ingin kemana junjungan nya ini, dengan pakaian seperti itu, apa lagi ini sudah malam hari.

"Yang Mulia Ratu, Anda mau kemana ini sudah malam?" tanya Gwen untuk kesekian kalinya.

"Saya ada urusan," jawab Ratu Aulia memasang penutup wajah nya.

"Tapi ini sudah mala-"

Srekkkk

"Gwen aku tidak punya banyak waktu lagi," potong Ratu Aulia dingin.

Ratu Aulia tidak menghiraukan perkataan Gwen, saat ini Ratu Aulia sedang berada di pinggir jendela kamar nya, melihat keadaan di bawah, karena kebetulan kamar Ratu Aulia ada di lantai tiga, yang artinya cukup tinggi.

Tapi bukan ketinggian ini yang menjadi masalah utama Ratu Aulia, keberadaan beberapa ksatria di bawah sana itu, akan menghambat rencana Ratu Aulia malam ini.

"Mereka ada sekitar dua puluh lima orang," batin Ratu Aulia menatap dingin ke arah bawah.

"Mereka bergerak secara bersamaan, dari segala arah, dan...setiap sepuluh langkah, mereka akan berkumpul di posisi awal," batin Ratu Aulia mengamati pergerakan para ksatria.

"Yang Mulia-"

"Gwen, tolong ambilkan saya guci kecil itu," ucap Ratu Aulia memotong ucapan Gwen.

Walupun penasaran dengan perintah junjungan nya, tapi Gwen tetap mengambil guci kecil yang Ratu Aulia maksud.

"Ini Yang Mulia," ucap Gwen.

"Hem"

"Gwen kamu lihat mereka," ucap Ratu Aulia menunjuk ksatria yang ada bawah.

"I-iya Yang Mulia," jawab Gwen gugup.

Perasaan Gwen tiba-tiba tidak enak, apa lagi melihat tatapan tajam Ratu Aulia yang seakan-akan menguliti nya.

"Saat mereka bergerak untuk kembali ke posisi semula, kamu lempar kan guci ini ke arah yang berlawanan dari posisi mereka," ucap Ratu Aulia dingin, tanpa melihat ke arah Gwen.

Deg

"M-aksud Anda Yang Mulia?" tanya Gwen gugup.

Apa maksud Ratu nya ini, pikir Gwen, perasaan nya semakin tidak enak saja.

"Tidak ada waktu lagi, Gwen sekarang," ucap Ratu Aulia datar.

"Y-yang Mulia," ucap Gwen.

"Gwen!"

Glek

Mendengar suara dingin dan tatapan tajam dari Ratu Aulia, Gwen menelan ludah nya kasar.

"Sekarang!"

Dengan tangan gemeteran Gwen melempar guci kecil yang dirinya pegang, seperti yang Ratu Aulia perintah kan tadi.

1
Helen Nirawan
sapa yg mau ma raja goblok bin bego , bau ketek , byk virus , sama kyk elu tuh , gundik gratisan , preett , makan tuh laki murah ampe kenyang /Skull//Skull//Skull//Toasted//Toasted/
Helen Nirawan
kesel lama2 , Gwen ini dah penakut , oon , brisik , ampun d , ngapaian diajak , kurung aj , emosi /Toasted//Toasted/
Helen Nirawan
pelayan byk nanya , repot
Helen Nirawan
yaaa...knapa gk di bikin impotent aj , raja sinting , gila , najis lu , kampret
Rickielessta
bagusss sekalioiii...ditunggu cerita lainnyaaaaa
Mirna Wati
ini mengganggu 🤭knp nanya
Ungu Acova
Aulia koq gak tau terimakasih ya,Sdh diselamatkan dari panah malahan cuek sma Brian, katany baik PD org yg baik pd nya
Hikmatun Naimah
thor kabari ya klw ratu aulia dan pangeran brian terbit seasen 2.. q tunggu ya ya thor😍🙏
Manggar Manggar
👍👍👍
Anre1201
Istana Kerajaan Althof kecil banget yaaa 🤔 kok bisa rakyat teriak-teriak sampai masuk dan memecahkan barang🙄
Anre1201
Kalau mencair, bukan jadi es namanya Thor, Es itu membeku.. 🤔
Mao mao
thor..tingkahku kayak orang gila saat baca ini...ketawa² sendiri /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Milah Milah
pasti author lagi lapar, kok ingat makan Padang🤭
Milah Milah
kapan ya ratu aulia berubah posisi duduk nya
Milah Milah
Waaah ada Sean juga, pengawalnya pangeran Brian sejak kecil👍
Milah Milah
g kebayang dg pasukan ratusan ribu d hutan
Milah Milah
membalikkan thor,
🧚Shi Yin 🧚
kurang suka gaya bahasa dan penulisan author ni, terlalu banyak intervensi pemikiran dan interaksinya dengan pembaca di sela2 jalan cerita yang sangat mengganggu, saya berhenti baca di bab 2 atau 3
🧚Shi Yin 🧚
udah ditulis ada yang mengetok pintu, masih pula tulis tok tok tok tok di bawah 😅😅😅
🧚Shi Yin 🧚
ini novel atau cerita tanya jawab dengan pembaca? 🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!