Aku akan membalaskan dendam siapa pun yang dulu pernah menindas ku, tak kubiarkan jiwa ku yang terbangkit kembali menjadi lemah.
Mereka yang berani menindas tubuh ku, maka mereka akan mengalami yang lebih kejam dan sadis dari yang aku alami.
Jangan main main dengan ku, karna aku bukan Anna yang dulu lagi.
Karna Jiwa asli ku adalah Jennifer Bransteto.
Seorang wanita paling sadis dan kejam di dunia Mafia, itu lah aku Jennifer Bransteto Sang Queen Mafia Black Blue Reagers.
Tugas ku tidak hanya di satu reingkarnasi dunia pembalasan demdam, namun aku akan membalaskan dendam tubuh yang akan aku singgahi kelak, ini adalah misi ku, dan ini adalah hukuman ku.
Happy Reading..
Salam Hasanah 💓💓
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasnatul Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17
Selesai nya Anna di rias.
" Putri, anda sangat cantik sekali " Ucap Ela kagum.
Anna ikut tersenyum walau hati masih dongkol, tak lama Ratu berdiri dari duduk nya menghampiri Anna yang masih terlihat kesal.
" Ayo sayang, mereka pasti sudah menunggu " Ucap Bunda Ratu lembut.
" aihh.. harus sekarang Bunda? " Tanya Anna dengan nada malas.
" tentu, apa kau tidak ingin makan lebih cepat? " Ucap Bunda Ratu membuat Anna berdiri tegap dengan senyum yang merekah.
" ayo " Ucap Anna semangat.
Saat ini Anna sudah sangat lapar, ia ingin makan dengan tenang setelah acara pertunangan konyol yang akan di lkukan nya.
" terserah apa yang akan mereka lakukan kepada ku nanti, yang penting aku cepat mendapat makanan " Gumam Anna dalam hati tak sabar.
Mereka berjalan ke arah aula Kuil yang sangat luas dan megah. Terlihat di sana calon tunangan Anna berserta keluarga besar kerajaan ikut serta.
Anna melirik ke tiga saudara bang*at nya, mereka menyeringai licik, Anna menghela nafas tak peduli melihat tatapan mereka.
" mereka senang bukan? kalau aku tunangan? karna mereka beranggapan aku akan sengsara, maka akan ku buat mereka bungkam dengan kebahagiaan ku yang akan datang " Batin Anna dengan tersenyum sinis.
Anna di duduk kan di samping pria yang cukup muda, berkarisma, gagah, sangat tampan, namun bukan Anna nama nya apa bila tertarik dengan pria begitu saja.
Anna hanya diam mengacuhkan pria yang ada di samping nya itu, dan fokus menatap pendeta yang ingin mengintruksi apa apa saja yang akan mereka lakukan.
" ikuti ucapan ku " Ucap pendeta itu dengan tersenyum.
Anna dan pria yang ada di samping nya itu mengangguk tanda mengerti.
" aku berjanji " \= pendeta.
" aku berjanji " \= Anna + caltun.
" aku akan setia dengan tuangan ku, dan aku akan terus menghormati nya " \= Pendeta.
Anna + Caltun, mengikuti.
" berjanji tidak akan menyakiti dan terus mendukung satu sama lain " \= pendeta.
Anna + Caltun, mengikuti.
" mau itu susah mau pun senang, aku akan tetap setia dan akan terus bersama " \= Pendeta.
Anna + Caltun, mengikuti.
Terlihat Pendeta itu mengangguk dan menyiprati air suci yang membuat Anna sedikit jengkel.
" sekarang gores telapak tangan kalian sebelah kanan " Ucap Pendeta santai.
Anna mengernyit tak suka, seumur hidup nya baru kali ini dia menyakiti diri sendiri. Anna melirik ke arah samping, pria itu sudah menggores tangan nya.
Mau tak mau Anna menggores juga tangan nya hingga darah segar keluar dengan mudah dari telapak tangan Anna.
Anna tampak santai dan raut wajah nya sama sekali tidak menunjuk kan rasa sakit.
" sekarang, satu kan tangan kalian yang sudah tergores, di sini kalian akan melaksana kan sumpah darah " Ucap Pendeta itu membuat Anna kaget dan melirik ke arah pendeta.
" what! bukan nya sumpah darah itu gk boleh ya? wah.. ni jaman emang edan! " Gumam Anna dalam hati tak percaya.
Pendeta itu mengikat tangan Anna dan pria itu yang sudah bersatu dengan darah yang terus menetes di lantai.
" ikuti perkataan saya " Ucap Pendeta itu yang mulai membacakan mantra mantra perjanjian, di ikuti oleh Anna dan Caltun nya.
Anna merinding seketika saat membaca mantra itu, ia mengingat ingat dulu di jaman nya, mantra ini sangat sangat keramat dan tidak boleh di langgar, kalau melanggar..
Taruhan nya adalah..
Mati
...
jaman dl itu biasa. kedewasaan seseorang bukan di liat dari umur. pliis jgn salah kaprah!
jaman dl umur 11th pun banyak yg dah menikah. hal yg udh biasa.
makanya selain buat novel hrsnya baca sejarah jaman dl jg.
udah selesai ya
raja zein dah baikan sm permaisuri
karena itu memang raga permaisuri
jiwa anak dlm raga permaisuri gpp lah msh tetap perawan toh
jangan lah di tolak kyk gitu thor