NovelToon NovelToon
Wanita Tuli Dan Bisu Untuk CEO Yang Sempurna

Wanita Tuli Dan Bisu Untuk CEO Yang Sempurna

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:354.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Ade Diah

"Apa tidak ada cara lain Pak?, mungkin jika cacat di salah satu kaki dan tangan saya masih bisa menerimanya tapi ini tuli dan bisu, bagai mana saya bisa berkomunikasi dengannya?" ucap Frayogha yang tidak bisa mengerti dengan permintaan seorang pimpinan sebuah pondok pesantren yang memintanya menikahi putrinya yang tuli dan bisu, hanya karena dia ingin menghalalkan makanan yang telah dia makan.

Di paksa untuk menikahi seorang yang tidak dia kenal, dan katanya tuli juga bisu, rasanya jika menikahpun pernikahan mereka tidak akan lama atau mungkin sebaliknya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Diah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Orangtua baik tidak menjamin anaknya juga baik

Ainur masuk dan dia langsung duduk di tepi tempat tidur yang ukurannya lumayan besar

"Ya Allah niat hati ingin pergi menjauhi orang itu, tapi takdir malah membuatku semakin dekat dengannya". ucap Ainur frustasi

"Tunggu jangan-jangan Alasan Abi memilih dan menjebak dia untuk menikahi aku karena Abi tahu jika dia anaknya bu Fatma", dan tanpa pikir panjang ia langsung menghubungi Abinya yang sejak dia pergi belum juga menghubunginya.

Setelah panggilan tersambung Ainur memberi salam dan bertanya kabar terlebih dulu baru setelah itu dia menanyakan apa yang tadi sempat pikirkan

Di sebrang telepon Pak Haji atau pak kiyayi menjawab semua pertanyaan dari Ainur jika beliau memang mengetahui jika Yogha adalah anak bu fatma tapi beliau juga berkata jika sebelumnya mereka belum pernah bertemu.

"Pantas saja Abi begitu mempercayai orang itu ternyata, tapi sayang bi orangtuanya baik belum tentu anaknya juga baik". ucap Ainur Setelah panggilan telponnya berakhir.

"Terus kalau sudah begini aku harus bagaimana mana?" tanya Ainur yang bingung harus berbuat apa sekarang, bertahan di rumah mertuanya atau kabur menjalankan rencana awalnya.

Saking pusing bingung harus memilih Ainur sampai ketiduran dan dia baru bangun saat waktunya shalat duhur.

Ainur bercermin menatap wajahnya dalam-dalam sambil terus bertanya apa yang harus dia lakukan, dan saat dia melihat kedua bola matanya dia memikirkan sebuah ide.

semoga ide itu bisa berjalan sesuai rencana dan jika gagal paling Bu fatma akan segera tahu jika yang menjadi suaminya adalah anaknya yang bejad itu.

Sementara Ainur tengah menyusun rencana, di sisi lain yogha yang baru tahu Ainur sudah pergi merasa sangat lega

"Syukurlah dia sudah pergi" Ucapnya dan Bagus yang berada di dekatnya berkata

"Bos kalau orangtuanya marah bagai mana?".

"Ya tinggal bilang siapa suruh memaksaku menikahinya, yang terpenting sekarang makanan yang ku makan sudah halal dan Ainur sudah pergi".

"Bos lalu bagai mana dengan nasib Ainur, kasihan dia, sudah tuli. bisu dan sebentar lagi dia bersetatus sebagai janda". ucap Bagus merasa iba pada nasib Ainur

"Siapa suruh mau nikah di bawah tangan ya itu resiko dia" ucap Yogha santai tanpa rasa bersalah

"Bos sebaiknya kita pergi ke dokter".

Yogha mengerutkan keningnya saat Bagus menyuruhnya kedokter, karena dia merasa jika dia tidak sedang sakit

"Aku ini sangat sehat, kenapa aku harus ke dokter ?" ucap Yogha yang tak mengerti maksud ucapan Bagus

"Ya raga Bos memang sehat tapi jiwa Bos tidak" ucap Bagus tapi hanya dalam hati, walau mereka sangat dekat tapi jika untuk berbicara hal seperti itu Bagus masih enggan

"Gus kenapa diam? jangan bilang kalau kau berpikir jika jiwaku yang sakit?".

"Ya memang, Bos pikir saja mana ada orang setega Bos. yang entah di mana hati nurani Bos itu berada" ucap Bagus masih dalam hati dan baru setelah itu dia berkata "Tidak Bos maksud ku siapa tahu Bos butuh dokter setelah beberapa hari tidak tidur karena di hantui rasa bersalah pada Sheryl".

"Oh aku kira, tidak perlu karena nanti malam aku bisa istirahat dengan tenang tanpa rasa bersalah dan juga bermimpi indah melihat Sheryl tersenyum lagi padaku".

Ya setelah dia mengingat Sheryl dia tidak bisa tidur dengan tenang, karena Sheryl selalu datang kealam mimpinya dan memperlihatkan jika dia tengah marah sedih dan kecewa.

"Oh iya, aku akan pulang kerumah apa kamu mau ikut pulang?" tanya Yogha karena biasanya jika Yogha pulang kerumah Bagus selalu ikut karena di rumah Yogha Bagus juga mempunyai kamar pribadi yang berada tepat di sebelah kamar Yogha dan Ainur sekarang.

1
Aqqila Busni
pernah dgr cerita ini tpi di mana ya?
Ade Diah
Ahhhhhhhhhhhh rasanya masih gak nyangka.
🎧✏📖: hebat , udah ratusan rb 😁😇
total 1 replies
Ade Diah
kadang masih gak nyangka jika bisa bikin cerita yang ini, sungguh gak nyangka.
Yant08
Luar biasa
yuni arti
Syukur Alhamdulillah.
Ade Diah
agak berantakan tapi masih bisa di mengerti
Ade Diah
gak nyangka bisa bikin karya seperti ini, sungguh membuat hati berbunga-bunga
Ade Diah
sejauh ini bagus
Ade Diah
aduh.... padahal ini udah bolak balik revisi tapi tetep aja ada yang salah ketik
Ade Diah
Bukan hantu yang melayang tanpa meninggalkan jejak
Suriyanti
kok jadi aku yang deg-degan sih thor
Berkah Kafa Jaya
🌟🌟🌟
Lia Babher
baca karya ku penyesalan pelakor kaka..makasihh
Happyy
👊🏼👊🏼
Happyy
💝💝
Iges Satria
ga berasa dah tamat aj Thor 🤭 akhirnya mereka menemukan kebahagiaan masing² ❤️❤️ terimakasih Thor 🙏🏻 lanjut utk karya² barunya ❤️❤️⭐
Happyy
👍🏻👍🏻
Happyy
😘😘😘
Happyy
😊😊
Happyy
👊🏼👊🏼
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!