Bercerita tentang seorang wanita bernama Citra Natalina, gadis super modern. Di Usia ke 25 tahun, dia masih belum menikah. Alasannya karena dia tripikal wanita yang pemilih dalam mencari pasangan. Dan tak di sangka ibunya menjodohkannya dengan putra dari sahabat masa kecilnya yang bernama Rizki Putra Pratama. Karena menurut ibunya anak dari temannya itu termasuk kriteria citra, pria mapan, kaya, dan tampan.
Mendengar hal itu Citra langsung setuju untuk menikah dengan pria pilihan ibunya itu, sampai di hari pernikahan Citra di kagetkan dengan kenyataan tentang suaminya.
Akankah Citra Natalia dan Rizki Putra Pratama menjalankan pernikahan layaknya suami istri atau malah sebaliknya. Dan akankah tumbuh perasaan Cinta antara keduannya atau malah sebaliknya.
☆Langsung di baca aja...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 17
Deg...
Jantung Rizki langsung berdetak dengan keras saat mendengar ucapan dari Citra.
"Kenapa kau diam? Apa kau tak mau membantuku." Tanya Citra.
"Ah.. iya aku mau." Jawab Rizki sedikit gugup.
Lalu perlahan Rizki membuka satu persatu pakaian Citra, nampak Citra hanya diam sambil menundukkan kepalanya. Sementara Rizki nampak gemetar, dia berusaha sekuat tenaga mengontrol dirinya.
Baju luar Citra sudah terbuka kini tinggal membuka BH miliknya, lalu perlahan Rizki membuka kaitan BH Citra, terlihat sebuah pemandangan indah yang membuat Rizki hanya meneguk ludahnya.
Dan secara spontan, bagian tubuh paling sensitif Rizki langsung tegak berdiru, dengan sekuat tenaga Rizki menahan itu semua.
Walau Rizki tak pernah berhubungan badan dengan wanita mana pun tapi dirinya tetaplah pria normal.
Nampak Rizki menghela nafas panjang, lalu dia langsung melanjutkan pekerjaan yaitu membuka pakaian bawah Citra.
Dengan perlah Rizki membuka satu persatu pakaian bawah Citra, dan kini Citra sudah tak memakai pakaian sehelai pun. Lalu Rizki langsung memandikan Citra dengan air hangat yang sudah dia sediakan.
Di sepanjang acara mandi, nampak Citra menikmati acara mandinya tapi tidak dengan Rizki dia nampak gelisah dan berusaha menahan sesuatu yang terus meronta-ronta sejak dari tadi.
Kini Rizki semakin gugup saat dirinya harus menggosok tubuh Citra menggunakan sabuh mandi, lalu dia langsung menggosok tubuh Citra dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Nampak sesekali tangannya tak sengaja harus menyentuh area sensitif Citra, dan sesekali Rizki pun mencuri-curi pandang pada bagian-bagian tubuh Citra.
Dan saat Rizki menggosok tubuh Citra, nampak Citra sedikit menggigit bibir bagian bawahnya.
Waktu yang sangat menegangkan itu akhirnya berakhir, nampak Rizki langsung memakaikan handuk pada Citra. Dan setelah itu Rizki langsung memangku tubuh Citra ke atas ranjang kamar.
"Kau ingin pake baju apa? Biar aku Carikan." Ucap Rizki.
"Aku ingin pake piyama yang warna hijau." Ucap Citra.
Lalu Rizki langsung bergegas menuju lemari tempat pakaian Citra di simpan, lalu dia langsung mencari keberadaan piyama yang Citra maksud, tak membutuhkan waktu yang lama piyama itu sudah ketemu.
Lalu Rizki juga langsung mengambil BH dan juga celana dalam untuk Citra, tapi dia bingung karena BH dan celana dalam Citra sangat banyak, dan dia tak tahu Citra ingin memakai yang mana.
Tanpa pikir panjang lagi Rizki langsung mengambil BH dan celana dalam yang berwarna pink. Lalu Rizki langsung menyerahkan pakaian tersebut ke Citra.
"Apa kau masih butuh bantuanku?" Tanya Rizki.
Dan Citra langsung menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, dan hal itu membuat Rizki sangat malu. Karena Rizki takut jika Citra menganggapnya seorang pria yang mencari kesempatan di dalam kesempitan.
"Kalau begitu aku keluar dulu." Ucap Rizki.
Dan Citra nampak menahan tawa saat Rizki keluar dari dalam kamar, karena wajah Rizki terlihat sangat merah seperti kepiting rebus.
Kini Rizki tengah berada di dapur, dia kembali melanjutkan acara memasaknya. Dan untungnya dia hanya baru memotong-motong bahan-bahan makanan.
Sepanjang Rizki memasak, dia tak bisa pokus pikirannya terus teringat akan kejadian saat di kamar mandi.
"Arrggg... Kenapa aku harus terus memikirkan hal itu. Lupakan Rizki, lupakan kejadian tadi anggap saja itu hanya angin lalu." Ucap Rizki pada dirinya sendiri.
Setelah pikirannya jernih Rizki langsung kembali melanjutkan acara memasaknya, sementara Citra yang melihat Rizki hanya bisa tertawa. Sejak dari tadi Citra terus melihat Rizki yang nampak gelisah dan hal itu sangat lucu baginya.
but jujurly cerita nya bagus dan ga ngebosenin
Suami absurd
Suami rupa madu mulut racun
Perjodohan Arini