NovelToon NovelToon
Suami Cacat Pilihanku

Suami Cacat Pilihanku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:73.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: radetsa

Desri Winandra, gadis yang dibayar menikahi lelaki lumpuh untuk melunasi hutang-hutang biaya pengobatan almarhum ayahnya.

Ternyata lelaki lumpuh itu Arkhan Ghani, dia tak lain CEO di perusahaan tempatnya bekerja. Lelaki yang selama dua tahunan ini dia kagumi. Lelaki yang begitu dingin dan seolah bersikap tidak menyukainya.

Dibalik kisah hidupnya yang penuh lika-liku dan penderitaan yang selalu datang bertubi-tubi, Desri memiliki sikap tegas, baik, tulus dan penyayang.

Di dalam kisah mereka, kalian juga akan tertarik dengan beberapa karakter pendukung lainnya yang menjadi lakon utama pada diri mereka masing-masing. Terutama sang pengawal tampannya keluarga Arkhan.

Mampukah Desri melalui penderitaan yang bertubi-tubi menghampirinya?

Dapatkah dia memikat hati Arkhan yang dikaguminya selama dua tahun itu?

Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon radetsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GHANI GHANIAH

"Desri, terima kasih ya, Nak... Semenjak kamu buatkan Arkhan nasi goreng tadi pagi, Arkhan makannya jadi lahap." Ucap Nur ketika menemui Desri berada di ruangan mini malis.

Desri tersenyum haru memandang wajah mertuanya itu. Seakan ada keinginan lebih di hatinya. Ingin memeluk sebagai menantu dan mertua, mungkin. Atau ngobrol garing penuh tawa riuh. Karena tak biasanya Nur tersenyum dan memanggilnya nak seperti itu.

"Mama kok tau Desri yang memasaknya?" Tanya Desri sambil menepis jauh keinginan hatinya.

"Bibi sudah cerita sama Mama... Karena tadi, pas minta bik Sri bikin lagi, dia bilang kamu yang memasaknya..." Ujar Nur.

"Nanti siang, Desri akan masakin yang berbeda, Ma... Karena nggak baik terus-terusan makan nasi goreng... Paling tidak, untuk sarapan saja." Ucap Desri menjelaskan.

"Tapi Arkhan minta nasi goreng..." Elak Nur sedikit bingung.

"Nggak apa-apa, Ma... Mama jelasin saja sama Arkhan apa yang Desri katakan tadi... Asal..." Desri tidak jadi melanjutkan ucapannya. Kata-kata yang akan di keluarkannya seakan tersekat di kerongkongan.

"Asal apa, Des?" tanya Nur tak sabar.

"Asal mama jangan bilang kalau Desri yang masakin..." Sambung Desri lagi.

Mertua dan menantu itu pun melanjutkan obrolan mereka, entah tentang apa. Terdengarlah suara tawa riuh dan sesekali tangan Nur menyentuh bahu Desri jika ada yang lucu. Terkabul sudah keinginan kecilnya.

Tak jauh dari ruangan itu, Arkhan memerhatikan mereka.

Bahkan sama Melani, mama tidak seakrab itu~ Gumamnya. Tanpa disadarinya dia pun ikut tersenyum.

Semenjak Desri memasak untuk Arkhan, Arkhan tidak pernah mau memakan makanan yang jika bukan istrinya yang memasak. Meski dia tidak pernah tahu Desri yang memasak untuknya, tapi dia seakan bisa membedakan mana masakan Desri dan mana masakan orang lain.

****

"Kak Dees...." Panggil Yuni ketika ia baru masuk rumah. Yuni baru saja pulang dari kampusnya. Ia menemui Desri yang tengah asik melukis sesuatu.

"Iya, Yun... Ada apa?" Sahut Desri tanpa menghentikan aktifitasnya.

"Kak Des... Ada tugas tentang ekonomi makro, Kak... Yuni nggak ngerti jika mengaitkannya ke dalam kehidupan bisnis..." Ucapnya manja sambil menghenyakkan pantatnya ke sofa samping desri duduk.

"Mana.. Coba kakak lihat!" Sahut Desri. Ia meletakan lukisannya tadi di atas meja.

Bukannya hendak melihat tugasnya, Yuni malah meraih lukisan Desri.

"Kakaaak... Kakak hebat sekali melukisnya. Bunga di fas dalam lukisan ini seakan-akan nyata kakak buat." Puji Yuni dengan raut wajah sumringah.

"Iiih... Kamu Apaan sih, Yun...? Kembalikan...! Tadi katanya kamu minta tolong tugasmu... Mana...? Sini perlihatkan." Ucap Desri seraya merampas lembaran kertas yang di jadikannya untuk melukis tadi.

Yuni mengerucutkan bibirnya sambil menggerutu kecil. Desri hanya menahan senyumnya melihat tingkah Yuni yang menggemaskan itu.

Yuni mengeluarkan bukunya dan memberikannya kepada Desri.

Desri membuka halaman demi halaman buku tersebut. Kemudian dia menjelaskan secara detail hingga Yuni benar-benar paham.

"Terima kasih kakakku yang cantik..." Yuni tersenyum dan dibalas senyuman hangat dari Desri.

"Oh ya, Kak... Berarti benar waktu itu kakak bilang sama om Rudi, kalau kakak kuliah...?" Tanya Yuni berhati-hati.

"Kakak pernah bertanya, kan sama kamu, Yun...?" Ujar Desri membuat Yuni berusaha mengingat-ingat hal yang tak mungkin dia lupa.

Aku harus percaya sama kak Desri~ Gumamnya seraya mengubur dalam pertanyaannya.

"Kakak..."Panggil Yuni lagi.

"Ada apa lagi, Yun?" Tanya Desri sambil menatap lekat adik iparnya itu.

"Nama papa kan, Ridwan Ghani... Kakak, Arkhan Ghani.. Tapi kenapa aku berbeda ya, Kak?" Yuni bertanya seakan dirinya bersedih karna seolah merasa didiskriminan oleh papanya.

"Sayang, Ghani itu artinya kaya... Jadi, papa kamu dan kakak kamu laki-laki maka dikasih Ghani, nggak mungkin Ghaniyah, kan? Ghaniyah itu untuk perempuan, yang artinya juga kaya..." Tutur Desri menjelaskan kebingungan yang melanda adik iparnya itu.

"Pernyataan Kakak kok sama persis ya sama papa... Kakak tau dari mana?" Tanyanya semakin bingung.

"Sayang, itu kan bahasa... Masa kamu nggak paham sih...?" Jawab Desri seolah-olah dia jenuh.

"Aku pikir papa berbohong..." Ujarnya ketus.

Desri memandang wajah Yuni.

"Sekarang kakak tanya... Apa papa memandang mata kamu saat mengatakan itu?"

"Iya...." Sahut Yuni menganggukkan kepala.

"Jika kamu berbohong sama seseorang, terutama orang yang kamu sayangi, apa kamu berani menatap matanya ketika bicara?" tanya Desri lagi.

"Tidak, Kak..." Jawab Yuni seraya menggelengkan kepalanya.

"Dek... Jika kamu ingin mengetahui seseorang tentangnya, jangan kamu tanyakan langsung terlebih dahulu... Karna sesuatu yang berbohong itu adalah mulut... Dan jika kamu tidak ingin salah paham, jangan percaya sama mata dan telinga... Karna penglihatan dan pendengaran tak selalu benar... Ketika mulut berbicara bohong, mata akan tau, sehingga dia akan merasa ketakutan... Jadilah seperti hidung... Dia tidak akan pernah puas jika mencium bau-bau yang wangi, tetapi akan refleks menahan napas saat tiba-tiba mencium bau tak sedap..." Tutur Desri panjang lebar.

"Biarkan hati dan pikiran menyatu, karna hati tak akan pernah benar tanpa pikiran... Begitu juga sebaliknya..." Desri mencoba menjelaskan sebagai kakak.

Tiba-tiba Yuni menghamburkan tubuhnya ke dalam dekapan Desri. Desri hanya tersenyum melihat tingkah Yuni yang begitu manja kepadanya.

.

.

.

1
Astrii Zahra
gini ni, dua2nya egois
RachNovS81
stupid....stupid Arkhan
RachNovS81
ah Arkhan stupid...bukannya bertanya baik2 k Desri soal knp dekat dgn Endro...malah dia mlakukan hal seperti itu
RachNovS81
Yuni jangan sama Rival...mending sama Endro ajahhh...yah wlaupun Endro duda dan bukan anak orkay tapi setidaknya orangny baik dan tulus
RachNovS81
lohhh...Arkhan masih inget klo dlu pernah ktemu dgn Desri
RachNovS81
tidak sia-sia perjuanganmu selama ini ya ndro... goodjobbb
RachNovS81
Endro...kyak cupid buat Desri dan Arkhan
novi 99
anemia bisa di atasi dengan memberi ibu hamil zat besi atau suplemen..

dulu iparku anemia , bukan amnesia biasa ada jenisnya jg , selalu operasi melahirkan anaknya ... Alhamdulillah selamat .

semoga ada keajaiban untuk Desri .
kasihan klo Desrinya metong .
perempuan utama baik begitu.
novi 99
jangan-jangan dokter untuk terapi nya itu rival ...
novi 99
ayh Desri pasti sengaja di bunuh atau di racun ...

sementara ayah arkhan bisa aja sengaja di celakai jg , sama halnya seperti arkhan.
novi 99
ntar timbul fitnah pula pas rival sama Desri ketemu .

jodoh Yuni siapa ya .
rival atau Endro
novi 99
endro trauma sama kecelakaan mobil
novi 99
endro sama Yuni aja mau gak ?
kasihan jg si Endro .
novi 99
jadi penasaran sama Endro .
apa maksudnya dengan mentari yang sama?🤔


enakan melawak aja ndro jangan ganti profesi🤭😁
novi 99
tapi kenapa tunangannya sama wanita lain ???
novi 99
mungkin Desri yang sebenernya di cari arkhan selama ini
novi 99
pakai kan arkhan pempers aja ..🤭
novi 99
klo Desri sibuk di kantor tapi gak ngurus si Arkan, gak ada kemajuan hubungan mereka .

kakak ipar idaman
menantu idaman.
Mulyani Asti
ternyata para readers seneng dersi galak ke arkhan hahaha,,,pasti disini para readers emak² yang gak sabaran semua hahaha,,,termasuk aku wkwkwk🤣
Mulyani Asti
aku baru ketemu sama novel mu ini Thor maaf yaa jadi aku baru baca padahal sudah berapa tahun ini novel terbit,,,sukses terus buat author semangat yaa
Ratna Dewita Sari: terima kasih kakak🤗
Kalau udah tamat, jangan lupa mmpir di judul lain karya aku y kk🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!