NovelToon NovelToon
Dewa Di Dunia Lain

Dewa Di Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Pendekar / Petualangan Fantasi-Fantasi Timur / Identitas Tersembunyi / Barat
Popularitas:36.2k
Nilai: 5
Nama Author: Arisky wa

Di dunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah hanya menjadi pion, oleh sebab itu aku harus menjadi yang terkuat agar bisa membuat seluruh dunia berada di bawah kendali ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisky wa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 17.Teman Lama

Keesokan harinya Feng Ying dan keluarganya bangun sangat awal, mereka segera memakai pakaian keluarga Naga.

Mereka berempat di jemput oleh sebuah helikopter roket yang merupakan helikopter terbaik saat ini.

Para pendekar juga mengawal mereka dari depan pintu kediaman Long Fei sampai helikopter, di dekat helikopter Tetua Gho juga sudah menunggu mereka.

Long Fei dan keluarganya langsung memberi hormat kepada tetua Gho yang menyapa mereka terlebih dahulu.

"Hmmm anak-anak mu memiliki bakat beladiri yang hebat"

Ucap Tetua Gho kemudian mengajak mereka menaiki helikopter.

"Tetua Gho apakah semua akan hadir di pertemuan kali ini?"

Tanya Long Fei.

"Tidak, hanya ada sepuluh Tetua tertinggi yang sedang berada di istana, empat puluh tetua yang lain sedang menyelesaikan Portal tingkat langit di kota ini"

Jawab Tetua Gho sambil memberikan sebuah kertas berisikan berita tentang munculnya dua portal tingkat langit di kota Naga.

"apakah kakak-kakak ku ikut pergi?"

Tanya Long Fei lagi.

"mereka merindukan mu jadi mereka tidak akan pergi"

Jawab Tetua Gho sambil tersenyum.

Long Fei hanya bisa menggerutu karena ia tidak terlalu senang dengan sifat kedua kakaknya yang sering mengganggunya.

Tak lama kemudian helikopter mereka masuk kedalam awan yang sangat tebal, dan beberapa saat kemudian mereka melihat sebuah pulau melayang dan istana megah yang luar biasa indahnya.

Melihat pulau yang melayang itu Feng Ying menjerit di dalam hati karena ia bisa merasakan pulau itu memiliki Aura Tanah Prisma, tempat pertarungan yang membuat Feng Ying tewas di kehidupan pertamanya.

Ia bisa melihat seekor Naga hitam yang mengelilingi istana megah itu adalah salah satu temanya di kehidupan pertamanya.

"Bagaimana mungkin tanah Prisma bisa ada di bumi, apakah Alam Dewa benar-benar terhubung dengan Bumi?"

Batin Feng Ying dalam hati.

Helikopter mereka kemudian mendarat di halaman istana, penjagaan di istana sungguh sangat ketat, bisa Feng Ying lihat hampir tidak ada celah untuk menyelinap masuk.

Mereka kemudian berjalan memasuki istana megah itu, sebelum masuk, Feng Ying melihat ke arah belakang tepat ke arah mata Naga hitam yang juga menatapnya.

Feng Ying pun tersenyum dan kemudian ikut masuk kedalam istana, mereka kemudian masuk kedalam ruangan singgasana yang sangat mewah.

Ada lima puluh kursi yang terbagi dua di kanan dan kiri yang harusnya diduduki oleh lima puluh Tetua keluarga Naga, namun hanya ada sepuluh yang di tempati, di belakang kursi itu juga banyak orang-orang yang berdiri, mereka sudah jelas adalah orang penting keluarga Naga juga namun tidak memiliki pangkat yang tinggi.

Tepat di kursi singgasana, seseorang yang terlihat berusia lima puluh tahunan sedang duduk menatap mereka berempat dengan teliti.

Long Fei kemudian memberi hormatnya dan di ikuti oleh keluarganya.

"Memberi Hormat kepada ayah"

Ucap Long Fei dengan penuh rasa hormatnya.

"Aku tau kenapa kakek ku bisa terlihat muda meskipun umurnya sudah lebih dari dua ratus tahun,dia mendapat kekuatan dari Naga hitam!"

Batin Feng Ying sambil melihat tangan kanan kakeknya yang berbentuk seperti tangan Naga.

Sosok yang duduk di singgasana kemudian berdiri dan tersenyum kepada mereka berempat, kemudian ia berjalan kearah mereka berempat.

"Apakah ini Cucu cucu ku yang lucu?"

Tanya kepala keluarga Naga sambil memegang pundak Long Ai dan Feng Ying.

"Feng Ying merasa senang bisa bertemu dengan kakek"

Ucap Feng Ying kepada kepala keluarga Naga.

"Aku juga sangat senang bisa bertemu kalian, kemari beri kakek mu ini pelukan"

Ucap Kepala keluarga Naga kepada Feng Ying dan Long Ai.

Mereka berdua pun memeluk kakeknya, kemudian kepala keluarga melihat kearah Feng Jia Li setelah melepaskan pelukannya ke cucunya.

"Lama tidak bertemu Menantu ku"

Ucap kepala keluarga kepada Feng Jia Li.

"Maaf ayah mertua, karena ku ayah mertua berpisah dengan putra tercinta mu"

Ucap Feng Jia Li sambil melirik Long Fei.

"Dia bukan putra tercinta ku, dia sangat keras kepala, andai bukan karena mu dan istriku pasti sudah ku buat dia sebagai umpan Naga hitam"

Jawab Kepala keluarga sambil melirik Long Fei juga.

Suasana pun menjadi hangat karena semua orang menertawakan Long Fei yang sedang di sindir oleh ayahnya sendiri.

"Aku tidak akan banyak bertanya lagi, selamat kembali ke rumah"

Ucap kepala keluarga sambil tersenyum hangat kemudian berjalan kembali ke Singgasanannya.

Mereka kemudian membuat pesta untuk menyambut keluarga Long Fei yang kembali ke kediaman keluarga Naga.

Pesta itu hanya di hadiri orang-orang berpengaruh di keluarga Naga saja, setidaknya ada lima ratus orang yang ada di pesta itu.

Feng Ying yang sedang tidak ingin berpesta pergi keluar istana untuk melihat Naga hitam, ia keluar dari istana setelah meminta ijin kepada Long Fei.

Ia kemudian berjalan mendekati Naga hitam itu, bisa di lihat Naga itu amat sangat besar, gigi taringnya saja seukuran orang dewasa.

Saat Feng Ying mendekati Naga hitam yang terlihat sedang tidur mengelilingi istana itu, Naga itu membuka matanya dan melihat Feng Ying kemudian berbicara melalui telepati.

"Nak kau memiliki masa depan yang luar biasa, kau adalah yang terkuat dari semua keturunan keluarga Naga yang lain di usia yang sama"

Ucap Naga hitam itu kepada Feng Ying.

Feng Ying tidak menjawab Naga hitam itu melainkan melihat bekas luka di bagian tubuh Naga hitam.

"Syukurlah jika luka luka mu sudah sembuh,kenapa kau ada di Bumi teman ku?"

Ucap Feng Ying yang membuat Naga hitam itu terlihat bingung.

"Maksud mu?"

Tanya Naga hitam itu.

Feng Ying tidak menjawab lagi melainkan memejamkan matanya sejenak sebelum membuka matanya kembali.

Terlihat sosok bayangan hitam yang tidak lain adalah dirinya di kehidupan pertamanya muncul di belakang Feng Ying.

"Bagaimana bisa jiwa tuan ku ada padamu,apakah kau memiliki hubungan dengan Tuan ku?!"

Naga hitam itu segera bangkit dan membuat pulau melayang itu berguncang hebat.

"Aku bukan Tuan mu, kamu adalah teman ku, bagaimana bisa kau berada di Bumi?"

Tanya Feng Ying sambil tersenyum melihat Naga Hitam yang matanya mulai berkaca kaca.

Sebelum menjawab, Naga hitam itu menghentikan waktu karena semua orang pasti akan keluar dari istana karena guncangan yang hebat tadi.

"Sepuluh ribu tahun yang lalu setelah tanah Prisma hancur dan kami kalah melawan para Dewa Suci, hanya aku yang selamat dari perang itu, aku bahkan menyaksikan saat Tuan ku Feng Ying tewas "

Naga hitam itu kemudian menjelaskan bahwa setelah perang tahan Prisma hancur dan pulau terbang ini adalah sebagian kecil tanah yang jatuh dari alam dewa.

Karena terluka parah, naga hitam ikut jatuh ke Bumi, saat itu kehidupan di Bumi masih damai dan belum ada portal dan pendekar tingkat tinggi.

Sampai akhirnya portal muncul dan monster monster keluar dari portal dan menghancurkan manusia.

Melihat manusia Selalu kalah melawan para Monster, Naga hitam membuat energi spiritual di bumi menjadi lebih tebal, ia kemudian memilih seseorang untuk di pinjami sebagian kekuatannya dan orang pertama yang ia pilih adalah pendiri keluarga Naga.

"Tuan ku, awalnya tingkat tertinggi yang bisa di capai manusia hanya Master tingkat delapan, jadi banyak monster yang berkeliaran di Bumi karena sebelumnya manusia kalah telak melawan monster yang semakin lama semakin kuat"

Ucap Naga hitam itu sambil menunjukkan hologram tentang penglihatannya selama ini.

"Bukankan kau seharusnya menjadi dewa Naga saja dari pada menjadi Naga hitam"

Ucap Feng Ying sambil tertawa kecil.

"Hahaha itu tidak mungkin Tuan,kau pasti tau kalau aku suka melindungi yang lemah kan"

Jawab Naga hitam itu sambil tertawa.

"Kau ini..."

Feng Ying hanya bisa menghela nafas.

"Awalnya aku berpikir untuk mati Tuan ku, namun setelah tau kau ber reinkarnasi aku mengurungkan niat ku, ah aku baru ingat"

Naga hitam kemudian mengeluarkan beberapa benda dari ruang hampa.

"Tuan sebelum turun ke Bumi aku di hampiri oleh Dewa Riu, dia memberiku barang-barang ini"

Kemudian menyerahkan beberapa benda kepada Feng Ying.

"Ini senjata yang aku gunakan saat kematian ku, dan ini cincin dimensi ku"

Ucap Feng Ying tersenyum lebar karena barang-barang miliknya di kehidupan pertamanya kini kembali ke tangannya.

"Tuan harus menyimpan senjata milik tuan, karena dengan kekuatan yang sekarang bisa saja senjata itu di ambil orang lain"

Ucap Naga hitam mengingatkan Feng Ying agar hati hati.

"Tentu,tapi bagaimana kau bisa dengan mudah percaya aku Feng Ying dari alam Dewa?"

Tanya Feng Ying karena menurutnya Naga hitam langsung percaya dengan mudah dia Feng Ying teman lamanya.

"Aku percaya karena jiwa Tuan ku tidak mungkin bisa di tiru tanpa kehendak Tuan sendiri,bahkan oleh Raja Dewa sekalipun"

Ucap Naga hitam dengan penuh percaya diri.

mendengar jawab Naga hitam membuat Feng Ying merasa senang karena kini dia menemukan teman lamanya,Feng Ying menganggap Naga hitam adalah temanya namun Naga hitam sendiri menganggap dirinya bawahan Feng Ying.

1
Ardian Tunasmobil
lama gak update thorr
Ardian Tunasmobil
mantabzz
Buang Sengketa
aku gak lanjut ya kk author....gak enak kali bacanya mc n gengnya lebih jahat dr penjahat..hehehe....
Buang Sengketa
baru ini baca tokoh utamanya dan kelompoknya jadi penggerak penjahat membantai manusia biasa..
Ardian Tunasmobil
lanjutt thor... josss
Si paling OP: baik senior
total 1 replies
Si paling OP
untung di ingetin:v
P Febrian
jir anal😅😂
Envoy
keren
Ardian Tunasmobil
josss
Arga Wijaya
up
Handi Adi
ngopi Thor biar dpt ide bagus
Handi Adi
up thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!