NovelToon NovelToon
Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson

Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Romansa / Cinta Murni / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:10.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: SkySal

SEQUEL LENTERA DON GABRIEL EMERSON

Meskipun menikah atas dasar perjodohan, Zeda Humaira Emerson dan Arsyad Ibrahim menjalani pernikahan dengan cinta yang tulus.
Arsyad adalah seorang pria yang sholeh, pintar, dermawan, pendiri sekolah TK gratis, dan tentu Arsyad juga sangat tampan, tidak ada alasan bagi Aira untuk menolak perjodohan itu.
Cintanya pada Arsyad tumbuh semakin besar saat Arsyad tak mempermasalahkan Aira yang tak kunjung hamil setelah 5 tahun pernikahan mereka berjalan.
Namun, Aira tertampar sebuah kenyataan pahit saat ia menemukan fakta, bahwa sang suami telah menikah lagi dengan salah satu guru TK-nya, bahkan istri kedua suaminya itu kini tengah mengandung.

Sementara Arsyad, ia sangat mencintai Aira lebih dari apapun, Aira adalah wanita muslimah yang begitu taat pada agama, orang tua, dan suami. Namun, ia terpaksa menduakan Aira karena sebuah alasan yang tak bisa ia tolak.
Apakah karena Aira yang tak kunjung hamil?
Atau ada alasan yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MC Zeda Humaira #15 - Di Antara Dua Hati

Keberadaan Via bukan hanya membawa kebahagiaan untuk Aira dan Arsyad, namun juga untuk Ummi Ridha. Apalagi Via anak yang cerdas dan menggemaskan.

Pagi ini, Ummi Ridha sedang menemani Via belajar menulis dan menggambar. "Wah, Via pintar sekali, Sayang." Ummi Ridha begitu kagum pada Via yang kini belajar menulis huruf arab.

"Iya, 'kan di ajari Ummi, jadi Via cepat belajar, biar Ummi senang," jawab Via sambil tersenyum sumringah.

"Sepertinya Via sangat sayang sama Ummi Aira, kenapa?" Ummi Ridha bertanya sambil menatap Via lekat-lekat.

"Karena Ummi Aira baik, Nek. Ummi Aira sayang semua orang jadi semua orang pasti sayang Ummi Aira, Ummi seperti ibu bidadari, yang cantik dan baik," jawab Via dengan antusias yang membuat Ummi Ridha terdiam.

Aira cantik dan baik, bak bidadari. Ummi Ridha tidak menafikan itu, karena itu memang faktanya, namun satu kekurangan yang di miliki Aira, seolah menjadi penutup semua kelebihan yang ia miliki di mata Ummi Ridha.

"Oh, ya, Nek. Apa benar yang waktu itu Nenek katakan pada bunda Kinan, kalau Ummi Aira tidak bisa punya anak?" tanya Via dengan polosnya, matanya yang bulatnya itu menatap Ummi Ridha dengan penasaran, saat Ummi Ridha mengunjungi panti asuhan tempo hari, ia memang membicarakan tentang Aira yang tak bisa punya anak pada ibu Kinan dan saat itu Via tanpa sengaja mendengarnya.

Ummi Ridha hanya mengangguk pelan. "Tapi kenapa?" Tanya Via lagi. "Apa karena anaknya Ummi Aira pergi seperti ibunya Via yang pergi? Jadi Via juga tak bisa punya ibu."

"Sebenarnya...."

"Ummi...." Arsyad memotong pembicaraan ibunya itu, Arsyad menatap Ummi-nya penuh kecewa, ia sungguh tak menyangka ibunya akan membicarakan Aira pada anak kecil.

Arsyad mendekati Via dan berkata. "Sayang, minta ganti baju sama Ummi, ya. Kita pergi ke sekolah setelah ini." Via mengangguk dan langsung berlari menuju kamar Aira. "Tidak boleh lari di tangga, Sayang. Nanti jatuh!" seru Arsyad.

Kini Arsyad menatap ibunya itu. "Ummi, bisa nggak Ummi nggak usah membicarakan tentang hal seperti itu pada Via? Dia masih kecil, Ummi." Arsyad mendesis tertahan sambil melirik ke tangga, takut Aira datang dan mendengar ucapannya.

"Dia nanya sendiri," jawab Ummi Ridha yang membuat Arsyad semakin tak habis fikir dengan jalan fikiran Umminya.

"Dia masih anak kecil, selalu punya pertanyaan, tapi bukan berarti kita akan menjawab dengan gamblang, Ummi." Arsyad berkata penuh penekanan kemudian ia segera meninggalkan ibunya sebelum perdebatan semakin menjadi.

Arsyad naik ke kamarnya dan ia melihat Aira yang sedang bersiap-siap di depan meja rias.  Sementara Via justru duduk bersila di tenagah ranjang sambil menatap Aira.

"Abi bilang ganti baju, kok malah duduk santai disana?" Tanya Arsyad.

"Ummi duluan ganti baju, Abi. Nanti baru Via, soalnya, baju Ummi besar, kayaknya susah di pakai," kata Via dengan polosnya yang membuat Aira dan Arsyad tertawa.

"Ini namanya baju syar'i, Sayang. Nggak susah kok pakainya, gampang," kata Arsyad kemudian ia mengambilkan cadar Aira dan memakainkannya.

"Kenapa Ummi selalu pakai itu setiap hari?" Tanya Via penasaran.

"Karena Ummi milik Abi, jadi tidak boleh ada yang melihat wajah Ummi kecuali Abi," jawab Arsyad.

"Kenapa tidak boleh?" Tanya Via lagi.

"Menurut Via, Ummi cantik, nggak?" Via mengangguk. "Nah, kalau wajah Ummi nggak di tutup, nanti ada pria lain yang melihatnya dan menyukainya. Selain itu, Ummi juga pemalu, karena itulah selalu berpakaian tertutup." Arsyad menjelaskan dengan sabar dan hati-hati, sementara Via mendengarkan dengan seksama.

Aira hanya menahan senyum melihat kesabaran Arsyad meladeni Via dan menurut Aira, Arsyad sudah memberikan jawaban yang tepat.

"Ayo, Sayang. Saatnya Via ganti baju..." Aira menurunkan Via dari ranjangnya.

"Aku tunggu di mobil, Sayang," kata Arsyad kemudian dan Aira mengangguk.

***

"Ma, aku pergi dulu, ya...."

"Loh, kamu mau ngajar? Katanya ambil cuti?" Tanya Bu Husna pada Anggun yang kini sudah sangat rapi dan sudah siap pergi.

"Aku bosan di rumah, Ma," jawab Anggun, ia mengambil kunci mobilnya di atas meja.

"Tapi kondisi kandunganmu masih lemah, Anggun. Kata dokter kamu harus istirahat total."

"Aku sehat kok, Ma. Lagian cuma mengajar, sebentar aja, aku bosan di rumah," ulangnya

"Ya sudah tapi jangan nyetir sendiri, Nggun. Bahaya, biar Mama antar, nanti pulangnya Mama jemput."

Saat di mobil, bu Husna bertanya tentang hubungan Anggun dengan Arsyad, karena ia ingin melihat anaknya juga bahagia. "Kalau saja kamu nggak cinta sama dia, Mama nggak akan pernah izinin kamu jadi istri kedua, apalagi cuma istri siri, harus di sembunyikan seperti selingkuhan," keluh bu Husna.

"Nggak apa-apa, Ma. Mas Arsyad orangnya baik, Mama tahu itu. Dia cuma butuh sedikit waktu untuk memberi tahu Aira tentang pernikahan kami, setelah itu dia akan memperlakukan aku sama seperti Aira," tutur Anggun.

"Semoga dia memberi tahu secepatnya, supaya kalian bisa mengumumkan pernikahan kalian sebelum perutmu besar."

"Aku juga berharap begitu, Ma," lirih Anggun sambil tersenyum masam, apalagi saat mengingat kejadian di restaurant. Bahkan, setelah Anggun mengirimkan pesan panjang lebar, Arsyad hanya menjawab 'iya'.

Sesampainya di sekolah, Anggun langsung di suguhkan pemandangan yang membuat hatinya panas dan sesak.

"Itu anak angkat Arsyad dan Aira?" tanya bu Husna yang juga memperhatikan Arsyad, Aira dan Via yang sedang berbincang dengan guru disana.

Arsyad merangkul Aira dengan posesif, selalu seperti itu.

"Iya," jawab Anggun dingin kemudian ia turun dari mobil. "Mama pulang aja, nanti aku telfon," kata Anggun.

Anggun mendekati Arsyad dan ia mamasang wajah 'baik-baik sajanya' meskipun hatinya begitu panas terbakar api cemburu.

"Selamat pagi, Bu Aira...." sapa Anggun dengan ramah namun tatapannya menatap Arsyad. Sementara Arsyad menghindari tatapan Anggun, ia justru menatap Aira, dengan tatapan penuh cinta yang membuat mata Anggun langsung berkaca-kaca.

Sekuat mungkin ia membendung air matanya agar tak tumpah.

"Selamat pagi, Mbak Anggun," Balas Aira juga dengan ramahnya.

"Siapa namamu, Sayang? Kamu cantik sekali," Anggun berlutut di depan Via, ia memegang pipi chubby Via dengan gemas.

"Livia, Tante. Panggil saja Via," jawab Via.

"Mau sekolah juga?" Tanya Anggun namun Via menggeleng.

"Nanti, Tante. Masuk SD, Via sudah lulus TK di panti," jawab Via dengan lugas.

"Kamu pintar sekali, Sayang," puji Anggun.

"Iya dong, kan Via anaknya Abi dan Ummi. Jadi harus pintar," jawab Via sambil mendongak, menatap Ummi dan Abinya dengan mata berbinar.

"Benar sekali," kata Aira sementara Arsyad hanya tersenyum tipis.

"Bu Anggun, bukannya ibu cuti?" tanya salah satu guru disana.

"Cuti kenapa?" tanya Aira.

"Tidak apa-apa, Bu. Hanya butuh sedikit istirahat karena saya..." Anggun melirik Arsyad, berharap Arsyad meliriknya walau sekejap namun Anggun harus menelan kekecewaan karena Arsyad masih enggan menatapnya. "Saya sedang tidak enak badan," ucap Anggun kemudian.

"Kalau begitu, Mbak Anggun harusnya istirahat, menjaga kesehatan itu penting.

"Sayang, ini sudah siang. Kita pergi ke restaurant sekarang?" Sambung Arsyad.

TBC...

1
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
bakal seru kisah Thanvir dan Livia ini nantinya... sedari kecil aja Thanvir udah terlihat begitu posesif terhadap Via...
Sandisalbiah
emang keluarga toxic dan muka badak.. udah jelas terbongkar kedoknya pun masih kekeh dgn kesombongan mereka.. dan pak Arif tp sayang gak bijak sana sama sekali, sebagai seorang bapak.. ank salah bukan di ingatkan malah di dukung.. definisi org tua keblinger ini..
Sandisalbiah
Alhamdulillah.. bahkan kebusukan Anggun langsung terbongkar melalui dr. Tiya bahkan sebelum mereka melihat dan menemui Anggun di Bandung..
Sandisalbiah
sepertinya otak Tanvir dan otak Jibril ini ke tuker... 🤭
Sandisalbiah
detik deti mendekati eksekusi drama picisan yg Anggun ciptakan.. semoga gak ada episode tambahan yg bikin tegang otot leher karena ulahnya..
Sandisalbiah
diagnosa abi Gabriel jelas ngawur walau masuk di akal tp bagus krn dgn begitu tes DNA akan tetap di lakukan biar kebohongan Anggun segera terbongkar
Sandisalbiah
yg namanya kebohongan gak akan bisa di simpan utk selamanya... Anggun terlalu sombong kalau dia berfikir dapat memanfaatkan Arsyad dan menipunya lagi tp pasti bakal kebongkar itu kebusukannya mengingat dr. Tiya yg melakukan CS pdnya adalah sahabat ummi Firda.. kali ini harus di bui dia biar beneran jerah..
Sandisalbiah
hanya keledai bodoh yg bisa jatu di lubang yg sama dan lagi² Anggun menunjukan betapa bpdphnya dia krn egonya yg tinggi yg gampang terpancing emosinya.. tdk bercermin atau belajar dr kesalahannya di masa lalu dan kini dia akan mengulanginya lagi.. dasar keledai dungu..
Sandisalbiah
nah.. ada aroma² gak sedap plus galagat lain dr Anggun.. apa coba maksudnya bilang akalu ank adopsinya itu anaknya Arsyad dan kasih nama belakang Arsyad juga... modus baru dia ini buat menjerat Arsyad lagi.. awas aja
Sandisalbiah
pentingnya memiliki bahkan menjadi orang tua yg ber pemikirannya luas dan terbuka.. selalu memberi kesempatan buat anak utk mengungkapkan pendapat mereka bahkan memberi kesempatan mereka buat berusaha membuktikan keinginannya walau tetap harus di pantau dan di ingatkan krn emang itulah tugas org tua..dan sayang gak semua org tua bisa bersikap sebijak itu
Sandisalbiah
seorang perempuan mungkin merasa bangga kalau sudah bisa merebut perhatian, cinta dr seorang suami terhadap istri sahnya tp dia lupa.. hal papun yg di peroleh dgn cara menyakiti perasaan org lain tdk akn pernah membawanya pd kebahagiaan bahkan keberkahan... jika pun dia terlihat bahagia tp hatinya juga tdk akan pernah merasa tenang dan damai
Sandisalbiah
hanya perempuan berhati iblis yg dgn tega menyakiti perempuan lain, apa lagi ibu Arsyad ini.. jelas tau Aira itu menantu Sholeha dan sangat berbakti tp tetap menyakitinya... jelas mertua biadap yg tak berhati.. perkara cucu... ank adalah titipan , siapa dia yg bersikap seolah Tuhan menentukan nasib ank dan menantunya
Sandisalbiah
cinta tp nikah lagi...? pernikahan gak akan bisa terjadi tanpa persetujuan kedua belah pihak.. dasarnya kamu maruk, gak sabaran dan kurang bersyukur makanya tega menghianati istri sesholeha Aira... dasar plin plan..
Sandisalbiah
terkadang org ketiga dlm rumah tangga yg bisa jd penghancur justru ibu sendiri.. terlalu ikut campur urusan rumah tangga anak, ikut mengatur kehidupan ank krn merasa paling tau apa yg terbaik utk sang anak tp justru semua itu mala mendorong ank dlm jurang kehancuran..
Tatan Utari
Aduhh cerita nya menguras air mata, semangat Aira
Nova Nurdin
baaguuusss
Nova Nurdin
kok vak kenal si javeed ama arsad.... kandia pindah setwlah diownjara nusuk istrinya mikail
Saadah Rangkuti
ibu macam apa kamu, namanya aja yg bagus tp tak sesuai dgn sifat dan hatinya..😡😡
Saadah Rangkuti
padahal Aira sedang hamil jg tanpa disadarinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!