Seorang gadis 14th merelakan masa remajanya demi bisa masuk ke organisasi Phantom agar bisa membalas dendam kematian kakaknya. Misi pertama mendekati empat cucu Alexander Starling Gruop.
Demi keberhasilan misi Irish menggunakan apa saja termasuk mempermainkan perasaan targetnya.
Dendam nomer satu, perasaan nomer sekian!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Usu dedek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebenaran yang tersembunyi.
Setelah usai menyuarakan unek-unek di hatiku, aku sedikit tenang. Tapi hanya kebisuan yang ku dapati. Tak ada satupun di antara mereka yang mau menjelaskan sesuatu kepadaku.
"Keadaan sudah begini kalian masih saja diam. Apa salah kak Isha sampai ada yang tega membunuhnya dengan keji seperti ini?"
Aku terduduk lemas di lantai. Suara tangisku tersendat. Aku menatap hampa kearah laki-laki yang membawaku tadi.
Melihatku hampir hilang harapan, pria tadi lalu memperkenalkan dirinya sebagai seseorang yang bernama Johanes, atau kerap dipanggil Jojo. Dia adalah seorang pria berusia 38 tahun yang mengaku sebagai rekan kerja kakakku. Penampilannya bukan sepeti orang kantoran, lebih tepatnya seperti Bodyguard orang kaya.
Aku hanya menggeleng pelan. Aku duduk di kursi depan pintu kamar mayat. Aku pasrah. Aku hanya melihat dari jauh, beberapa orang petugas medis membersihkan tubuh kakakku dan membungkusnya dengan kain putih. Mengemas jenazah kakak dengan rapi.
"Sebelum aku memperkenalkan diri lebih jauh, sebaiknya jenazah kakakmu segera dikemas dan dimakamkan dengan layak. Jika di bawa pulang ke Indonesia, itu akan membutuhkan waktu dan pengurusan surat yang berbelit dari duta Indonesia. Sebaiknya di makamkan di sini saja."
"Aku tidak perduli, Sir. Aku ingin kakkaku pulang. Dimakamkan di samping kedua orang tuaku. Bagaimanapun caranya kau harus membantu kepulangan mayat ini,"
"Baiklah, kami akan memulai prosedurnya. "
Mendengar ucapan tersebut aku pun mengangguk, walaupun sesungguhnya air mata ini tak bisa kubendung lagi. Aku masih saja menangis, mengigat luka yang di terima kakaku. Aku terduduk di depan kamar mayat itu dengan posisi jongkok, lutut panjangku menutupi wajahku yang sembab.
Tak lama kemudian datang lagi seorang pria tua kisaran umur 50 tahunan menggunakan jas rapi berwarna coklat muda dan topi koboinya. Ia ditemani oleh beberapa Bodyguard yang tampak sangat terlatih di sampingnya. Aku semakin menggelengkan kepala pelan. Aku sudah menduga, pasti ada sesuatu yang besar tersembunyi.
Tak lama, Pak Jojo pun memberi hormat kepada pria tersebut. Aku semakin penasaran. Sebenarnya ada apa ini? Mereka pun lalu duduk di dekatku.
"Nona ... perkenalkan, ini adalah ketua Asosiasi."
"Asosiasi?" jawabku dengan cepat sembari berdiri di hadapan pak Jojo. "Apa maksudnya? Aku hanya ingin tahu kenapa kakakku bisa mati mengenaskan seperti ini? Apa yang terjadi? Saat ditelepon, kalian hanya memberitahu kalau dia mengalami kecelakaan kerja, aku hanya tahu kakakku bekerja sebagai konsultan ahli gizi, tapi kenapa seorang konsultan bisa mati seperti ini? Ini .... ini seperti ... (suaraku berhenti) .. ini adalah pembunuhan brutal!" ujarku ngos-ngosan.
Aku terduduk lagi dan menangis. Setelah beberapa detik, aku pun tenang. Pria tua itu mulai bersuara.
"Kakakmu bukanlah seorang konsultan seperti yang kau tahu. Dia adalah seorang mata-mata terbaik dari asosiasi yang bernama Phantoms."
Seketika mendengar jawaban tersebut aku langsung berdiri menghampiri pria tua yang bicara di depanku.
"Phantoms, asosiasi apa itu? Sebenarnya apa yang selama ini kakakku sembunyikan? dan aku tidak tahu,"
"Seseorang yang bekerja sebagai mata-mata atau Phantoms, identitasnya akan disembunyikan. Seluruh identitasnya baik itu dari dunia sekalipun keluarganya hanya sedikit yang tahu, itu demi keamanan. Namun kami tidak menyangka, kalau nasib kakakmu begitu tragis,"
"Apa yang terjadi kepada kakakku, kenapa dia sampai bisa seperti ini? aku tahu kalau menjadi mata-mata itu memang adalah pekerjaan yang sangat berat dan berbahaya, aku sering menontonnya di televisi dan itu sangat membahayakan nyawa."
"Baiklah, kami akan menjelaskan kepadamu secara detail. Kau berhak mengetahui karena kau adalah saudaranya, tapi ingat! percakapan ini hanya pernah kau dengar sekali dan tidak akan pernah keluar lagi, apalagi didengar oleh orang lain!"
"Aku hanya ingin tahu apa yang terjadi pada kakakku."
Pandangan mataku tajam, aku menjadi sangat serius. Mereka lalu membawaku ke dalam ruangan sepi, tepatnya di dalam bagian kamar mayat yang tersembunyi. Para pengawal berjaga di tiap sudut. Keamanan di periksa berulang kali.
Aku tahu, kebenaran yang akan ku ketahui itu sangat rahasia. Aku melihat beberapa orang keamanan yang mematikan cctv dan menghapus jejak. Mereka mengelilingiku bagai tawanan. Aku merasa bagai seekor semut di antara kawanan serigala beringas. Aku sedikit takut, tapi hatiku takkan goyah. Aku ingin tahu kebenarannya.
*****
Pria tua itu bernama Christopher atau sering dikenal dengan nama Cp. Ia lalu menceritakan bahwa kakakku direkrut menjadi seorang mata-mata sekitar lima tahun lalu. Kakakku menjadi Phantoms paling terlatih di dalam asosiasi. Dia adalah satu-satunya wanita yang layak di sebut mahakarya, bisa delapan bahasa, menguasai IT, obat-obatan dan ilmu bela diri. Di dalam asosiasi, bakatnya yang luar biasa membuat Isha menjadi satu-satunya agen wanita yang di segani.
Saat pertama kali bergabung dalam Phantoms dia berhasil mencetak prestasi dengan menyelesaikan misi perdamaian luar negeri. Tak lama dia pun di berikan misi khusus untuk mengawasi projeck besar yang melibatkan seluruh tatanan negeri.
Sebuah bisnis keluarga ternama yang di curigai mempunyai bisnis super ilegal. Bisnis itu sendiri mampu menopang keuangan negara Amerika. Isha menyusup kesana, menyamar sebagai pekerja salah satu pabrik yang di awasi biro hukum.
Dari hasil penyelidikannya, Isha berhasil membongkar beberapa senjata selundupan dan pabrik bodong yang hanya merupakan kedok. Yang mengejutkan adalah bisinis itu hanya milik satu keluarga, yang bernama Starlings Groups. Perusahaan yang bergerak dalam industri mesin, medis, plastik, dan technology. Tapi semua itu hanyalah bisnis kecil mereka.
Dibalik nama Starlings tersimpan banyak rahasia kelam. Mereka mempunyai bisnis senjata ilegal, narkotika, penjualan bom, dan perdagangan organ manusia. Entah apa yang di temukan Isha, sampai ia mengalami keadaan yang sangat buruk hingga merenggut nyawanya.
Dalam empat tahun terakhir, banyak agent yang di kirim untuk menjadi mata-mata, tapi tak satupun yang pernah kembali. Hanya Isha satu-satunya yang berhasil di temukan walaupun dalam keadaan yang sangat memilukan.
"Apa itu artinya kalian tau, siapa pelakunya?" Aku bertanya dengan nada setengah lemas.
Aku begitu marah mendengar cerita tersebut, tapi aku berusaha meredam emosiku.
"Ya ... kami sangat tahu." jawab tuan Cp.
"Lalu kenapa? Kenapa mereka tidak di tangkap dan di pejarakan?"
"Itu percuma nona, "
"Apa hukum hanya berlaku bagi orang lemah dan miskin? Bagi orang-orang seperti mereka hukum tidak berani menyentuhnya? Lalu apa gunanya organisasi kalian?"
"Tutup mulutmu! Jika kau tidak mengetahui apapun sebaiknya jangan bicara sembarangan!" Sentak pak Jojo panas kepadaku membuatku terperanjat. Ya, aku agak keterlaluan dalam berbicara.
"Tenanglah Jojo, biar aku jelaskan." sahut pak Cp dengan tenang. "Mereka bukan keluarga sembarangan nona, kakakmu sudah di temukan meninggal sekitar empat hari yang lalu. Begitu kabar ini muncul kami sudah merilis beberapa tersangka, dan polisi bergerak cepat. Tapi kekuasaan mereka terlalu kuat. Para tersangka di manipulasi, sementara pelaku aslinya hidup bebas."
"Apa ... tidak bisa di bawa ke pengendalian tinggi?"
"Itu percuma, jika itu kami lakukan, maka mereka akan memutar balikkan fakta. Mereka pasti akan membunuh karakter kakakmu sebagai wanita murahan,"
"Lalu kenapa Organisasi Phantoms diam saja? Apa kalian tidak bisa melakukan apapun?"
" jika kami membongkar kedok organisasi maka bukan hanya kakakmu tapi seluruh anggota Phanthoms akan mati. Apa kau sangat tidak tahu bahwa organisasi ini sangat rahasia? organisasi Phantom didirikan langsung oleh menteri pertahanan dan ini hanya diketahui oleh staff dan jajaran saja." Ujar pak Cp dengan nada menekan.
"Jika organisasi terlibat terlalu jauh, maka sistem pemerintahan akan terguncang. Yang akan terjadi bukan hanya ketidak stabilan, tapi pemusnahan oleh keluarga Starling. Di balik keluarga itu terdapat dukungan yang sangat besar. Bahkan membayangkannya saja kami tidak sanggup. Bekingan itulah yang di selidiki kakakmu. " Tambah pak Jojo.
"Kalau begitu, kakakku, apakah tidak akan mendapat keadilan yang pantas?"