NovelToon NovelToon
MY BODYGUARD

MY BODYGUARD

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:112.9k
Nilai: 5
Nama Author: Khintannia Viny

Gilang Herlambang adalah seorang mantan mafia yang memiliki lima anak perempuan yang terkenal dengan kecantikannya.

Karena khawatir dengan keselamatan kelima anaknya, akhirnya Gilang mengutus lima bodyguard untuk kelima anaknya.

Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah keputusan Gilang mengutus bodyguard untuk anak-anaknya adalah hal yang tepat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khintannia Viny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17 (IRENE DANIYAL)

Malam pun tiba, Irene terus saja melihat Daniyal yang merasa tidak nyaman.

"Apa kamu tidak nyaman?" tanya Irene.

"Hm, aku mau ke kamar mandi tapi susah." jawab Daniyal.

"Kenapa ga bilang sih!?" ucap Irene yang langsung bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju Daniyal.

"Kamu mau apa?" tanya Daniyal yang takut melihat Irene mendekatinya.

"Mau bantu lah! Ayo cepat aku bantu membopongmu." ucap Irene sambil mengulurkan tangannya.

"Tidak! Aku tidak ingin di bantu olehmu!" ketus Daniyal sambil menepis tangan Irene.

"Aku ini beneran mau bantu kamu! Aku ga ada maksud lain, jangan ge'er!" ketus Irene.

"Aku ga ge'er tau!" ketus Daniyal.

"Hey! Kenapa kamu jadi berani berbicara dengan nada tinggi padaku? Aku ini majikan kamu tau!" ucap Irene yang kesal dengan sikap Daniyal.

Daniyal yang baru menyadari langsung menutup rapat mulutnya dan menelan salvilanya.

"Ayi cepat aku bantu! Jangan banyak protes!" ketus Irene yang langsung menarik tangan Daniyal dan mengaitkannya ke lehernya.

Walaupun tubuh Daniyal lebih besar darinya, tetapi Irene tetap berusaha untuk membopong tubuh Daniyal.

Tanpa sadar Daniyal memandang wajah Irene dari dekat, lalu tersenyum karena baru menyadari jika Irene bukan hanya cantik wajahnya, namun dia juga baik walaupun caranya kadang berbeda dari yang lain.

"Hey, aku tau kalo kamu ngeliatin aku dari tadi tau! Apa kamu mau membalas dendam karena aku melihatmu tadi!?" ketus Irene yang membuat Daniyal tersadar dan langsung memalingkan wajahnya.

"Kamu tau lagu ga? Ada pelangi di matamu?" tanya Daniyal.

Mendengar pertanyaan Daniyal membuat Irene menatap wajahnya dan memberinya tatapan tajam.

"Itu lagi jaman dulu tau, ya aku tau lah!" jawab Irene.

"Kalo itu ada pelangi di matamu, tapi kalo sekarang ada kotoran di matamu, makanya aku ngeliatin kamu terus haha!" goda Daniyal.

Dengan cepat Irene mendorong tubuh Daniyal dan berlari ke arah wastafel dan melihat wajahnya dari pantulan cermin.

Sedangkan Daniyal yang di dorong secara tiba-tiba tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya hingga dirinya terjatuh dan meringis kesakitan.

"Aww!!!" teriak Daniyal.

Irene yang baru sadar jika Daniyal terjatuh segera mencuci wajahnya dan kembali membantu Daniyal untuk berdiri.

"Sorry, sorry! Sakit ya?" tanya Irene sambil memegangi tangan Daniyal.

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang sedang melihat pemandangan itu dengan senyum di wajahnya.

Aleena, Aleena yang membawakan kebutuhan kakaknya selama di rumah sakit itu tanpa sengaja melihat tingkah laku Irene dan Daniyal saat membuka pintu ruangan yang memang hanya tinggal di geser ke samping.

Aleena mengeluarkan hpnya dan memotret keduanya yang terlihat sangat akrab, lalu Aleena segera mengirim foto tersebut ke grup keluarganya.

"Lebih baik aku menaruh pakaian ini di depan pintu aja deh biar ga ganggu mereka." gumam Aleena yang langsung menaruh paper bag yang dia bawa dengan hati-hati.

Setelah menaruh paper bag tersebut, Aleena segera berjalan meninggalkan ruangan tersebut sambil mengirim chat kepada Irene untuk memberitahu kalau kebutuhannya ada di depan pintu.

Hari itu Aleena pergi bersama supir pribadin papinya karena para bodyguard sudah di ijinkan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.

Irene yang tidak sadar kalau adiknya melihat dirinya bersama Daniyal itu terus membantu Daniyal ke kamar mandi tanpa mengecek hpnya yang sejak tadi berbunyi.

"Aduh serius sakit banget ini... Kamu sengaja kan?" ucap Daniyal yang masih tetap menahan rasa sakitnya.

"Engga kok ga sengaja! Kamu aja yang lemah di dorong sedikit langsung jatoh! Lagian aku dorong kamu juga gara-gara kamu ngomong begitu!" ketus Irene.

Sampailah akhirnya mereka di toilet yang sebenarnya sangat dekat dan masih berada di satu ruangan, hanya saja karena keduanya berdebat terus hingga tidak sampai-sampai.

Akhirnya setelah perdebatan yang panjang, Daniyal berhasil buang air kecil dan Irene kembali membantunya tanpa perdebatan apapun lagi.

Setelah memastikan Daniyal sudah berbaring dengan benar, Irene segera kembali duduk di sofa sambil melihat hpnya yang dari tadi berbunyi.

"Aleena? Dia ngechat apaan sih di grup tumben banget." gumam Irene.

Namun saat dirinya membuka chat tersebut, betapa terkejutnya dia melihat foto dirinya dan juga Daniyal.

"Gila!" teriak Irene yang membuat Daniyal terkejut dan langsung menatapnya.

"Siapa yang gila? Kamu udah gila?" tanya Daniyal.

"Enak aja! Adikku gila! Dia mengirim fotomu dan diriku saat aku mengantarmu ke toilet." jelas Irene.

"Apa!? Tadi dia ke sini? Tapi kenapa ga masuk?" tanya Daniyal.

Irene hanya mengangkat kedua bahunya lalu segera melihat keluar pintu untuk mengambil paper bag yang di bawa Aleena.

"Dasar anak itu benar-benar menyebalkan!" ketus Irene.

***

Sedangkan di dalam mobil, Aleena terus saja tertawa hingga membuat supir pribadi papinya menatap aneh lewat kaca spion.

"Apa sekarang non Aleena juga sama gilanya dengan non Nancy? Wah ternyata percuma kaya kalo kena penyakit gila ya.." batin supir pribadi papinya sambil menggelengkan kepalanya.

Drrtt,, drrtt... Hp Aleena berdering dan dengan segera Aleena mengangkat telfon dari papinya itu.

"Halo papi.." sapa Aleena dengan lembut.

"Apa kamu sudah pulang? Kenapa kamu tidak memisahkan Irene dan Dani tadi?" tanya Gilang.

"Kenapa harus di pisah pi? Ga apa-apa lah mereka bersama, toh kak Dani juga tampan dan terlihat berwibawa, yang lebih penting lagi kak Dani rela mengorbankan dirinya untuk melindungi kak Iren." jelas Aleena.

"Jangan ngawur! Papi memang tidak melarang kalian berkencan dengan siapapun, tapi papi sudah berjanji untuk menyuruh Irene mengikuti kencan buta dengan anak sahabat papi." ucap Gilang.

"Apa!? Yaampun papi inget dulu teman kencannya kak Iren angkat tangan dengan sikapnya yang menyebalkan!" ucap Aleena mengingatkan.

"Harusnya papi jodohin kak Dani sama kak Iren, kalo engga, kak Iren bakal jadi perawan tua karena takut sama kakak!" lanjut Aleena.

"Aleena kamu! Apa suasana hatimu sedang bagus? Kenapa kamu semangat sekali menceritakan tentang kakakmu?" tanya Gilang.

"Apaan sih pi! Aku ini seneng aja kalo akhirnya ada laki-laki yang kuat berada di samping kak Iren." ucap Aleena.

"Yah kamu benar, tapi papi masih mau menjodohkan Irene dengan anak sahabat papi." ucap Gilang.

"Ya ya ya, terserah papi aja deh ah pusing aku!" ketus Aleena.

"Jangan-jangan kamu menyukai bodyguardmu sendiri ya Alen?" tanya Gilang yang langsung membuat Aleena terkejut.

"Hah? A-apa-apaan sih pi! Engga kok.." ucap Aleena dengan tergagap.

"Gausah bohong, dari awal papi dan Iren tau kalo kamu tertarik sama siapa namanya? Abizar, iya Abizar!" ucap Gilang.

"Kalau aku tertarik dengannya, apa papi menyetujui hubungan antara anak papi dan bodyguarnya sendiri?" tanya Aleena.

"Kenapa papi akan melarang? Selama anak-anak papi bahagia papi tidak akan pernah melarang mereka bersama siapapun." jelas Gilang.

"Kalau begitu, aku akan mendekati kak Abizar setelah ini!" ucap Aleena yang langsung berlari menaiki tangga.

"Apa!? Mendekati? Hey, wanita jangan mendekati laki-laki duluan Aleena!" teriak Gilang dari bawah namun tidak di gubris oleh Aleena.

Gilang hanya menghela nafas panjang sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah anaknya itu.

1
~@Daryyl05
msi menunggu 🙃
Restu Apih
bodyguard ko kurang ajar thor..
dan juga minimal kasih tau latar belakangnya..
kecuali klo bodyguardnya tidak tampil di seluruh cerita.. hanya sekilas
Restu Apih
kebanyakan MC ini mah Thor..
jgn sampe jadi monoton
Khintannia Viny
ditunggu ya kakkkk, kerjaanku di dunia nyata lg banyak2nya huhuhu
~@Daryyl05: semangat kak 💪💪
total 2 replies
~@Daryyl05
Terakhir kaka update 1/03/2023 dan sekarang 2025 aku akan menunggu apdate tan dari cerita Kaka yg ini.

Samagat Kaka 💪💪🔥🔥
~@Daryyl05
aku tunggu notif dari cerita Kaka yg ini, semangat kaka
~@Daryyl05
kak plis kak lanjutin🙏🙏,suka bangett Ama cerita Kaka yg ini
Zulfa Yana
visualnya cantik2 thorr
koko
lanjut kk
Khintannia Viny
nanti author lanjut ya kaaa, author masih mencari inspirasi hihihi💪🤗
Ati Pct
gk diteruzin up nya ya thor tanggung iniiiiih
macil
paling cantik ratu
Rahmawaty❣️
smoga abizar bisa tulus mncintai aleena
Rahmawaty❣️
kayanya queen lbih peka ya
Rahmawaty❣️
ah ni satu lg anknya bramantyo si adytama ya
Rahmawaty❣️
aku rasa si dani , abizar dan satu lg siapa ya kira² ?? apa mungkin yg jd bodyguardnya ratu.. siapa ya nma nya aku lupa bodyguard ratu😁
Rahmawaty❣️
ah pcr nya nancy ini kasar dan psti ga baik
Rahmawaty❣️
mreka adik kaka .
apa mksud tujuan dani dan abi jd bodyguard ank nya papi gilang ya??
apa ada dendam terselubung dimasalalu??
Rahmawaty❣️
si dani ini mungkin ank org kaya kali ya trus nyamar jd bodyguard
Marhami Marhami
papi Gilang tau bahwa abizar belum 100% bisa menjaga Aleena
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!