tentang kisah percintaan seorang pria duda berusia 29 tahun bernama Reyhan Abraham yang jatuh cinta kepada seorang gadis berusia 22 tahun
yang bernama Olivea Darmayanti
mampukah Reyhan mendapatkan cinta olivea darmayanti
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A.N BLUE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
permintaan tanpa menolak
waktu pun berlalu begitu cepat tak terasa setelah kejadian olive dan Reyhan di malam itu bersama Daffa dan Ratih di restoran itu membuat Reyhan membuat keputusan tak terduga.
Reyhan meminta seseorang untuk
memindahkan olive menjadi sekretarisnya juga.agar Reyhan mampu melihat pujaan hatinya setiap saat....
" hah...kakak serius mau menjadikan dia sekertaris mu ? ucap Daffa terkejut...
" hemmm....aku sudah tidak mau lagi Daffa dia salah faham denganku lagi ...
" sepertinya kakak benar-benar sudah jatuh cinta olive...? ucap Daffa menggoda Reyhan..
" ia kamu benar daf aku memang sudah jatuh cinta dengannya sejak awal namun tidak ku sadari..ucap Reyhan sambil melihat foto pertama ketemu olive dengan Sandra waktu di taman...
" terus kelanjutannya gimana ini...? ucap Daffa lagi
" aku akan menikahinya Daffa..secepatnya...
ucap Reyhan semangat
" tapi bagaimana dengan mamy kak....??
ucap Daffa
" aku akan berusaha minta restu mamy daf aku juga gak ingin melukai hati olive lagi.apa lagi Zidan,Zidan begitu menyukai olive...ucap Reyhan membayangkan waktu saat bersama Zidan dan olive waktu itu di taman bermain...
"ia..... sepertinya olive mampu membuat dinginnya es batu ini meleleh..hahahaha....ucap Daffa
sambil ketawa meledek kakaknya...yang terbayang begitu banyaknya wanita yang menghampiri kakaknya tidak satu pun yang mampu melelehkan hati Reyhan
"kamu sendiri sama sekertaris itu bagai mana? ucap Reyhan yang tau jika Daffa terkadang sering mencuri pandang dengan Ratih..
" sekertaris maksudnya? ucap Daffa pura-pura bodoh di depan kakaknya...
" siapa lagi kalo bukan temannya olive? ucap Reyhan sambil melempar pulpen ke jidat adiknya...
""" gak ada...ucap Daffa...
tak ingin terlalu banyak bicara dengan kakaknya, Daffa pun pergi meninggalkan ruangan kakaknya,
" dasar..jika kau menyukainya tak perlu kamu sembunyikannya Daffa,,, ucap Reyhan sambil menggelengkan kepalanya dan pandanganya tak luput melihat kepergian sang adik hingga tak terlihat lagi dari balik pintu itu....
di sebuah ruangan desain seorang gadis cantik yang sedang asik dengan pensil dan kertas mau tak mau harus berhenti ketika seorang pria tampan tinggi itu mendekati meja olive...
" live...bisa gak nanti kita makan bareng...ucap Reyhan pelan...karena Reyhan tidak memiliki telpon olive mau tak mau harus menemui olive di ruangannya...
olive yang mendengarnya pun langsung menganggukkan kepalanya.tanda setuju..
Reyhan yang jadi pusat perhatian di ruangan itu pun langsung bersuara keras....
" kamu ikut keruangan ku...ucap tegas Reyhan ke pada olive..
olive yang terkejut pun bingung dengan mengangkat satu alisnya dengan imut.hingga beberapa detik kemudian faham dengan ucapan Reyhan..
sedangkan Reyhan harus menahan senyumnya karena melihat wajah olive yang terkejut seperti itu,
saat olive berdiri baru olive sadar kenapa Reyhan bersuara seperti itu...
semua mata tertuju ke olive dan Reyhan...
" kalian melihat apa? ucap tegas namun dingin ke seluruh karyawan yang melihat mereka..
semua karyawan yang takut dengan suara Reyhan pun langsung kembali bekerja...
pikiran mereka masih sayang dengan pekerjaan mereka...
setelah olive dan Reyhan tak terlihat lagi dari balik pintu..Reyhan pun menarik nafasnya karena sedari tadi menahan senyumnya...
" hemmm...bapak kenapa pak? ucap olive bingung dengan perilaku Reyhan..
" gak ada hanya saja....kamu itu...lucu banget tadi...ucap Reyhan sambil mencubit pipi olive yang bikin gemes ...ia maklum lah orang sedang sedang jatuh cinta begitu...
" aw....sakit pak...ucap olive sambil mengelus pipinya..
" jangan panggil aku bapak ? ucap rehan protes
" kita di kantor saat ini pak bukan di luar..saya cuma gak mau ada yang mengira nanti...yang ada malah jadi bahan omongan kantor...ucap olive panjang lebar ke Reyhan....
" aku ingin kamu jadi sekertaris ku mulai besok...ucap Reyhan tanpa bantahan
" hah....gak salah kah mas....aku kan gak bisa di bagian sekertaris mas....ucap olive tanpa sadar jika ucapannya memanggil reyhan sangat formal...
" aku tidak terima penolakan sayang..sambil melihat ke olive dan langsung mencolek hidung olive
olive yang bingung pun terdiam aja tanpa bersuara...dan sesampai ke ruangan olive tapi malah di gandeng ke life ...mereka keluar dari kantor tanpa ada yang tau selain asisten Tomi...
ketika masuk jam makan siang kantor itu kedatangan tamu seorang gadis cantik dan seksi yang langsung naik ke ruangan Reyhan berada...
berapa terkejutnya ketika dia melihat keruangan Reyhan yang kosong hanya ada asisten Tomi saja di ruangan itu....
ia di bagian sekertaris sudah memberi tahu jika
tuan mereka sedang tidak ada di ruangan,
tapi Jeny tetap kekeh nyelonong masuk...
" kemana bos mu? ucap Jeny kesal
" tuan sedang keluar non...ucap asisten Tomi...
" ia kemana? ucap Jeny ketus...
" ada pertemuan dengan rekan bisnis non...ucap Tomi yang males Ngadapin Jeny
" ohhh...lama kah bos mu pergi? ucap Jeny
" sudah dari tadi non...mungkin sekalian makan siang ..kan ini sudah jam makan siang...ucap Tomi memanasi hati Jeny...
" sial...terlambat...grutu Jeny.
tanpa ngomong apa - apa lagi Jeny langsung keluar meninggalkan ruangan Reyhan...sedangkan Tomi yang kesal pun langsung memberi tau tuannya Reyhan...
" Rey...tadi ada Jeny ke kantor mencari kamu tapi ku bilang kamu sedang keluar bersama rekan bisnis...ular seperti Jeny berbahaya jika sama kamu terus...isi pesan Tomi....ia Tomi sudah d larang memanggil nama tuan ketika tidak di lingkungan kerja dan ketika mengirim pesan pun..usia Tomi dan Reyhan sama hanya saja Tomi belum menikah.
coba perhatikan tulisan nya thor,,,terasa lidah ini kyk gimana gitu ya Baca nya,,gak ada yg nyambung tulisan nya