NovelToon NovelToon
TASBIH CINTA

TASBIH CINTA

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:557.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: tufa_hans

Zaskia terpaksa dimasukkan ke pesantren karena sikap sombong dan angkuhnya. Tidak mau mengecewakan sang papa, Zaskia pun berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Anggi—sahabat baiknya— selalu setia menemani Zaskia ke mana pun gadis itu pergi karena mereka adalah sahabat dari kecil bahkan sudah seperti saudara kandung.

Namun, Zaskia dan Anggi sama-sama mengagumi sosok Alkan yang tidak lain adalah putra Kyai Syarif, pengasuh Pondok Pesantren An-Nur. Akan tetapi, Alkan justru dijodohkan dengan Salimah, keponakan Kyai Syarif.

Lantas, siapakah yang akan menjadi pemilik hati Alkan sesungguhnya? Zaskia, Anggi, atau Salimah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tufa_hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hantunya mirip Gus Alkan

"Kia, ikut aku ke kamar mandi yuk? aku kebelet." Anggi membangunkan Kia tengah malam.

"Jam berapa sekarang Nggi? aku ngantuk banget," ucap Kia masih memejamkan matanya.

"Kia ayo...! aku bisa pipis di sini nanti kalau kamu nggak bangun-bangun," ucap Anggi mewek.

"Iya iya..., bentar aku mau ambil kerudung dulu." Kia bangun lalu mencari kerungnya dalam kegelapan, Kia tidak menghidupkan lampu karena takut mengganggu tidur santri yang lain.

"Kamu lelet banget sih Ki, ya udah aku duluan aku udah nggak tahan Ki, tapi kamu harus susul aku! Awas aja kalau nggak, nanti ku aduin kau ke Ayah," ancam Anggi.

Anggi yang sudah tidak bisa nahan ingin segera ke toilet, ia langsung lari meninggalkan Kia saat Kia menemukan kerudungnya.

Kia menyusul Anggi setelah selesai memakai kerudung. Namun, saat melewati taman, bulu kuduk Kia merinding karena melihat sesosok orang duduk di bawah pohon mangga dalam kegelapan.

"Wah..., ini pasti hantu, emang dia pikir aku takut apa? nggak ada juga ceritanya orang meninggal karena dimakan hantu, jadi untuk apa aku takut?" Kia mendekat tetapi wajah orang tersebut masih tak terlihat karena ia menenggelamkan wajahnya pada lengan yang bertumpu pada lutut.

Kia mengambil ranting lalu memukulnya sekencang mungkin.

"Pergi kau hantu! aku nggak takut, pergi sana pergiii...!" Kia memukulnya tanpa henti.

"Hentikan!" ucap Alkan. Namun, Kia tak mendengarnya, Kia memukul Alkan membabi buta menggunakan ranting yang sengaja diambilnya tadi.

Alkan yang sudah kesakitan di pukul oleh Kia, langsung memegang tangan Kia untuk menghentikannya. Namun, Kia memberontak hingga akhirnya Kia terpeleset dan Alkan berusaha untuk menangkap kia. Namun, mereka berdua malah jatuh berguling-guling karena posisi pohon mangga tersebut tanahnya tidak datar.

Kia kaget karena ia terjatuh bersama orang yang dipukulnya dengan posisi Kia menimpa Alkan. Kia yang kaget malah mematung menatap Alkan dari jarak yang sangat begitu dekat. Kia dapat melihatnya karena sinar sang rembulan di malam itu begitu cerah. Pohon mangga yang rindang menutupi ke cerahan sinar sang rembulan, membuat Kia tidak bisa mengenali kalau yang dipukulnya adalah Alkan bukanlah hantu.

Deg

Deg

Deg

Baik Alkan maupun Kia terpaku dengan jantung yang berdegup kencang.

Ini pasti ada yang salah, jantungku? mengapa aku tidak bisa mengatur jantungku agar berdetak lebih normal? menapa aku sangat nyaman berada dekat dengan gadis ini? batin Alkan.

"Kenapa hantunya mirip Gus Alkan ya? apakah aku sudah gila? dan ini..." Kia menusuk nusuk pipi Alkan dengan jari telunjuknya. "Begitu nyata," gumam Kia. Namun, Alkan masih tetap tak bergeming membuat Kia menampar pipi Alkan.

"Hai hantu, aku nggak takut ya sama kamu. Gus Alkan memang tampan, tetapi aku nggak akan tertipu sama kamu, meskipun kamu menyamar sebagai dia.

Alkan mendorong Kia dari tubuhnya, lalu duduk dan menyentil kening Kia.

"Santri edan," ucap Alkan lalu berdiri meninggalkan Kia yang masih kaget dengan suara Alkan.

Kia berdiri dari tempat tersebut, lalu menatap langkah Alkan yang menjauh darinya.

"Jadi tadi beneran Gus Alkan?" gumam Kia.

"Mampus gue, tapi aku kan nggak sengaja." Kia menjadi gugup, takut kelakuannya dilaporkan ke daddynya.

"Aku harus minta maaf, aku nggak mau mengecewakan daddy, aku nggak bermaksud bersikap kayak gitu lagi, aku nggak nyangka kalau yang ku pukul tadi beneran Gus Alkan." Kia merasa bersalah karena memukul Alkan membabi buta.

...🍒🍒🍒🍒🍒...

...TBC...

1
lilis indri hastuti
cie2 arofah penasaran ya sama kia
lilis indri hastuti
semoga alkan dan kia berjodah/Drool/
lilis indri hastuti
mulai seru nieh
lilis indri hastuti
kangeeen
lilis indri hastuti
lanjut thor
lilis indri hastuti
Alhamdulillah semoga sesuai harapan/Heart/
Dyah Oktina
rasa sakit yg raka buat kali thor...
Dyah Oktina
namanya mirip kakak adek... ardian...adrian.... jd suka bingung 🤭✌️😁
Dyah Oktina
Waduh... raka... Kamu mendua kan.. kasihan anggi... kenapa ngak terus terang sampai ortunya kla sdh menikah ... kan jd ada 2 hati mungkin lebih yg tersakiti kan kamu pengecut raka
Dyah Oktina
wah... kla begitu kasihan anggi.. d jodohkan.. mana masih punya pacar😔
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Dyah Oktina
semangat terus thor.. 💪🏻💪🏻💪🏻
Suparti Fadhil
hadeh kisah Aska sm Zahra digantung jg g ada kelanjutannya
Suparti Fadhil
biasanya kyai itu sangat bijaksana banget kok dipart ini sy g melihat wibawanya pak kyai y
Rina Yulianti
lanjut tapi jangan pisahkan kia dan alkan ...semoga kia nya sembuh
fa _azzahra
ko pas menyematkan cincin ga diwakili oleh orang tuanya ya.bukan nya ga blh bersentuhan laki dan perempuan bkn mahram
fa _azzahra
lbh enak dibaca kalau jangan pakai kata 'kau tapi 'kamu🙏🙏
lutfia aliya
😭😭😭
lutfia aliya
mewek thor 😭😭😭
Magdalena
ok kk menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!