Serenity Martinez adalah seorang gadis cantik yatim piatu yang menjalani kerasnya kehidupan sejak kecil. Berasal dari keluarga miskin, berantakan dan berakhir tragis. Sempurna sekali kan. Mendiang ayahnya meninggal tertabrak truk ketika mencoba merampok truk tersebut. Sedangkan ibunya bunuh diri karena lelah dengan kehidupannya yang miskin dan menderita.
Ada sesuatu yang unik dari Seren yaitu dia memiliki mata heterochromia. Itu artinya dia memiliki 2 warna mata yang berbeda, tetapi dia memilih menutup kelebihannya itu dengan menggunakan softlens agar tidak mencolok.
Regan Riley Robert, seorang pria tampan dengan kehidupan yang sempurna tanpa cela. Dilahirkan di keluarga kaya raya dan bahagia. Menjalankan bisnis warisan sang ayah dan merupakan putra tunggal. Dan dikelilingi oleh wanita wanita cantik yang ingin menjadi pendampingnya.
Mereka dipertemukan oleh takdir dan dipisahkan pula oleh takdir..bagaimana kisah mereka? yuk Ikuti kisah mereka ya...
Semua novel otor minim konflik seperti biasanya...jangan suruh otor untuk bikin konflik berat ya..semua tergantung otor mau dibuat apa cerita dan endingnya..skip aja kalau ga suka ya gaees...
ig author @zarin.violetta
(sedang proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#17
Setelah makan, Regan menyuruh Seren duduk di sofa. Lalu Regan mengambil kotak obatnya dan duduk di samping Seren.
"Lihat aku...aku akan menggannti perban di kepalamu", perintah Regan.
Lalu Seren membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Regan.
Regan dengan perlahan membuka perban Seren. Terlihat jahitan semalam yang mulai kering karena efek obat. Seren memejamkan matanya, karena perban yang lengket dilukanya terasa agak perih dan sakit.
"Apakah sakit?", Regan berusaha melepaskan perban itu dengan perlahan.
"Tidak", jawab Seren.
Setelah berhasil membuka perbannya, Regan meneteskan obat dikapas lalu mengusapnya di luka Seren.
Setelah itu, Regan menutup luka itu kembali menggunakan plester transparan berukuran agak besar.
"Done", ucap Regan dan menatap mata indah Seren.
Seren langsung menunduk begitu Regan menatap matanya.
Lalu merekapun pergi ke mansion.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
"Sudah kau selidiki dimana gadis itu?", tanya wanita tua yang bernama Dorothy.
Wanita tua itu tampak terluka di beberapa wajahnya karena insiden semalam.
"Kau memilih lawan yang salah nyonya", kata pria bertato itu.
"Apa maksudmu?", tanya Dorothy bingung.
"Mobil yang kau tabrak kemarin itu milik Regan Riley Robert..dan maaf aku tidak bisa membantumu kali ini", jawab pria itu.
"Aku tidak mengerti..apakah pria itu sangat penting?".
"Pasukanku hanya 1% dari jumlah anak buahnya..mencari masalah dengannya sama saja dengan bunuh diri...saranku pergilah jauh jauh sebelum dia menemukanmu..aku akan pergi dulu".
"Kau gila?bagaimana dengan bisnis besarku?", kata Dorothy.
"Dia akan menghancurkan bisnismu secepatnya dan turuti saranku jika kau maish ingin hidup", pria bertato itu pun pergi.
"Shiiiittttt... bagaimana ini...haaaahhhhhh", teriak Dorothy stres.
Dia tidak punya pilihan lain selain lari.
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Regan dan Seren tiba di mansion Agatha. Agatha sangat kaget dengan luka dikepala Seren. Dan akhirnya Regan mengarang cerita yang dianggapnya masuk akal agar mommynya tidak khawatir.
"Wait...apakah kemarin kau salah membeli softlense sayang?warna matamu berbeda", tanya Agatha bingung.
"Heterochromia..itu warna mata aslinya mom", jawab Regan.
"Really?oh God ..baru kali ini aku melihat mata seperti ini..", Agatha masih takjub dan memandang mata Seren lebih dekat.
"Momm..", panggil Regan.
"Hmm ya..sekarang kau istirahatlah sayang..luka dikepalamu pasti membuatmu pusing", kata Agatha.
"Oh ya..sementara kau tidur di mansion agar aku lebih mudah mengawasimu", akhirnya Agatha punya alasan supaya Seren tinggal di mansion.
"Tapi aunty..aku baik baik saja", kilah Seren.
"Tidak sayang..aku akan mengawasimu sampai kau sembuh", Agatha bersikeras.
Dan Seren pun menurut. Lalu langsung menuju kamar lantai atas untuk beristirahat.
Regan menghubungi anak buahnya dan menyuruh anak buahnya untuk menghancurkan tempat pelacuran itu.
Lalu Regan memasuki kamarnya dan memeriksa email yang masuk dari asistennya. Meskipun berada di mansion, Regan tetap bekerja dan berhubungan dengan sang asisten untuk mengawasi perusahaannya.
Menjelang malam, Agatha dan Seren tampak duduk di meja makan. Mereka siap menikmati makan malam. Regan datang terlambat karena terlalu sibuk mengerjakan pekerjaannya.
"Sayang..mommy akan ke Paris mengunjungi daddymu..bisakah kau disini menunggu Seren sampai mommy pulang?", kata Agatha.
"Hmmm...bagaimana jika di penthouseku saja mom...aku akan lebih dekat ke perusahaan", jawab Regan.
"Aunty..aku tidak masalah disini sendiri..bukankah ada paman Raul dan bibi bibi yang lainnya disini?", Seren memberi tanggapan.
suka karena part-nya juga GX terlalu bnyak GX bertelele 🤗👍👍👍
pas lahiran anakku yg ke 3 sampe mesengger kak zarin buat izin kasih nama anak bungsu ku Regan Riley,dan di ACC dong😍