seorang pemuda menemukan sebuah liontin dan ternyata liotin itu terdapat raja Borobudur
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tivany cainy ainy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 17
setelah satu jam lebih Riyan dan Adi pun beristirahat dan ia mengeringkan keringat nya , setelah itu dia pun mandi ditempat yang sudah di sediakan oleh asrama , hari ini guru nya tidak datang melatih , terkadang guru nya melatih dijam-jam tertentu dan jika ada yang ingin datang berlatih , mereka diperbolehkan masuk dengan cara berlatih sendiri , jika pada waktu pagi sampai jam 12:00 siang , dan sore 19 : 00 sampai menjelang malam , dijam-jam tersebut semua murid boleh datang dan pulang sesuai jam yang ditentukan , Riyan dan Adi sudah siap dengan mandi nya , mereka berdua duduk berdampingan di bangku asmara yang terdapat disitu ,
" Yan kenapa kamu terlihat seperti itu ya Yan ?..." tanya Adi ,
" begitu gimana di " kata Riyan ,
" kamu kayak lain begitu " kata Adi ,
" lain ... lain gimana maksudnya di " tanya Riyan pada Adi ,
" Yan ..kamu tahu tak , kamu itu sekarang berbeda , dan perbedaan nya adalah kamu terlihat dewasa , tenang dan sedikit ,,, apa lah gitu , tak bisa aku utarakan , pokok nya kamu agak berbeda dari sebelum kamu ikut pertandingan seni bela diri kemarin itu , bahkan gerakan mu pun agak berbeda cepat ,gesit dan cekatan ,aku sampai tak bisa mengimbangi gerakan mu Yan.. kamu sangat hebat dan aku juga gak tahu harus gimana mengatakan nya , sangat berbeda dari yang dulu Yan , " kata Adi menjelaskan apa yang menurut dia pikirkan tentang Riyan ,
" serius ...di aku kok nggak ngerasa , biasa saja di ,,,, gak ada yang berubah , apa kamu melihat ku seperti itu ?..." tanya Riyan balek pada Adi ,
" iya Yan aku melihat mu agak berbeda dan kelihatan berwibawa dan tegas sekali saat aku melawan mu seolah aku menghadapi seorang seni beladiri diri yang sangat tangguh Yan , bahkan guru sendiri tak seperti dirimu Yan " kata Adi yang mendeskripsikan keadaan Riyan saat ini ,
" heee....heee... ada -ada saja kamu di ,,, sudah lah ayo kita cari tempat makan aku traktir ," kata Riyan ,
" yah lah ...tapi jangan samakan aku dengan Sarno yan..." kata Adi ,
" haaaaaaaa ... ya.. lah..ya..lah .. eh kamu bisa tahu kenapa waktu itu Sarno kok alim banget apa jin muslim yang merasuki nya ? .." tanya Riyan ,
" naaaahhh ..itu juga aku gak tahu bahkan Saman juga heran lihat tingkah lakunya , " Adi mengatakannya pada Riyan ,
" aku pikir ,,, dia sudah bertobat pada semua kejahatan nya " kata Riyan ,
"* haaaaaaa.....*' " mereka berdua pun tertawa terbahak-bahak ,
Adi dan Riyan menaiki angkot kali ini dia pergi kewarteg makan ayam geprek sambel ijo , sesampai di depan warteg Riyan dan Adi turun dari angkot dan langsung masuk kedalam warteg , setelah memesan makanan dan minuman , mereka pun langsung memakan makanan yang sudah terhidang kan , setelah acara makan-makan siap mereka berdua pun langsung pulang kerumah , sesampai didepan pintu masuk rumah nya Riyan langsung menuju kamar nya , saat ini Riyan sedang duduk di kursi meja belajar nya , Riyan menelpon Adi ,
"tuuuut... tuuuut,," bunyi suara nada sambung dari handphone Adi , setelah ada sambungan dari seberang ,
" ada apa yan ?..." tanya Adi ,
" nih aku lupa mau nanya ," kata Riyan,
" nanya apa yan " kata Adi ,
" itu pertandingan antar provinsi sudah ada kabar nya gak dari Bu Dina " tanya Riyan pada Adi ,
" kayak nya ,,, tidak ada " kata Adi ,
" di besok ujian kenaikan kelas bukan " tanya Riyan ,
"iya kalau naik kita sudah kelas 2 SMP atau kelas 8 , apa kamu punya rencana ? " tanya Adi ,
" ada ,,, aku mau mengajak kalian kesebuah villa yang dekat pantai milik pamanku yang diluar negeri itu , dia kan belum nikah kebetulan mau datang ke mari ,, jadi mengajak kalian semua berlibur ," kata Riyan ,
" aku setuju aja,,, entar kabari yang lainnya " kata Adi ,
" hari Senin aja kita bertemu di kantin sekolah " Riyan mengusulkan ,
" ah ...iya baiklah hari Senin aja " kata Adi
" sudah ya di ...aku mau istirahat dulu " Riyan pun menutup sambungan telefon nya , Riyan masih duduk di meja belajar nya , ia terdiam sesaat , Riyan pun berdiri dan duduk di lantai ia mencoba bersemedi mentralisir Ki yang dimiliki nya , ia mencoba memahami unsur-unsur elemen angin nya , ia mencoba menyalurkan pada persendian nya , ia merasakan hawa murni energi elemen angin , setelah satu jam dia menghentikan aktivitas nya , riyan merebahkan tubuhnya ditempat tidur nya , ia melihat langit-langit ruangan kamar tidurnya , ingin nya hati Riyan melukis langit-langit ruang kamar tidur nya , Lamat-lamat. Riyan terpejam dan terlelap tidur ,
🌈🌤️☀️🌈
pagi harinya Riyan berangkat sekolah dengan mengendarai motor nya , setelah memarkir motornya di area parkiran motor , Riyan pun langsung menuju ruang kantin sekolah , ia melihat saman tengah asyik menyantap sarapan nya , Riyan pun pergi kemeja ruang kantin untuk Memesan makan karena dia sengaja tidak sarapan pagi di rumah nya , dia sudah berpesan kepada art rumahnya agar jangan membuat sarapan pagi untuk nya , karena dia akan makan di ruang kantin sekolah , Riyan memesan soto dan ayam goreng , gak pas si kalau soto dicampur ayam goreng namun Riyan pengen makan nya kayak gitu , ya jadi seperti itu cara makannya ,,,,,,,
setelah hidangan tersaji Riyan pun langsung memakan -makanan nya , setelah menghabiskan makanannya Adi dan Sarno datang Sarno ,pada saat itu Sarno tersenyum pada Riyan ,, Riyan pun bergidik melihat senyuman Sarno , seperti ada hal yang akan terjadi dan ternyata dia ingin Riyan traktir makan soto , mau tak mau Riyan pun pesenin soto dua mangkuk , setelah nya , Riyan angkat bicara ,
" temen-temen setelah ujian akhir semester ini apa kalian ada acara ?..." tanya Riyan
" aku dirumah ,atau di ajak ayah dan ibu kerumah nenek didesa " kata Saman ,
" aku mau ikut Riyan aja kata Adi , aku tak punya rencana lain " kata Adi ,
" emang Riyan mau kemana di " kata Sarno sambil menyantap sotonya ,
" berlibur di villa paman nya dekat pantai " kata Adi menjelaskan ,
" haaah bilang kek dari tadi , gue mau ikut dong , mungkin bisa batalin ikut kedua orang tua ku " kata Saman ,
" la lu no " kata Riyan , kali ini Saman yang nyahuti ,
" oh Sarno akan bertunangan dengan janda anak sepuluh jadi gak bisa ikut " saman mengatakan nya , Sarno yang pada saat itu sedang makan daging ayam , kesekek dengan daging yang dikunyahnya sampai batuk-batuk ,,,,,
" Hukk..hukk ..apaan sih lu man mau ngajak perang ..mau genjatan senjata sama aku ... sampai keselek gue " kata Sarno yang membuat semua yang ada ditempat itu pun tertawa terbahak-bahak , melihat ekspresi Sarno keselek dan batuk-batuk ,
" ya..yah udah kalian boleh ikut , kalau gak ada kegiatan lain " kata Riyan , kepada semua teman-temannya , ketiga temannya Riyan pun mengancungkan kedua jempol , tanda oke , akhirnya jam waktu masuk kelas pun telah tiba dan semua siswa dan siswi masuk ke dalam ruang kelas masing-masing dan jam pelajaran pun dimulai ,
karena beberapa hari lagi ujian akan diselenggarakan , dan Riyan sudah harus menyiapkan semua keperluan untuk ujian semester akhir kenaikan kelas
Ceritanya sangat menarik.