cinta satu malamnya dengan seorang pria yang tidak ia kenali meninggalkan benih di dalam perutnya, Sierra diusir dari rumahnya karena dianggap bertindak seperti pelacur tidur bersama seorang pria di luar,
Bertahun tahun kemudian dia kembali dengan kedua putra kembarnya,
Dia bertemu dengan pria itu lagi, yang kini mengklaim bahwa dirinya adalah ayah dari anak anaknya,
"Mereka adalah anak-anakku"
Dia melemparkan surat hasil Tes DNA ke atas meja
Bahkan jika itu kebenaran Sierra sendiri tidak akan bisa mempercayainya, dia mengajukan pernikahan untuknya sebuah kisa cinta seorang presedir dingin mengejar istrinya yang bar bar dimulai dengan manis
"Kau adalah miliku dan aku akan melindungi apa yang menjadi miliku" Lagi lagi Dia menggigit Sierra membuat tubuh sierra tersentak dan memanas
'Apakah pria ini seekor anjing, dia selalu menggigitku jika kami bertemu'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CIELCLYDE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pesta perjamuan
Malam hari di kota terlihat begitu indah apalagi jika di lihat dari atas gedung yang tunggi, jika melihat dari atas ketinggian seseorang akan menyaksikan pemandangan lampu gedung yang meriah, disertai oleh kerlap kerlip lampu lampu jalan yang berada di bawahnya.
Terlihat sangat indah dan menakjubkan.
"Ibu akan pergi ke pesta perjamuan itu? "
Oscar mendekati Sierra yang kini tengah bersiap siap,dia tengah berdandan memakai make upnya. Sierra menggangguk, tentu saja dia akan datang karena Sierra termaksud ke dalam bintang tamu pesta itu.
Baju hasil desain yang Sierra buat adalah pakaian pakaian dan fashion ternama beberapa di antaranya juga memenangkan beberapa kontes fashion terbaik,
Itu adalah pertama kalinya bagi Sierra di undang langsung ke dalam sebuah pesta perjamuan mewah di Amerika. Walaupun selama di Prancis dia mendapatkan begitu banyak undangan ke pesta pesta besaran dari orang orang kelas atas.
Namun sebanyak itu pula dia menolak dan tidak pernah menampakan diri, dan membiarkan namanya sebagai Aria yang di kenal di dunia.
Tentunya dia sangat percaya diri, karena tidak mungkin akan ada orang yang mengenalnya di pesta itu, terlebih ini sudah tujuh tahun lamanya, semua orang pasti akan berubah.
Dan tidak semua manusia itu memiliki ingatan yang bagus. Apalagi Sierra bukanlah orang yang terkenal sebelumnya.
Itu adalah pesta yang dihadiri oleh orang orang dari kalangan kelas atas,
Walaupun sebenarnya bagi Sierra itu hal yang merepotkan untuknya, tapi demi citranya sebagai Desainer terkenal Aria dia akan berusaha tampil di hadapan publik Amerika untuk pertama kalinya.
Apalagi para penggemar Aria menantikan momen kehadiran nya untuk pertama kalinya, meski kenyataanya dia tidak pernah tampil di publik Prancis.
"Sebenernya aku ingin ikut karena aku juga di undang dalam pesta itu " Hilde berjalan dan duduk di samping Oscar seraya menyandarkan kepalanya ke bahu Oscar "tapi aku tidak mungkin akan pergi kesana tanpa Oscar,tapi aku khawatir dengan ibu "
"Hei apa kau melupakan ku"Xieros yang muncul secara tiba tiba menyelah pembicaraannya.
" Paman? "
"Apa kau tidak tahu seorang dewa seperti ku tentu saja akan pertama kali di undang"
"Justru itu yang paling membuat khawatir"
Oscar menyipitkan matanya.
"Apa.. Apa maksudmu kau meragukan ku, hei bocah" Sebelum dia menyelesaikan ucapannya Hilde langsung menutup mulutnya dan menarik tubuhnya mendekapnya dengan tangannya yang mungil agar dia tidak bisa menyentuh Oscar,tangannya menggeliat berusaha melepaskan diri,itu terlihat seperti seekor ular bulu,
Jika saja dia bisa mendekati Oscar,Hilde tidak tahu apa yang akan terjadi. Dan tentunya itu bukanlah hal yang baik untuk Xieros karena kenyataanya, Xierros tidak pernah bisa menang dari Oscar.
Sementara Oscar tetap duduk dengan tenang, kedua tangannya melipat di atas dadanya, dengan kaki kanan bertumpu di atas kaki kirinya.
"Ftt" Dia tertawa wajahnya yang datar itu terlihat begitu menggemaskan ketika bibirnya terangkat dan kedua matanya tertutup, itu untuk pertama kalinya Oscar tertawa lepas. Dia menutup wajahnya dengan tangan kanannya.
Xieros yang sebelumnya terlihat kesal dengan alisnya yang mengerut kini terdiam sejenak, melihat tawa lepas Oscar. Itu juga pertama kalinya Oscar tertawa secara alami,
Dia tersenyum tipis dan memiringkan kepalanya.
Sierra termenung melihat Oscar "kenapa kau tidak sering tersenyum seperti itu, itu sangat menggemaskan sampai sampai jantung ibu tidak bisa bertahan"
Mendadak Oscar terdiam, dia menatap ke arah Sierra iris matanya ungu cerahnya sedikit bergetar, alis matanya terangkat ke atas. Perlahan lahan wajahnya mulai memerah.
"Akhh bagaimana bisa aku memiliki anak seimut ini? " Sierra memeluk Oscar dan meremat pipinya gemas.
"Ibu aku kan mati jika kau memeluk ku terlalu erat"
"Maafkan ibu! , ibu terlalu senang "dia meminta maaf namun masih memeluknya dengan erat.
"Ibu aku juga ingin di peluk" Hilde mendekatinya sambil merentangan kedua tangannya, tentu saja Sierra langsung menyambut pelukannya.
***
"Tuan Vinter apa anda sungguh tidak berniat hadir di pesta perjamuan itu? "
Seorang pria berjalan mengiringi Vinter, langkahnya yang cepat itu terlalu sulit untuk di ikuti.
"Tidak aku sibuk! "
"Tapi tuan, perjamuan tanpa anda"
"Pesta itu akan tetap berlangsung meskipun aku tidak ada"
Tidak ada yang salah dari kata katanya, meskipun dia tidak menghadiri pesta itu, itu akan tetap berjalan.
Namun ada satu kenyataan yang tidak dia ketahui, Tanpa Vinter sebuah pesta besar seperti itu tidaklah ada artinya tanpa kehadirannya.
Pesta itu hanyalah sebagai sosialitas saja. Kenyataanya itu adalah tempat di mana orang orang kaya meraup keuntungan,
mencari cari orang yang berstatus tinggi sebagai teman untuk bekerja sama dalam bidang bisnis,
Tidak hanya itu tak jarang ada banyak golongan orang orang kaya yang berani menggunakan anak anak mereka sebagai bisnis, seperti perjodohan.
"Saya dengar dsainer Aria akan hadir disana!, bukankah sebulan yang lalu anda menolak investasi jika bukan Aria sebagai Dsainernya?."
Dia menghentikan langkahnya dan melirik ke arah pria itu, membuat pria itu tersentak dan ikut menghentikan langkahnya, dia mendongkak dengan takut melihat ke arah wajah sang presdir yang terkenal kejam itu.
Keringatnya bercucuran membasahi wajahnya dan menetes ke tubuhnya.
Itu mengerikan, ketika Vinter memberikan tatapan buas yang sangat mengintimidasi.
Dari sorot matanya itu seolah olah keluar laser dengan asap yang mengepul. Tak lama kemudian dia melanjutkan perjalannya diikuti oleh beberapa bawahnya sementara pria itu hanya diam mematung dengan tubuh bersimbah keringat.
***
Oscar membuka laptop miliknya yang terletak di atas meja.
"Apa yang kau lakukan"tanya Hilde mendekatinya dan duduk di di sampingnya.
"Memastikan sesuatu.."
Vinter mungkin adalah ayah mereka, namun bukan berarti mereka dengan cepat menerimanya begitu saja dan segera mengakuinya ketika fakta itu terungkap.dia harus memenuhi kualifikasi sebagai ayah kandung mereka terlebih dahulu.
Tapi sebelum itu mendapat pengakuan kedua bocah itu bukanlah hal yang mudah.
Sebagai seorang anak tentu saja, keduanya ingin bersatu kembali dengan kedua orang tuanya.
****
......TBC......
selalu nungguin up ny ya
#gkmutusopayam
#🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮