Mereka memanggilku dengan dua nama.
Aku tidak memiliki kehidupan normal. Aku juga bukan manusia, aku hanyalah sebuah alat yang di gunakan untuk mencapai kekayaan dan menambah kekuasaan.
Alexa, begitu mereka memanggilku saat aku memakai wajah kebaikan.
Tapi, siapa yang menyangka? Ternyata aku tidak sebaik yang mereka pikirkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mr. haart, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 15 (HUH...)
"kau gila? Sejak kapan kau mengetahuinya?" Clare bertanya dengan kesal.
"jangan bilang, kalian semua sudah tau, dan cuma aku..."
"aku tidak tau" ucap Brian mengangkat bahunya.
"kenapa kau menyembunyikannya?" Kay ikut bertanya pada Zain
Saat ini mereka masih berada di tempat yang sama, mereka berdiri di depan reruntuhan sebuah bangunan. Dulunya, tempat itu adalah bangunan lantai dua, tapi sekarang hancur tak tersisa.
Mendengar pernyataan Zain, membuat ketiga temannya seolah tak percaya. Mereka seakan mendapat serangan yang tidak terduga, tapi Zain tidak bisa merahasiakan hal ini lebih lama lagi.
"kau pasti hanya bercanda, kan? Jelas-jelas Alexa dan Zoe itu sangat berbeda. Mereka memiliki ciri yang berbeda" Clare mencoba meringankan pikirannya.
"tidak. Dua nama itu merupakan namanya. Dan mereka yang kau maksud adalah satu orang. Aku mengetahui hal ini saat pertama kali bertemu dengannya di markas" jelas Zain.
"kenapa kau melakukannya? Kalau kau memberitahukannya pada kami, kita bisa membicarakannya dengan baik" ucap Brian.
"ada sesuatu yang terjadi padanya, tapi aku tidak tau apa itu. Aku pikir, dia lupa dengan identitasnya. Tapi saat aku perhatikan, dia tidak melupakan apapun" tutur Zain.
"kenapa kau berpikir seperti itu? Apa maksudnya?" tanya Kay
"dia pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkannya tidak bisa mengingat apapun, kecuali namanya. Saat ini, dia kembali seperti semula, tapi dia terlihat lupa pada sesuatu yang sangat penting" Jawab Zain.
BRRAAAKKKKK!!! Suara keras terdengar dari arah mobil yang mereka gunakan.
"Alexa! Dia disana!" ucap Clare panik.
Mereka langsung berlari ke tempat mobil yang di parkir. Tidak seberapa jauh dari posisi mereka saat ini. Ketika tiba di sana, mereka melihat sesuatu yang membuat mereka bersikap waspada seketika dan mengeluarkan senjata dengan cepat.
"kalian sudah datang? Pasti suaranya sangat keras. Maaf telah membuat mobil kalian hancur" ucap Alexa.
Lima mobil hitam, dua puluh orang termasuk Alexa berada di hadapan mereka. Orang-orang itu berdiri dengan senjata yang di acungkan. Dan salah seorang pria yang berada di samping Alexa terlihat sangat tidak asing.
"aku Nolen. Senang bertemu kalian" ucap Nolen sambil memandang Brian dan Kay bergantian.
Dia adalah pria yang pernah menyelamatkan mereka saat berada di dalam Casino. Brian dan Kay semakin bersikap waspada.
"Aku juga baru mengenalnya hari ini, ternyata saat itu dia datang padaku untuk menolongku, bukan kalian" ucap Alexa, seolah menjawab semua tatapan Kay dan Brian.
Dalam keadaan terdesak, seekor mangsa akan lebih banyak diam karena dia sedang berpikir atau dia tidak bisa berpikir saking takutnya, karena saat itu di berpikir hidupnya tidak lama lagi. Begitu juga dengan keempat orang itu, mereka hanya diam dan mengarahkan senjata ke berbagai arah, bersiap untuk kemungkinan terburuk.
"jangan lakukan apapun pada mereka saat aku pergi. Bukankah kalian sudah tau? Permainan tidak akan menarik lagi jika lawan tidak seimbang" ucap Alexa.
Dia berjalan ke salah satu mobil bersama Nolen. Mereka masuk ke dalamnya dan tidak lama, mobil itu pun bergerak, meninggalkan keadaan di belakang.
Sesuai perintah yang di katakan Alexa, orang-orang berpakaian hitam itu langsung masuk ke mobil dan pergi. Mobil-mobil itu mengikuti mobil tuannya yang menjauh. Satu per satu mobil itu hilang dari pandangan, yang tersisa hanyalah mereka berempat dengan mobil yang sudah hancur.
"si*l!!!" Zain menendang bagian ban mobil.
"setidaknya, kita baik-baik saja" ucap Brian.
"mobil jemputan akan tiba sebentar lagi. Tapi, kenapa dia melakukan ini? Bukankah lebih baik, mereka menangkap dan menahan kita?" Tanya Clare.
"apa yang kau katakan? Kita bahkan belum mengungkapkan perasaan masing-masing? Aku tidak mau mati penasaran. Clare, sebenarnya aku..." ungkap Brian.
"stop! Aku tidak mengerti apa maksudmu, tapi sebaiknya kau berhenti bicara, sebelum aku memukulmu!" ucap Clare cepat memotong kalimat Brian.
...***...
apa akan ketemu zoe!
q tunggu yg baru thor
💪💪💪❤️❤️❤️👍👍👍
pasti blom kan thooor ?
msa ia ga ada cerita bahagianya Zain dan Alexa..key dan Clare,,dan yg lain nya,,soalnya kyanya mesterinya msih ada, Luke siapa jga blom ada penjelasan kan
💪💪💪