NovelToon NovelToon
Married With MR.LEON S1 & S2

Married With MR.LEON S1 & S2

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: henti

Season 1

Sara Anjani Salim anak tunggal dari keluarga terpandang, namun nasibnya berubah ketika orang tuanya kecelakaan dan harus membuatnya "MENGHARGAI" dirinya untuk biaya pengobatan orang tuanya yang sedang koma.

Diawal perjuangannya ayahnya meninggal dunia, membuat Sara begitu sakit harus ditinggalkan ayahnya itu, tapi dia tidak bisa berhenti karena dia masih memiliki mamah yang harus dia perjuangan.

Setelah beberapa bulan mamahnya sadar dari Komanya, namun semua itu bukanlah apa-apa, bagaimana dia harus menutupi pekerjaannya agar mamahnya tidak mengetahui.

Namun serapat-rapatnya dia menyimpan itu semua, ada yang mengatakan pada mamahnya hingga membuat dia ketakutan.

Tiba-tiba seorang laki-laki yang memiliki "KELAINAN" menawari dia sebagai istrinya.



Season 2.

Gara-gara sering mengejar muridnya yang nakal. Rizal pun harus berakhir dipelaminan dengan Siswi nakalnya.

Sebuah kesalah paham mengharuskan Rizal menikahi Siswi yang terbilang sangat nakal.

Bagaimana jadinya rumah tangga mereka setelah menikah, langsung baca saja ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon henti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kaya cerita novel aja..

Setelah keberangkat Leon pagi ini tak ada yang berubah dari seorang Sara, Dia tetap harus berangkat Kuliah, mungkin dia akan melupakan kesepiannya

dengan mengerjakan skripsinya.

"Ra, nanti siang jalan yu" Suara Gina menyadarkan Sara dari lamunannnya.

"Hahh!! Ayukkk," Sahutnya, Sara sekilas melihat Amel menatapnya. Apa dia menyakiti hati wanita itu ya, mereka udah temanan dari semester satu tapi sekarang Gina yang jadi karibnya.

"Lo harus ngomong deh RA sama si Amel" Tuturnya yang ikut melihat Amel.

"Kenapa natap gue gitu!! Sentak Gina yang ditatap sendu oleh Sara.

"Iyaa bener Gin" Tuturnya sebari beranjak dari duduknya itu, dia pun melangkahkan kakinya mendekati Amel, Sara menarik Salah satu kursi disamping Amel.

"Mel!."

"Gue minta maaf, gue gak maksud gitu dulu sama lo. Gue belum siap cerita apa aja yang menimpang gue waktu itu" Tuturnya sendu, bahkan dia gak berani menatap Amel.

Namun tanpa diduga Amel memeluknya sebari menangis.

"Gue yang salah Ra, gue malah pergi pas elo bener-bener butuh temen!! Maafin gue ya" Isakan tangis itu benar-benar tak terbendung. Mereka bener-bener menyesali apa yang mereka lakukan.

"Udah, gak usah nangis lagi. bentar lagi dosen dateng" Tutur Gina yang ikut nimbrung.

"Aaaaaa Gina" Teriak Sara sambil menarik wanita itu dalam pelukan.

"Eh apaan ini" Balas teriak Gina, tapi diakhiri dengan tertawa mereka bertiga.

Persahabatan sejati itu layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya.

Setiap orang berbeda, unik dengan caranya. Kamu harus menghargainya, tapi tak berarti kamu harus menyukai semuanya.

Bila esok tiba aku ingin seperti hari-hari sebelumnya. Hari-hari bersama sahabat dan teman-teman untuk bisa bersama melakukan hal-hal positif yang menyenangkan.

Terima kasih waktu, kau mengajarkanku banyak hal.

Menyadarkan aku bahwa masalah adalah pelajaran yang sangat berharga yang harus kita lewati tesnya agar tau hasilnya.

Setelah mata kuliah usai, mereka pergi bersenang-senang seperti jalan-jalan ke mall dan nongkrong dikafe.

#Foto mereka lagi nongki ni

"Ra, udah lama gak ketemu tante Rianti. Gimana kabarnya sekarang?" Tanya Amel disela-sela santainya di cafe itu.

"Iya mamah juga nanyai kamu. Baik ko" Sahutnya.

"Sekarang tinggal dimana?" Tanyanya pelan, takut menyingung Sara.

"Sekarang tinggal dideket panti "Kasih Sayang Bunda" Tutur Sara.

"Eh, gimana kalau nanti kita kerumah Sara" Seru Gina.

"Oh iya bener tu!!"

"Boleh, tapi nanti hubungi gue dulu kalau mau kerumah!!"

"Lah emangnya kenapa?" Tanya Amel dan Gina berbarengan. Membuat Sara skakmat.

"Gapapa, biar gue bisa siapin cemilan gitu" Jawabnya sedikit gugup.

"Ohh" Jawabnya bareng.

.

.

Sara kembali lagi sepi saat sampai rumahnya itu, dia melihat pembantunya yang sedang menyiapkan untuk makan malam. Sara pun menaiki tanga untuk sampai kekamarnya.

Dia menjatuhkan tubuhnya dikasur king size sebari merentangkan tanganya bahkan dia melakukan gerakan melingkar dengan kaki yang ikutan bergerak. Gabut? Iya!!

"Masak apa bi?" Tanyanya setelah usai mandi itu.

"Seperti biasa nyonya! Sahut pembantu itu, Sara merasaa dia benar-benar seperti putri dinegri dongeng yang dilayani banyak pembantu, bahkan dirumahnya ini sangat banyak penjaga.

"Panggil semua pelayan" Tuturnya sebari mengambil nasi.

Pembantu itu pun merasa sangat was-was saat disuruh memanggil pembantu-pembantu lain.

"Baik Nya" Mirah kepala pelayan pun memanggil semua pembantu disana. Ada sekitar 7 pembantu yang bekerja dirumah Leon itu.

Sara menatap tajam semua pembantu itu, membuat mereka menciut, meskipun Sara lebih muda dari mereka tapi Sara adalah nyonya dirumah ini.

"Kenapa pada bengong? Ayo makan!!" Titahnya sebari menyuapi makanan kedalam mulutnya.

"Maksudnya Nya" Tanyanya bingung.

"Iya sini duduk pada makan" Tuturnya sekali lagi.

"Kami tidak berani Nya, kita makan dibelakang saja" Tutur Mirah, dia tak mau sampai dimarahi oleh tuannya karna tak sopan.

"Udah kaya cerita novel aja" Tutur Sara pelan.

"Udah duduk sini, aku gak mau makan sendiri. Kalau gak mau ya udah beresin barang kalian" Tuturnya.

Para pelayan pun langsung mengambil tempat masing-masing, mending duduk makan dari pada mereka dipecat, apalagi gaji dirumah ini sangat besar seperti kerja jadi tkw.

Sara pun terkekeh dengan tingkah semua pembantunya itu, namun dia menikmatinya. Sepertinya kapan-kapan dia harus mengajak semua pembantunya jalan-jalan biar gak kaku.

.

.

Disebuah Club malam seseorang sedang santai dengan minuman ditangannya itu, namun suasananya berubah kala seseorang menghampirinya.

"Sendiri aja?" Tanya Claudy pada Candra.

"Makin seneng aja tuh si Sara, gue denger rumahnya aja gede. Apa aja yang dia mau langsung dibeliin" Tutur Claudy memanasi Candra.

"Bener-bener jadi nyonya sekarang dia" Tuturnya lagi sebari meminum wine didepannya.

Candra yang mendengarnya pun seketika meninggalkan wanita itu, selalu membuat moodnya jelek jika wanita itu datang.

Claudy terkekeh sinis melihat kepergian Candra, jika dia tidak bisa menyakiti Sara dengan tangannya maka dia akan meminjam tangan orang lain untuk melakukannya.

1
Taliananda2.
bagus
Farrel Hikaru
bagus bgt ka cerita ringan mudah di cerna 🤗🤗🤗🤗
Suwartini Tinie
jadi ingat kemarin habis makan bakso yang enak 🤤
Suwartini Tinie
cuaca di sini lagi panas, jadi tambah panasnya 🤭
Yen Margaret Purba
ud lama krj kok ga beli motor baru sih zal atau t4 tdur baru
Yen Margaret Purba
pengen bsok ada anak laki2 sprti leon
Yen Margaret Purba
amel n sara bener2 sahabat sejati yah, pasangan juga sama2 gt hahaha
Yen Margaret Purba
hati2 leon, bkn dg mantan pelanggan sara tp mantan temen kencanmu chandra
Yen Margaret Purba
aku juga maulah jd sara hahahhaa
Ati Yulianti
ya kangen nih sama senang me rizal
Livia Jrs
,ihhh tingkahnya kok gemesin banget sara
Intan Mardya
suka gedeg sma yg lapor" apa cobaa🙄GAUSAH BACA kalo ngerugiin orang! dikiranya nulis gampang apa
Nova Ratna Sari
haidar mirip sma si sena nih pdhl si sean kalem gtu ya. lah gmn anak nya si sena yg emak nya bar2 gtu,bar2 jga ga tuh anak nya. penasaran sma anak nya sena 😁
Aditya Rizky
apa Zein udah nikah kok udah anaknya aja
Sri Ani
lanjut sena and rizal dong thorrr.
Nanik Purwanti
otw ke haidar ahh
gatiea
tapi masih penasaran ma istri kedua.......aku kan gak ngikuti apk sebelah😩
Novi Pardosi
kisah anak sena gimana thor
Sumariyani Suyasa
anak sena kk
Yayuk Ika
persis sifat aunty Sena 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!