NovelToon NovelToon
Mencari Tuan Muda [DROP]

Mencari Tuan Muda [DROP]

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: cloud_white

Harya Aditya Mura, seorang pemuda yang hidup dalam kesederhanaan di desa ternyata bukan sekedar pemuda desa biasa.

Satu persatu orang datang padanya dan menyuruh nya untuk pulang ke rumah. tetapi bukannya rumah nya di Desa?

Rahasia apa yang selama ini disembunyikan darinya? tidak, rahasia apa yang tidak diketahuinya selama ini.

Kisah perjalanan seorang pemuda Desa yang ingin mencari tahu siapa dirinya setelah ditimpa kemalangan saat masih kecil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cloud_white, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 16

"Kau bertanya mengapa aku dihajar orang-orang tak ber-etika itu?"

Harya mengangguk dan mengacungkan jari jempolnya pada Hanfi.

"Ya, kurasa tak ada salah nya aku memberi tahu dirimu...toh kau juga ikut berkelahi tadi" ucap Hanfi yang kini duduk dengan posisi serius

"Aku menghajar salah satu anggota mereka hingga masuk Rumah Sakit, dan mereka itu bukan sekedar komplotan biasa mereka itu Geng Naga Terbang...nama yang bodoh tetapi mereka lumayan berkuasa di daerah ini" ucap Hanfi

"Mengapa kau memukulnya? memang dia ada memukul mu?" tanya Harya

"Dia tidak memukul ku tetapi ia memukul salah satu pelayan keluarga Rayendra yang bekerja dibawah ku, karna bawahan ku dipukul mana bisa aku tinggal diam" ucap Hanfi

Harya hanya cengar-cengir tidak jelas kemudian berkata, "Sebagai seorang Tuan Muda besar kau lumayan baik hati juga ya"

Wajah Hanfi memerah malu, "Jangan menghina ku! atau akan aku masukan kau kedalam penjara!"

"Haha baiklah, sekarang bagaimana? dengan apa kau akan pulang?" tanya Harya

"Cih, aku meninggalkan Motor Gold Wing ku di Restoran Angkasa sialan! dan sekarang tangan kanan ku patah...apa aku sedang tidak beruntung!" kesal Hanfi

'Memang orang kaya, bisa seenaknya meninggalkan motor mahal tanpa pikir panjang' batin Harya

"Oi Harya! carikan aku sebuah taksi, aku akan pulang dengan taksi" perintah Hanfi

Harya mendengus, "Daerah sini jarang dilewati taksi karna biasanya mereka akan menaiki mobil pribadi"

Hanfi menggebrak meja kesal, "Apa-apaan ini, sekarang aku akan pulang dengan apa!"

"Harya! berikan aku kunci motor mu...aku akan pulang dengan motor mu" ucap Hanfi memerintah

"Maaf saja aku tidak punya motor dan bagaimana kau bisa berkendara dengan satu tangan? gas motor kan ada di bagian kanan" tolak Harya

"Jadi...Transportasi apa yang kau punya disini? mobil?" tanya Hanfi

"Aku punya sepeda gunung, aku bisa mengantar mu pulang tetapi kau harus berdiri di belakang...berpijak pada baut" ucap Harya menawarkan

"Terserah"

Harya mengambil jaket nya dan memakai sandal jepit keluar dari kamar dan menguncinya, ia berniat mengantarkan Hanfi sampai di gerbang rumah nya saja...walau hari sudah malam dan besok masih ada kelas ya mau tak mau harus bantu Hanfi dulu.

"Mana sepeda gunung mu?" tanya Hanfi ketus

"Sabar, ini masih ku keluarkan...nah sudah" ucap Harya

Ia menaiki sepeda itu dan menunggu Hanfi naik juga di belakang.

"Apa aku harus berpijak pada baut ini? apa kuat?" tanya Hanfi ragu

"Itu sangat kuat, naik saja tidak apa...dan kau yang akan memberitahu ku lewat jalan mana ya" ucap Harya tersenyum

"Terserah"

Hanfi naik dengan berpijak pada baut disitu, hampir saja ia terjungkal kebelakang jika ia tidak menarik jaket Harya.

Perjalanan mereka dimulai dan rumah Hanfi sunggu sangat jauh dari yang Harya bayangkan, namun entah kenapa ia tidak merasakan lelah sama sekali.

"Angin malam dingin banget huh" keluh Harya

"Aku setuju dengan mu dan...andaikan dia ada disini mungkin aku akan mengajaknya mencoba ini" ucap Hanfi

"Dia? dia siapa? apa teman-teman mu?" tanya Harya masih fokus pada jalanan

"Bukan mereka, seseorang yang selama ini aku cari dan tidak pernah ketemu" ucap Hanfi

"Berjuanglah, cari sampai dapat"

Perjalanan mereka terus berlanjut hingga mereka sampai di daerah kekuasaan keluarga Rayendra, Hanfi meminta Harya untuk mengantarkannya sampai dalam hingga didepan pintu.

"Nah sudah sampai, sekarang turun...aku juga akan merenggangkan otot kaki ku" ucap Harya

Mereka berdua turun dari sepeda tepat didepan pintu besar rumah mewah bak istana itu.

BRAK...

Mereka berdua terkejut saat pintu besar itu di banting dan memperlihatkan seorang wanita cantik berlari dengan air mata menuju mereka berdua.

"Anak ku! kenapa baru saja kau kembali! apa kau tidak tahu betapa khawatirnya Mom mu ini" ucap wanita itu memeluk Harya yang ia kira anaknya

Harya panik karna wanita itu salah peluk dan pelukannya sangat erat hingga Harya susah bernafas.

"Nyo..Nyonya...anda salah peluk...ini anak anda disamping saya" ucap Harya terbata-bata

Wanita itu melepas pelukannya dan menatap wajah Harya dan berpaling menatap Hanfi dan memeluknya, semakin berderai air mata wanita itu saat memeluk Hanfi.

"Mom sudahlah, lihat...aku kembali dengan selamat sentosa" ucap Hanfi menyakinkan ibunda tercinta

"Kau...memang Pangeran kecil tak tahu diri!"

PLAK...

Wajah Hanfi ditampar oleh ibunda nya sendiri yang tengah berderai air mata, bagai tertohok Harya pun sampai takut hingga memeluk stang sepedanya.

"Apa kau tahu betapa khawatirnya Mom saat tahu kau belum pulang?! lihat jam berapa sudah ini hah? ini jam 1 malam! bagaimana jika kau menghilang seperti dirinya @#*@#*$@&"

Ibunda Hanfi tak berhenti memarahi anaknya yang terduduk dihadapannya memegang pipi yang habis di tampar sedangkan Harya...ia merasa tertekan dan ketakutan hingga memeluk stang sepedanya.

"Kamu temannya Hanfi kan, tante ingin mengucapkan terima kasih karna sudah mengantarkan anak tante yang bandel ini dengan selamat" ucap wanita itu pada Harya

Harya tertegun dan melepas pelukannya pada stang sepeda dan berkata, "Sama-sama tante, jika sudah tidak ada perlu maka saya mau pulang dulu"

"Tidak perlu terburu-buru ayo masuk dulu...nama tante Grisha Akbar, ayo masuk minum teh dulu" ajak Nyonya Grisha

Tapi Harya menolak, karna sudah larut malam dan perjalanan dari Kost nya hingga kemari sangat lama maka Harya tak ingin membuang waktu.

"Dengan maaf yang besar tetapi saya harus menolaknya tante, terima kasih atas tawarannya" ucap Harya dan kemudian ia pamit dan meninggalkan rumah gede itu

"Hanfi Dear, rasanya naluri ibu Mom berkata jangan biarkan anak itu pergi lagi" sedih Nyonya Grisha "tapi Mom bahkan tak mengenalnya"

"Memang ada ya yang namanya naluri ibu? dia itu teman sekelasku yang dari Desa...hanya anak Desa biasa" ucap Hanfi merangkul sanga ibu

"Tentu saja naluri ibu itu ada Hanfi, dan apa Hanfi tahu namanya siapa?" tanya Nyonya Grisha

"Harya...namanya Harya"

Nyonya Grisha terkejut dan berbalik menatap Hanfi dengan tatapan tajamnya.

"Apa hanya Harya saja?!"

"Ah Hanfi lupa, namanya Harya Aditya Mura...sudah itu saja" ucap Hanfi

"Hanya Harya nya saja yang mirip...yang lainnya tidak, kapan kakakmu akan pulang? sudah 14 tahun Mom menunggu" sedih Nyonya Grisha

"Aku pasti akan membawa nya pulang Mom, walau ia ada di benua mana pun akan aku seret pulang ia" ucap Hanfi membara-bara

.....

"HACHUU!"

"Siapa yang sedang rindu padaku ini?! apa dia tidak tahu bahwa aku sedang sibuk bersepeda sekarang" keluh Harya

"Kalau aku tahu akan aku marahin dia huh"

...----------------...

1
Jabrik Keren
Biasa
Edo Masamba
gak ada sambungannya
Sabar Priatna
gak bener ending nya
Sabar Priatna
gak bener ending nya.
MrQues Ques
ceritanya kayak gak masuk akal...🤣🤣
Royal Kekelengen
pliiis...
anang sujarwo
authooor kontoooool...
udah baca dari awal endingya kaya taaaai anjiiing..
Emang Noveltoon anjiiiing
Saleh Hermanto
thor prolognya kagak jelas.... tu anak siapa.... hidup dizaman apa....hilangnya kenapa... tau. tau nongol di saluran irigasi....
Jusanto
up
Ima Diah
sekeluarga soplak...🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ima Diah
itu si kakek yg siap GK bayar...terus di pukuli sama yg punya warung kan ....🤣🤣🤣🤣
syarif bakti
kok ngga lanjut knp ngga ada bayarannnya ya
syarif bakti
knp thor tudak lanjut
Jjlynn Tudin
logo tamat ku kira suda tamat up sekalinya gini Aja😒
Jjlynn Tudin
jadila petani yg berjaya Bwa BPA mamamu mkn nasi di kg hasil tani Aja🤣
Jjlynn Tudin
orang kaya aku heran sudala kaya melaintir buat anak satu Dua Aja pastu Masih tamak banyak harta Masih rebutan 🤭🤣🤣
Irin Nizam
Lumayan
Sri Juliani
lho koq org tua bidoh,gK car masalanya knapa harya di usir,dan gak ada penyelikan thor,biar seru..tapi org berkuasa,masak bisa di obrak abrik keluarganya..
Sri Juliani
wah gregatan gue,,koq gak di bawa aja langsung si arya bu...
Sri Juliani
perjalanan yg melelahkan..bagi arya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!