menceritakan tentang seorang pemuda bernama royy yang tereinkarnasi menjadi entitas bayangan dan membangun peradaban serta menjadi raja iblis...
(Kage no Karada toshite Tensei Shita node, Saikyō no Danjon Ōkoku o Tsukurimashita!)
(reinkarnasi menjadi entitas bayangan, dan membangun kerajaan terkuat di dalam dungeon)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon royco, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
(perjalanan 2, politik Oscar) teknologi baru dan wabah asing (bagian 2)
Setelah rangkaian restrukturisasi birokrasi militer selesai dikukuhkan di dalam aula takhta kemarin, pergerakan masif langsung terjadi di seluruh penjuru wilayah kekuasaan. Keempat jenderal baru yang kutunjuk—Delta, Theta, Zeta, dan Upsilon—bener-bener bekerja rodi tanpa kenal lelah. Dalam waktu singkat, mereka sukses merekrut dan mengumpulkan ribuan personel baru dari barisan sisa prajurit yang berhasil selamat di medan pertempuran kemarin. Angka prajurit di tiap angkatan perang terus meroket tajam hingga menyentuh ribuan personel aktif di bawah panji peleton mereka.
Melihat fondasi jumlah pasukan yang sudah gemuk dan siap tempur, langkah taktis selanjutnya yang harus segera kuambil adalah meluncurkan revolusi persenjataan. Aku wajib menciptakan jenis teknologi baru untuk memenangkan pertempuran modern di masa mendatang.
Di sebuah area lapangan luas yang terletak terisolasi tepat di bagian belakang kompleks Istana Aethelgard, di situlah aku berdiri tegak. Lapangan kosong yang dikelilingi oleh tembok benteng kokoh ini kupilih khusus sebagai laboratorium pribadiku untuk membangkitkan dan bermanifestasi teknologi perang bumi yang belum pernah dilihat oleh nalar dunia fantasi ini.
"Hmm... Semua barang yang kubutuhkan buat eksperimen ini udah disiapin dengan bener oleh Alpha, kan...?" Gumamku lirih pada diri sendiri, berjalan melangkah perlahan sembari mengecek satu per satu tumpukan peti logistik yang sudah dijejerkan rapi sejak subuh tadi.
Sepasang mata unguku berkedip konstan, menatap tumpukan material mentah kualitas premium di dalam kotak kayu.
"Hmmm... Besi murni... logam Orichalcum... logam Mirthil... pasokan batu magis alam... bongkahan batu hitam... hingga bubuk mesiu dalam jumlah masif... Anjir, kalau dilihat-lihat lagi, ini isi bahannya bener-bener udah kayak formula bahan peledak pemusnah massal ya, haha... Terus ada juga benda ini... Nah, ini dia yang paling mahal! Inti Magis tingkat tinggi! Benda berenergi pekat ini bakal aku ekstrak dan kuadopsi prinsip sirkulasinya untuk dijadikan zat anti-materi buat bahan peledak bom raksasaku nanti... Gahahahahahahaha...!"
Aku terus-menerus berbicara sendiri dengan nada suara yang bersemangat, mengorek-ngorek isi bagian dalam kotak persediaan material menggunakan jemari tangan kananku layaknya sesosok ilmuwan gila yang sedang terkena serangan histeria kreatif.
Di sudut lapangan, barisan para ksatria mayat hidup (Undead) dan prajurit penjaga lapangan yang sedang berjaga mengamankan perimeter hanya bisa saling pandang. Mereka geleng-geleng kepala berjamaah sembari menghela napas panjang, bener-bener kebingungan dan maklum melihat kelakuan somvlak rajanya yang kerap bertingkah aneh sendirian jika sudah menyangkut urusan taktik perang.
"Oke... Tahap pertama, aku butuh material besi murni, batu hitam, sama logam Mirthil... Ini dia semua barang yang aku butuhin sudah terkumpul. Tinggal langkah terakhir... Sistem! Telan ketiga bahan material mentah ini sekarang juga menggunakan fungsi Pembelajaran Ekstraksi skill [Gluttony]...!" Perintahku tegas di dalam batin.
【TENGGG...! Permintaan dipahami penuh. Mengaktifkan sirkulasi skill absolut: [Gluttony]...!】
WUSSSSSSSSSSSSS...!
Detik itu juga, gelombang kabut asap hitam pekat mendadak meluncur deras keluar dari sela-sela telapak tangan kananku. Asap kegelapan itu bergerak brutal bagaikan pusaran cairan hitam, menelan bulat-bulat tumpukan balok besi, batu hitam, dan logam Mirthil raksasa di hadapanku ke dalam dimensi penyimpanan inventory untuk dilebur sirkulasi energinya.
【TENGGG...! Proses ekstraksi material berhasil dipelajari sempurna oleh sistem terlarang...! Struktur atom objek telah teridentifikasi secara makro. Cetak biru teknologi mekanis bumi resmi dibuka...!】
"Bagus sekali. Baiklah sistem, sekarang buatkan dan bermanifestasi saya sebuah kendaraan lapis baja tempur baja raksasa alias Tank dari ingatan buminya menggunakan bahan logam Mirthil dan besi tadi... Bisa gak?!" Tantangku penuh keyakinan.
【Jawab...! Kapasitas material mencukupi. Proses rekonstruksi cetak biru kendaraan lapis baja tempur dilaksanakan... Proses pembuatan berjalan... Selesai...! Unit Tank lapis baja berhasil dibuat dengan sempurna dalam slot penyimpanan. Apakah Anda ingin segera mengeluarkan objek fisik tersebut dari dalam sirkulasi bayangan inventory sekarang?】
"Tentu saja iya! Keluarkan sekarang juga!" Jawabku bersemangat.
【Dimengerti...! Realisasi materi dimulai...!】
KRENGGG...! WUSSS...!
Permukaan bayangan hitam di bawah pijakan kakiku mendadak melebar luas. Dari dalam pusaran bayangan pekat tersebut, mendadak bermanifestasi keluar meroket naik sebuah kendaraan lapis baja tempur Tank berukuran lumayan besar dan sangat kokoh. Seluruh body tank tersebut dilapisi baja hitam pekat campuran Mirthil yang tidak bisa ditembus oleh tebasan pedang konvensional. Moncong meriam meriamnya yang besar tampak berkilat dingin, memancarkan aura destruktif yang berfungsi 100% normal dan stabil.
Melihat keberhasilan unit pertama, aku segera menggunakan sisa pasokan mana di ragaku untuk melakukan duplikasi taktis.
Dalam sekejap mata, dari balik bayanganku terus meluncur keluar merayap naik replika tank tersebut hingga jumlahnya resmi mencapai ratusan unit tank baja yang terparkir rapi membentuk barisan barikade baja di sepanjang lapangan belakang kastil!
"Buset dah... Padahal baru bikin unit tank doang, tapi daya sedot mana fisik dan rasa capek di badan gua bener-bener udah kebangetan parah etdah... Mau pingsan rasanya," keluhku terengah-engah sembari menyeka pelipis keningku, menyadari bahwa merekonstruksi teknologi modern bumi murni menggunakan energi sihir adalah tugas rodi yang menguras stamina ragaku.
"Huhh... Tapi demi kemenangan mutlak di pertempuran yang akan mendatang, perjuangan ini harus tetap diperas sampai habis. Sekarang aku butuh bahan selanjutnya... Besi murni... pasokan batu magis alam... logam Orichalcum... dan juga logam Mirthil!" Ucapku kembali bangkit berdiri tegak mengumpulkan fokus batin.
Lalu, aku kembali mengulangi proses penelanan massal menggunakan fungsi absolut skill Gluttony seperti di fase awal tadi.
Namun kali ini, target cetak biru yang kuperintahkan kepada sistem bukan lagi kendaraan darat, melainkan sebuah armada Jet Tempur supersonik berkecepatan tinggi!
Berkat kejeniusan rancanganku, mesin jet tempur ini kumodifikasi total; seluruh sirkulasinya dirancang agar bisa menyalurkan dan mengekstrak kekuatan magis dari sang pengemudi. Melalui campuran komponen batu magis alam yang ditanam di sepanjang sayap dan moncong pesawat, jet tempur Mirthil ini memiliki kapasitas taktis untuk menembakkan rentetan bola api pekat berdaya ledak rudal langsung dari moncong pesawatnya tanpa memerlukan pasokan bahan bakar minyak bumi! Sebuah kombinasi sains-sihir yang bener-bener mahal parah!
"Hmmm... Bagus! Ratusan unit armada pesawat tempur jet udara dan barisan tank darat sudah sukses kubuat dan terkunci aman di markas divisi masing-masing. Sekarang, langkah paling krusial adalah merancang sistem persenjataan infanterinya..." Ucapku tersenyum licik.
"Oke... Kita butuh logam Orichalcum... logam Mirthil... pasokan batu magis... sama bubuk mesiu dalam wadah besar ini... Sistem, telan semuanya!"
WUSSS!
Setelah seluruh bahan peledak dan logam mulia itu terserap habis tertelan oleh pusaran asap hitam Gluttony-ku, aku langsung memejamkan mata, memeras ingatan masa laluku di bumi untuk menciptakan jenis senjata api genggam otomatis perdana khusus untuk divisi angkatan militerku.
"Hmm... Kita bikin persenjataan untuk unit Angkatan Udara pimpinan Delta terlebih dahulu deh... Sistem, buatkan saya senapan submesin model Thompson dari draf ingatan buminya...!" Perintahku tegas.
【TENGGG...! Permintaan dipahami. Proses manufaktur persenjataan taktis berhasil diselesaikan. Senapan otomatis Thompson versi magis berhasil dibuat!】
Sebuah senapan otomatis legendaris model Thompson ber-body hitam legam dengan gagang kayu yang kokoh mendadak bermanifestasi jatuh tepat di atas genggaman tangan kiriku.
"Hmm... Desain fisik dan berat senjatanya bener-bener sangat bagus. Dan yang paling juara adalah... senjata ini bener-bener sama sekali gak memerlukan pasokan peluru timah fisik konvensional, gahahahahaha! Gua emang bener-bener seorang jenius tanpa tanding!" Ucapku tertawa terbahak-bahak, mengagumi hasil rekayasa mekanis buatanku sendiri.
Cara mengoperasikan senjata Thompson ini teramat sangat taktis dan instan; sang pengguna cukup mengalirkan sisa energi mana sihir murni dari telapak tangan mereka masuk ke dalam grip senapan, dan sirkulasi internal senjata akan mengompresi energi tersebut menjadi sebilah peluru magis berdaya tembus tinggi yang siap dimuntahkan secara beruntun.
Aku mengangkat senapan tersebut, mengarahkan moncongnya ke arah bukit batu buatan di ujung lapangan, lalu menarik pelatuknya pelan.
DORRRRRRRRRR!!!!!!!
Satu butir peluru kompresi energi magis berwarna biru berkilat melesat keluar dengan kecepatan tinggi, menghancurkan bongkahan batu besar di depan sana hingga pecah berantakan menjadi abu tanpa menimbulkan asap sisa mesiu.
"Sempurna parah...! Senjata otomatis submesin magis ini resmi kukasih nama identitas: Tommagia...!" Ucapku puas, menyeringai lebar menatap kilatan cahayanya.
Tanpa membuang waktu taktis lagi, aku langsung menduplikasi senapan Tommagia tersebut hingga jumlahnya resmi mencapai ribuan unit siap pakai di dalam slot inventory, lalu segera bergeser untuk merancang variasi jenis senjata api taktis lainnya untuk divisi angkatan yang berbeda.
Untuk unit divisi Angkatan Darat di bawah komando Jenderal Theta, aku menciptakan sebilah senapan serbu otomatis kaliber berat jarak menengah yang kuberi nama M14magia. Selain itu, aku juga berhasil menciptakan unit meriam artileri medan berat serta pasokan bom antimateri magis untuk memperluas daya hancur daya ledak pasukan darat kami.
Dan langkah selanjutnya, aku juga merancang persenjataan khusus untuk unit pengintai rahasia ataupun divisi Polisi Militer di bawah naungan Jenderal Zeta. Jenis senjatanya bukan tipe senapan serbu jarak dekat, melainkan sebuah Senapan Runduk Sniper (Bolt-Action Sniper Rifle) tingkat tinggi. Berkat perpaduan logam Orichalcum dan sirkulasi batu magis angin tingkat rendah, senapan sniper ini diberkahi kapasitas taktis yang sangat mengerikan; peluru energinya mampu melesat menembus target kepala musuh hingga jarak 10 kilometer jauhnya tanpa suara, bener-bener sangat bergantung pada ketajaman daya pengamatan jeli sang penggunanya nanti! Nama senjata runduk masa depan ini resmi kunamai: Kark10...!
Dan sebagai penutup dari proyek eksperimen persenjataan subuh ini, aku menciptakan sebuah senjata khusus yang didesain eksklusif murni hanya untuk diriku sendiri.
Sebuah pistol satu tangan berukuran raksasa sepanjang 37 sentimeter dengan bobot berat logam mencapai 2 kilogram bersih yang struktur magisnya bener-bener sangat kokoh dan haus darah. Senjata pistol tiraniku ini resmi kuberi nama identitas: Eaglemagia...!
Aku memegang gagang berat Eaglemagia di tangan kananku, mengarahkan moncong pistol kaliber magis raksasa itu ke langit atas sembari mengulas sebuah seringai licik yang teramat dingin di bawah pancaran sinar matahari.
“Bagus sekali... Dengan berdirinya ribuan unit tank, jet tempur, senapan Tommagia, M14magia, sniper Kark10, hingga pistol Eaglemagia di dalam brankas militerku saat ini... Jalannya lembaran sejarah di dunia fantasi yang penuh kepalsuan politik ini bersumpah akan segera kuubah total menjadi sebuah panggung pembantaian teknologi paling epik di bawah kuasa mutlak kegelapanku!” Ucapku membatin dingin penuh rasa semangat membara yang menyala-nyala penuh 100%.
Setelah seluruh urusan pembuatan senjata api magis itu selesai dikunci aman di dalam sistem, aku segera mengirimkan sinyal perintah mutlak kepada keempat jenderalku agar mereka segera membawa seluruh barisan rekrutan peleton baru mereka menuju ke markas masing-masing demi membagikan ribuan unit senjata baru ini dan langsung memulai pelatihan militer tingkat tinggi hari itu juga! Rapat besar selesai, dan revolusi persenjataan taktis Aethelgard resmi meledak penuh kejutan.