NovelToon NovelToon
Ibu Pengganti Kesayangan Papa

Ibu Pengganti Kesayangan Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mande Qita

Zeya diam terpaku ketika melihat suaminya sedang jalan bergandengan tangan dengan wanita yang tak Zeya kenal.
Ryan yang kebetulan juga melihat Zeya melengos tanpa mau menyapa istrinya tersebut, malah Ia bergegas meninggalkan Zeya.
Menikah dengan Ryan keputusan hidup yang Zeya sesali, manis di awal ternyata hanya kedok belaka, agar bisa menikah dengan mantan kekasihnya.
Zeya menerima perceraian itu dan melanjutkan hidupnya dengan pindah ke kota besar.
Akankan Zeya menemukan kebahagiaannya sendiri, atau Zeya terus di bayang bayangi oleh masa lalunya.
Dan bagaimana kehidupan rumah tangga Ryan setelah menikah dengan mantan kekasihnya itu?, Kenapa dia kembali mengejar cinta nya Zeya?
Pergulatan batin Zeya dimulai di saat tuan Gatra ingin menikahinya sedangkan mantan istri Gatra ingin kembali rujuk dengan Gatra, ditambah lagi dengan Ryan yang kembali membayangi hidupnya…
Akankan keputusan Zeya akan merubah semuanya..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mande Qita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 16 Masa lalu Gatra

Tari mendekati Zea yang mengernyitkan dahinya melihat tingkah Tari yang nggak biasanya.

“Kamu kenapa? kenal sama kedua orang tua nya Arsen!” tanya Zea

“Gatra Athariel Baskara kan? kamu nggak salah baca nama di datanya Arsen kan Ze!” Tari balik bertanya.

“Iya namanya Gatra Athariel Baskara, memangnya mereka siapa Tar? kok kamu kaget gitu sih” tanya Zea penasaran

“Gatra Athariel Baskara adalah pria yang sangat diinginkan oleh para wanita di seluruh kota ini mungkin Ze, ha ha ha kamu beruntung banget bisa dekat dengan putranya tuan Gatra yang sangat terkenal itu, tuan Gatra duda keren paling dicari sama wanita kaya dan cantik di kota ini Ze”

Tari terlihat sumringah menceritakan siapa tuan Gatra sebenarnya karena pria itu beberapa bulan belakangan ini sangat viral karena kasus perceraiannya dengan Sarah istrinya yang seorang artis dan juga model.

“oh gitu ya? repot juga kalau jadi kekasihnya tuan Gatra itu…”

“bukan repot lagi Ze, pusing setiap hari dihinggapi rasa cemburu, kalau aku sih nggak kuat ya” seloroh Tari

“Iish mengkhayal nya jangan ketinggian Tari…” Zea menjawil pipi mulus sahabatnya itu.

“Nggak menghayal Ze, aku hanya mengatakan itu yang aku rasakan jika dekat dengan tuan Gatra” imbuh Tari dengan cepat.

“Sebegitu hebat kah tuan Gatra itu Tari? aku yakin pasti ada sifatnya yang jelek nggak mungkin bagus semua sifatnya, buktinya mereka pisah” ungkap Zea

“Tuan Gatra sangat tampan dan kaya raya, pokonya idola para wanita deh, tapi sikap dingin dan angkuhnya itu yang bikin perempuan yang mengejar cintanya mundur lagi ha ha ha, takut!”

Jelas Tari, Ia tertawa kecil mengingat banyak perempuan yang nggak berani mengejar cinta Gatra karena sikap dingin dan angkuhnya itu.

“Selain itu apalagi keistimewaan tuan Gatra itu? pasti ada yang lain kan! kalau yang tadi itu standar, banyak pria yang seperti tuan Gatra” tanya Zea lagi

“Iya Zea, tuan Gatra itu dari keluarga konglomerat dan dia pewaris kerajaan bisnis keluarganya, berita perceraiannya dengan Sarah Istrinya sempat jadi berita hangat di media sosial”

“Oh.. terus…!”

“Sarah itu model dan juga artis Zea, mereka pasangan yang sangat serasi, makanya ketika mereka bercerai tahun lalu jadi berita hangat di semua kalangan, banyak yang menyayangkan perpisahan mereka berdua”

Jelas Tari, Ia sangat bersemangat menceritakan semuanya pada Zea yang belum tau informasi yang sangat penting ini.

“Kita kan nggak tahu apa yang terjadi pada mereka berdua Tari, diluar mungkin terlihat sebagai pasangan yang harmonis tapi ada hal yang mereka sembunyikan, kehidupan orang terkenal harus banyak yang di rahasiakan demi martabak keluarga besar mereka”

Zea memberikan pandangannya pada Tari mengenai perceraian Gatra dan istrinya.

“Iya juga ya Ze, seperti pernikahanmu pada akhirnya seperti ini” imbuh Tari

“Betul, tak semua yang kita lihat itu adalah kebenaran yang terjadi, bisa saja itu hanya untuk menutupi hal yang lebih besar “ balas Zea

“Setuju Bu guru he he he…..tapi kamu untung loh Ze”

“Untung apanya?” Zea malah bingung ketika Tari mengatakan kalau dirinya beruntung.

“Mana tahu kamu suatu saat bicara dengan tuan Gatra mengenai kondisi Arsen putranya” jawab Tari sambil tertawa

“Nggak mungkin lah! mereka nggak akan punya waktu mengurus hal yang remeh seperti itu, bisa saja tuan Gatra bercerai dengan istrinya karena tak ada waktu untuk keluarga nya, Ia hanya sibuk dengan pekerjaan”

Zea mencoba realistis saja dengan keadaan zaman sekarang, seorang pebisnis yang sangat sibuk pasti nggak punya waktu untuk mengurus perkembangan anak anak mereka.

Karena kebanyakan dari mereka berpikir, setelah memberikan pendidikan yang baik dan di tempat yang mahal pasti anak anak mereka bisa berkembang dengan baik.

“iya juga sih Ze, tapi aku tetap doain yang terbaik untuk kamu ke depannya, mana tahu kan Ze”

“He he he malah gosipin orang yang nggak dikenal, ganti topik” Zea mengajak Tari mengalihkan pembicaraan mereka dari Gatra pada yang lainnya.

“Oke Ze….bagaimana kalau kita bahas Ryan?” usul Tari

“oh iya tadi aku dapat pesan dari paman dan bibi, tadi siang ada orang datang ke rumah pura pura menanyakan keberadaanku” ungkap Zea

“Pasti Ryan yang menyuruh orang lain melakukan hal itu, dia malu sendiri menghadapi paman dan keluargamu Ze”

“Bisa jadi dia juga takut menghadapi kemarahan paman..” sahut Zea

“Dasar pria nggak punya tanggung jawab sama sekali, egois banget jadi laki!” Umpat Tari

“Lagian tuh si Ryan ngapain mencari aku lagi, jalan sudah terbuka lebar untuk menikah dengan kekasihnya tersebut, tinggal ke pengadilan agama urus perceraian kami, setelah dia bisa menikah dengan tenang”

Ungkap Zea, dia malah kurang suka kalau Ryan masih mencarinya.

“Mungkin dia ada yang mau di bicarakan dengan kamu Zea” Tari mencoba mengingatkan Zea dengan kemungkinan yang ada.

“Apa yang mau dibicarakan Tari, semua sudah terlambat dan aku sudah mengambil keputusan untuk pergi dari kehidupan Ryan”

“Barangkali Ryan menyesal Ze ha ha ha” goda Tari sambil tertawa kecil.

“Menyesal untuk apa Tari? dan itu nggak mungkin banget” imbuh Zea

“Mungkin kedua orang tua Ryan keberatan dengan kepergian kamu Ze, mamanya Ryan kan cukup dekat hubungannya dengan kamu Zea, apa mamanya Ryan sudah tahu masalah rumah tangga kalian” ungkap Tari

“semuanya tergantung Ryan, mau kedua orang tua Ryan menolak tapi kalau Ryan nya kekeh ingin menikah lagi, mereka berdua bisa apa Tari?” sahut Zea, Ia tahu persis bagaimana sikap keras kepala Ryan.

“Dasar laki laki nggak guna, menjengkelkan sekali kelakuannya, semoga saja dia mendapatkan balasan dari perbuatannya padamu Ze” umpat Tari

“Amin yang banyak…” sahut Zea

“Taruhan yuk..” tiba tiba tari menemukan ide untuk taruhan dengan Zea.

“Taruhan untuk apa? Jangan aneh aneh deh”

“Nggak ada yang aneh Zea, aku hanya ingin tahu apa si Ryan segera menikah dengan kekasihnya itu!” ungkap Tari

“Kalau hal itu nggak perlu taruhan Tari, ya pastinya dia akan segera menikah secepatnya, kan memang itu cita citanya sejak dulu” senyum sinis terlihat di bibir merah Zea.

“Kok aku mikirnya mereka akan menunda pernikahan mereka dulu Ze” ucap Tari

“Jangan sok jadi cenayang Tari ha ha ha, aku mah sudah nggak peduli Ryan mau ngapain lagi, sudah nggak penting dan nggak perlu di ingat!” ungkap Zea sambil tergelak kencang melihat sikap Tari.

“Aku setuju Ze, nggak perlu manusia jahat itu diingat lagi, mending fokus sama duda keren papanya Arsen ha ha ha…” malah Tari mengingatkan lagi pada Gatra.

“Itu hal yang paling mustahil akan aku lakukan Tari..” sahut Zea

“Jangan berkata seperti itu Zea, jodoh kita nggak ada yang tahu..” imbuh Tari, entah kenapa dia sangat yakin kalau Zea akan menemukan kebahagiaannya di kota ini.

“oke deh, aku aminkan saja doa yang terbaik yang kamu berikan padaku Tari” Zea tahu maksud Tari baik dengan mendoakan dirinya bertemu dengan pria yang baik dan lebih segalanya dari pada Ryan.

“Nah gitu dong Ze, aku happy….”

“Tidur yuk, sudah malam, gosip malam ini ditutup” Zea mengajak Tari untuk tidur.

“Gosip malam ini ditutup dengan nama Gatra…” kembali Tari memperlihatkan keisengannya.

“Kok nama Gatra sih…selamat malam Tari, mimpi indah…” Zea tidak mau memperpanjang pembicaraan mereka berdua lagi, dia segera mengucapkan selamat malam pada Tari yang langsung tergelak kencang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!