NovelToon NovelToon
MENIKAHI MUSUHKU

MENIKAHI MUSUHKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Bad Boy / Nikahmuda
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mella Flowers

Biyanna Loralie Avacyn adalah gadis remaja yang tidak suka diatur. Anna, orang sering memangilnya itu. Anna memiliki satu orang sahabat yakni Ellerose Naselin Jasney yang sama sama suka kebebasan.

Namun tak disangka tak diduga tiba tiba orang tua kedua gadis itu menjodohkan mereka dengan anak sahabat mereka karena sudah tak sanggup lagi untuk menjaga kedua anaknya yang suka kabur kaburan.

Mereka adalah Xiaotian Charis Livian dan Albiru Sky Geovander yang ternyata musuh bebuyutan dua sahabat itu.

Gimana kehidupan mereka kedepannya?

kita saksikan kisah ceritanya di "Menikahi Musuhku".

Selamat membaca, , ,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16

...~•Happy Reading•~...

......................

Berita kecelakaan tuan dan nyonya besar keluarga Avacyn tersebar di seluruh dunia. Jeric yang kini menjadi pemimpin Avacyn dan Black Shadow turun tangan sendiri menyelidiki penyebab kecelakaan itu.

Awalnya pihak Avacyn ingin membungkam berita, akan tetapi mereka mengurungkan niatnya karena ini bisa dikatakan akan membantu mereka dalam penyelidikan.

Kekuasaan Avacyn yang menyebar dimana mana membuat mereka pun ikut turun tangan.

Siapa sih yang ingin berurusan dengan keluarga Avacyn yang sangat berpengaruh di dunia. Dalam segi bisnis maupun dunia bawah mereka yang menguasainya, jika ada yang bermacam macam dengan mereka yang pasti detik itu juga sudah hilang tanpa jejak.

..

BUGH

Suara pukulan terdengar di penjuru ruangan. ""Honey, what's wrong?". Tanya seorang pria dengan nada panik saat melihat istrinya memukul meja.

"Apa kamu baik baik saja?". Tambahnya sambil mengelus tangan yang memerah.

Wanita di sampingnya menatap tak percaya, tapi dia ingat jika itu suami dinginnya yang sangat posesif.

"Hubby liat itu". menunjuk ke arah laptop.

Sang suami menatap ke arah yang ditujukan, photo keluarga terpampang jelas disana. Tapi dengan satu wajah yang di blur pertanda tak ada orang yang tahu itu siapa.

"Itu teman kamu kan?".

Lucifer mengambil laptopnya dengan teliti, berita ini baru dia lihat. "Kecelakaan". Gumamnya.

Naresha mengangguk. "Bukannya penjagaan mereka ketat ya hubby, kenapa bisa seperti ini".

"Sepertinya ada penghianat di dekat mereka". Gumam Lucifer menelisik apa yang dia lihat.

"Panggil Tian sayang kita berangkat sekarang". Tambahnya.

"Kamu yakin, apa gak sebaiknya kita ikutin jadwal aja". Ujar Naresha ragu.

"Kita berangkat sekarang, hanya berangkat tidak untuk bertemu mereka".

Naresha diam sejenak. "Baiklah". Ujarnya lalu bangun dari tempat duduk menuju kamar anaknya yang ada di lantai 3.

Tak perlu memakai tangga karena disana sudah terdapat lift.

Ting

Pintu lift terbuka, Naresha berjalan ke arah pintu berwarna hitam dan mengetuknya.

Tok

tok

tok

Tak kunjung keluar membuat wanita itu berpikir untuk membukanya langsung.

CEKLEK

Tidak ada siapa siapa sampai suara gemercik air terdengar yang berarti orang itu sedang ada di dalam kamar mandi.

tok

tok

tok

"Tian". Panggil Naresha.

Tok

Tok

"IYA MOM". Teriak dari dalam.

"Mandinya cepet kamu ditunggu Daddy".

"Ini selesai".

CEKLEK

"Ada apa mom?". Xiaotian keluar hanya memakai handuk melingkar di pinggang dengan rambut basah.

"Cepat siap siap kita akan berangkat ke Paris hari ini".

Kening Tian mengkerut heran. "bukannya Minggu depan".

"Dipercepat".

"Why, Mom?".

"Mommy gak bisa jelasin, sekarang kamu siap siap aja gak usah bawa banyak barang yang penting aja".

"Baiklah". Ujar Tian sambil menganggukkan kepala.

Dengan perasaan bingung pemuda itu tetap bersiap, dia hanya membawa beberapa barang penting tanpa harus membawa koper. Sebelumnya orang tua dia memang mengatakan akan pergi ke Prancis untuk suatu hal tapi tidak tahu kenapa sekarang malah berangkat mendadak dengan wajah mommy nya yang mencurigakan.

Seperti ada suatu hal yang terjadi.

Gak lama Tian turun dengan tangan kosong.

"Kamu gak bawa apa apa?". Tanya Lucifer heran, sedangkan Naresha masih ada di kamar.

"Mommy bilang bawa yang penting aja. So, I only brought my wallet".

Lucifer mengangguk paham, ya memang pakaian dan kebutuhan lain memang tak perlu karena disana mereka mempunyai apartemen pribadi yang tentunya sudah siap semua.

"Siap?". Naresha datang langsung menatap kedua cowok belahan jiwanya.

"Yes mom/Honey". Jawab mereka kompak.

Senyum Naresha terbit cukup lebar, setelah dewasa di jarang sekali berkumpul dengan sang anak seperti ini setelah anaknya memutuskan untuk tinggal di negara yang berbeda.

...~•Bersambung•~...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!