ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.
bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya
Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik
apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????
selamat datang di novel kedua mie atah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16.geger
Kembali kerumah di tengah malam sudah biasa Meimei lakukan sejak ia tinggal di negara tirai bambu china,Meimei merebahkan tubuhnya di atas sofa panjang sepatunya tidak ia lepaskan," kemana mana enak pake motor " ucap Meimei,merogoh saku rok nya mengirim pesan kepada * manusia jerapah *
Meimei : kembalikan motorku 🦒
Baru memejamkan matanya
Ting
Manusia jerapah : ku kembalikan sekarang
meimei : jangan sekarang ,,besok
manusia jerapah :sekarang saja
manusia jerapah : meii
manusia jerapah : 🐰
manusia jerapah: kau sudah tidur kelinci
Mata Meimei sudah terpejam ponsel yang Meimei taruh di atas perutnya berkedip tanda pesan masuk
Jam setengah enam Meimei terbangun
Prak
Ponselnya terjatuh
" astaga,,," ucap Meimei mengambil ponselnya dan memeriksa apa kah ada yang retak
" Alhamdulillah " ucap Meimei
menghidupkan ponselnya dan memeriksa pesan yang masuk grup *cafe mazaj* selalu ramai seperti biasa saling membagikan kebahagian juga membagikan acara mereka tadi malam
Meimei tersenyum jika mengingat shing
telunjuk nya bergulir ke bawah
* manusia jerapah *
" ish kenapa artis satu ini luang sekali,,seperti bukan artis terkenal " ucap Meimei kesal namun di balas juga pesan dari Jian hao
meimei : hari ini terserah jam berapa
Meimei: asal jangan di atas jam sepulu aku tidak menerimanya
Meimei: kirimkan saja lewat jasa mobil terbuka
Meimei : awas jika kau menyuruh kak lin 😠🦒
selesai membalas pesan Jian hao Meimei melaksanakan kewajibannya yaitu sholat subuh sebelum ke kamar mandi Meimei mengisi daya ponselnya agar tidak mati
jam setengah tujuh Meimei sudah berada di cafe mazaj ,seperti biasa tempat yang pertama kali Meimei datangi adalah dapur ,memeriksa bahan baku di lemari pendingin ,memeriksa label pemakaiannya Meimei pisahkan satu persatu mana yang sudah tidak boleh di pakai dan masih layak pakai atau konsumsi
Satu keranjang penuh hasil dari pemilihan bahan baku ,Meimei berpindah ke hadapan lemari es yang berukuran besar lalu melakukan hal yang sama memilih saruyan yang akan di gunakan ,Meimei pisahkan yang masih segar dan yang sudah tidak layak konsumsi
dengan teliti Meimei pilih satu persatu sayuran tersebut walau hanya beberapa jenis namun tidak membuat Meimei masa bodo kualitas harus tetap di jaga demi memuaskan para pelanggan nya
Tling
Bunyi lonceng pintu masuk berbunyi
" selamat pagi bos " sapa roulan
" pagi " ucap Meimei tanpa menoleh
" waahhh banyak juga kak yang harus di buang " ucap roulan,sedikit menggeserkan keranjang yang penuh dengan bahan baku yang tidak akan di pakai lagi
" em " jawab Meimei
tling
tling
Para karyawan mazaj berdatangan untuk mencari cuan ,seperti biasa bagian pelayan akan langsung mengerjakan tugas pertama mereka yaitu membersihkan area toko dan bagi para chef akan langsung menuju dapur
setelah kenyapa Meimei mereka melakukan tugas mereka masing masing guangming menyiapkan menu makanan berat yang ada di cafe mazaj ,roulan menyiapkan bahan untuk camilan yang nanti akan di pajang di pantry,dan Zixuan membersihkan dan merapihkan peralatan dapur
Semua berjibaku dengan tugas masing masing ,Meimei masih sibuk memilah dan memilih lalu mencatat apa saja yang nanti akan di beli ,bulan Maret sebentar lagi berakhir dan semua harus Meimei lakukan sebagai pemilik cafe seperti Tutup Buku.Stok Opname,Rekap Laba Rugi itu Meimei lakukan sendiri
Ilmu yang ia bina sangat berguna bagi pekerjaan nya
tubuh mungil Meimei dengan susah parah menggeser keranjang berukuran besar yang penuh dengan bahan baku yang sudah kurang bagus untuk di gunakan
" emm kak bolehkah itu jangan di buang ,,??" tanya Zixuan
Meimei mengangkat wajahnya yang sudah di penuhi keringat " ya ??" tanya Meimei memastikan apa yang ia dengar
" itu," tunjuk Zixuan ke arah keranjang " jangan di buang,,bolehkah aku membawanya pulang,,??" tanya Zixuan sedikit ragu
Meimei terdiam menatap wajah Zixuan " kau ingin membawanya pulang,,???" balik bertanya
Zixuan mengangguk mantap " ya,jika boleh" ucap Zixuan
" tentu saja kenapa tidak,,jadi selama ini jika bahan baku menghilang sebelum bahan baku di buang kamu yang mengambilnya ,,???" tanya Meimei mengangkat sebelah alisnya
Zixuan menunduk takut ,wajahnya memperlihatkan keraguan saat ingin mengatakan yang sejujurnya
" i,,ii,iya kak " ucap Zixuan memperdalam tundukannya
Meimei membuang nafas kasar lalu melepaskan pegangannya terhadap keranjang tersebut,Meimei mendekati Zixuan yang sedikit mundur karena takut
" hei " ucap Meimei menyentuh pundak Zixuan " jangan takut,,aku tidak akan marah " ucap Meimei
" jika kau memerlukan itu ,,ambilah jangan sungkan ,," ucap Meimei lembut ,Zixuan mengangkat wajahnya dan tersenyum senang
" kakak tidak marah selama ini aku yang mencurinya ,,??" tanya Zixuan
" marah,,!!! Tentu saja ,, " ucap meimei tangannya mengambil ponsel didalam saku rok yang ia kenakan matanya melirik Zixuan yang mulai ketakutan.
" tapi boong " ucap Meimei ceria
Zixuan mengangkat wajahnya dan diam saat melihat Meimei tersenyum lalu tertawa karena merasa lucu akan respon Zixuan
" hahaha " Meimei tertawa
" ambilah xuan ,,,perhatikan semuanya beritahu yang lain juga,,," ucap Meimei ingin membuat pengumuman " jika ada ,barang pecah beling,atau bahan baku atau sisa menu yang tida terjual kalian boleh membawa nya pulang "
" yeeeyyyyyy " ucap mereka semua serentak
Guangming menepuk bahu Zixuan pelan " kamu tidak mengenal bos kita ,,??" tanya guangming yang bangga memiliki bos seperti Meimei
Jam delapan pagi cafe mazaj siap melayani pembeli dengan ramah dan senyuman manis yang selaku mereka tampilkan membuat cafe mazaj banyak di sukai orang orang apa lagi makanan has Indonesian yang jarang mereka temui di kota Tianjin China
" Ying hua " panggil Meimei yang duduk didepan meja kasir
Ying Hua sedikit berlari menuju Meimei " ya kak,,"
" changying belum bisa masuk kerja,??" tanya Meimei
" memang Chang tidak kirim pesan ke kakak,,??" tanya ying hua
" o,,,kirim mungkin belum aku periksa,,tadi masih repot catat mencatat" ucap Meimei mengeluarkan ponselnya dan benar saja Changying meminta izin kembali tidak masuk kerja
" oh ya ada " ucap Meimei tanpa mengalihkan pandangannya
Yinghua kembali melayani pembeli
Meimei : baik Tidka apa Chang temani saja Shing sampai sembuh dan baru kembali bekerja
balas Meimei
ponsel Meimei letakkan di atas meja dekat mesin kasir, tangannya kembali ke laptop yang menyala menampilkan grafik keuangan cafe mazaj
Area Laba (Profit Area) cafe mazaj berada di Zona di atas garis biaya pada grafik BEP (Break-Even Point)
Tren Positif (Upward Trend)cafe mazaj berada di Garis grafik yang bergerak naik menuju kanan atas
Garis Pendapatan (Revenue Line) cafe mazaj menunjukan Garis yang posisi vertikalnya melampaui garis biaya
Titik impas (Break-Even Point)cafe mazaj Titik potong tempat keuntungan terbentuk setelah modal tertutup
tapi cafe mazaj masih mengalami kerugian karena Bawah Titik Impas cafe garis merah (biaya) lebih tinggi daripada garis biru (pendapatan)..
Tapi juga mulai menghasilkan laba bersih karena garis biru (pendapatan) sudah lebih tinggi daripada garis merah (biaya).
" hah " Meimei membuang nafasnya pelan dan menyandarkan punggung nya di kursi,tangannya masih memegang mouse dan mengetuk ngetuk kecil disana ,Meimei berfikir bagaimana ia harus lebih memajukan cafe miliknya
kesibukan cafe membuat mereka semua tidak tau yang sedang tranding pagi ini
dunia Maya di gemparkan dengan pemberitaan seorang artis populer Jian hao dengan hasteg #ternyata anak konglomerat
Disana Jian hao di beritakan bahwa anak tunggal dari seorang petinggi real estate terbesar di China yaitu Xing Deming dan Wang mei
penggemar Jian hao mulai perang sosial media ada yang mencaci Jian hao karena menyembunyikan identitas nya,ada juga yang berspekulasi bahwa Jian hao berhasil menjadi seorang artis karena nama belakangnya dan masih banyak lagi
tidak lama dari pemberitaan tersebut ,foto Jian hao dan seorang perempuan cantik keluar dari restoran mewah tersebar dan banyak yang mengatakan bahwa wanita tersebut adalah anak dari tuang Zhang orang kaya nomer dua di China
PRANG
pecahan kaca dari botol minuman berserakan Jian hao benar benar marah terhadap ayahnya ,ya Jain hao sudah bisa menebak siapa pelakunya
" aaarrrggggghhhh,,apalagi yang dia mau hah!!!!! " tanya Jian hao marah pada angin lalu
Asisten Lin dan beberapa bodyguard yang sudah asisten Lin rekrut , dengan tenang berdiri melihat sang bos marah
" mungkin gara gara kau meninggal kan putri tuan Zhang " ucap asisten lin
" HAH,,, " Jian hao membuang nafas kasar dan menjatuhkan diri ke atas sofa single didalam ruangannya
Jian hao ingin mengeluarkan ponselnya namun sebelum layar di hidupkan asisten Lin segera mencegah Jian hao " jangan dilihat itu hanya akan memperburuk fikiran mu,,,,ingat sebentar lagi kau akan syuting Jian ,,!!" peringatan asisten lin
Prak
Jian hao melempar ponsel mahalnya yang jatuh tepat di kaki salah satu bodyguard,sang bodyguard pun memungut ponsel tersebut dan menyimpannya
sang Astrada sebutan untuk asisten sutradara masuk dan memanggil Jian hao " kau di panggil sutradara kita akan melakukan meeting dadakan " ucap Astrada tersebut dan berlalu pergi tanpa menunggu jawaban Jian hao
Dug Jian hao menedang dinding dengan keras
Jian hao keluar dan menuju ruangan tempat merek meeting ,dengan amarah yang masih terlihat jelas Jian hao duduk di samping Wang curan
Produser film sudah berada disana sambil memegang ponselnya memperhatikan berita yang sedang panas dan respon para pecinta drama China hususnya film yang di bintangi Jian hao
semuanya mengutarakan kekecewaan kepada Jian hao dan agency yang menaungi Jian hao
" kenapa harus di sembunyikan apakah malu jika ketahuan populer Karan nama besar Xing "
" ternyata tidak beda jauh dengan artis artis lainnya sama sama mengambil jalur dalam " komenan negatif tentang Jian hao
tapi ada pula yang berada di kubu Ian hao
" aku tau pasti Jian hao punya alasan kenapa menutupi identitasnya " ucap salah satu akun pengikut Jian hao
" aku setuju "
" aku pun setuju,,semangat Jian Hao tetap berkarya ,,,aku tau kamu bukan orang yang seperti itu " tulis salah satu akun
pak produser membuang nafasnya pelan membuka kacamata yang bertengger dihidungnya lalu menatap satu persatu para pemain juga para kru
" kita terpaksa harus menghentikan sementara kegiatan syuting kita " ucap pak produser " tidak perlu saya beritahu kenapa,,karena kalian semua yang ada disini bukan lah seseorang yang baru berkecimpung didunia entertainment,, penilaian masyarakat adalah yang utama ," ucap pak produser
" Jian Hao ada yang ingin kamu katakan ,,??" tanya pak prosedur kepada Jian hao yang dari tadi hanya diam tanpa mencela perkataan nya
Jian hao merilekskan tubuhnya lalu berdiri menunduk memberikan hormat kepada semua orang " maaf kan aku,,karena skandal keluarga ku terbongkar kalian semua yang harus merasakan penderitaannya,,saya berjanji akan menyelesaikan masalah ini dengan baik dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap film kita dan agency " ucap Jian hao menatap semua orang terutama pak produser
" terimakasih " ucap Jian hao kembali duduk
Wang curan memegang tangan Jian hao " aku tau kau punya alasan untuk semua ini " ucap curan lembut
Jian hao memperhatikan tangannya yang di pegang curan " terimakasih " jawab Jian hao menggeser tangannya agar terlepas dari genggaman wang curan,senyum yang semula terbit kini hilang di wajah Wang curan saat mendengar dan melihat respon Jian hao terhadapnya
" semuanya aku permisi " ucap Jian hao berlaku pergi dengan kaki jenjangnya
Asisten Lin dan para bodyguard mengikuti langkah Jian hao dari belakang
" bawa aku pada tua Bangka itu ,,!!!" perintah Jian hao geram
Selamat membaca ♥️♥️♥️ dari othor untuk pembaca jangan lupa like dan komentarnya
Ma'aaciiw