"Aku jual diri demi 1 Miliar Emas, tapi aku TIDAK JUAL HARGADIRI!"
Lin Qingyan menerima pernikahan kontrak dengan pria lumpuh tak berdaya demi menyelamatkan keluarganya. Semua orang menertawakan dia, mengira dia akan hidup menderita selamanya.
Tapi siapa sangka? Di balik tubuh lemah itu tersembunyi sosok Raja Dunia yang paling ditakuti! Dan dia hanya tunduk pada satu wanita: Lin Qingyan!
Siapa berani meremehkan istri kontrak ini? Bersiaplah digilas habis! Karena aku bukan wanita biasa, aku adalah Ratu yang akan menguasai segalanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 16: Kehidupan Sempurna & Kejutan Kecil
BAB 16: Kehidupan Sempurna & Kejutan Kecil
Waktu terus berjalan. Beberapa bulan telah berlalu sejak hari pengukuhan yang megah dan menakjubkan itu.
Kehidupan Lin Qingyan dan Gu Beichen kini benar-benar seperti hidup di dalam dongeng, tapi versi dongeng yang paling mewah, paling kuat, dan paling bahagia di dunia.
Tidak ada lagi musuh yang berani mengganggu. Tidak ada lagi drama keluarga yang menyebalkan. Semua orang di luar sana menatap mereka dengan rasa hormat yang luar biasa dan rasa iri yang tak berdaya.
Mereka adalah RAJA DAN RATU yang sesungguhnya!
Pagi yang Penuh Kemesraan
Pukul 8 pagi. Sinar matahari pagi menyelinap masuk melalui celah tirai beludru berwarna ungu tua, menerangi kamar tidur utama yang luas dan megah itu.
Suasana sangat tenang, hangat, dan penuh dengan aroma cinta.
Lin Qingyan bangun dengan perasaan nyaman yang luar biasa. Tubuhnya terasa ringan dan hatinya berbunga-bunga.
Saat dia membuka mata perlahan, hal pertama yang dia lihat adalah wajah tampan Gu Beichen yang sedang menopang kepalanya dengan satu tangan, menatapnya lekat-lekat dengan senyum lembut dan penuh kekaguman yang tak pernah habis.
"Selamat pagi, Istriku cantik... Ratu-ku yang manis..." bisik Gu Beichen pelan, suaranya berat, serak, dan sangat seksi khas pagi hari.
"Sudah bangun? Atau mau tidur lagi? Aku temani tidur lagi juga boleh lho... lagian hari ini kita tidak ada jadwal penting kok. Kita libur seharian penuh buat berdua saja."
Tangan besar dan hangat Gu Beichen dengan santai melingkar erat di pinggang ramping Lin Qingyan, menarik tubuh wanita itu semakin dekat hingga mereka bersentuhan kulit. Napas mereka bercampur menjadi satu.
Lin Qingyan yang tadinya masih mengantuk langsung melek dan pipinya memerah merah muda. Dia memukul pelan dada bidang suaminya itu.
"Heh! Jangan godain aku pagi-pagi begini! Kamu ini ya... sudah jadi Raja Dunia kok kelakuannya makin aja jadi buaya darat sih! Dulu kan pendiem dan dingin!"
Gu Beichen tertawa kecil, suaranya sangat menggoda dan dalam. Dia mengecup kening istrinya lama dan dalam.
"Dulu kan aku harus pakai topeng. Sekarang kan sudah lepas semua. Lagian kan wajar dong aku manja sama istriku sendiri? Istri yang cantik, yang kuat, yang sayang banget sama aku. Kalau bukan sama kamu, sama siapa lagi dong aku mau manja?"
DAB!
Rayuan maut level dewa!
Lin Qingyan langsung kalah telak. Wajahnya makin merah tapi dia senang bukan main. Dia membenamkan wajahnya ke dada bidang suaminya sambil mendengus kesal manja.
"Yaaa ampun deh mulut manis! Sudah sudah! Aku lapar! Cepat bangun! Siapkan sarapan! Aku mau makan yang enak-enak!"
"Hahaha! Siap Nyonya! Segera dilaksanakan!" Gu Beichen tertawa lebar sangat bahagia melihat tingkah lucu istrinya. Dia mengecup puncak kepala wanita itu sekali lagi sebelum bangun dari kasur.
Hari Libur yang Santai & Mewah
Sekitar satu jam kemudian...
Mereka berdua turun ke ruang makan yang sudah disiapkan dengan sangat mewah.
Meja makan itu penuh dengan berbagai jenis makanan lezat dari seluruh dunia, buah-buahan segar yang jarang ditemukan, dan minuman-minuman elit.
Tapi Gu Beichen tidak duduk di kursinya sendiri. Dia malah menarik kursi dan duduk tepat di sebelah Lin Qingyan, sangat dekat.
Dia mengambil sendok dan menyuapi istrinya dengan sangat lembut dan perhatian. 'Nah sayang... buka mulutnya... aaaa...'
"Woy! Aku bisa makan sendiri lah!" protes Lin Qingyan malu.
"Biarin! Aku suaminya! Aku berhak menyuapi istriku! Dan ini bentuk rasa sayangku lho. Terima saja ya," jawab Gu Beichen santai tapi tetap memaksa manis.
Lin Qingyan akhirnya pasrah dan menerima suapan itu dengan hati berbunga-bunga.
Sepanjang sarapan, mereka bercanda, tertawa, dan berbincang banyak hal. Tentang masa depan, tentang tempat-tempat indah yang ingin mereka kunjungi, dan tentang betapa bersyukurnya mereka bisa bertemu dan bersatu.
"Qingyan..." panggil Gu Beichen tiba-tiba dengan wajah serius tapi lembut.
"Apa?"
"Terima kasih ya... terima kasih sudah membuat hidupku yang dulu gelap dan sepi ini menjadi begitu cerah dan penuh warna. Aku nggak bisa bayangin kalau dulu aku nggak minta nikah sama kamu. Pasti hidupku bakal hampa banget," ucapnya tulus.
Lin Qingyan menatap mata hitam pekat itu yang selalu memancarkan cinta padanya. Dia menggenggam tangan besar itu erat-erat.
"Aku juga berterima kasih... terima kasih sudah memilihku, sudah mempercayaiku, dan sudah sayang sama aku sebesar ini. Aku janji aku akan selalu jadi istri yang baik buat kamu selamanya."
Jalan-jalan ke Kota & Pamer Cinta
Siang harinya, karena hari ini libur dan tidak ada pekerjaan, Gu Beichen mengajak Lin Qingyan jalan-jalan ke pusat kota.
Tentu saja bukan jalan-jalan biasa. Mereka naik mobil mewah terbuka (convertible) hitam mengkilap, berkeliling kota dengan gaya yang sangat keren!
Gu Beichen menyetir dengan satu tangan, sementara tangan lainnya terus menggenggam tangan Lin Qingyan yang duduk di kursi penumpang.
Angin sore berhembus kencang menerpa wajah mereka. Rasanya bebas dan sangat menyenangkan!
Saat mereka berhenti sebentar di lampu merah atau di tempat umum...
Suasana langsung heboh! 😍
"ITU GU BEICHEN! DAN ITU ISTRI NYA! LIN QINGYAN!"
"GANTENG BANGET! CANTIK BANGET! COUPLE TERBAIK DI DUNIA!"
Orang-orang berkerumun melihat mereka dengan mata berbinar-binar. Mereka mengambil foto dan video, berteriak kagum.
Tapi Gu Beichen dan Lin Qingyan tidak peduli. Mereka justru saling pandang dan tersenyum manis. Gu Beichen bahkan sempat mencium punggung tangan istrinya di depan umum, menunjukkan bahwa wanita ini adalah miliknya sepenuhnya!
'Lihat kan? Semua orang iri sama aku karena punya istri secantik dan sebaik kamu,' bisik Gu Beichen bangga.
Lin Qingyan tertawa bahagia. 'Dasar pamer!'
Malam Hari & Rahasia Kecil
Malam pun tiba. Mereka kembali ke kediaman utama.
Suasana kamar sangat romantis dengan cahaya lampu kuning keemasan dan musik lembut yang mengalun.
Mereka berdua duduk di balkon luas menikmati angin malam dan pemandangan kota yang gemerlap indah dari ketinggian.
Tiba-tiba, Lin Qingyan memegang perutnya pelan dan wajahnya terlihat sedikit aneh, campuran antara malu dan senang.
"Beichen..." panggilnya pelan.
"Hmm? Ada apa sayang? Kenapa mukanya begitu?" Gu Beichen langsung menoleh perhatian, tangannya memegang tangan istrinya.
Lin Qingyan menatap mata suaminya dalam-dalam, lalu tersenyum sangat manis dan bahagia.
"Aku... aku mau kasih tahu kamu kabar bagus..."
"Kabar apa? Cepat bilang! Kamu mau belanja baru ya? Atau mau jalan-jalan ke luar negeri? Aku siapin semuanya sekarang juga!" tawar Gu Beichen antusias.
"Bukan itu..." Lin Qingyan menggeleng, lalu menempelkan tangan besar Gu Beichen ke perut rata dan mulusnya sendiri.
"KITA AKAN PUNYA ANAK BEICHEN! DOKTER BILANG AKU SEDANG HAMIL! KITA AKAN JADI ORANG TUA!"
BRUGGG!!!
Dunia seakan berhenti berputar!
Wajah Gu Beichen langsung kaku! Matanya melotot lebar tak percaya! Dia menatap perut istrinya, lalu menatap wajah istrinya, lalu menatap tangannya yang ada di perut itu!
"B-Benarkah? B-Benaran sayang? Aku... aku jadi Ayah? Kita punya buah hati?" suaranya gemetar hebat, matanya berkaca-kaca! Raja yang paling berani dan paling kuat di dunia ini... hari ini menangis karena bahagia!
"Iya beneran!" Lin Qingyan ikut menangis bahagia mengangguk kuat.
"HAAAAA!!!" Gu Beichen melompat berdiri lalu mengangkat tubuh Lin Qingyan berputar-putar kegirangan! Hup!
"AKU BAHAGIA SEKALI! ALLAH MEMBERI KITA HADIAH TERINDAH! TERIMA KASIH QINGYAN! TERIMA KASIH!"
Dia mencium bibir istrinya lama dan dalam, penuh rasa syukur yang tak terhingga!
Janji untuk Keluarga Kecil Mereka
Setelah kegembiraan mereda, mereka duduk kembali. Gu Beichen memeluk istrinya dan mengelus perut itu dengan sangat hati-hati dan lembut, seolah-olah itu adalah barang paling berharga di semesta ini.
"Jadi di sini ada adik kecil ya..." gumam Gu Beichen lembut di perut istrinya.
"Dengar ya Nak... Ayah janji. Ayah akan lindungi kamu dan Mamamu dengan seluruh nyawa dan kekuatan yang Ayah punya. Ayah akan pastikan kamu tumbuh di dunia yang aman, bahagia, dan penuh cinta."
"Kamu tidak perlu takut apa-apa. Karena Ayah adalah Raja Dunia... dan siapa pun yang berani mengganggu mimpi dan bahagia keluarga kita... akan musnah dari muka bumi!"
Lin Qingyan memeluk suaminya erat, menempelkan kepalanya di bahu bidang itu.
"Kita keluarga yang sempurna ya Beichen..."
"Iya sayang... Kita adalah keajaiban... dan ini baru permulaan dari kebahagiaan abadi kita."
Malam itu... di bawah bintang-bintang... Raja, Ratu, dan calon Pangeran atau Putri kecil mereka... tidur dengan damai dan cinta yang meluap-luap!
SELESAI BAB 16 ✅👶❤️👑