NovelToon NovelToon
Beside Me, Alexander

Beside Me, Alexander

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:14.2M
Nilai: 5
Nama Author: Tris rahmawati

21+ "Hubungan ini terlarang, Bear!"

"Aku tidak tahu apa hubungan kita, yang aku tahu aku membutuhkan mu"

Alexander Agnoward ketika sebuah keputusan terberat akhirnya membawa nya kembali lagi ke negara nya atas ancaman orang tua nya.

Menjadi sangat rumit ketika dia kembali dan luka lama itu telah sembuh, Alexander jatuh di sebuah hubungan lain, di dalam sebuah ikatan pertunangan yang di buat orang tua nya.

Bukan tidak bisa menerima Tania tunangan nya itu karena setatus nya yang seorang ibu muda beranak satu, hanya saja Alexander sudah sudah lebih dalam terjatuh di hubungan lain bersama Aprilia seorang gadis kecil yang di tolong nya.


Dan bagi nya teramat berat untuk menerima Tania mengingat dia pernah menjadi kekasih adik nya dan mempunyai seorang anak dari adik nya tersebut


"Bukan kah kita sudah tahu ini resiko nya, Aku tidak masalah terluka, asal kau berjanji kau akan bahagia" -Aprilia Shakila-

Akan berakhir pada siapakan Alexander? atau malah akan berakhir dengan salah satu yang terluka ?

Sequel dari Novel berjudul ;

[Pernikahan luar biasa]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tris rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak semesti nya

April menjarak memukul-mukul dada kokoh di depan nya, cairan bening masih tak menyurut semakin membasahi wajah nya.

“Ngapain peluk-peluk, mau apa datang lagi!” seka nya air mata nya.

“Pukul kuat, pukul aku , pukul sepuas mu!”raih Alex tangan April kuat mengarahkan ke dada nya.

April menepis. “Kau jahat bear, kau jahat!”hiks April sesegukan manik nya tumpah ruah air mata.

Alex menyentuh dagu mengadahkan ke wajah nya “Sudah marah nya, sudah? di lanjut nanti ya, kita ke rumah sakit dulu!”

April menepis pandangan, tidak ingin melihat wajah nya. “Aku nggak mau,Kau pergi aja sana sendiri!”

Menarik wajah yang menpis, menyentuh lagi dahi April dengan punggung tangan nya.

“Jangan keras kepala ,kau panas sekali honey…” memancarkan manik ke khawatiran nya, Alex menarik nafas nya dalam.

Menangkaup wajah April mengusap lembut air mata dengan jemari nya. "Kenapa bisa sepanas ini, kita ke Dokter ya!"

April tak bergeming, tak mengindahkan memilih memejamkan mata nya merasakan aliran usapam tangan Alex di wajah nya, rasa nya selalu saja Alex mengambil Alih perasaan nya.

“Honey, jika tidak ke Dokter, istirahat di kamar saja ya,oke?” masih mengusap di wajah nya.

"Aku tidak ingin rumah sakit, aku tidak ingin kemana pun!” hiks

April mendekat tanpa di perintah meredam cepat segala amarah nya mendekap lagi di dada uncle Bear nya, melupakan permasalahn yang membuat kedua nya berjarak kemarin, tidak bisa di pungkiri pada kenyataan nya kedua nya saling menginginkan satu sama lain.

Menghidu dalam-dalam aroma tubuh Alex, serasa takut di tinggal, tidak ingin dia pergi lagi tidak ingin dia hilang lagi.

"Kau jahat!" ujar nya di dalam dada yang di dekap nya.

"Iya aku jahat, aku jahat! kita ke kamar, oke, kau harus istirahat!” bujuk nya mengusap kepala yang menempel di dada nya.

April mengangguk menyetujui, Alex pun menuntun nya membawa nya kemar milik nya.

Berada di posisi yang sulit, di sebuah rasa yang tumbuh melebihi semesti nya, sadar kedua nya mulai sadar, terlebih Alex perasaan nya mulai lebih dari yang di bayangkan, kedua nya menyangkal, terus menyangkal.

Jangan di bahas tidak ingin di bahas, sudah pasti akan berakhir, sudah pasti ada akhir nya, biarakan ini seperti ini, biar lah tetap begini.

Egois, sangat egois bukan harus nya bisa ambil keputusan ,tapi Alex masih takut mengambil resiko, akan ada yang sakit apapapun pilihan nya nanti.

Membawa April ke ranjang deluxe milik nya, membaringkan nya kemudian.

“Bear….”tarik April tangan nya tak ingin dia pergi.

“Hemm... kata nya ingin tidur, tidur lah aku akan tetap sini!”ujar nya berangsur duduk di sebelah gadis kecil.

Mengambil posisi duduk di sebelah nya, Alex mengusap lembut rambut April menyalipkan sulur rambut yang membingkain wajah cantik nya.

“Pejamkan mata nya honey...” titah Alex menoleh pada manik coklat nya membuat April mengangguk pelan kemudian.

Tidak berapa lama April benar-benar terpajam, memegangi tangan Alex yang duduk di sebelah nya, tidak ingin dia meninggalkan nya atau pergi dari sana, perlahan Alex melepaskan tangan nya, memastikan lagi demam nya.

Masih hangat tetapi April mulai berpeluh, butiran keringat mulai keluar dari tubuh nya.

Menuruti kemauan April untuk tidak ke Dokter akhirnya Alex pun mengompres nya, membawa mangkuk kecil dari dapur mengambil handuk kecil dari lemari April.

April bergerak tatkala kompresan hangat menyentuh kulit kepala nya, tapi bersyukur tidak membangunkan nya, menarik nafas nya dalam-dalam Alex mulai menatap wajah gadis kecil nya.

Tercenung beberapa saat , perasaan nya bercampur aduk, bahagia karena di dekat nya, bahagia karena April masih memaafkan nya, April masih mengingikan kebersamaan dengan nya, namun apakah hanya sebetas ini saja, akan sampai mana ujung nya.

Perlahan merebahkan tubuh, Mentap pada langit-langit di atas nya, kosong ya kosong, Sama seperti itu lah perasaan nya ke Tania.

Angel bagaimana dengan Angel jika dia akhir nya memutuskan nya…

Alex semakin melewati batas yang seharus nya, benar-benar ia tidak kembali kerumah nya malam ini, tak memberi kabar atau pesan apapun, seperti biasa mematikan ponsel nya, di buat gempar bukan Cuma Angel, tapi Mama dan Tania sudah jelas gempar, mencari-cari keberadaan nya.

Mereka mengetahui Alex mempunyai beberapa Appartemen namun tidak pernah tau di mana saja keberadaan nya.

“Rian…, bagaimana!” tanya Mama Alex dari panggilan telepon nya.

“Bagaimana bisa tidak ada , berapa banyak Appart yang dia punya!” ujar nya lagi menelisik wajah khawatir Tania.

“Astaga, cari lagi sampai dapat saya tidak ingin tahu!” ucap nya sebelum mengakhiri panggilan nya.

Sudah jelas suasana di rumah besar milik keluarga mendadaksangat panik, Angel menangis, Angel meraung, mogok makan, mogok tidur dan hal apapun.

Ini lah yang Alex takuti jika menolak ke inginan nya, di tambah sang nenek yang selalu memanjakan nya.

“Daddy pembohong!” isak nya melempar mainan nya membuat nya berserakan di mana-mana.

Membuat Oma dan Mami nya kehabisan cara untuk membujuk nya, karena Alex lah yang selalu punya cara meluluh kan hati nya.

“Angel sayang, Oma janji , Daddy akan pulang sebentar lagi ya, Oma suapi Makan ya…?”bujuk Oma.

“Enggak, Angel kan sudah bilang sama daddy hari ini Angel mau makan sushi!”

Tania mendekat ,mengusap kepala anak nya. “Mami order sushi sekarang ya!” ucap nya.

“Enggak!,Angel mau makan di restouran nya,pokok nya!”pekik nya.

“Okay, okay kita pergi ke restouran sushi sekarang!” timpal sang oma.

“Oma sama Mami enggak ngerti Cuma daddy yang tau yang Angel mau!”

“Ya kan kamu bisa sebut aja apa yang kamu mau, kamu itu– Melayangkan tangan Tania mulai kesal.

“Huss Tania, sabar….”potong Mama menurunkan tangan Tania kemudian.

Seperti biasa Angel selalu besar kepala, belaan oma sudah membuat sifat manja menelusupi penuh syaraf kepala nya.

"MOMMY JAHAT!!!!!' pekik Angel menghentakkan kaki menatap sengit ke Mama nya sebelum akhir nya meninggakkan kedua nya.

Nyaris tatapan dan sungutan yang membuat Tania naik beberapa level tekan darah nya.

“Angel!!!,Kamu semakin tidak tahu aturan ya!!!” tatap Tania kesal

“Tania, sudah! Angel itu masih kecil dia belum mengerti yang mana yang benar yang mana yang salah!”

Menarik nafas nya dalam-dalam ,Tania tidak kesal karena Angel saja, sudah pasti karena Alex juga yang pergi entah kemana.

Kecurigaan nya bertambah beberapa tingkat , Apakah Alex punya wanita lain di luar sana? Sikap nya tidak pernah berbeda tetap seperti dulu Alex selalu menghindari kontak apapun dengan nya.

Tapi bukan kah kami sudah bertunangan, bukan nya harus nya bisa lebih intim.

memengingat ulang kembali beberapa tahun silam sikap Alex kepada nya sebelum mengetahui status Angel sebenar nya, Alex pernah sangat membuka diri nya, menginginkan kedekatan lebih dengan nya, menghabiskan waktu nya seharian menemani Tania di kantor hanya karena merindukan nya.

Tapi sekarang kenapa? Semua nya menyurut, semua nya hilang tak membekas begitu saja.

***

“Hay, Good morning princess!” sapa Alex masih memegangi penggorengan menoleh pada April yang datang ke dapur menghampiri nya.

Masih dengan wajah kusut bangun tidur, rambut berantakan, mata kuyu dan sayu, April mengulas senyuman.

“Bear, kau masih di sini..”ucap nya.

Memutar knop mematikan nya, meletakan penggorengan nya, Alex berjalan mendekat, memajukan wajah nya.

“Aku akan kemana sayang!” kecup nya tepat di dahi gadis kecil nya.

April terhelak benar-benar ia merasakan ribuan mawar langsung tumbuh lagi memenuhi hati nya,

Memerintahkan April untuk duduk, Alex kembali lagi menyibukan diri nya, menyajikan makanan yang sudah di buat nya, tercium kuat aroma masakan seperti sup-supan menyeruak memenuhi dapur saat ini.

“Kau bisa memasak Bear?” sumringah nya.

“Tidak terlalu jika hanya makan biasa, kan aku di New york selalu masak sendiri, tidak memakan, makanan junk food lagi!”

“Kau sudah tua bear!” ejek April.

Menarik sudut di bibir, Alex terus menyajikan beberapa masakan nya sesekilas menatap kepada April sudah bisa melampirkan senyuman menggoda nya.

Menjadikan meja makan sebagai tempat bercengkraman kemudian, Alex menuntun April mengarahakan ke tempat yang sudah di tata nya.

Kedua nya pun menyantap lahap makan nya, dengan Alex yang lebih mendominasi sangat melayani gadis kecil nya, meletakan apa saja di piring April.

Menatap April tak berkedip yang memasukan semua nya ke dalam mulut nya, lagi-lagi ada perasaan yang tersulut, menyelinap dan mengganjal di hati nya, Alex benar-benar ini tidak akan pernah berakhir, benar-benar dia menjadi si sang egois itu kali ini.

“Bear kau kenapa?” panggil April mengangkat kepala menatap mata yang mengkilap itu.

Alex menggeleng, memilih tersenyum menaikan satu tangan mengganjal dagu nya di atas meja, memperhatikan lamat-lamat wajah cantik di hadapan nya.

1
Vafajia
gk suka ya skip aja mbk...
gampang sebenarnya...
Quenn Bee
Tania trllu naif ,mna ada laki* yg bsa nrima cewek udh punya anak dluar nikah apa lg anak it anak adik sndri ,walau pun ponakan'y ,tidak lbih dri kasian SMA sii anak doang
⋆.˚mytha🦋
baguuuusss ceritanya🥰🥰
⋆.˚mytha🦋
etdah... aleeex aku ngakak... untung gak di culik mba kun² lex 🤣🤣🤣🤣🤣
SasSya
😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣😂😂😂😭😭😭
SasSya
🤣🤣🤣😭
SasSya
🤣🤣😂😂😂😂😂🤣🤣😂🤦‍♀️
SasSya
🤣🤣😂😂😂😂
SasSya
😂😂😂🤣🤣🤣😂
mau punya cucu kau Mike
SasSya
positif vibes za Jane 👍👍👍👍
SasSya
🤣🤣🤣🤣🤣😂😂😂😂🙆‍♀️
SasSya
Roky gak ngotak memang!
SasSya
hooooooo
udah kena skiiipppp😆😆😆😂
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
SasSya
😂😂🤣🤣😂😂
gak jadi terbang tu burung
gegara kamu leeekkkkk
SasSya
jangan egois omaaaa😠
SasSya
😃
akhirnya
berbahagialah Tan
SasSya
2 bulan berlalu
Alex kabarmu
ngeneskah?
SasSya
posisikan diri sebagai April
memang dia harus Ambil keputusan iniiii
sampai kapan menjalani hubungan tanpa status iniiiiiii
SasSya
kesalahan mu lexx
kenapa tidak tegas?!
SasSya
mundur Tan
kamu juga berhak bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!