NovelToon NovelToon
My Possessive Triliuner

My Possessive Triliuner

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / CEO
Popularitas:142.2k
Nilai: 5
Nama Author: Brdngkrl

Cerita tentang keputus tuhan dan settingan alam. Takdir yang mempertemukan Layra gadis SMA dengan sejuta tingkat barbar dan nakal nya. Dengan Deral pria pemegang saham utama di Abercio Crop.

Kisah cinta antara manusia dengan selisih umur delapan tahun. Yang dibumbui dengan kepossessivan Deral pada Layra, Layra gadis yang sudah masuk kedalam ruang hatinya.

Namun Layra tetap lah Layra dengan prinsip hidup 'Hidup itu bebas, jalani aja sesuka hati' . Dan Deral juga tetaplah Deral dengan moto 'Layra milikku dan akan aku jaga dengan sejuta cara!' .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Brdngkrl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter Sixteen

Chapter Sixteen

Segerombol remaja dengan baju putih abu abu dan motor sport berbagai warna tengah membentuk konvoi memenuhi jalanan yang lengah aktivitas kendaraan lainnya.

Dengan motor sport putih dibagian paling depan menandakan seorang leader. Layra dengan helm full face menutupi seluruh wajahnya, ia menggunakan seragam putih abu abu sama seperti yang lain namun kancing kemeja telah terlepas seluruhnya memperlihatkan kaos hitam legam.

Sesampainya didepan sebuah lapangan luas dengan rimbunan pohon tua yang mengelilinginya. Layra turun dari atas motor diikuti yang lain, ia melepas helm full face lalu dengan santai nya melangkah di barisan paling depan mendatangi gerombolan para remaja dengan Ceky cokicoki di barisan paling depan.

Ceky tersenyum licik saat melihat kedatangan Wolf, dengan kaki nya ia menginjak puntung rokok nya hingga padam lalu berjalan mendekati Layra.

"Hai cantik, beberapa minggu ga ketemu tapi cantiknya udah nambah aja sih" Nada menggoda membuat Layra menahan amarah sekaligus rasa jijik hingga ingin muntah.

"Mual gue denger kata kata lo Playboy sawah!" Teriak toa Liza yang berdiri disebelah Faro menahan rasa mual nya.

"Tek dung lo mual mual?" Candaan yang tak tau tempat dilontarkan Ayres.

"Ck, ga ush banyak bacod deh!" Sarkas Layra memandang tajam Ayres, lalu beralih ke Ceky. "Dan lo ga kapok kemarin udah gue bikin bonyok?".

"Engga tuh" Jawabnya disertai senyuman menggoda ala buaya darat yang melihat mangsa. "Malah seneng gue lihat lo".

Lo seneng gue munek munek Batin Layra.

Namun hanya batinnya yang berbicara mulutnya terkatup rapat namun tangannya mengepal lalu seperdetik berikutnya bogeman mentah mendarat epic di pipi kanan Ceky.

Tanpa instruksi atau titah kedua kubuh pun pecah, saling melayangkan pukulan dan hantaman begitupun dengan Layra kini ia sedang gemas memukuli Ceky. Mungkin penyaluran amarah nya sekaligus bayaran dari kesabaran ekstra yang sudah ja berikan.

Dibeberapa titik di wajah Ceky sudah terlihat bercak biru ke ungu unguan hasil maha karya tangan Layra. Di pelipis Layra juga terlihat lecet disebabkan balok kayu dari kubu lawan.

Namun ditengah adegan action tersebut Fendo berlarian menerobos bahkan menabrak beberapa orang sangking tergesa gesa nya. Maybe dikejar mak mak kosan.

"AYAAA! KABURR OI?!!! BAPAK COOLING ICE TERLIHAT!!"

Mendengar teriakan melebihi toa masjid membuat bukan hanya Layra namun seluruh remaja yang ada disana menghentikan aksi baku hantam nya lalu menoleh ke arah beberapa mobil polis diikuti mobil putih.

"Shit! CABUTT!" Instruksi dari Layra membuat mereka segera menaiki motor meninggal kan tempat.

Namun belum sempat mereka semua menaiki motor para polisi diikuti guru guru dari kedua sekolah mengepung, lebih tepatnya mengincar para intinya dari kedua geng tersebut.

"Layra" Suara dingin diiringi sorot mata melotot seakan ingin lepas dari tempatnya.

Layra yang sudah mengenal suara ini hanya bisa menghentikan langkah lalu tersenyum pada pria yang menarik kera belakang lehernya. "Hehe pak Zayn". Sapa nya dengan riang.

"Haha hehehe! Ayo ikut!" bukan hanya Layra yang ditarik oleh Zayn, terlihat juga Ayres dan Faro yang telinganya ditarik oleh pak Volker diikuti Liza dibelakang berjalan dengan santai.

Sementara yang lain sudah membubarkan diri masing masing, kecuali anggota inti dari kubu Entral yaitu Ceky dan kawan kawan nya juga digiring paksa oleh guru SMA Delima.

---

Diruangan yang didominasi tembok putih dan belasan rak berisi piala piagam dan juga berkas berkas lainnya, menjadikan ruangan tersebut mirip perpustakaan namun bukan. Ia lah ruang kepala sekolah.

Terlihat pula keempat sekawan duduk di kursi hijau sibuk di ruqyah oleh pak Zayn selaku ketua yayasan dan disebelah nya bapak Volker selaku kepala.sekolah.

"Kalian tawuran sama anak anak SMA Delima yah?!" Tanya pak Volker yang sudah pasti ia tau jawabannya.

Nih guru hobi nanya padahal udh tau jawabannya! Ga unfaedah amat! Sarkas Ayres dalam Hati.

"Engga main kelereng bareng" Jawab Ayres di serta intonasi lemes nya. "Tadi kan bapak udh liat pak itu tawuran! Ngapa masih nanya" Gemas nya.

Pak volker diam sesaat mungkin ia mencerna kata kata Ayres. "Kamu itu sudah berbuat onar dan salah kok masih berani menjawab". Tegas nya.

"Bapak tadi bapak nanya kan, yah kita kasih jawaban walaupun ga unfaedah" Balas Ayres lagi.

"Cukup! Sudah Ayres, Pak Volker. Dan kalian ber empat kenapa selalu saja membuat onar! Apa kalian tidak bisa diam anteng gitu" Cerca Zayn ia bingung saja mengapa bila ada keributan yang terjadi disekolah ini selalu ada meraka ber empat, seperti mereka memang sudah ditakdirkan hidup berdampingan dengan keributan.

"Kalo kita diem anteng entar sepi sekolah ini pak" Jawab Faro Namum sepertinya memang benar kalau saja empat sekawan ini diam anteng mungkin sekolah akan menjadi antara damai dan sepi.

Karena bagaimapun mereka adalah pusat ke onaran keributan dan berbagai aksi kreatif yang diluar nalar maupun logika.

"Lebih baik begitu damai dan tenteram" sahut Zayn.

"Yah malah membawa dampak negatif dong pak" Ucap Ayres. "Misalnya kita diem anteng entar siapa yang jengukin Bu Amrita di BK kan kasian sendirian trus jadi makan gaji buta, nanti juga siapa yang ngajak bu prasejarah olahraga lari biar sehat, nanti juga nama siapa yang ngisi buku merah kalo bukan kita kan sayang udah dicetak rapi rapi eh malah kosong, dan nanti juga siapa yang melatih kesabaran para guru guru kalau bukan kita pak". Omel nya panjang lebar.

Penjelasan aneh bin absurd dari Ayres membuat kepala Zayn semakin berdenyut. Sepertinya ia harus mendatangkan ahli spiritual khusus untuk mengeluarkan setan setan diluar logika yang bersemayam didalam jiwa mereka.

"Ayres Saylendra, teori seperti apa itu?" Tanya Zayn penuh penekanan.

"Teori dampak negatif saat kita diam dan anteng" Kini Faro mulai mengikuti Ayres.

"Kalian! Pingin bapak jadikan jentik jentik trus tak kasih ke ikan ****** bapak" Dengan ekspresi gemas nya pak Volker angkat bicara.

"Permisi pak Zayn ini buku merah nya" Wanita dengan blouse abu abu dan rok putihnya berdiri di ambang pintu.

"Letakkan disini bu Amrita" Jawab Zayn.

Ia adalah bu Amrita guru penjaga ruang kesayangan, yang minimal seminggu sekali selalu dijenguk oleh keempat sekawan tersebut. Wanita 30an tersebut berjalan menuju meja Zayn dengan tatapan tajam menghunus keempat murid istimewanya.

"Baik kalau tidak ada lagi saya permisi dulu, dan kalian" Bu Amrita menunjuk kedua matanya dengan dua jari lalu mengarahkan ke mereka, entah apa maksudnya tanya saja pada nya.

"Ih atut" Ucap Ayres pelan.

"Iya bu terimakasih" Setelah itu bu Amrita melenggang keluar dari ruangan tersebut.

Menyisahkan Pak Volker dan Zayn yang lagi lagi harus menghiasi buku merah dengan nama mereka. Suara dering telfon membuat aktifitas Zayn terganggu.

Drtt drt drttt

"Halo"

"........"

"Iya noh"

"......."

"Yaudah silahkan gua tunggu sebagai perwakilan wali murid nya"

"......."

"Disekolah, bilang aja ruangan kepala sekolah"

"......"

"Yah"

Tut

Suara panggilan terputus, Zayn pun kembali menari nari kan pena nya diatas kertas menuliskan berbagai catatan sejarah disana.

"Kalian tunggu disini biar nanti orang tua kalian yang mengambil kalian" Ucap Zayn memandangi ke empat murid istimewanya yang malah santai tanpa dosa.

"Aduh pak, bapak saya sibuk lagi terbang ke Dubai" Keluh Ayres.

"Apaan kemarin gue liat bapak lo makan bubur ayam didepan komplek rumah lo" Ucapan Layra yang kelewat jujur membuat Ayres ingin mengucek ucek nya.

"Kejujuran lo selalu mem ******* kan" Sarkasnya.

"Sudah jangan banyak alasan, orang tua kalian sudah dihubungi oleh bu Amrita tadi"

"Lah pak bunda saya ga di indo" Ucap Layra jujur.

"Saya tau, bu Gauri juga sudah bilang tadi" Sahut Zayn.

"Klo udah tau kenapa saya disuruh nungguin orang tua jemput bapak Zayn tapi bukan Zayn malik" gemas Layra pada Zayn tapi bukan Zayn malik yang menurut nya punya kepribadian ganda.

"Tapi masih ada perwakilan dari orang tua kamu Layra, tunggu saja"

"Ha siapa? Masak bi Intan apa mang Udik?" Sahut Liza yang sendiri tadi mode menyimak.

"Uhh perwakilan yang epic sekali sodara sodara" Timpal Faro dengan tawa nya.

"Diem lo taro!"

"Kalian! D.I.A.M" Sepertinya kesabaran Zayn mulai kehabisan stok, jadi lebih baik Layra the gang diem dahulu cari aman.

---

Hai pemirsa

Maap maap sekalii pakek dua kali🙏🏼

Maaf karena up nya terlambat. Mohon maaf banget karena disini author nya sibuk mempersiapkan PTS dan sebab itu juga izin hiatus selama beberapa minggu kedepan yah karena mau fokus ke PTS.

Mohon pengertian nya jangan seperti dia yang hanya mau dimengerti, maap curhat.

Tapi jangan lupa Likeee okee

Dan jangan kemana mana karena insya allah author akan segera kembali saat PTS telah tuntas.

See you next chapter pemirsa

Papayyy✌🏻

1
Nabila
aku suka cerita anak sekolah
Ainul
kapan up lagi thorrr
SENJA ROMANCE: makasih like nya kak
total 1 replies
Veni
lanjut thor
Efektiftorlaia
haiss nunggu maning nunggu maning 😭
Wina
Lanjut thor
Nurul Aini
up
Lilis Suryani
mantul ceritanya
Wdy Ramadhan
up nya jgn lama2 donk ka..
wwaidann
yuk thor semangat!
see._
crazy thorr
setan cilik alsib&kak upe😏
aku saja senyum senyum vaca suratnua apa lagi layra
Dinda Kirana agustina
bagus iih ... seru aku syukaaaa
Dinda Kirana agustina
bagus iih ... seru aku syukaaaa

semangat Thor
cexo_.
LANJUTTT THORRR
Dara Darojatun
lanjutkan thor
Ilan Irliana
al...love U...
Dian Ameera
kayaknya seru dan asek nie ceritanya....❤❤❤👍👍👍
Firaa Safiraa
sukaa bgtt sama ceritanya
Risma Sari
sehari dua kali dong torr
Dahadah14: waduh terlalu berat, biar dilan saja
total 1 replies
Saputra
next aku suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!