Hai...ini karya pertama aku jadi kalian harus dukung ya .
sinopis
Ini sudah modern tapi entah mengapa orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads tampan yang berada di pesantren jauh dari rumah mereka .
Namaku Ghania faneha Qhonita gadis tomboy yang selalu keluar malam dan balapan motor secara liar di tengah -tengah jalan raya .Suatu hari orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads yang tampan .
Agar anak mereka bisa merubah diri dengan berjalannya waktu .
Akankah Qhonita mau di jodohkan atau malah sebalik nya??
Yuk simak kisah selanjutnya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon metri annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 16
...Musibah bagaikan Air keruh,semakin kau aduk semakin keruh BERSABARLAH karena sebentar lagi dia akan menjadi jernih ....
...RASULULLAH SHALLALLAHU'ALAIHI WA SALLAM BERSABDA "...
Dan ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dengan kesabaran . Jalan keluar beriringan dengan kesungkaran . Dan sesudah itu akan datang kemudahan .Jika kita terus berusaha dan tak putus asa inyalloh musibah yang kita hadapi segera berlalalu .
'' Dok bagaimana keadaan Abang saya ?'' tanya Qhonita dengan perasaan khawatir terhadap Alif .
'' Untung saja Abangnya segera di bawa kesini ,kalau tidak mungkin entah apa yang terjadi .'' ucap Dokter dengan mengangkat tanganya .
'' Dok keadaan Abang saya gimana, apa boleh saya masuk ?'' tanya Qhonita masih khawatir .
'' Keadaan Abang Ibu baik- baik saja hanya saja ia belum sadarkan diri .'' ucap Dokter .
'' Dok boleh saya masuk ?'' ucap Qhonita masih tak sabaran .
'' Boleh tapi setelah dipindahkan di ruang rawat ya Bu .'' ucap Dokter sambil meninggalkan Qhonita yang terpaku .
Qhonita lupa kalau ia belum menghubungi Abi dan Ummi .
Tut....tut....tut.... ( ponsel Qhonita bergetar)
"Halo Assallamualaikum .'' ucap Qhonita sedikit rendah suaranya .
'' Waalaikum'salam, Qhon kalian dimana ini sudah jam 3 malam dan kalian belum pulang juga .''
ucap Abi cemas dan mereka sedari Qhonita dan Alif pergi tak tidur lagi .
'' Anu Bi .'' Qhonita gugup karena pasti sekarang Abi tengah cemas dan khawatir .
'' Anu apa Qhon , Ayo kalian dimana dan sekarang gimana keadaan kalian .'' sahut Abi di sebrang telepon karena cemas.
'' Abang kecelakaan dan sekarang berada di rumah sakit Sobirin .'' ucap Qhonita sambil mengikuti brankar Alif yang di dorong ke rawat inap .
'' Apa!!!!! Abi dan Ummi sekarang kesana , nanti no ruang rawatnya kirim ke Abi .'' ucap Abi langsung mematikan telepon secara sepihak .
Abi dan Ummi pergi dengan tergesa -gesa perasaan mereka bercampur apalagi sekarang mereka mengkhawatirkan keadaan Alif .
'' Bang untung lo baik-baik aja , kalau gak mungkin Abi sama Abi marah gede banget dan bisa-bisa besok gue gak bisa tidur .'' curhat Qhonita kepada Alif
namun yang diajak curhat masih belum sadarkan diri .
'' Bang cepetan bangun sebelum Abi sama Abi datang .'' Ucap Qhonita lagi tapi tak ada balasan .
Lama menunggu Alif sadarkan diri membuat Qhonita lelah dan tertidur .
Qhonita pulas ia terlalu lelah dan sampai-sampai Alif mengusik tidurnya saja tak bangun sedikit pun .
Malam sudah berganti dengan shubuh . Udara dingin merasuk ke dalam tulang. Seorang perepuan berbaju panjang dan bercelana panjang , nampak kedinginan berbaring di sebuah sofa panjang yang terdapat di ruang rawat rumah sakit. Tubuhnya terasa menggigil. Agaknya ia terlupa tidak membawa selimut kesayangannya. Padahal, ini sudah diniatkan dirinya akan menginap di ruangan itu .
'' Qhon bangun ini sudah shubuh , segeralah mandi .'' ucap Abi sedikit menggoncang tubuh Qhonita .
'' Ayo Qhonita bangun , sebentar lagi kamu agar Abi hukum .'' ucap Abi berlalu ke luar ruangan untuk melaksanakan sholar shubuh di mushola rumah sakit .
'' Yalloh Bi , hukuman yang kemarin aja belum selesai , sekarang sudah ditambah lagi .'' keluh Qhonita .
Segerah Qhonita mengambil baju ganti yang di bawakan oleh Ummi dan segera mandi , berwhuduh .
Abi dan yang lain telah duduk disofa menunggu Qhonita menyelesaikan sholatnya dahulu .
'' Qhon duduk sini Abi mau kasih hukuman ,yaitu tonton vidio ini sampai habis baru kamu renungkan ya .'' ucap Abi mengambil ponsel kekinian yang di saku baju kokoh putih yang Abi kenakan .'' Judul vidio itu Anak durhaka dalam Islam menurut Al-Quran dan Hadistnya .''
'' Iya Bi .'' ucap Qhonita sambil memutar vidionya .
Anak Durhaka Dalam Islam Menurut Al-Quran dan Hadist
Anak adalah suatu amanah atau titipkan dari Allah SWT yang harus dijaga oleh setiap orang tua. Mereka bertanggung jawab atas segala macam kebutuhan anak-anaknya , mulai dari pemberian sandang pangan, kasih sayang dan pendidikan agar kelak si buah hati bisa tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah.
Begitupun sebaliknya, anak juga diwajibkan untuk menghormati kedua orang tuanya. Sebab perjuangan ibu takala ia mengandung selama 9 bulan tentu sangatlah berat. Kemudian, ibu bertaruh nyawa untuk melahirkan, menyusui dan merawat anaknya hingga tumbuh besar. Sedangkan peranan ayah adalah mencari nafkah demi memenuhi segala kebutuhan keluarga. Sungguh, jasa kedua orang tua itu tiada bandingnya. Allah SWT berfirman:
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. (al-Ahqâf:15).”
Ayat diatas menegaskan bahwa islam mengajarkan seorang anak untuk berbuat baik kepada ibu dan bapaknya. Namun sayang, dewasa kini perlakuan anak kepada orang tua bisa dikatakan jauh dari kata sopan. Bahkan tak jarang mereka berlaku durhaka tanpa mengindahkan perintah agama.
Pengertian Anak Durhaka Dalam Prespektif Islam
Durhaka (al-‘uquuq) berasal dari al-‘aqqu yang berarti al-qath’u yaitu memutus, membelah, merobek, atau memotong. Dalam islam, anak dikatakan durhaka pada orang tua (uquuqul walidain) apabila melakukan perbuatan atau mengucapkan sesuatu yang menyakiti hati orang tuanya.
Perbuatan durhaka kepada orang tua jelas dilarang oleh agama. Bahkan termasuk dalam dosa besar yang setara dengan mempersekutukan Allah SWT. Banyak sekali ayat-ayat Al-Quran dan hadist yang menjelaskan dosa berbuat durhaka, salah satunya disebutkan pada Hadist Riwayat Bukhari dibawah ini:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الْكَبَائِرُ قَالَ الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ ثُمَّ عُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ الْيَمِينُ الْغَمُوسُ قُلْتُ وَمَا الْيَمِينُ الْغَمُوسُ قَالَ الَّذِي يَقْتَطِعُ مَالَ امْرِئٍ مُسْلِمٍ هُوَ فِيهَا كَاذِبٌ
Dari Abdullâh bin ‘Amr, ia berkata: Seorang Arab Badui datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Wahai Rasûlullâh, apakah dosa-dosa besar itu ?” Beliau menjawab, “Isyrak (menyekutukan sesuatu) dengan Allâh”, ia bertanya lagi, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Kemudian durhaka kepada dua orang tua,” ia bertanya lagi, “Kemudian apa ?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sumpah yang menjerumuskan”. Aku bertanya, “Apa sumpah yang menjerumuskan itu?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sumpah dusta yang menjadikan dia mengambil harta seorang muslim”. (HR al-Bukhâri, no. 6255)
Ciri-ciri Anak Durhaka menurut Islam
Islam mengajarkan seorang anak untuk berlaku sopan dan bertutur kata yang lembut kepada orang tuanya. Adapun mereka yang berkata kasar, membentak, memukul, memasang muka masam di depan orang tua, maka perlakuan-perlakuan tersebut dikategorikan dalam perbuatan durhaka.
Nah, dibawah ini beberapa ciri anak durhaka menurut pandangan islam dan Al-Quran:
Berkata “Ah” dan membentak orang tua
Islam mewajibkan setiap anak untuk berbuat baik kepada orang tuanya. Bahkan berkata “ah” pun juga dilarang. Apalagi meninggikan nada suara di depan orang tua atau membentak, sungguh perbuatan tersebut benar-benar dilarang oleh Allah SWT.
jangan lupa like komen and Vote yang banyak ingat banyak-banyak komen dan komen
made by: Metri Pramisti
hadejhhh
DISINI MAU LIAT AUTHOR APA PUTRA JDI USTADZ TEGAS, ATAU USTADZ YG GIK MIKIRIN PRASAAN ISTERINYA..
SEMUA BLM DIJELASKN SIAPA2 WANITA YG MAU JDI PELAKOR SELAIN USTADZAH CACA,, TERUS APA JUGA ADA USTADZ CALON PEBINOR NII..
jadi cerita nya sedikit
semangat