NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Mr Billionare

Jerat Cinta Mr Billionare

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:56k
Nilai: 5
Nama Author: Ika Dw

"Jangan terlalu berlebihan Alya, ingat pernikahan kita ini hanya pura-pura. Kita menikah bukan karena keinginan kita, jalani saja sewajarnya. Jangan berharap aku akan menjamahmu!"

Alya Adelia Wijaya. Gadis muda yang statusnya masih pelajar, harus merelakan masa mudanya untuk menikah dengan seorang pria yang menjadi pilihan orang tuanya.

Tanpa sepengetahuannya, orang tuanya sudah menjodohkannya semenjak mereka masih kecil dan Alya sendiri tidak pernah tahu kalau dirinya ternyata sudah dijodohkan.

Setelah menikah, ia merasakan kehidupannya berubah drastis. Awalnya dimanja oleh orang tuanya, kini harus mengabdikan hidupnya pada suaminya yang selalu bersikap dingin dan jutek.

Mampukah Alya membuat pria jutek itu berubah sikap dan bisa menerimanya dengan baik?

Atau mungkin dia putuskan untuk meninggalkan pria yang tidak pernah menganggapnya sebagai pasangan?

Cover: free licence, freepik.com

Edit : sampul buku written by Ika Dw.



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Dw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16. Curiga

Rivaldo tak bisa konsentrasi saat bekerja. Pikirannya kacau, yang ada di pikirannya hanya ada satu wanita yang sangat tidak ia cintai. Wanita itu hanya dianggap sebatas adik.

"Kacau, kacau, kacau!!" Ia bergumam dengan menyandarkan kepalanya yang berdenyut ke kursi bagian belakang.

Berulang kali ia memutar pikirannya yang kacau. Kenapa bisa ia begitu ketakutan kehilangan Alya, padahal ia tidak ada rasa cinta sedikitpun buat Alya.

Tak selang lama dari itu, Alya membuka pintu kamar dan mendapati suaminya yang tengah duduk di kursi kerja dengan wajah menengadah berbantalkan penyangga dibelakangnya.

"Kenapa jam segini dia udah pulang ya? Apa dia sedang sakit? Lalu kenapa kalau sakit masih nekat berangkat kerja, kalau gini ujung-ujungnya hanya buat beban saja," gerutu Alya dengan kembali menutup pintu dan masuk dengan berjalan perlahan mendekati sang suami.

Dadanya selalu berdebar-debar ketika bertemu dengan sang suami. Entah apa yang membuat hatinya berdegup begitu kencang. Padahal ia tidak menaruh rasa suka terhadap suaminya.

"Om! Kok udah pulang?" Perlahan Alya mendekatinya.

Mendengar suara Alya, hatinya cukup lega, matanya langsung  terbelalak sempurna. Namun tidak bisa dipungkiri saat memantau dari cctv Alya yang tengah mengobrol dengan pria yang menjadi pembimbingnya, hatinya kembali kesal.

"Dari mana saja kamu? Suami pulang bukannya disambut, malah kelayapan. Jangan melanggar peraturan yang sudah kubuat, Al! Aku tidak suka dibohongi," omel Rivaldo kesal.

Alya mengerutkan keningnya,  baru saja bertemu sudah uring-uringan kembali.

Dengan helaan napas panjang, ia mencoba untuk meredam emosi, agar tidak tercipta perdebatan.

"Kau itu kenapa sih, Om! Pulang-pulang udah ngomel-ngomel aja. Memangnya kesalahan apa yang sudah kulakukan? Aku nggak langgar aturan yang sudah kau buat. Kenapa kau selalu saja menyudutkanku. Memangnya apa sih, kesalahku di sini," seru  Alya dengan mukanya berubah datar.

"Kalau punya masalah, coba cerita! Jangan marah-marah nggak jelas kayak gitu."

Ayah sendiri bingung tidak tahu di mana letak kesalahannya tiba-tiba saja suaminya sudah nyolot. Padahal ia berinisiatif baik untuk mendekatkan diri padanya. Rivaldo sendiri mengatakan harus bisa menghargai hubungannya walaupun diantaranya tidak ada rasa saling cinta.

"Aku kan tadi cuma nanya! Dari mana saja kamu! Di Saat aku pulang dari kantor, kamu sudah nggak ada di rumah. Harusnya di saat aku pulang kamu sudah ada di rumah menyambut aku atau menyediakan makan siang buat aku. Kalau tahu kamu mengabaikanku aku juga nggak akan pulang untuk makan siang di rumah. Aku pikir kamu sedang membuat makanan buat makan siang, tapi nyatanya pas aku pulang kamu nggak ada di dapur ataupun di mana-mana. Pas aku tanya sama bibi, bibi juga nggak tahu di mana keberadaan kamu saat ini. Siapa yang nggak kesal coba?"

Alya memutar bola matanya, bahkan Rivaldo tidak bilang jika siang itu dia akan pulang untuk makan siang di rumah. Siang itu ia tidak ada niatan untuk memasakkan sang suami, karena setelah mengikuti bimbingan belajar ia memutuskan untuk mencari ketenangan di pinggiran kolam dan meminta bibi untuk membuatkan makan siang untuknya.

"Dari tadi aku ada di rumah. Aku nggak kemana-mana. Aku ada di pinggiran kolam. Aku pikir kamu tadi tidak pulang buat makan siang di rumah, jadi aku nggak masak buat kamu. Tadi pagi bibi aku suruh masak, dan aku sendiri mulai ikut belajar mengajar. Jadi ya udah, setelah selesai belajar aku keluar duduk di pinggiran kolam," jawab Alya.

Rivaldo cukup lega setelah mendengarkan pengakuan dari Alya ternyata gadis itu tidak melanggar aturan seperti yang dipikirkannya. Ia bahkan terlalu jauh berpikir kalau Alya bakalan kabur dari rumah dan dibantu oleh pembimbingnya yang masih muda setara dengan umurnya.

"Tapi kenapa  tadi bibi bilang tidak melihatmu. Kamu jujur kan, nggak lagi bohongin aku? Awas aja kalau sampai berniat buat membohongiku," serunya dengan mata menyipit.

Alya semakin kesal saja selalu dituding buruk melanggar aturan suaminya. Kalau saja ia berniat buat kabur, tentunya akan dilakukan dengan cara-cara liciknya.

"Kenapa sih, Om! Om selalu mencurigaiku, selalu saja menyudutkanku. Kalau om nggak ada rasa cinta buat aku, Om nggak perlu menaruh kecurigaan yang berlebihan padaku. Aku tahu batasanku, dan Aku nggak akan membohongimu!"

Alya menarik kursi di samping pintu dan duduk berhadapan dengan Rivaldo. Tatapan kesal yang ia layangkan membuat pria itu langsung membuang muka.

"Kalau soal bibi tidak melihatku di belakang, ya wajar aja. Memang mereka lagi sibuk di dapur. Berada di dalam kamar terus, membuatku bosan. Aku juga butuh hiburan, om. Masa iya di belakang rumah nggak diizinin juga," omel Alya.

Rivaldo berbalik memandangnya dengan tatapan mata elang yang mampu menghunus jantung.

"Aku hanya tidak ingin kau melanggar aturanku, Al. Aku tidak mau disalahkan oleh keluargaku, karena kecerobohanmu. Mereka sudah menitipkanmu padaku dan aku tidak bisa 24 jam selalu bersamamu. Jadi wajar saja kalau aku marah saat pulang tidak mendapatimu ada di rumah. Ya sudah, kalau memang kamu tidak kemana-mana. Kau tahu, aku tadi panik tidak mendapatimu ada di rumah. Jika kamu sampai kabur di sini, aku harus mencarimu ke mana? Gimana kalau sampai orang tua kamu menelepon dan menanyakan tentang kabar kamu, apa yang harus aku katakan pada mereka? Apa aku harus membohongi mereka kalau kamu baik-baik saja di sini?"

Alya terdiam dengan wajahnya yang kembali terlihat lesu. Entah apa yang membuat Rivaldo begitu mengkhawatirkannya. Apa mungkin dia hanya khawatir kalau orang tuanya sampai menyalahkan pria itu, atau memang Rivaldo sudah memiliki perasaan terhadap dirinya?

"Oh, ya Al. Hari ini Papa sama Mama akan berkunjung ke sini. Mungkin mereka nanti akan menginap. Usahakan untuk bersikap baik pada mereka. Di depan mereka kamu harus bersikap baik juga padaku layaknya suami istri yang sebenarnya."

Deg,, 'apa orang tuanya akan datang ke sini? Waduh ..., bagaimana ini? Aku bahkan belum pernah bertemu mereka sebelumnya, dan aku belum siap untuk bertemu dengan mereka.' dalam hati ia bergumam antara takut dan juga cemas akan kedatangan mertuanya.

"Om,, kenapa mereka datang secara mendadak? Apa sebelumnya mereka tidak mengabari Om terlebih dulu kalau mau datang kemari? Di sini Aku bahkan tidak menyiapkan apapun. Aku harus bagaimana? Kenapa juga mereka datang secara tiba-tiba?"

"Tadi mereka bilang sudah ada di perjalanan dan sebelumnya mereka memang tidak ada niatan untuk datang ke sini. Ya nggak apa-apa lah, kalau orang tuaku mau main ke sini, toh ingin mengunjungi anaknya dan ingin bertemu denganmu juga. Kenapa memangnya kalau orang tuaku berkunjung ke sini? Jangan bilang kamu keberatan kalau mereka datang ke sini dan menginap?"

1
Nur Hayati
Buruk
Nur Hayati
isinya bagus,tp keduanya jutek
Ika Dw
oke👍
Gabutz
lanjuut
muna aprilia
lnjutt
muna aprilia
lnjut
weny aptini
semangat Alya.. /Kiss/
Ika Dw: haha ... makasih kak, 🤭😊 🥰
total 1 replies
Ika Dw
thank you ☺️☺️
Ika Dw
thanks kak🙏🤗
Ika Dw
haha .. bener 😁
zahraky
Pedofil lebih tepat nya 😂😂
zahraky
Anjaaayyy… applause 👏 buat loee
zahraky
Deggg…bar bar jg loe alya🤭😆..gue suka gaya loe 💃🏻💃🏻
Ika Dw
tunggu sebentar kak, masih diketik 🙏🤗
Mustafik
lanjutannya mana tor
Isma Hany
episode nya gantung,gak ada sambungan nya
Yuno
Cerita ini keren banget, susah move on!
Ika Dw: terimakasih sudah mampir kak, selamat membaca🙏🤗
total 1 replies
Stefhany Anhai Rivera Maco
Karakter keren! 😍
Ika Dw: terimakasih sudah mampir kak, selamat membaca🙏🤗
total 1 replies
Ika Dw
Bab Awal sudah panas dingin, bagaimana kedepannya ya?? jadi penasaran, jangan takut sama suami galakmu Alya!! /Bye-Bye/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!