NovelToon NovelToon
Lelaki Imamku

Lelaki Imamku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rini

Elmo namanya. Aku pernah menyimpan perasaan padanya. ketika kami sama sama duduk di kelas 1 SMU, namun semua itu menguap begitu saja seiring kepindahannya di kota lain. Aku bahkan sudah melupakannya. Namun takdir mempertemukan kami berdua. Setelah hampir 10 tahun kami berpisah, tiba tiba saja kami bertemu di sebuah mall di kota Yogyakarta. Pertemuan itu adalah awal dari terungkapnya sebuah rahasia besar yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelukan Bima

Malam ini kami makan bersama di rumah.

" Besok pulang jalan berapa Bim ?"

" Jam 6 mah ".

" Kok pagi banget sih Bim ?"

" Iya mah, tau sendiri kak Bima Mah, pasti ngomel ngomel dia kalau kena macet, iya nggak kak Ve ?"

" Bukan aku lho Bim yang bilang ", sahutku sambil tersenyum simpul.

" Bim kamu tuh harus belajar bersabar jangan sedikit sedikit emosi, nggak baik lho buat kesehatan, kamu kan dokter pasti tau efeknya orang gampang emosian, ya nggak ma ?"

" Iya bener kata papah kamu itu, belajar kendalikan diri nak ".

" Iya mah ".

" Kamu juga Ve, kamu harus bersabar ya hadapin Bima, stok sabar kamu harus dibanyakin, pasti kamu udah tau kan sifat Bima ?"

" Iya mah ". jawabku.

" Iya kak, kasihan lho kak Vero kalau kak Bima sering emosi, lama lama jantungan dia deket kakak hehe ".

" Bim, menjalin sebuah hubungan itu harus sama sama saling pengertian, jangan mengandalkan ego kalau mau hubungannya langgeng ".

" Lihat nih papah sama mamah, kamu udah pernah lihat belum papah sama mamah bertengkar ?"

Bima menggeleng.

" Itulah..karena kita sama sama pengertian, sama sama bisa saling menerima kekurangan dan kelebihan pasangan kita, inget pesen papa ini Bim ".

" Iya pa doain Bima biar bisa jadi seperti papa yang selalu bisa bersabar ".

" Aminn semoga ya Bim ".

" Terus rencana kalian berdua bagaimana ?"

" Bima pengen ngelamar Vero mah ".

" Aduhhhh nih orang kenapa malah ngomongin ini hiiihhhhhh ". bathinku jengkel.

" Bener Bim ?"

" Iya mah ".

" Kamu udah siap Ve ?"

" Mati aku kenapa mamah Bima nanya ke aku, aku harus jawab apa ?"

Akhirnya aku cuma tersenyum saja menanggapi pertanyaan mama Bima.

" Syukurlah kalau kalian berdua udah serius, nggak usah lama lama pacaran nanti bisa bikin dosa ".

" Jadi kapan rencananya Bim ?"

" Eh nanti mah nunggu waktu yang tepat, saya juga harus bilang ibu dulu di Sumatra ".

Serobotku sebelum keduluan Bima yang menjawab.

" Iya mah aku lupa, belum bilang sama mamanya Vero ".

" Ya udah kalau udah siap nanti kabarin mamah kapan mau diadakan lamaran, nanti kita ke Sumatra ya pah ?"

" Iya mah sekalian jalan jalan ke sana ".

" Kak nanti cincinnya biar Helen yang pilihin ya? pasti keren ".

" Ah males selera kamu pasti kayak emak emak nggak kekinian ".

" Ihhh sembarangan aku tuh selalu uptodate kak, ya nggak Sha ?"

" Yoi choy ".

" Udah ya mamah sama papah ke kamar dulu kalian silahkan kalau mau ngobrol ".

Kemudian mamah dan papah Bima masuk ke dalam kamar.

" Ve duduk deket kolam yuk ". Ajak Bima.

" Ayuk Bim ".

Kemudian aku dan Bima jalan ke arah kolam renang di belakang, sedang Dua adik Bima asyik di ruang tengah sembari nonton tv.

Aku duduk bersebelahan di sebuah kursi panjang.

Bima memeluk pundakku dengan sebelah tangannya.

" Ve aku bahagia, dan lega banget mamah sama papah ternyata menyetujui aku melamar kamu ".

" Tapi aku belum bilang ibuku Bim ".

" Iya tenang aja nanti aku yang bilang ibumu, minggu depan beliau kesini kan ? aku yakin ibumu akan setuju dengan rencana kita ".

" Ve aku yakin kita pasti bisa bahagia ".

" Bim kenapa tiba tiba kamu mau ngelamar aku ?"

" Kok pertanyaan kamu kayak gitu sih Ve ?"

" Iya kamu belum pernah membicarakan ini sebelumnya sama aku ".

" Sssttt sini dengar ".

Sambil menarik tubuhku menghadap ke arahnya.

" Ve kita udah pacaran lama kan ? dan aku merasa cuma kamu yang bisa ngertiin aku Ve, makanya aku bawa kamu kesini agar orang tuaku mengenal kamu, dan aku semakin yakin saat mereka menyukaimu Ve, aku yakin kamu itu yang terbaik buat aku ".

" Kalau aku nggak mau ?"

" Maksud kamu ?"

" Maksud aku kalau aku menolak lamaran kamu bagaimana ?"

" Apa alasan kamu Ve ?"

" Lalu buat apa kamu bertahan selama ini sama aku, kalau ternyata kamu menolak lamaranku ".

" Atau jangan jangan kamu hanya ingin mempermainkan aku ? atau........hhhmmm kamu sudah ada yang lain Ve ? cowok itu ya Ve ?"

Tiba tiba Bima langsung berdiri dan wajahnya terlihat emosi .

" Ve jawab jujur kamu benar mau menolak lamaranku ?"

" Aku bilang kan seandainya Bim ".

" Aduhhhh nih orang mulai kambuh nih baru aja romantis sebentar ", kataku dalam hati.

" Bim pleas dong kontrol emosi kamu, gimana kita bisa harmonis nanti, sedangkan kamu sedikit sedikit emosi gini ".

" Aku tuh nggak mau sifat kamu ini nantinya bisa jadi boomerang buat kita ".

" Buat kita ? buat kamu maksudnya ?"

" Ya buat kitalah yang mau nikah kan kita Bim ".

" Kamu masih ingat kan kata kata papa tadi, belajar bersabar Bim, saling pengertian, jangan dahulukan ego ".

" Kamu tuh harus berpikir seperti apa sih aku ke kamu? pernakah aku nggak menghargai kamu? pernahkah aku itu nggak mengikuti mau kamu? itu harus kamu pikirin, jadi kamu itu biar bisa berpikir ulang kalau mau bertindak, dan nggak semaunya sendiri ".

" Ve aku itu memang banyak sekali kekurangan, tapi harusnya kamu bisa terima kekurangan aku Ve ".

" Iya aku terima kekurangan kamu Bim, tapi maksudku tolong dong hargain aku sedikit saja, jangan mentang mentang kamu itu orang besar, seorang dokter, pinter...bisa berbuat semau kamu, kita itu manusia biasa Bim, kita masih butuh bantuan orang lain ".

" Sini duduk sini ". Sambil menarik tangannya duduk di sebelahku.

" Bim kamu mau melamar aku kan ? aku tuh dulu nerima kamu karena aku mencintai kamu, aku nggak mau rasa cintaku hilang karena sikap kamu yang seperti itu ", kataku lembut.

Tiba tiba Bima memeluk tubuhku.

" Ve aku benar benar mencintai kamu, aku nggak bisa kehilangan kamu, maafin aku ya, bantu aku Ve, bantu aku berubah agar aku bisa terus sama kamu ".

" Ya ampun cowok ini kenapa jadi begini, aduhhhh kayaknya aku buat kesalahan lagi deh, sebenarnya aku ini gimana sih ? Ya Tuhan aku binguuuung ". jeritku dalam hati.

Kemudian Bima melepas lagi pelukkannya dan memegang kedua tanganku.

" Ve kamu janji ya jangan ninggalin aku ?"

" Bim aku nggak bisa janji karena aku takut melanggar janji itu, aku hanya berharap kita tidak ada konflik lagi cuma karena masalah kecil, aku takut nggak bisa bertahan Bim ".

" Iya Ve, insyaaloh aku akan belajar, dan semoga kamu bisa bersabar hadapi aku ya ?"

Kemudian Bima mencium bibirku dan kembali memeluk tubuhku erat.

Ah sebenarnya aku merasa nyaman berada di pelukan cowok bertubuh kekar ini, mencium aroma wangi tubuhnya, namun kenapa hati kecilku berontak dan nggak terima dengan semua ini.

" Sayang...rasanya aku nggak mau lepasin pelukan ini, aku nggak mau jauh dari kamu ", bisik Bima di telingaku.

" Biarin....nanti orang tuamu kesini tau kita pelukan terus langsung dinikahin gimana Bim ?"

" Siapa takut, malah malam ini kalau dibawa langsung ke penghulu aku mau kok ".

" Akunya yang nggak mau ".

" Kenapa....?"

" Aku kan dari dulu bayangin...nanti kalau aku dilamar, aku pengen dirias yang cantik banget, pakai baju bagus, terus laki laki itu berlutut di depanku sambil menyematkan cincin di jari manisku Bim ".

Tiba tiba Bima melepaskan pelukannya.

" Ihhh kamu ya kebanyakan nonton sinetron pasti ".

" Biarin...kan romantis Bim ", kataku sambil membayangkannya.

" Aku tuh mau itu akan menjadi moment yang paling mengesankan seumur hidupku ".

" Heiii malah menghayal ", kata Bima sambil menarik hidungku.

" Ihhhh sakit tau ", seraya memukul manja pundaknya.

Tiba tiba Bima menarik tubuhku dan melumat bibirku dengan lembut.

1
Muhammad Reyhan Reyhan
sudah bisa di tebak 😉
Muhammad Reyhan Reyhan
sangat terasa perih perjalanan di posisi Elmo
Muhammad Reyhan Reyhan
tidak aneh juka seorang wanita jalan sama laki² lain ? yaa krna kesepian di tambah rasa nyman dari hati.
Muhammad Reyhan Reyhan
masih ad tanda tanya Elmo fakta nya kerja apa yaa ? 😉
Muhammad Reyhan Reyhan
kaum lelaki mengakui prensip lo Elmo? berusaha menunggu namun di mengganggu.
Muhammad Reyhan Reyhan
jujur sebagai laki² belom pernah lihat atau melakukan perubahan yang tiba-tiba.
Muhammad Reyhan Reyhan
kabar Elmo mana yaa ? hhee😆😂
Muhammad Reyhan Reyhan
gimana kabar hati El dan Ve yaa?🤔
Muhammad Reyhan Reyhan
terasa normal setiap baca novel pasti senyum-seenyum aneh😉
Muhammad Reyhan Reyhan
1 kekurangan bima sangat berarti bagi wanita,palah aku yg hnyar hidup di atas bawah air yg tak punya apa-apa 🙏🏼☺️
Muhammad Reyhan Reyhan
ada tanda tanya di balik bima (keturanan)
Muhammad Reyhan Reyhan
yg lain bisa di cari kecuali,ketenangan hati
Muhammad Reyhan Reyhan
salut sama kedewasaan Vero,selalu berfikir sebelom memutuskan.
Muhammad Reyhan Reyhan
bnyak pertnyaan untuk Elmo !
Totoy Suhaya
gimana nasib elmo thor..kan kasian😅😅
Yuliana Hartini
Akhirnya ceritanya happy ending tk thor smg semangat dg cerita yg lain dn lebih seru, semangat terus 👍😀🌷
Yuliana Hartini
Wah nemang laki2 susah ditebak dn dipercaya sorry thor dy kadian sm Vero yg polos banget fikibulin terus sm si Bima tp sy setuju klw Vero sm Elmo aja org yg benar2 mencintainya semoga berjodoh thor jadiin aja 👍👏😀
Nurayati
sebenarnya ceritanya bagus jg gampang di pahami,tp kenapa aku baca kaya cape banget kayalari lari ya😄
Sri Wahyuni
suka crta y simple mudajh d fahami ga jenuh d bca y..dan bab y ga bnyk seru
Totoy Suhaya
ceritanya bgs thor..lnjuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!