NovelToon NovelToon
Transmigrasi Kayla

Transmigrasi Kayla

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Transmigrasi / Bad Boy / Trauma masa lalu / CEO / Mengubah Takdir / Chicklit
Popularitas:39.8k
Nilai: 5
Nama Author: nand

Prolog

Ini mencerita kan kisah Kayla putri purnama dan Karel Albert purnama yang bertransmigrasi ke dalam novel "Bucinnya anak SMA ".
Kayla menjadi tokoh antagonis yang akan mati dengan tragis ,sedangkan sang adik menjadi tokoh figuran yang miskin mempunyai hidup yang kelam dan sahabat dari tokoh utama pria.

Adik laki-laki yang sangat menyebalkan nya merupakan pembully di sekolah.dan setiap hari pasti ada peringatan dari guru bk,tentu saja Kayla yang selalu menyelesaikan nya.
Berbeda dengan sifat sang adik yang hiperaktif ,Keyla adalah orang yang cuek dan dingin kecuali bersama adiknya.
Adiknya yang mempunyai trauma membuat Kayla memanjakan nya ,apapun yang Karel mau pasti terpenuhi.namun ,karena Karel seorang pembully.seorang siswa yang pernah menjadi korban mencoba balas dendam kepada mereka berdua dan dengan tragis nya Kayla dan Karel meninggal tertabrak mobil saat ingin pergi ke Alfamart.
Dan entah sial kenapa Kayla terjebak di dalam tubuh antagonis kejam bersama sang adik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nand, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sesuatu yang menarik

Seorang pria dewasa sedang duduk di kursi ke besarannya, dengan angkuhnya dia menatap malas ocehan sekertaris nya, yang tidak lain adalah sahabatnya.

"Arsen lo gilak, ngapain lo di sekolah lagi hah!Lo gak liat pekerjaan lo di kantor numpuk. Gw gak sanggup harus ngerjain semua pekerjaan lo. Lama-lama gw buat surat pengunduran aja deh." Oceh nya.

"Kamu berisik Hiro! Kamu lupa siapa bos nya. Saya bebas melakukan apapun yang saya mau, huh."

"Lagian tiap saya bolos kerja, kamu dapat bonus gede. Lumayan kan buat kamu jajan." Ucap Arsen.

Hiro adalah sahabat Arsen dari kecil, sekarang dia tengah bekerja menjadi asisten pribadinya. Meskipun terkadang sikap sahabatnya kurang ajar tapi, Hiro sudah terbiasa dengan tingkahnya yang semena-mena itu.

Hiro terpaksa tersenyum, "Justru kalau ada masalah orang pertama yang lo cari itu gw, dan berakhir lah gw yang harus menyelesaikan. Itu sepadan dengan bonus lo yang gede itu."

Arsen terkekeh, sahabatnya itu sangat pengertian sekali. Makannya Arsen selalu mempertahankan kinerja nya, meskipun Arsen terkadang juga lelah mendengar ocehan sahabatnya itu.

"Begitulah, jadi kamu kesini mau apa. Apakah ada masalah serius di kantor?" tanya Arsen.

Hiro menggeleng. Sejauh ini tidak ada masalah serius di kantor, karena dia masih bisa mengatasinya sendiri.

"Enggak, gw ke sini cuman mau jemput seseorang buat enggak bolos kerja lagi." Sindir Hiro.

Arsen yang tersinggung hanya memutarkan bola matanya malas, jujur saja Arsen mengakuinya.

Hari ini dia malas bekerja, bukan karena malas sebenarnya. Namun, karena mama nya yang terus datang ke kantor. Membawa perempuan untuk di jodohkan dengan nya.

Arsen belum siap menikah, bagaimana pun pernikahan itu tidaklah sesederhana itu. Arsen seorang pria dewasa yang matang tentu saja tahu.

Namun,Mama dan Papa nya selalu saja merecokinya untuk menikah, dengan perempuan pilihan mereka.

Sungguh kesal, Arsen kan masih trauma dengan kisah percintaan.

Dulu waktu masih kuliah Arsen pernah di selingkuhi oleh kekasihnya, padahal waktu itu Arsen berniat menikahinya sesudah lulus kuliah.

Kekasihnya itu orang yang lemah lembut serta polos, Arsen tidak menduga gadis seperti itu bisa mengkhianatinya.

"Tante Maria tadi datang ke kantor." Ucap Hiro.

"Apa! Ngapain Mama ke kantor lagi." Kesal Arsen.

"Katanya lo harus luangkan waktu buat nanti malam sekitar jam 8, tante memperingati gw kalau lo beneran harus datang!"

Arsen menghela nafas, "Pasti perjodohan lagi kan!"

Hiro tertawa dia merasa senang melihat penderitaan sahabatnya. "Lo gak boleh kabur lagi, untuk kali ini."

"Katanya kalo lo kabur lagi, lo di coret dari KK."

"Yasudah kamu atur semuanya Hiro! Kali ini saya akan menghadirinya tapi ini yang terakhir." Tekan Arsen.

Hiro mengangguk puas dengan jawaban bos nya itu. "Ngomong-ngomong mau sampai kapan lo duduk di kursi itu, itu milik kepala sekolah kan."

Arsen terkekeh pelan, "Saya mengusir Kepala Sekolah tadi."

"Lo pecat dia?" tanya Hiro.

"Tidak saya cuman suruh dia buat istirahat saja, kasihan dia sudah tua."

Hiro menatap datar.

"Hiro."Tanya Arsen.

"Tadi saya kedatangan siswa baru, coba kamu daftarkan dia di club musik."

"Kenapa harus gw?" tanya Hiro.

"Nah, suruh saja si Lily itu."

"Saya pengennya kamu bukan orang lain Hiro!!"

"Lo tertarik sama bocah SMA ya, dasar pedofil lo." Ucap Hiro, bercanda.

"Sia*** kamu Hiro!!"

****

Kayla sedang berjinjit, mengambil buku di atas lemari yang letaknya di bagian atas.

"Ih susah banget sih." Gerutunya.

Namun sesaat kemudian sebuah tangan terulur mengambil buku itu. Membuat Kayla terdiam kaku, saat pria itu mengukungnya.

Dengan Kayla yang terjebak di antara kedua tangan besar itu.

"Cewek kayak lo suka novel juga?" Gumam pria itu, saat melihat buku yang di ambilnya itu adalah novel dengan genre romansa fantasi.

Kayla membalikan tubuhnya menatap pria itu kesal. Saking kesalnya Kayla tidak tahu bahwa posisinya itu, bisa membuat orang yang melihat salah paham.

"Apa maksudnya cewek kayak lo!"

Baru saja Kayla masuk sekolah dirinya sudah di ganggu banyak lalat saja, apakah peran Antagonisnya memang terlalu mencolok dan menarik banyak perhatian.

Sudah cukup Kayla tadi berurusan dengan antek-antek Protagonis wanita, kenapa sekarang harus berurusan lagi dengan pria di depannya itu.

Netra mata tajam pria itu teralihkan menatap gadis di depannya, yang menatap nya penuh keberanian.

Netra gelap nya menatap lekat mata gadis di depannya yang terlihat bermakna.

Kayla menatap netra tajam itu tertegun, mata pria itu segelap malam. Membuat Kayla tenggelam dengan ke gelapan nya.

Seakan tersadar Kayla memejamkan matanya, dia merasa malu karena terhanyut dengan iris mata gelap pria di depannya itu.

"Minggir! Ini terlalu dekat."

Seakan tersadar, pria itu mundur menjauh menjaga jarak aman dengan gadis di depannya nya. Matanya bergerak memperhatikan gerak-gerik nya.

"Lo bisa berhenti tatap gw kayak gitu?" ucap Kayla, jujur saja pria di depannya itu kenapa selalu menatapnya tajam.

Tatapan tajamnya itu bagaikan sang predator yang akan menjerat mangsanya.

"Lo bisu? Lo kan bisa ngomong." Kesal Kayla. Karena pria di hadapannya, hanya berdiam diri saja bak patung.

Pria itu mengulurkan tangannya memberikan novel yang sempat di ambilnya tadi. Melihat itu, Kayla dengan cepat meraih novel itu. Kayla merasa tidak nyaman bersama dengan pria itu, apalagi dia orang berperan penting dalam alur novel ini. Sebisa mungkin Kayla harus menjauhi nya.

Pria itu tidak menanggapi perkataan perempuan di depannya itu namun, dia berbalik melangkah pergi.

Kayla menghela nafas, bagaimana bisa tokoh penting dalam cerita itu bisa berada di perpustakaan, apalagi sampai membantunya.

"Apa yang lo lakuin?" ucap seseorang tiba-tiba yang baru saja memasuki perpustakaan.

Kayla tersentak kaget, "Huh, harusnya gw yang nanya. Lo ngapain juga ke perpustakaan?"

"Ini emang tempat gw belajar, Lo orang baru gak tau apa-apa." Ucap Gara.

Kayla mengerti tidak heran sih, karena pria di depannya itu adalah orang Genius. Gara adalah orang kedua dan sang Wakil Ketua Black Lion yang di idam-idamkan para Siswa setelah Devano. Hanya saja Gara ini tidak terlalu berinteraksi dengan siapapun, kecuali untuk sahabatnya dan protagonis wanita.

"Bel udah berbunyi, sebaiknya lo pergi ke kelas!" ucap Gara. Tangannya yang sibuk menyusuri lemari mencari buku yang akan menarik perhatiannya.

"Lo gak ke kelas juga?" tanya Kayla heran, tidak mungkin kan dia bolos di perpustakaan.

"Hm, gw ada urusan." Ucapnya cuek.

Kayla pun melangkah pergi, tidak lupa membawa beberapa buku di dalam pelukannya.

Dia tidak ingin berlama-lama dengan seseorang yang sudah pasti adalah pemeran di dalam novel.

Di sepanjang koridor tampak, terlihat kosong.

Sepertinya benar bel sudah berbunyi. Karena di sepanjang jalan terasa sunyi, dan hanya terdengar Guru yang sedang mengajar dari dalam kelas.

1
Hikam Sairi
👣👣
adelia
ditunggu thor
nand: lagi direview yah:)
total 1 replies
adelia
ceritanya bagus
Ummi Rizki
gak mudheng ceritanya....
Aegis
mampir dulu, ninggalin jejak.
☀️rr.ss❄️
me
Sania Mahira
cowok bodoh,percuma kaya sok dingin,klau gx bs bedain mana bener mna salah,sesempurnanya seseorang yg bisa nelaah sbuah kjadian jgn asal emosi,slalu kyk gt pmran utama,egois./Left Bah!/
Keane
ceritanya bagus,, semangat kak author untuk rajin up🤗🥰
nand: Hehe makasih👉👈
total 1 replies
Ig : Author_fanie.liem
Jejak d tinggalkan
jgn lpa mampir di PSM ya
Pesona Sang Majjkan
Makasih
nand: iya kak🙏👍
total 1 replies
muti
smngt Thor
Agatha cute📴
Gak Isa nafas, gak ada jedanya Thor /Facepalm/
Ucu Borneo.
nice...
IndraAsya
next
nand
Sip otw kak😃
Alizeee
kak aku mampir, jangan lupa feedback ya 😃
IndraAsya
👣👣👣
Wawan
Hadir .... Semangat ✍️
DanaBrekker
lanjutkan, tetap semangat kak!
nand: makasih ❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!