NovelToon NovelToon
Membeli Benih Mantan Kekasih

Membeli Benih Mantan Kekasih

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / Anak Kembar / Obsesi / Cinta Murni / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:69k
Nilai: 5
Nama Author: ocybasoaci

Kata orang cinta itu buta. Itulah yang dirasakan oleh Kimi. Rasa cintanya yang terlalu banyak pada sang suami, sehingga ia rela melakukan apapun agar bisa membahagiakan sang suami. Bahkan Kimi rela membeli bibit dari mantan kekasih, setelah tahu kalau suaminya tidak bisa memberikan keturunan.

Desakan dari sang mertua yang sudah sangat menginginkan hadir cucu di tengah keluarga mereka, memaksa Kimi melakukan hal yang diluar nalar.

Akankah rencana Kimi berjalan dengan lancar, dan bisa memberikan anak untuk suami dan kedua mertuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ocybasoaci, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kado Spesial Pernikahan ke Enam Tahun

“Selamat yah Sayang kamu sudah resmi menjadi Ibu,” ucap Xyan yang bahkan laki-laki itu sampai menitikkan air mata ketika menyaksikan Kimi menjalani persalinan. Dua buah hati sekaligus sudah menjadi kado pernikahan ke enam tahun, kebahagiaan yang sudah lama ia impikan dan baru terwujud di usia pernikahan yang cukup lama.

“Selamat juga Sayang, kamu sudah jadi ayah, semoga dengan lahirnya anak-anak kita bisa memberikan kebahagiaan yang semakin sempurna untuk kita.” Kimi tidak mau kalau memberikan selamat juga untuk sang suami.

Bahagia semakin bertambah ketika Nuna dan Piter masuk dan juga dua buah hati Kimi diantarkan ke ruangan VVIP. Kebahagiaan benar-benar menyelimuti keluarga Kimi dan Xyan dengan lahirnya sepasang calon penerus perusahaannya.

Satu keluarga itu pun sangat sibuk dengan pemilihan nama untuk bayi kembar yang baru beberapa jam yang lalu dilahirkan, dan tentunya yang paling sibuk adalah kakek dan neneknya.

“Pah, Mah, dua bayi ini adalah kado pernikahan kita yang ke enam tahun dan maaf baru bisa menghadirkan cucu di usia pernikahan kita yang ke enam tahun ini,” ucap Kimi dengan senyum yang terus merekah di wajahnya.

Nuna dan Piter pun tampak sangat bahagia, dan terharu mendengar ucapan sang menantu.

“Tidak apa-apa, Mamah dan Papah sangat bahagia dengan kado ini, mana langsung dua dan sepasang cewek dan cowok, ini sudah lebih dari cukup, dan untuk gantinya silakan kami minta apa pun pasti akan kami berikan sebagai kado kamu telah melahirkan cucu untuk kami,” balas Piter yang tidak kalah bahagia dari anak dan menantunya.

Butiran bening kembali mengintip di sudut mata Kimi. Ketika mendengar ucapan sang mertua. “Kimi tidak minta apa-apa, selama ini kasih sayang kalian adalah kado dan hadiah luar biasa untuk kimi dari Tuhan yang tidak pernah Kimi dapatkan selama kecil. Kimi hanya minta kalian tetap sayang Kimi dan anak kita apa pun yang terjadi nanti. Jangan pernah benci Kimi dan anak ini, apabila semua kenyataan yang terjadi tidak sama dengan yang diharapkan oleh kita semua.”

Entah mengapa Kimi ketika melihat wajah buah hatinya yang sekilas memiliki bibir yang sama dengan Zeno kembali diserang ketakutan. Takut kalau kedua mertuanya atau justru Xyan sendiri yang nanti menyadari kalau anak yang Kimi lahirkan tidak memiliki garis kemiripan dengan suaminya. Mungkin saat ini Kimi bisa tenang karena kata orang namanya bayi wajahnya akan berubah-rubah, tetapi kalau sudah besar Kimi takut makin lama kedua anaknya akan semakin mirip dengan Zeno.

Memang garis keturunan tidak akan pernah berbohong contohnya anak-anak Kimi meskipun wanita cantik itu sudah entah berapa kali meminta agar anaknya lebih dominan mirip dengan dirinya, tetapi yang Kimi lihat justru bibir dan matanya mirip dengan ayah biologis mereka.

“Ah, ini paling hanya ketakutanku saja, Xyan dan Papah serta Mamah pasti tidak akan curiga apa pun, apalagi Xyan dan Zeno sama-sama tampan, hanya Zeno memiliki bibir tipis seperti kedua anaknya, dan Xyan bibir tebal yang seksi,” batin Kimi kembali mencoba menenangkan dirinya sendiri.

Kimi terperanjat ketika tubuhnya ada yang memeluk. “Kamu jangan berpikiran yang tidak-tidak Papah dan Mamah akan terus menyayangi kamu, apa pun nanti kudepanya yang terjadi kami memang tidak akan tahu, tetapi Papah dan Mamah pasti akan tetap menyayangi kamu dan kedua cucu kami. Xyan tidak akan pernah berkhianat dengan kamu.”

Bisikan di balik daun telinga Kimi, membuat lamunan Kimi hilang, dengan lembut Kimi merasakan punggungnya di belai. Nuna terus memeluk dan mengusap punggung menantunya. Mereka menyadari memang ibu yang baru melahirkan sering memiliki pikiran yang ketakutan atau orang sering bilang baby blues. Mereka berpikir kalau Kimi mengalami kecemasan itu, sehingga mereka memberikan dukungan papa Kimi.

Kali ini Kimi merasakan pucuk kepalanya diusap lembut. “Kamu sudah kami anggap seperti anak sendiri, jadi jangan berpikir yang tidak-tidak.” Piter pun tidak kalah memberikan dukungan untuk sang menantu.

Mendengar ucapan perlakuan kedua mertua Kimi pun langsung mengembangkan senyum terbaiknya.

“Kimi sangat bersyukur memiliki Papah dan Mama.”

Ruangan yang tadinya sepi kini riuh dengan tangisan si kembar, seolah mereka memiliki ikatan batin yang kuat dengan Kimi, ketika sang bunda merasakan sedih dan tidak tenang kedua anaknya pun merasakan hal yang sama mereka pun menangis seolah ingin saling menunjukkan suara siapa yang paling kencang.

“Sayang, kamu coba beri ASI yah mungkin anak -anak kalian haus.” Nuna mencoba meletakan satu bayi perempuan di tangan Kimi, sedangkan bayi laki-laki di pegang oleh Xyan.

Tanpa banyak bertanya Kimi pun mencoba memberikan asi pertama, wajahnya meringis menahan perih dan rasa yang sangat tidak nyaman saat pertama kali buah hatinya menyedot ASI dari sumbernya. Kimi tersentak kaget ketika usapan lembut ia rasakan di pujuk kepalanya.

“Sakit yah?” tanya Xyan dengan suara yang lembut dan Kimi mengangguk dengan lemah.

“Memang seperti itu saat pertama kali, tapi nanti akan terbiasa dan tidak merasakan begitu sakit. Mamah dulu juga seperti itu.” Nuna memberikan pengertian pada sang menantu.

“Terima kasih, berkat dukungan Mamah, Papah dan Mas Xyan, Kimi jadi tahu sebegini nikmatnya menjadi seorang ibu.”

Kali ini tangan Kimi digenggam kuat oleh Xyan, “Mas yang harusnya terima kasih banyak karena kado spesial ini, dan kamu adalah wanita hebat yang pernah Mas temui setelah Mamah, Mas berjanji akan terus berada di samping kamu apa pun alasannya.”

Air mata Kimi yang sedari tadi ditahan pun tidak bisa lagi dibedung, tangis bahagia pun akhirnya pecah. Tidak ada yang paling bahagia selain hari spesial ini. Kedua mertua serta suaminya sudah berjanji bahwa mereka tetap akan menerima Kimi bagaimanapun nanti. Ada rasa lega dan tenang setelah mendengar janji itu.

“Kamu tenang Kimi, mereka tidak akan tahu anak siapa yang kamu berikan untuk mereka, karena Zeno tidak akan pernah muncul lagi dalam hidup kamu.” Bisikan hati kecil Kimi, mencoba menenangkan hatinya yang gundah.

Sembilan bulan tanpa ada usikan dari Zeno membuat Kimi memiliki keyakinan yang sama untuk tahun-tahun ke depanya.

Bersambung....

...****************...

1
Wayan Sucani
Nunggu kebongkarnya ...
Happy Kids
untung kimi gatau kelakuan xyan seminggu di luar negeri. tambah ngenes bgt si kimi
Happy Kids
bejat ih
Happy Kids
gatau aja kl suaminya abis senang senang seminggu sm wadon wadon
Happy Kids
yayaya dia yg selingkuh
Widi Widurai
hrsnya ya jujur ajaa.. toh yg kurang dr xyan kan
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
🥀⃟ ⃟ThallaAyleena⃟ ⃟🥀
salah satu hal yang selalu jadi tuntutan keluarga, yaitu anak😥
Ci_Osyih Aenta: Betul, gak punya anak diomongin, anaknya banyak diomongin 🤣
total 1 replies
Sofi Muamar
lanjut tor
🐰Far Choinice🐰
hadiirrr thor... Hmm... kenapa Kimi cepet banget mengambil keputusannya. Lagian kalo Xyan yang mandul.. gak apa dong.. pasti dia gak akan kenapa2 juga. Tinggal cari solusi bareng. Eh, tapi ini novel ya.. khan biar jadi cerita.. hihi

tapi emang di situ ya serunya... lanjut baca lagi ahhh...

btw.. mampir juga dong thor ke karyaku.. lagi butuh kritik dan saran. ..
Ci_Osyih Aenta: MasyaAllah terima kasih kak🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
RyanA MdHse
Realitas kehidupan dunia nyata. Orang kaya kurang beruntung. Orang miskin yang sombong, hasad, iri, dengki. Ataupun wanita stres/ tertekan tuntutan hadirnya seorang anak/cucu.

Karakter tokoh, entah hasil riset di dunia nyata; Imajinasi Author; Atau research googgole di Mbah Googgle. Hanya Author yang Maha Mengetahui. Kecuali Author bisiki bocorannya padaku.
Ci_Osyih Aenta: Saran dari Editor kak,. othor hanya ngembangin cerita aja, cerita garis besar sudah dipilihkan dari kakak editor. 🙏🏻
total 1 replies
RyanA MdHse
.... Sang / Si Sopir; Si Bibi.
# Afwan Thor, komennya selalu ributin EYD/PUEB terus. Padahal bukan ahli Linguistik. Semangat terus Author !
Ci_Osyih Aenta: Saran sangat membantu kak, karena othor juga masih belajar, tapi kalau boleh tahu maksud rincinya gimana yah? Sebaiknya tidak pakai sang tapi lebih enak pakai si.
atau sang dipakai dengan huruf kapital?
(Tapi setahu othor kalau sebutan pakai kapitalis dinarasi hanya untuk menunjukkan Tuhan)
total 1 replies
RyanA MdHse
" ..... Sang Suami. "
Ci_Osyih Aenta: Terima kasih koreksinya, otw revisi 🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
RyanA MdHse
" Kamu tenang saja ... "
Ci_Osyih Aenta: Otw perbaiki 🤣🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!