Bella bertemu dengan pacar pertamanya Ilham, saat sama sama satu organisasi kerohanian di kampusnya. Sosok Ilham yang baik , lembut, dan religius membuat Bella jatuh cinta kepadanya. Hubungan mereka berjalan lancar, sampai suatu hari Ilham mengeluarkan sifat aslinya yang tempramen, pencemburu dan jahat.
Di awal hubungannya yang manis, Bella rela memberikan apa saja termasuk keperawanannya kepada Ilham. Bella tidak mengetahui jika selama mereka melakukan hubungan tersebut, Ilham selalu merekamnya.
Dan ketika Bella sudah lelah dengan hubungannya yang toxic dan meminta putus, Ilham mengancam akan menyebarkan video panas mereka berdua. Bukan hanya itu, tindakan Ilham semakin keterlaluan takala Ia sampai hati menjual Bella di aplikasi dating online.
Bella tidak tau bagaimana harus keluar dari hubungan yang sangat menyiksa ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bella semakin kurus dan mengalami insomnia
Semenjak kejadian itu Bella mengalami gangguan tidur.
Ia baru bisa tidur jam lima pagi, itupun tidak bisa lama karena Ia banyak memiliki jadwal kuliah pagi.
Pagi ini entah berapa kalinya Rika melihat temannya tertidur di kelas.
Wajahnya begitu kusam, bawah matanya hitam dan terlihat cekung.
Bukan Rika dan Tanti tidak pernah bertanya tentang kondisi temannya, tapi jawaban temannya itu selalu tidak apa apa.
Seperti namanya, Bella adalah seorang perempuan cantik. Wajahnya mirip sekali dengan Nabilla Syakib aktris sinetron itu.
Banyak sekali laki laki di kelasnya yang menyukainya, tapi Bella tidak pernah menanggapinya dan hanya fokus belajar saja.
Maklum Bella termasuk mahasiswa yang pintar, IP nya selalu di atas 3,5 , bahkan Ia mendapatkan beasiswa prestasi karenanya.
Namun sudah hampir sebulan ini, kondisi Bella sangat memprihatinkan.
Tubuhnya menjadi kurus dan wajahnya menjadi kusam sekali.
Rika san Tanti sampai sampai mau membawanya ke Rumah Sakit tapi Bella menolaknya, Ia bilang karena kecapekan saja.
Walaupun kondisi fisiknya mengalami penurunan tapi tidak dengan nilai akademisnya.
Ia tetap memiliki nilai di atas rata rata temannya yang lain.
Oleh karena itu, walaupun Bella tertidur di kelas, Dosen tidak ada yang memarahinya.
Diakhir kelas Bu Ambar, Ia bicara kepada Bella.
" Bella setelah mata kuliah ini selesai silahkan menemui saya di ruangan "
Tentu saja Bella tidak mendengar ucapan Bu Ambar. Rika dan Tanti mencoba untuk membangunkan Bella tapi tidak berhasil.
Karena Bella tidak menjawab, Bu Ambar akhirnya bicara kepada Tanti dan Rika.
" Beritahu Bella untuk menemui saya di ruangan "
" Baik Bu " Jawab mereka berdua kompak.
Setelah mata kuliah Bu Ambar selesai dan Bu Ambar sudah meninggalkan kelas. Rika dan Tanti dengan heboh mencoba membangunkan Bella.
" Bel Bel bangun " Rika mengerakkan tangan Bella yang terlipat di atas meja.
" Gawat Bell bangun " Ujar Tanti melakukan hal yang sama seperti Rika.
Bella yang mendengar kata kata gawat otomatis terbangun. Di pikirannya semua video dia bersama Kak Ilham sudah di sebarkan oleh Kak Ilham.
Dengan mata yang masih merah Bella bertanya kepada Tanti. " Gawat kenapa?" Tanya Bella dengan nada panik.
Tanti dan Rika melihat rekasi Bella menjadi terkejut.
" Itu, Kamu di panggil sama Bu Ambar ke ruangannya " Rika melihat ke arah Bella takut takut.
" Ya Allah aku pikir kenapa " Iya membetulkan posisi duduknya.
Melihat wajahnya di kaca, membersihkan kotoran matanya dan beranjak berdiri.
" Aku ke ruang Bu Ambar dulu ya " Bella langsung berjalan menuju ruangan Bu Ambar.
Tanti dan Rika hanya mengangguk saja ketika Bella berpamitan.
Bella sedang menerka nerka apa yang akan di bicarakan oleh Bu Ambar.
Kemungkinan karena Bella selalu tertidur di dalam kelas.
Insomnia yang Bella alami memang sudah mengganggu aktivitasnya.
Hal.itu di karenakan teror yang Kak Ilham kirimkan.
Setiap hari Kak Ilham mengirimkan chat berisi " Apa udah siap aku sebar video syur kamu hari ini? " dan hal hal seperti itu.
Hal itu selalu di lakukan sebelum waktu tidur sehingga membuat Bella tidak bisa tidur nyenyak.
Ia selalu berfikir bahwa kiamat kecilnya akan terjadi esok hari. Walaupun sampai saat ini hal itu tidak terjadi.
Bella juga yakin Kak Ilham memasang kamera tersembunyi ataupun penyadap. Karena setiap Bella beraktivitas Ia selalu mengirimkan chat.
Seperti ketika Bella sedang belajar atau mengerjakan tugas, Kak Ilham akan mengirimkan pesan " Ga usah sok rajin belajar deh, video kamu tersebar juga langsung di drop out kok "
Atau ketika orang tuanya menelpon Kak Ilham akan mengirimkan chat " Apa jadinya kalo orang tuamu tau video syur itu? atau aku kirim sekarang ya? "
Untungnya handphone orang tua Bella adalah handphone nokia jadul, jadi belum ada aplikasi whatsApp dan belum bisa mengirimkan MMS.
Teror teror itu membuat hidup Bella menjadi tidak tenang, Ia tidak pernah lagi memakai baju selain di kamar mandi.
Area teraman Bella hanyalah kamar mandi, selain itu sudah di pasang penyadap oleh Kak Ilham.
Bella sampai do depan ruangan Bu Ambar. " Assalamualaikum " Bella mengetuk pintu rungan Bu Ambar.
Dari dalam ruangan terdengar suara Bu Ambar " Masuk Bell "
Dengan menarik nafas panjang, Bella membuka pintu dan masuk ke dalamnya.
" Duduk Bel, sebentar saya urusin ini dulu "
Bu Ambar adalah Dosen yang sangat baik kepada Mahasiswanya. Ia selalu perhatian dan selalu menanyakan kondisi Mahasiswanya yang terlihat kurang baik.
Selain itu jika ada Mahasiswanya yang sakit, Ia akan menjenguk dan membawakan obat serta makanan untuk kami.
Setelah pekerjaannya selesai, Bu Amar duduk di samping Bella.
Baru mau mulai berbicara, pintu ruangannya di ketuk oleh Pak Darto, cleaning service di kampusku.
Ia membawa dua bungkus makanan, rujak dan dua alat makan.
" Wah waktunya tepat sekali, Makasih banyak Pak Darto " Ucap Bu Ambar.
" Sama sama Bu " Pak Darto langsung keluar ruangan.
" Makan dulu Bell baru kita bicara "
Ada dua bungkus nasi padang dengan lauk rendang. Jika makanan ini Bella makan dua bulan yang lalu, Bella pasti akan memakannya dengan lahap.
Tapi semenjak kejadian dengan Kak Ilham, tidak hanya mengalami gangguan tidur, Bella juga mengalami gangguan makan.
Ia hanya mampu makan tiga sendok makan, jika lebih dari itu Ia akan merasakan mual dan berakhir dengan memuntahkan semua makanannya.
Tepat setelah suapan ketiga, Bella berhenti makan dan membungkus makanan itu kembali.
" Bella bawa pulang ga apa ya Bu, masih kenyang " Bella tersenyum ke arah Bu Ambar.
" Oh kamu sudah sarapan ya? Yah sayang sekali, salah saya juga sih ga nanya kamu dulu "
Bu Ambar juga meletakan nasi padangnya dan membungkusnya kembali.
Ia menatap wajah mahasiswa kebanggaannya itu. Bella merupakan salah seorang mahasiswa yang sangat Ia sayang.
Hidupnya tidak neko neko dan nilai akademisnya selalu baik.
Ia juga tidak pernah membantah ucapan dosen dan selalu menurut jika di berikan saran.
Anak baik banget pokoknya. Tapi sudah sebulan ini Bella mengalami perubahan yang mencolok.
Fisiknya terlihat sangat kurus dengan wajah kusam dan mata yang cekung.
Di tambah lagi sepanjang perkuliahan Bella selalu tertidur. Dosen dosen lain sudah banyak yang membicarakan Bella, walaupun mereka masih memberikan kebijakan mengingat Bella adalah Mahasiswa yang pintar.
Tapi makin lama kondisinya semakin tidak baik. Ia harus memberikan perhatian lebih kepada Mahasiswanya yang satu ini.
Bu Ambar tau jika Bella mempunyai pekerjaan sampingan untuk membiayai kuliahnya sendiri, akan tetapi perubahan yang terlihat di hidup Bella, Bu Ambar yakini bukan karena pekerjaan sampingannya.
pasti ada masalah lain yang sedang Bella alami dan dia tidak tau bagaimana keluar dari kondisi ini.