Diana Aginanda yang kehilangan ingatan saat usia 4 tahun dan diasuh di tengah kemiskinan oleh orang yang telah menculiknya.
Di saat usianya akan menginjak 17 tahun, Diana mengalami banyak permasalahan yang menimpa hidupnya sampai dia bertemu dengan kakak, sahabat, dan cinta sejatinya.
Hari-hari biasa di tengah kemiskinan yang dilalui diana akan berubah saat dia telah menemukan kembali ingatannya yang hilang menjadi hari hari penuh tantangan dan mengancam nyawanya, namun Diana tidak sendiri.
Diana akan mengungkap dalang di balik semua permasalahan dan percobaan pembunuhan yang menimpanya dan seorang teman pertamanya selama ini, namun siapa sangka bahwa tersangka itu adalah orang terdekatnya!?
Cover by : Pinterest.
Note: semoga cerita ini menghibur walau banyak ngasalnya, semoga mata kalian tetap sehat melihat tebaran typo yang amazing, dan semoga kalian tetap bertahan dengan segala ketidakberdayaan author menampung keluhan dan emosi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiki Kp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
akhir penyelidikan
3 hari telah berlalu
"bagaimana kegiatan kalian selama diperusahaan saya?"tanya pak andil pada kami
"....."kami semua hanya diam
"sepertinya kalian tidak menemukan kecurigaan pada perusahaan dan keluarga saya"senyum pak andil
"terimakasih atas waktunya selama ini pak"ujar alisya
"kalo begitu kami mohon pamit pak"sahut ku dan nadia
"bukanlah terlalu cepat untuk kalian pamit tanpa dapat apa apa dari perusahaan saya?"senyum pak andil
"maksudnya apa pak?"tanya nadia
"maukah mendengarkan cerita saya tentang kejadian 13 tahun yang lalu,namun seterah kalian percaya padas saya atau tidak"ujar pak andil
"hmmm oke pak gak masalah"jawab alisya
"jadi begini....dulu pada saat kejadian itu saya memang berada disana"
"haaaa?!"kaget kami
"hahahah saya tau kalian akan kaget mendengarnya,namun asal kalian tau saat itu saya hanya liburan bersama keluarga saya,saat polisi datang saya penasaran tentang apa yang terjadi,lalu saat itu saya melihat kalian dan para pengasuh kalian sedang berbincang bincang dengan polisi,awalnya saya tidak mengenal kalian, namun setelah melihat pakaian maid dan pelayan itu,saya jadi tau bahwa kalian adalah putri dari keluarga aginanda dan laurence,saat itu saya mencoba mencari tau ada kasus apa yang terjadi,tapi itu memang tidak memungkiri fakta bahwa saya menjadi tersangka kasus itu,yang perlu kalian tau saya dan anggota saya tidak akan melakukan kegiatan keji itu ditempat umum"
"jadi berarti anda tidak mengelakkan fakta bahwa perusahaan anda melakukan tindakan keji kan!?"seru nadia
"hahaha memang mulut dari nona besar Wildan terlalu panas ya"tawa pak andil
"jadi apa yang bapak dapatkan setelah menyelidiki kasus itu"tanyaku
"6 anggota keluarga yang terlibat,yang pastinya 5 keluarga besar dan keluarga laurence"ujar pak andil
kami semua syok mendengar perkataan pak andil,itu tidak mengelakkan fakta bahwa kami harus mencurigai orang orang terdekatku bahkan keluargaku sekalipun
"sepertinya kalian tau mata mata yang akan memantau dan menyelidiki kalian yang dikirim oleh keluarga besar dan keluarga kalian sendiri"sinis kepala sekolah
"terimakasih atas informasinya pak,tapi saya tetap tidak akan mempercayai informasi bapak 100%"
"saya tidak menyuruh kalian untuk mempercayai semua kata kata saya,namun harap kalian semua waspada"
"terimakasih atas semuanya pak,kami permisi dulu"sahut alisya
"kalo kalian butuh apa apa,silahkan ke perusahaan saya saja, pintu ruangan saya akan selalu terbuka untuk kalian"senyum pak andil
"baik pak,kami akan kesini jika ada perlu tanpa sungkan sungkan"senyum licik nadia
"hahaha baiklah"tawa pak andil
Kami segera keluar dari ruangan pak andil,dan mengurus surat pemberhentian kami pada sekretarisnya
"jadi kesimpulan apa yang lo dapatkan selama 3 hari ini?"tanya alisya pada nadia
"pengen tau aja atau pengen tau banget?"ledek nadia
"pengen tau aja"jawab alisya
"oh,rahasia donk"senyum nadia
"hmmm rahasia ya,gimana ya kalo sampe gue ngebocorim eheemmm ehhemmm lo sama kak dion"ledek alisya dengan senyum sadisnya
"jadi gini, menurut dokumen dan aktifitas pak andil selama ini,gue hanya bisa menyimpulkan bahwa keluarga andil memang tidak ada masalah dan bukan tersangkanya,dan seperti yang dibilang pak andil tadi,gue juga ngerasa bahwa perkataannya itu benar"ujar nadia langsung
"ohh jadi lo juga mikir gitu ya"ucap alisya
"lo gimana na?"tanya nadia
"eh apanya?"tanyaku heran
"lo bengong dari tadi?"tanya alisya
"eh hmm hmm ya"gelagapan ku
"mikiran apa sih?"heran alisya
"ah gak ada kok"
Selama diperjalanan kami terus berdiskusi tentang keterlibatan andil group dalam perkara kejadian itu, namun memang kami tidak menemukan bukti dari ketersangkaan andil group
Sesampainya diasrama aku dan nadia segera istirahat,aku tidak tau apa yang dilakukan alisya karna saat ini ia telah balik ke asrama putih
Esoknya disekolah kami kembali menjalani aktifitas seperti biasanya walau saat ini ada perubahan saat makan dikantin yaitu semua anggota komite dan ketua osis telah duduk dimeja yang sama dengan meja makan kami biasanya
"ada apa nih?"tanya kinda pada mereka tiba tiba
"kami boleh duduk disini kan?"tanya seorang cewek cantik
"ya gak masalah sih, tapi kenapa harus disini, bukannya disana bangku kosong masih banyak?"tanya kinda
"ya pengen disini aja sih"sahut nowel yang telah duduk disampingnya azila
"ngapain kalian dekat dekat berdua?mau pamer sama kita?!"seru aurel
"napa sih,syirik aja deh"sahut azila
"kak dion ngalain duduk deket deket kak nadia?"tanya resti yang merupakan anggota 3 komite kedisiplinan
"hahahaha,kalo disana panas"elak dion
"jadi ada apa nih?"tanyaku heran
"sebelumnya perkenalkan dulu gadis cantik ini adalah wakil ketua osis Adisura Wisuna yang bernama Arindya Panesta"ujar nowel
"hy semua"sapa arindya
"ngapain lo disini?"ketus aurel
"eh...ma...maaf"tunduk arindya
"biarin aja,kalo nowel emang cinta sama gue semuanya bakal sama aja kok"sahut azila
"ada apa sih?"bisikku ke alisya heran
"eh...masa lo gak tau sih?arindya itu kan ngebet banget sama Nowel!!"bisik alisya
"owh gitu"jawabku sok paham
Semuapun diam tanpa mengucapkan sepatah katapun dan kami terus melanjutkan makan dengan rasa canggung sampai setelah makanan kami habis semua
"ya udah kak dan semuanya"kami duluan ke kelas ya"pamit nadia pada yang lainnya
"ok!!"jawab mereka semua
Kami segera masuk kelas,sampai dikelas emak emak rempong segera melakukan gossip yang sudah mereka tahan tahan dari tadi
"itu si arindya gak tau diri banget sih!"sahut aurel
"iya,seenaknya aja nimbrung bareng kita,ada keperluan pun juga kagak"sahut kinda
"ya udah lah guys,biarin aja,lagian itu juga bisa mengukur seberapa besar rasa cinta nowel ke azila"sudahku
"iya benar juga tuh"ujar nadia
Semuanya terdiam dan setelah 2 detik mereka kembali tersenyum sinis ke arah azila
Seketika aku melihat pergerakan tubuh azila merinding
"ada apa lagi?!"tanya azila
Mereka pun tetap tersenyum tanpa sepatah katapun
kemudian mereka berbisik tanpa mengajak azila
"hy guys....gimana kalo kita main detektif detektif an?"ajak kinda
"eh maksudnya?"tanya ku heran
"saat kencan azila dan nowel kita atur startegi agar arindya juga ada dikencan itu,dan kita pastikan siapa yang akan lebih diperhatikan nowel"jelas aurel
"wah boleh juga tu"sahutku mengiyakan
"jadi caranya gimana?"tanya nadia
"jadi gini..........."jelas aurel panjang lebar
ps author:
jadi guys penjelasan aurel tadi kalian bakal tau kok,setelah aksi yang dilakukan 5 mak rempong
Hehehehe